Anda di halaman 1dari 10

SMART CITY : GANJIL GENAP SOLUSI ATAU MASALAH

DI DKI JAKARTA
Arman Syah Putra., S.kom., M.M., M.kom.
STMIK INSAN PEMBANGUNAN
Jl. Kramat No 129 Jakarta Selatan 12240
armansp892@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini mengevaluasi pada kebijakan pemerintah yang mengeluarkan kebijakan
aturan Ganjil – Genap kepada pengguna kendaraan bermotor beroda empat atau mobil, dan sudah
di terapka di berbagai tempat di Jakarta, di dua puluh enam jalan raya di Jakarta, pemerintah
mengeluarkan peraturan Ganjil – Genap di karenakan tingkat kemacetan di DKI Jakarta yang
begitu tinggi, dan tinggkat pencemaran polusi yang sudah sangat membahayakan, dan DKI Jakarta
sempat menempati posisi pertama dalam hal polusi yang membahayakan di sebuah kota, dalam
sebuah kota pintar system adalah hal yang utama, pada penelitian ini system Ganjil – Genap yang
di terapkan di DKI Jakarta merupakan solusi dari pemerintah kota, dan pada penelitian ini peneliti
mengevaluasi system Ganjil – Genap tersebut apakah merupak solusi dari masalah dari kemacetan
dan polusi di kota DKI Jakarta, dan peneliti memberikan saran lain kepada pembuat kebijakan kota
DKI Jakarta.
Kata Kunci : Kota Pintar, DKI Jakarta, Hukum, Ganjil – Genap, Kemacetan, Polusi.
ABSTRACT
This study evaluates the government policy that issues Odd-Even rules policy to users of
four-wheeled motor vehicles or cars, and has been applied in various places in Jakarta, on twenty-
six highways in Jakarta, the government issues Odd-Even regulations because of the level
congestion in DKI Jakarta is so high, and the level of pollution pollution that has been very
dangerous, and DKI Jakarta had ranked first in terms of harmful pollution in a city, in a smart city
system is the main thing, in this study the Odd - Even system applied in DKI Jakarta is a solution
from the city government, and in this study the researchers evaluated the Odd-Even system
whether it was the solution of the problem of congestion and pollution in the city of DKI Jakarta,
and the researchers gave other suggestions to DKI Jakarta city policy makers.
Keywords: Smart City, DKI Jakarta, Law, Odd - Even, Congestion, Pollution.

1. PENDAHULUAN. waktu tertentu, dengan kota pintar yang akan


di angkat dalam suatu konsep kota pintar
Kemacetan adalah suatu masalah besar sebuah kota maka akan banyak system
pada suatu kota berkembang, dan setiap kota tercipta dan di buat untuk membantu
besar mencari solusi dari masalah kemacetan manusia, system ini di ciptakan untuk
tersebut, di DKI Jakarta kemacetan terjadi penegakan hukum dan membantu sebuah
setiap waktu, dan menganggap kemacetan kota berkembang mengurangi masalah
menjadi hal yang di maklumi dan menjadi kemacetan dan polusi, di DKI Jakarta sudah
suatu kebiasaan setiap hari nya di waktu-

Jurnal IKRA-ITH Informatika Vol 3 No 3, November 2019 1


beberapa kali menggunakan system untuk 2. Metode dan langkah apa yang di buat agar
mengurangi kemacetan ini, contoh nya Sistem Ganjil – Genap berjalan sesuai
dengan system 3in1 yang arti nya di dalam rencana pemerintah ?
mobil harus ada minimal tiga penumpang,
sekarang di buat system Ganjil – Genap yang 1.3 Tujuan Penelitian
arti nya mobil plat ganjil hanya bisa 1. Mengetahui system Ganjil – Genap ini
beroperasi di tanggal ganjil dan plat genap berjalan sesuai rencana dan semua hambatan
hanya bisa beroperasi di tanggal genap saja nya.
dengan system ini di harapkan akan
mengurangi separuh kendaraan yang beredar 2. Mengetahui langkah apa saja dalam
di jalan Jakarta. Pemerintah sebagai pembuat menjalankan sitem Ganjil – Genap demi
kebijakan menekankan dengan cara tercipta nya sebuah kota pintar.
meningkatkan pelayanan angkutan umum di 2. LANDASAN TEORI.
kota Jakarta [1]. Penelitian kali ini peneliti
menganggat topik system Ganjil – Genap 2.1 Teori Kota Pintar.
yang baru di terapkan di DKI Jakarta apakah
Banyak system tercipta di sebuah kota,
itu solusi yang sangat tepat dalam
dari system perpajakan, system pembayaran
memecahkan masalah kemacetan dan polusi
tilang, system mengecek tentang semua yang
di DKI Jakarta, banyak pro dan kontra yang
berhubungan dengan pemerintahan, yang di
terjadi di masyarakat tentang system Ganjil –
namakan kota pintar adalah kota yang banyak
Genap ini, ada yang setuju dan ada juga yang
membuat system dan menerapkan system
menolak, bahkan ada juga yang mensiasati
tersebut dalam kehidupan sehari-hari dalam
hal ini dengan membeli mobil baru dengan
membantu semua pihak yang membutuhkan
plat nomer Ganjil dan Genap, semua masalah
nya, banyak keuntungan yang bisa di ambil
bisa di pecahkan jika semua pihak mau
dari penerapan sebuah konsep dari kota
melaksanakan apa yang sudah di perundang-
pintar, dari penegakan hukum yang jelas dan
undangkan pemerintah kota, semua
membantu peraturan daerah yang di buat
kebijakan pemerintah harus bisa terkontrol
untuk menertibkan semua masalah yang ada
dan bisa di pantau keberhasilan nya [1].
di sebuah kota, kota yang menerapkan system
1.1 Identifikasi Masalah kota pintar akan maju dan berkembang dari
kota-kota lain nya, maju karena system sudah
1. Kota pintar semakin banyak di adopsi kota bekerja di semua unsur kehidupan, contoh
besar dunia, system banyak tercipta untuk nya negara China yang sudah menerapkan
kepentingan masyarakat luas, dengan system kota pintar di beberapa kota besar
terciptanya sebuah system yang bernama nya, mulai dari system lampu merah sampai
Ganjil – Genap, system ini merupakan solusi dengan system pengenalan wajah melaluin
atau masalah di kota DKI Jakarta. system CCTV yang canggih hingga bisa
2. Dengan tercipta nya system Ganjil – mengenali semua warga kota nya, system ini
Genap, di harapkan akan menjadi solusi di anggap pintar karena di setiap identifikasi
bukan menjadi masalah baru yang tercipta. wajah terdapat data dari semua warga yang di
identifikasi, hal ini dapat membantu pihak
1.2 Rumusan Masalah kepolisian dalam mengenali penjahat yang
1. Apakah Sistem Ganjil – Genap merupakan sedang di cari karena sudah melakukan
solusi pemecahan masalah dari kemacetan di kejahatan, juga bisa mengawasi pelanggaran
kota DKI Jakarta ? lalu lintas yang terjadi setiap hari nya, itu
merupakan salah satu contoh dari penerapan

2 Jurnal IKRA-ITH Informatika Vol 3 No 3, November 2019


system kota pintar yang sudah di terapkan, kota besar Indonesia, di beberapa negara
DKI Jakarta sudah menerapkan system sudah memakai hotspot di beberapa tempat
Ganjil – Genap dan akan memperluas system dengan di adakan hotspot di berbagai tempat
ini di karenakan di anggap berhasil oleh maka akan tercipta nya melek teknologi [3].
pihak terkait seperti pihak penegak hukum
dan pemerintah kota, perlu di catat bahwa 2.3 Teori Hukum.
pencemaran polusi di sebab kan oleh Arti dari hukum bisa di artikan banyak
kendaraan bermotor [2]. hal, pengrtian hukum pada dasar nya adalah
2.2 Teori DKI Jakarta. mengatur masyarakat agar lebih mempunyai
etika dan tidak bertindak semau nya sendiri,
Kota yang di angkat dalam penelitian ini hukum tidak memihak dan hukum tidak pilih
adalah DKI Jakarta, Jakarta adalah salah satu kasih, semua nya harus di hukum jika salah
kota besar dunia, dan Jakarta merupakan tetapi sekarang hukum banyak yang bilang
ibukota negara Indonesia, meski ibukota mengecewakan karena seperti pisau, tumpul
pernah pindah ke Yogyakarta sementara ke atas dan tajam ke bawah, hal seperti itu
tetapi Jakarta merupakan ibukota negara membuat hukum di anggap mati, jika hukum
Indonesia yang sah, dan ada wacana tidak sudah mati dan tidak di tegakan maka
lama lagi pindah ke Kalimantan, dengan kehidupan suatu masyarakat tersebut ikut
berbagai alasan perpindahan nya, Jakarta mati, tidak ada aturan lagi dan masyarakat
dengan seribu masalah di setiap hari nya, dari bisa bertindak bebas semau nya, banyak
kemacetan hingga polusi yang mengancam contoh yang terjadi dan memperlihatkan
kesehatan masyarakat kota Jakarta, zaman hukum itu mati seperti pencurian batang
Kolonial penjajahan belanda Jakarta bernama kayu, seorang nenek mengambil batang kayu
Batavia, lalu berubah menjadi jayakarta, dan yang tergeletak di tanah, lalu di anggap
sekarang menjadi DKI Jakarta yang di mencuri oleh pemilik lahan, dan di hukum
pimpin oleh gubernur bapak Anies Baswean, oleh pengadilan, hakim adalah perpanjangan
di bawah kepemimpinan bapak Anies dari tuhan, hakim bisa menghilangkan nyawa
Baswean Jakarta banyak mengalami seseorang, jika pada kasus ini di anggap
perubahan, dari pedestrian hingga angkutan bersalah, harus nya nenek tersebut bisa di
kota yaitu Trans Jakarta, Trans Jakarta yang ringan kan, karena nenek tersebut mencari
di rintis di era kepemimpinan Sutioso dan kayu hanya untuk memasak dan tidak untuk
masih terus memperbaiki pelayanan nya di perjual belikan, hukum memang harus di
kepada masyarakat, Jakarta terus tegakan, tetapi di lihat kondisi kasus yang di
memperbaiki diri nya agar menjadi kota adili oleh hakim tersebut, sementara lain
pintar dan menjadi kota maju yang di lihat pengedar narkoba beberapa tidak di tuntut
dunia, dengan kota pintar Jakarta akan mati, harus nya dengan contoh kasus ini bisa
menjadi kota tujuan wisata dunia, dan tidak di lihat hukum itu seperti apa, adapun
kalah dengan Bali dan Yogyakarta, banyak pengertian hukum dari beberapa pakar
system di buat di kota Jakarta ini, salah satu sebagai berikut:
nya E-Tilang yang membantu pengawasan
lalu lintas di kawasan jalan protocol, dengan 1. Penjelasan hukum Plato.
beralih nya pelan tapi pasti Jakarta menjadi Plato menjelaskan bahwa hukum itu di buat
kota pintar akan membuat Jakarta menjadi rapih dan mengikat pada diri manusia itu
kota pintar yang bisa mengakahkan China sendiri.
dan Dubai, meski wacana ibukota pindah ke 2. Penjelasan hukum Borst.
pulau Kalimantan Jakarta akan tetap menjadi Borst menjelaskan bahwa hukum adalah hak
dasar dari manusia dan melekat pada manusia

Jurnal IKRA-ITH Informatika Vol 3 No 3, November 2019 3


hingga manusia itu mempunyai persamaan 2.4 Teori Masyarakat.
hak.
3. Penjelasan hukum Prof. Dr. Mochtar Masyarakat itu adalah suatu orang yang
Kusumaatmadja. mendiami suatu tempat yang mempunyai
Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja tujuan yang sama dan di suatu wilayah yang
menekankan bahwa hukum di buat demi sama, suatu wilayah yang tersistem dengan
terciptanya perdamaian di dunia ini. baik dan rapih akan menciptakan
4. Penjelasan Hukum Achmad Ali. kesinambungan yang akan membuat suatu
Achmad Ali mengatakan bahwa hukum wilayah tersebut maju, jika suatu masyarakat
adalah norma yang di buat agar manusia di isi dengan orang-orang yang berpikiran
mempunyai norma atau peraturan dalam maju maka wilayah tersebut akan maju pula
sebuah masyarakat, dan hukum bisa dan pola orang-orang dari wilayah tersebut
mengatur masyarakat tersebut. akan maju pula, jadi maju atau tidak nya
5. Penjelasan hukum Prof Dr. suatu wilayah tergantung dari pola pikir dari
Koesparmono irsan orang-orang wilayah tersebut, dengan
Koesparmono irsan menjelaskan bahwa berinteraksi nya suatu wilayah dengan
hukum harus di tegakan dan di jalankan wilayah lain akan membuka mata suatu
dengan tegas demi terciptanya ketertiban di wilayah agar bisa lebih maju lagi, pada dasar
semua aspek masyarakat. nya manusia adalah mahluk social yang harus
berinteraksi dengan manusia lain nya, dengan
Hukum di buat untuk mengatur masyarakat berinteraksi maka akan tercipta saling rukun
demi terciptanya ketegasan dan agar manusia dan saling pengertian antara sesama manusia
tidak sewenang-wenang dalam bertindak, di wilayah tersebut, perpecahan bisa terjadi
dulu raja punya wewenang khusus dalam antar wilayah, dan bisa sampai hal terburuk
mengatur hukum, kata atau titah raja adalah yaitu peperangan, jika sampai peperangan
hukum yang harus di tegakan, lalu zaman suatu wilayah bisa hancur dan etnis nya bisa
kerajaan berlalu terciptalah era demokrasi musnah, karena hal ini lah harus tercipta
yang mengatur hukum menjadi pusat segala jalinan antara sesama wilayah dan manusia
nya, dengan tercipta nya hukum yang tegas nya, cinta pada wilayah boleh saja, tetapi
maka manusia tidak akan merasa seperti raja tidak boleh berlebihan, ada beberapa
yang bisa bertindak semaunya, dengan tegas pengertian masyarakat dari para ahli, adapun
nya hukum maka terciptalah undang-undang pengertian nya adalah sebagai berikut:
yang mengatur semua aspek kehidupan
manusia, dari tindakan kejahatan hingga 1. Paul B. Harton mengartikan.
tindakan social semua di atur dalam undang- Masyarakat adalah suatu komunitas manusia
undang, untuk lebih jelas lagi hukum di atur yang merasa punya kesamaan yang sama dan
dalam beberapa tahapan yaitu: hidup berdasarkan peraturan yang di buat
untuk mengatur semua nya.
1. Membuat manusia teratur. 2. Ralp Linton mengartikan.
2. Mensejahterakan semua masyarakat. Masyarakat adalah suatu kumpulan social
3. Kehidupan menjadi damai. yang merasa kesamaan dengan hidup nya dan
4. Sebagai fungsi pengatur masyarakat. berkumpul menjadi satu kesatuan, dan di atur
5. Penegakan hukum yang tegas akan oleh seorang pemimpin yang mengatur
membuat masyarakat merasa aman. semua jalan nya kehidupan.

4 Jurnal IKRA-ITH Informatika Vol 3 No 3, November 2019


3. John J. Macionis mengartikan. 2. Kasta
Masyarakat adalah suatu kumpulan manusia Setelah masyarakat berkumpul maka timbul
yang merasakan hal yang sama dan lah lapisan masyarakat, yaitu kasta dalam
berinteraksi di tempat yang sama, dan kehidupan masyarakat, meski zaman
merasakan nasib yang sama pula. sekarang sudah tidak terlihat lagi kasta ini,
tetapi gerbang pemisah terlihat jelas sekali,
4. Soerjono Soekanto mengartikan.
orang kaya dan miskin sudah terlihat jelas,
Masyarakat adalah kumpulan interaksi yang
dan golongan muncul dengan begitu saja.
memenuhi beberapa syarat berkumpul nya
3. Tempat
suatu perkumpulan.
Wilayah atau tempat merupakan unsur suatu
5. Selo Sumardjan mengartikan. masyarakat, wilayah adalah suatu area yang
Masyarakat adalah suatu kumpulan yang wajib mereka tempati, dengan menempati
mempunyai kebudayaan yang sama dan suatu wilayah maka masyarakat akan merasa
hidup secara bersama-sama di suatu wilayah punya sesuatu yang melindungi mereka dari
yang sama. ancaman apa pun contoh nya banjir,
kekeringan dll, wilayah atau tempat juga
2.4.1 Masyarakat mempunyai ciri. melindungi dari serangan musuh.
Masyarakat mempunyai ciri yang 2.5 Unified Modeling Language.
menunjukan bahwa itu adalah kumpulan
manusia yang mempunyai kesamaan yang “UML atau Unified Modeling Language
sama, ciri-ciri dari masyarakat bisa di lihat di adalah diagram yang di buat untuk membuat
bawah ini: system dalam blue print atau gambaran nya
1. Hidup di wilayah yang sama. saja, jadi semua programmer di dunia bisa
2. Hidup bersama-sama. membaca sebuah system dalam sebuah
3. Hidup dengan aturan adat. gambar yang di lambangkan dengan logo-
4. Hidup yang terus berkembang. logo atau gambar, penggunaan UML bukan
5. Hidup yang bersosialisasi. hanya di Indonesia saja, tetapi di seluruh
6. Hidup yang bebas tetapi dengan aturan. dunia, agar terjadi kesamaan di dunia IT,
kemudahan dalam membuat gambar dengan
2.4.2 Masyarakat mempunyai unsur UML memudahkan programmer membuat
Kumpulan dari manusia adalah system yang akan di buat, UML menjadi
masyarakat, masyarakat memiliki beberapa dasar pembuatan program, apapun program
unsur, unsur tersebut di maksudkan untuk nya semua menggunakan UML, dengan
mengetahui dasar dari sebuah masyarkat, banyak nya jenis UML yang ada, diagram
unsur tersebut adalah: UML di bagi tiga belas diagram, diagram nya
1. Kumpulan banyak orang. Use Case Diagram.
Banyak nya manusia berada di suatu wilayah
adalah salah satu unsur yang harus ada di 1. Class Diagram.
sebuah masyarakat, dengan banyak nya yang 2. Activity Diagram.
merasa senasib dan sepenanggungan maka 3. Sequence Diagram.
berkumpul menjadi satu juga merupakan 4. Statemachine diagram
solusi untuk menjaga keamanan masyarakat, 5. Communication diagram
kuat karena persatuan, seperti sila ke tiga 6. Deployment diagram
Pancasila adalah persatuan Indonesia. 7. Component diagram

Jurnal IKRA-ITH Informatika Vol 3 No 3, November 2019 5


8. Object diagram 1. Jurnal Penelitian.
9. Composite structure diagram Langkah pertama dalam penelitian ini
10. Interaction Overview Diagram adalah membaca penelitian sebelum nya
11. Package diagram yang menjadi dasar dari sebuah penelitian
12. Diagram Timing ini, karena dengan membaca dan mencari
bahan penelitian maka kita akan
menemukan penelitian yang
3. METODOLOGI.
berhubungan dengan penelitian kita dan
Penelitian ini menggunakan metode kita bisa tahu sudah sampai mana
“Lingkaran Riset” karena penelitian ini tidak peneltian terbaru sekarang ini tentang
akan berhenti pada suatu masalah saja, jadi penelitian kita.
kedepan nya penelitian ini akan 2. Menemukan Masalah.
berkesinambungan atau berkelanjutan, Pada langkah ke dua ini peneliti telah
karena permasalahan di sebuah kota tidak menemukan masalah dari melihat
akan berhenti pada suatu masalah saja, tetapi penelitian sebelum nya dan mau
banyak masalah yang akan terjadi, maka mengembangkan penelitian selanjut nya,
peneliti mengambil dasar penelitian setelah itu merencanakan penelitian yang
menggunakan metode tersebut, adapun akan di lakukan, hal apa saja yang akan di
metode tersebut dapat di lihat pada gambar butuh kan, karena masalah harus
3.1 di bawah ini. terpecahkan dan penelitian harus selesai
tepat pada waktu yang di rencanakan.
3. Riset.
Langkah ke tiga dari penelitian ini adalah
melakukan riset yang telah di ketahui
masalah yang akan di angkat dalam
penelitian ini, riset pada penelitian ini ada
dua metode, yaitu metode
keperpustakaan yang pelaksanaan nya di
lakukan dengan membaca buku dan
jurnal yang berhubungan dengan
penelitian yang di angkat lalu metode ke
dua adalah metode lapangan dengan cara
bertanya langsung dengan subjek
penelitian atau dengan menyebar
kuisioner yang di isi oleh orang yang
berhubungan dengan penelitian nya,
dengan penggabungan ke dua metode
penelitian ini maka di harapkan akan
Gambar 3.1 Pada gambar di atas adalah menemukan solusi dari masalah yang di
gambar Metode penelitian “Lingkaran angkat pada penelitian ini.
Riset” 4. Hasil Riset.
Pada langkah ke empat ini peneliti
Ada lima langkah dalam penelitian ini, menemukan hasil dari penelitian nya dan
langkah tersebut menunjukan cara hasil riset nya di umumkan ke public agar
melakukan penelitian nya dan bagaimana bisa di lihat di komentari apakah hasil
peneliti menyelesaikan pekerjaan penelitian penelitian nya berguna atau tidak, jika di
nya, lima langkah tersebut adalah:

6 Jurnal IKRA-ITH Informatika Vol 3 No 3, November 2019


anggap berguna bagi masyarkat banyak, 1. Analisa Masalah.
maka usulan dari penelitian ini akan di Kemacetan adalah salah satu masalah
gunakan agar bisa membantu banyak besar pada kota berkembang dan kota
pihak, meski hasil penelitian ini hanya maju di belahan dunia mana pun, banyak
usulan, tetapi telah melalui hasil uji dari system di ciptakan untuk mencoba
berbagai penelitian, hasil kajian nya akan mengatasi masalah kemacetan ini, di DKI
maksimal. Jakarta mencoba memecahkan masalah
5. Penerapan Hasil Riset. kemacetan ini dengan menggunakan
Pada langkah ini adalah langkah terakhir, system Ganjil-Genap yang di terapka di
dan hasil penelitian sudah di dapatkan, beberapa jalan protocol ibukota, adapun
hasil penelitian ini akan di serahkan ke jalan tersebut adalah Jalan Medan
pemegang kebijakan dan akan di terapkan Merdeka Barat, Jalan M.H. Thamrin,
agar bisa menyelesaikan masalah di Jalan Jenderal Sudirman, Sebagian Jalan
lapangan yang terjadi. Jenderal S. Parman (mulai dari Jalan
Tomang Raya sampai dengan Jalan KS.
Langkah-langkah telah di lakukan peneliti Tubun), Jalan Gatot Subroto, Jalan
dan di harapkan bisa menghasilkan usulan Jenderal M.T. Haryono, Jalan Jenderal
penelitian yang bisa menyelesaikan masalah D.I. Panjaitan, Jalan Jenderal Ahmad
yang ada. Yani, dan Jalan H.R. Rasuna Said, dan
4. HASIL DAN PEMBAHASAN. akan bertambah di enam belas jalur kota
Jakarta, ke enam belas jala tersebut
Pada penelitian ini peneliti adalah Jl. Pintu Besar Selatan, Jl. gajah
menganggakat penelitian tentang Smart City Mada, Jl. Hayam Wuruk, Jl. Majapahit,
yang berhubungan dengan system Ganjil- Jl. Panglima Polim, Jl. Sisingamangaraja,
Genap yang sudah di terapkan di beberapa Jl. RS Fatmawati (dari simpang Jl.
jalur protokoler dan akan di sebar luas kan di Ketimun 1 hingga simpang Jl. TB
beberapa jalan ibukota, kedepan nya Simatupang), Jl. BalikpapanJl.
kemauan pemerintah menerapkan di seluruh Suryopranoto, Jl. Kyai CaringinJl.
jalan ibukota Jakarta, dengan permasalahan Tomang Raya, Jl. Pramuka, Jl. Salemba
Ganjil_genap yang di angkat maka penulis Raya, Jl. Kramat Raya, Jl. Senen Raya, Jl.
membuat framework penelitian seperti di Gunung Sahari. Dan pemberlakuaan
bawah ini: peraturan pemerintah daerah ini pada
tanggal 9 September 2019 lalu sekarang
masih sosialisasi dalam praktek nya.
Penindakan dari system Ganjil-Genap ini
adalah dengan tilang, dengan
menggunakan slip merah atau slip biru
dalam praktek penilangan nya, lalu ada
beberapa kendaraan yang boleh
menggunakan jalan yang tidak di lalui
mobil dengan system Ganjil-Genap yaitu:
Kendaraan Republik Indonesia: Presiden
/ Wakil Presiden, Ketua Majelis
Gambar 4.1 gambar di atas adalah gambar Permusyawaratan Rakyat / Dewan
Riset Framework penelitan ini. Perwakilan Rakyat / Dewan Perwakilan
Daerah, Ketua Mahkamah Agung /

Jurnal IKRA-ITH Informatika Vol 3 No 3, November 2019 7


Mahkamah Konstitusi / Komisi Yudisial a. Tidak semua mobil bisa
/ Badan Pemeriksa Keuangan, Kendaraan memasuki jalan yang terkena
Pimpinan dan Pejabat Negara Sebagai system Ganjil-Genap.
lembaga internasional yang menjadi tamu b. Para pengemudi mobil Online
negara, Kendaraan Dinas Operasional tidak bebas melewati jalan yang
berpelat dinas, TNI dan POLRI, terkena system Ganjil-Genap
Kendaraan Pemadam Kebakaran dan padahal orderan di jalan tersebut.
Ambulans, Kendaraan untuk c. Jika mau ke rumah saki, Mall,
memberikan pertolongan pada atau fasilitas umum tidak bisa
kecelakaan yang lalu lintas, Kendaraan karena terkena system Ganjil-
angkutan umum (plat kuning), Kendaraan Genap.
angkutan barang Bahan Bakar Minyak d. Akan banyak pengawasan dari
dan Bahan Bakar Gas, Sepeda motor pihak kepolisian ketika jam
Kendaraan yang membawa masyarakat Ganjil-Genap berlangsung.
disabilitas, Kendaraan untuk kepentingan Penelitian tidak nya hanya dari teori yang
tertentu sesuai dengan pertimbangan sudah ada, namun dari penelitian
petugas POLRI, seperti kendaraan lapangan dengan cari bertanya dari
Pengangkut Uang (Bank Indonesia, antar pengendara mobil yang sering melewati
Bank, pengiriman ATM) dengan jalan yang terkena system Ganjil-Genap,
pengawasan dari POLRI, dari masalah ini adapun hasil wawancara nya nya adalah:
maka penulis menganggakat penelitian 1. Randy, 34 tahun, karyawan swasta
tentang system Ganjil-Genap. mengatakan bahwa “kami
2. Melakukan Penelitian. mempunyai hak yang sama dengan
Pro dan kontra terjadi dengan ada nya sepeda motor, jadi tolong hapus
system Ganjil-Genap ini, ada yang setuju system Ganjil-Genap”.
dan ada pula yang menolak, system ini 2. Frans, 40 tahun, Karyawan Swasta
masih di uji cobakan sampai saat ini, dan mengatakan bahwa “jika mau
akan benar-benar di terapkan pada menerapkan system Ganjil-Genap,
tanggal 9 September 2019 dan akan di maka di minta di seluruh DKI Jakarta
tindak tilang jika melanggar nya, dari harus di terapkan, dan bukan di jalan
hasil penelitian di lihat dari teori yang besar saja”.
sudah ada dapat di lihat bahwa semua 3. Joshua, 20 tahun Mahasiswa
kebijakan mempunyai kelebihan dan mengatakan bahwa “jika untuk
kekurangan, adapin kekurangan dan kemajuan kota Jakarta setuju saja dan
kelebihan nya bisa di lihat sebagai di harapkan semua kebijakan di buat
berikut: untuk kepentingan bersama”.
1. Kelebihan system Ganjil-Genap.
a. Mengurangi kemacetan. Dari hasil wawancara di atas, pro dan
b. Mengurangi polusi udara. kontra biasa terjadi di masyarakat,
c. Mengurangi penggunaan dengan hasil wawancara di atas maka
kendaraan bermotor di jalan yang banyak bisa di ambil kesimpulan untuk
di buat system Ganjil-Genap. membuat usulan yang bisa membantu
d. Penggunaan layanan umum kebijakan system Ganjil-Genap yang
seperti Trans Jakarta, Kereta, akan di terapka tanggal 9 september 2019
MRT akan meningkat. nanti.
2. Kekurangan system Ganjil-Genap.

8 Jurnal IKRA-ITH Informatika Vol 3 No 3, November 2019


3. Menemukan Usulan. polusi udara, sebuah kota pintar harus siap
Dari hasil penelitian di atas peneliti dengan kebijakan pemerintah kota yang di
mengambil usulan untuk pemerintah kota buat untuk memperbaiki keadaan kondisi
dengan mengambil kebijakan masyarakat yang ada, kota yang maju adalah
menggunakan jalan berbayar atau dambaan semua masyarakat, jadi masyarakat
elektronik road price (ERP) dan biaya harus bisa menerima kebijakan yang di buat.
bayar pajak kendaran di naikan, di
harapkan ketikan semua jalan berbayar 2. Ada dua metode didtem yang di sarankan
maka pemilik kendaraan akan berfikir penulis, yaitu Electronik Road Price (ERP)
dua kali menggunakan kendaraan mobil dan biaya pajak di naikan, dengan ke dua
nya, jalan yang di anggap macet di metode ini maka di harapkan masalah
kenakan biaya yang mahal permeter, di kemacetan dan polusi berkurang drastic,
harapkan kendaraan yang melewati jalan kajian di buat sehingga system sempurna dan
tersebut akan akan sedikit dan tidak membuat kota maju.
terjadi kemacetan, pada saat jam sibuk 5.2 Saran
juga di kenakan biaya yang mahal, lalu
saran ke dua dengan menaikan biaya Pengembangan system harus terus di
pajak kendaraan bermotor, dengan biaya ciptakan, karena dengan system yang baru
pajak yang mahal setiap pemilik akan membuat kota maju dan berkembang,
kendaraan bermotor akan berkurang dan harus di buat team atau bagian
penggunakan fasilitas public akan pengembangan kota agar bekerja tanpa henti
meningkat, di harapkan penggunaan demi perkembangan kota DKI Jakarta kita
kendaraan pribadi berkurang dan tercinta ini.
kemacetan dan polusi akan berkurang. Riset kedepan nya adalah dengan
4. Menerapkan Usulan. mengkondisikan penelitian kepada jalur
Setelah peneliti sudah memberikan saran berbayar dengan menggunakan ERP akan
di penelitian ini di harapkan usulan bisa membuat jalur yang harga nya mahal akan
di pakai dan jalan kan pemerintah kota mengurangi kemacetan yang ada, selain ada
DKI Jakarta agar semua kemacetan dan pemasukan untuk pemerintah daerah juga
polusi yang menjadi masalah besar kota mengurangi kemacetan yang ada.
Jakarta akan berkurang, dan system
Ganjil-Genap merupakan suatu solusi DAFTAR PUSTAKA
bukan masalah baru.
Muhammad., H., Y., Regi K., Mochammad.,
F., H., “Does Traffic Management Matter?
5. KESIMPULAN.
Evaluating Congestion Effect Of Odd-Even
5.1 Kesimpulan Policy In Jakarta”, Lpem-Feb Ui Working
Paper 029, January 2019, Issn 2356-4008.
Pada penelitian ini banyak pro dan kontra
terjadi, di karenakan tidak semua masyarakat Rajeev K. M., Abhinav P., Govind P., Amrit
tidak setuju dengan system Ganjil-Genap K., “The Effect Of Odd-Even Driving
yang di terapkan di jalan ibukota, setelah di Scheme On Pm2.5 And Pm1.0 Emission”,
teliti lagi ada dua kesimpulan yang di dapat, Transportation Research Part D 67 (2019)
ada pun kesimpulan nya sebagai berikut: 541–552, 1361-9209/ © 2019 Elsevier Ltd.
1. Ganjil-Genap masih terdapat pro dan
kontra, tetapi itu merupakan suatu solusi Reshma R. R. S., Gayathri C. Saidalavi K. J.
dalam memecahkan masalah kemacetan dan P. B., “Odd-Even Based Adaptive Two-Way

Jurnal IKRA-ITH Informatika Vol 3 No 3, November 2019 9


Routing In Mesh Nocs For Hotspot
Mitigation”, Icdcn ’19, January 4–7, 2019,
Bangalore, India.

Hao C., Shaodong X., “Traffic-Related Air


Pollution Modeling During The 2008 Beijing
Olympic Games: The Effects Of An Odd-
Even Day Traffic Restriction Scheme”,
Science Of The Total Environment 409
(2011) 1935–1948, 2011 Elsevier B.V.

Ge-Ming C.,” The Odd-Even Turn Model


For Adaptive Routing”, Ieee Transactions On
Parallel And Distributed Systems, Vol. 11,
No. 7, July 2000.

Dinesh M., Geetam T., Rahul G., Paranjyoti


L., “Evaluation Of Odd–Even Day Traffic
Restriction Experiments In Delhi, India”,
Transportation Research Record: Journal Of
The Transportation Research Board, No.
2627, 2017, Pp. 9–16.

Prashant K., Sunil G., Roy M. H., Mukesh


K.,” The Influence Of Oddeeven Car Trial
On Fine And Coarse Particles In Delhi”,
Environmental Pollution 225 (2017) 20e30,
2017 The Authors. Published By Elsevier
Ltd.

10 Jurnal IKRA-ITH Informatika Vol 3 No 3, November 2019