Anda di halaman 1dari 29

Nama Mahasiswa : Aftri Ani Mata Kuliah : Akuntansi Manajmen

Nomor Induk Mahasiswa : 181011021877 Nama Dosen : Baiq Fitri Arianti,


Semester : 4 (Empat) S.AB.,M.Pd
Program Studi : Ekonomi / Kelas / Reg. : Reguler C ( 04SAKE029)
Akuntansi S1

UJI COBA MANDIRI PERTEMUAN 1

1. Apakah yang dimaksud dengan sistem informasi manajemen? Jelaskan!

Jawab:

Sistem Informasi Manajemen adalah seperangkat prosedur gabungan yang


mengumpulkan dan menghasilkan data yang andal, relevan, dan terorganisir
dengan baik yang mendukung proses pengambilan keputusan suatu
organisasi. Singkatnya, ini adalah sekelompok proses di mana data diperoleh,
dianalisa, dan ditampilkan dengan cara yang berguna untuk tujuan pengambilan
keputusan.

Sistem ini adalah alat yang sangat berguna untuk tujuan meninjau dan
mengendalikan operasi perusahaan. Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk
mengatur semua data yang dikumpulkan dari setiap tingkat perusahaan,
meringkasnya, dan menyajikannya dengan cara yang memfasilitasi dan
meningkatkan kualitas keputusan yang diambil untuk meningkatkan profitabilitas
dan produktivitas perusahaan.
merupakan tipe akuntansi yang mengolah informasi keuangan yang terutama untuk

memenuhi keperluan manajemen dalam melaksanakan fungsi perencanaan dan


pengendalian organisasi.

2. Deskripsikan masukan, proses dan keluaran pada sistem informasi manajemen?

Jawab :

Masukan pada sistem informasi manajemenadalah kegiatan ekonomi yang dilakukan

.Proses(pengolahan) adalah inti dari suatu sistem informasi akuntansi manajemen dan
digunakan untuk mengubah masukan menjadi keluaran yang memenuhi tujuan dari

suatu sistem.Proses adalah kegiatan pengumpulan, pengukuran, penyimpanan, analisis,


pelaporan dan pengelolaan informasi.Keluaran mencakup laporan khusus, biaya produk,

biaya pelanggan, anggaran, laporan kinerja bahkan komunikasi pribadi.

3. Sistem informasi manajemen memiliki tiga tujuan, Apa saja? Jelaskan!

Jawab :

Menyediakan informasi untuk penghitungan biaya jasa, produk atau objek lainnya yang

ditentukan oleh manajemen.b.Menyediakan informasi untuk perencanaan,


pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.c.Menyediakan informasi

untuk pengambilan keputusan.

4. Jenis informasi apa saja yang membutuhkan sistem informasi akuntansi


manajemen?

Jawab :

Perusahaan manufaktur, perusahaan dagang, perusahaan jasa dan perusahaan nirlaba.

5. Siapa saja pengguna sistem informasi manajemen?

Jawab :

Pihak internal yaitu para manajer perusahaan dan pihak eksternal yaitu pemerintah,

investor, karyawan, pemilik perusahaan, debitur, dll.


6. Sistem informasi akuntansi manajemen digunakan untuk apa saja?

Jawab :

Untuk menyusun laporan eksternal (laporan keuangan) bagi investor, kreditor, lembaga

pemerintah dan pengguna eksternal lainnya. Informasi ini di gunakan untuk keperluan,
seperti keputusan investasi, evaluasi,aktivitas pemonitoran, dan ketentuan peraturan

7. Perlukan sistem akuntansi manajemen menyediakan informasi keuangan


maupun non keuangan?

Jawab :

Perlu, karena kedua informasi tersebut dibutuhkan untuk mengevaluasi kinerja para

karyawan dan manajer yang bekerja dalam suatu perusahaan dalam rangka untuk
mencapai tujuan yang telah di tetapkan oleh pemilik perusahaan

8. Apa yang dimaksud dengan perbaikan berkelanjutan?

Jawab :

Perbaikan berkelanjutan adalah mencari cara meningkatkan efisiensi dan produktivitas


dari aktivitas dengan mengurangi pemborosan, meningkatkan kualitas, dan mengurangi

biaya.

9. Jelaskan apa yang maksud dengan pemberdayaan pegawai?

Jawab :

Pemberdayaan pegawai adalah pemberian wewenang kepada orang-orang operasional

untuk merencanakan, mengendalikan, dan membuat keputusan tanpa otorisasi yang


eksplisit dari pihak manajemen tingkat menengah atau yang lebih tinggi

10. Jelaskan mengapa pekerja professional memerlukan informasi manajemen?

Jawab :

11.
11. Jelaskan hubungan antara perencanaan, pengendalian dan umpan balik?
12. Apakah peranan laporan kinerja dalam fungsi manajemen?
13. Apa saja perbedaan antara akuntansi manajemen dengan akuntani keuangan?
14. Jelasakan peranan pelaporan keuangan pada pengembangan akuntansi
manajemen. Mengapa hal ini berubah dalam beberapa tahun berakhir?
15. Apakah arti manajemen berdasarkan aktivitas? Mengapakah hal tersebut
penting?
16. Jelaskan arti dari nilai pelanggan.Bagaimana cara focus pada nilai pelanggan
dapat mengubah akuntansi manajemen?
17. Apakah arti rantai nilai internal? Mengapa hal tersebut penting?
18. Apa arti nilai pada tingkat industri? Mengapa hal tersebut penting?
19. Jelaskana mengapa akuntani manajemen masa kini harus memiliki persfektif
lintsa fungsional?
20. Apakah perbedaan antara posisi staff dan posisi lini?
21. Apakah arti e-business jelaskan mengapa hal tersebut penting bagi seorang
akuntan manajemen untuk memehami e-business?
22. Controller harus merupakan anggota dari staff manajemen puncak. Apakah
anda setuju dengan pernyataan tersebut? Jelaskan apa alasannya!
23. Apakah yang disebut dengan perilaku etis? Mungkinkah mengajarkan perilaku
etis pada kuliah akuntansi manajemen?
24. Hal-hal berikut berkaitan dengan akuntansi manajemen.
a) Timbulnya biaya yang berkenaan dengan lingkungan.
b) Menyiapkan laporan yang meringkas biaya yang berkenaan dengan
lingkungan.
c) Laporan harga pokok produk yang diproduksi.
d) Penggunaan tenaga kerja langsung.
e) Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.
f) Menngukur biaya kualitas.
g) Pengukuran biaya desain.
h) Menyediakan informasi untuk perencanaan dan pengendalian
i) Laporan yang menunjukkan trend dari biaya kualitas
j) Menggunakan listrik untuk pembuatan suatu produk
k) Penetapan harga pokok produk dan biaya atas pelanggan
l) Laporan yang membandingkan biaya actual bahan dengan biaya yang
diperkirakan.
m) Mengukur biaya kerugian penjualan karena cacat produk.
n) Menyediakan informasi biaya untuk pengambilan keputusan.
Diminta:
Klasifikasikan hal-hal diatas ke dalam salah satu kategori berikut:
1) Masukan (infut)
2) Proses
3) Keluaran (output)
4) Tujuan Sistem
25. Tindakan-tindakan berikut berhubungan dengan sistem akuntansi perusahaan.
a. Mempersiapkan laporan yang merinci laba dari setiap pelanggan
b. Mempersiapkan laporan laba rugi yang sesuai dengan GAAP
c. Mempersiapkan laporan kas bulanan
d. Secara sukarela melaporkan biaya pengaman pada investor yang ada dan
pada calon investor
e. Penelitian untuk memutuskan bagimana melaporkan fasilitas yang tidak
diasuransikan namun hancur dilanda banjir.
f. Melaporkan trend tingkat produk cacat pada manajer pabrik
g. Menetapkan biaya penghentian produk
h. Menetapkan biaya produksi produk baru
i. Menetapkan biaya piutang ragu-ragu (bad debt dalam neraca)
j. Penilaian biaya paska pembelian
k. Laporan yang menunjukkan trend dari biaya produk bergaransi.
l. Melaporkan nilai saham yang dapat dipasarkan.
Diminta:
Klasifikasikan tindakan-tindakan diatas sebagai tindakan akuntansi manajemen
dan akuntansi keuangan.
UJI COBA MANDIRI PERTEMUAN 2 & 3

Soal 1
PT."DUNKI" untuk mengawasi biaya-biaya marketing ingin menetapkan anggaran
untuk biaya upah. Biaya upah tersebut dilihat dari tahun ketahun agar didapat
hasil yang akurat. Disajikan data-data biaya upah tersebut dilihat dari sudut jam
kerja :

Tahun Biaya upah Jam Kerja


1987 520.000 4000
1988 455.000 3500
1989 625.000 5000
1990 750.000 6000
1991 500.000 4000
1992 330.000 2500
Diminta :
1) Cari fungsi linier dengan high and low point method
2) Cari fungsi linier dengan least - squared method dan carilah r^2 serta rnya.
3) Apabila perusahaan merencanakan untuk menaikkan jam kerja sebanyak
9000 jam kerja pada tahun 1998, berapa biaya upah yang dikeluarkan?

Soal 2
Departemen pembiayanan dari Celebritis Co. mencoba untuk menetapkan budget
fleksibel untuk membantu dalam pengontrolan biaya-biaya marketing.
Pemeriksaan atas biaya-biaya individual memperlihatkan:

Ket. Biaya Tetap Biaya Variabel


Staf Penjualan:
Gaji $ 1200 -
Uang muka pengacara $ 2000 -
Komisi - 4% dari nilai penjualan
Advertensi $ 5000 -
Biaya perjalanan ? ?
Analisa statistik diperlukan untuk memisahkan biaya perjalanan Ke dalam biaya
tetap dan biaya varibel. Sebelum memulai analisa semacam itu, telah dipikirkan
bahwa biaya variabel dari biaya per-jalanan itu dapat bervariasi sesuai dengan
jumlah kunjungan pada para pelanggan setiap bulan. Catatan-catatan yg terungkap
secara detail berikut ini selama 12 bulan adalah sbb:

Bulan Jmlah Kunjungan Biaya Penjualan ($)


Januari 410 3000
Februari 420 3200
Maret 380 2800

April 460 3400


Mei 430 3100
Juni 450 3200
Juli 390 2900
Agustus 470 3300
September 480 3500
Oktober 490 3400
Nopember 440 3200
Desember 460 3400
Total 5.280 38.400
Diminta :
Koefisien koreasi (r) dan koefisien determinasi (r^2) antara biaya perjalanan dan
banyaknya kunjungan.

Soal 3
Seorang pengawas perusahaan menaruh perhatian pada analisa biaya listrik tetap
dan variabel dalam hubungannya dengan pemakaian KWH. Data-data berikut ini
telah diakumulasikan:

Bulan Biaya Listrik ($) Pemakaian KWH


November 1550 297
Desember 1670 350
Januari 1400 241
Februari 1530 280
Maret 1600 274
April 1600 266
Mei 1610 285
Juni 1640 301
Diminta:
1) Biaya listrik tetap dan variabel dengan menggunakan (a) Metode
2) titik tertinggi dan terendah (b) Metode Least Squares
3) Standar kesalahan dari estimasi (Se)
4) Koefisien korelasi (r) dan koefisien determinasi (r^2)

Soal 4
Diminta :

Biaya Jam
Pemeriksaan Pemeriksaan
$120 10
220 20
320 30
440 40
500 50

1) Tentukanlah suatu rumus biaya dengan menggunakan metode tinggi


rendah.
2) Tentukanlah suatu rumus biaya dengan menggunakan metode kuadrat
terkecil

Soal 5
Manajemen produksi Fernwood Company tertarik untuk menentukan komponen
tetap dan komponen variabel dari biaya perlengkapan, suatu biaya semivariabel
yang diukur terhadap jam kerja langsung. Data untuk sepuluh bulan pertama dari
tahun berjalan adalah sebagai berikut :

Bulan JTKL Biaya Perlengkapan


Januari 450 $ 600
Februari 475 $ 700
Maret 500 $ 750
April 550 $ 650
Mei 725 $ 900
Juni 750 $ 800
Juli 675 $ 825
Agustus 525 $ 725
September 600 $ 775
Oktober 625 $ 850
Diminta:
Tentukan komponen biaya variabel dan biaya tetap, dengan metode;
1. Metode scatterplot
2. Metode regresi linier

UJI COBA MANDIRI PERTEMUAN 4&5

Soal 1
Perusahaan LUWES adalah sebuah perusahaan yang memproduksi jas hujan
khusus wanita, dengan harga jual per unit Rp 6.000,00. Perusahaan ini
mempunyai tenaga kerja dan mesin yang mampu berproduksi 1.000 unit setiap
kuartal. Biaya produksi rata-rata per kuartal adalah Rp 3.000.000,00 yang
terdiri dari 60% adalah biaya produksi variabel dan 40% adalah biaya produksi
tetap.
Laporan rugi-laba selama tiga kuartal (setahun) yaitu tahun 1980 yang
disajikan secara full costing (absorption costing) adalah sebagai berikut:

Kuartal 1(Rp) Kuartal 2(Rp) Kuartal


Perkiraan
3.000.000,00 3(Rp)
Penjualan
1.200.000,00
12.000.000,00
Harga pkk penjualan:
Persediaan awal
3.900.000,00
1.500.000,00
3.000.000,00
3.000.000,00
Harga pokok produksi 3.000.000,00 4.500.000,00
Prod. tersedia dijual 3.000.000,00 6.900.000,00
3.900.000,00
900.000,00
Persediaan akhir 1.500.000,00
6.000.000,00
1.500.000,00 600.000,00
Harga pokok penjualan 6.000.000,
1.500.000,00 600.000,00
00
Laba kotor
a. Dari data-data tersebut di atas saudara diminta untuk merubah laporan
rugi-laba dengan menggunakan variabel costing.
b. Apabila ada perbedaan laba-rugi antara kedua metode yaitu variabel costing
dan full costing, terangkan sebab-sebab perbedaan tersebut!

Soal 2
Dalam tahun 1997 PT. ALABIU mempunyai kapasitas normal 5000 unit. Jumlah
produk yang dihasilkan pada tahun 1997 adalah 5000 unit dan seluruhnya
terjual dengan harga jual per unit Rp. 400,-. Biaya-biaya yang terjadi adalah
sebagai berikut :

Biaya produksi tetap Rp. 250.000,-


Biaya produksi variabel per unit Rp. 100,-
Biaya non produksi tetap Rp. 62.500,-
Biaya non produksi variabel/ unit Rp. 20,-
Dalam tahun 1998 manajemen PT. ALABIU
memperkirakan :
Biaya produksi variabel naik 25% / unit, Biaya non
produksi variabel naik Rp.
5,- per unit, Biaya non produksi tetap tidak ada
perubahan, Biaya produksi
penjualan dan produksi tdk ada
tetap naik Rp. 62.500, Volume
perubahan
dengan Harga jual per unit naik 25%.
Diminta :
a. Berapakah besarnya laba bersih tahun 1997 dan 1998 dengan
menggunakan metode Absorption costing ? sertakan perhitungan anda !

b. Berapakah besarnya laba bersih tahun 1997 dan 1998 dengan


menggunakan metode variabel costing ? sertakan perhitungan anda !

Soal 3
PT. Bogasari adalah perusahaan yang membuat kue , perusahaan ini
memerlukan data sebagai berikut :
4 ons bahan baku untuk membuat satu bungkus roti (1 unit produk).
2 jam tenaga kerja untuk menyelesaikan 1 unit produk.
Biaya standar menunjukkan harga bahan baku per ons Rp. 100,-
Upah buruh per jam tenaga kerja langsung Rp. 225,-
biaya overhead tetap Rp. 6.600.000,- / tahun.
BOP variabel Rp. 100,- per jam karja langsung.
Data-data lain pada tahun 2018 menunjukkan:
Selisih pengawasan tidak menguntungkan Rp. 835.000,-
Selisih menguntungkan Rp. 550.000,-
Persediaan barang jadi : awal (1 januari) 1000 unit dan akhir (31 Desember)
1500 unit
Bahan baku yang sesungguhnya dipakai dalam proses 26.400 kg.
Produk jadi yang dipindahkan ke gudang adalah 66.000 unit.
Diminta :
Buatlah laporan Harga Pokok Penjualan dengan metode absorption dan direct
costing !

Soal 4
Data produksi dan biaya PT. INDOFOOD selama 3 tahun sbb :

Keterangan 2017 2018 2019 Total


Persediaan awal 85 unit 60 unit 55 unit 135 unit
Produksi 500 440 365 140.000
Penjualan 520 450 380 140.000
Persediaan akhir 65 50 40 130
Harga jual perunit
200-, 200-, 200-,
(Rp)
Biaya bahan baku
3 3 3
perunit
Biaya tenaga kerja
6 6 6
perunit
BOP tetap sgguhnya 5.500 5.500 5.500
BOP variable
4.000 25.00 2.500
sesungguhnya
Tarif biaya overhead pabrik perunit produk :

- Tarif variable 5 5 5
- Taif tetap 10 10 10
Biaya administrasi
dan umum :
By. Variable perunit
7 7 7
yng dijual

By. Tetap 600 600 600


By. Pemasaran :
By. Variable perunit
20 20 20
yg dijual
2.00
By. Tetap 2.000 2.000
0
Diminta :
a. Hitunglah Harga pokok produk vaeriabel costing dan full costing!
b. Susunlah laporan R/L kedua metode harga pokok produksi tersebut!
c. Hitunglah perbedaan kedua metode tersebut dengan rumus abc!

UJI COBA MANDIRI PERTEMUAN 6 & 7

Soal 1
P.T Harmoni memproduksi 2 jenis jambangan bunga bermutu tinggi untuk
penjualan domestik dan ekspor, yaitu model antik dan model kontemporer.
Direktur eksekutif perusahaan tersebut memutuskan untuk mengubah sistem
penentuan harga pokok berbasis volume ke sistem harga pokok berbasis
aktivitas. Untuk mengetahui pengaruh perubahan sistem harga pokok, diperoleh
data untuk bulan januari 2018 adalah sebagai berikut :

Keterangan Antik Kontemporer Jumlah


Kuantitas 200.000 50.000 Rp 250.000
Biaya utama (BBB + Rp
-Rp 150.000,- Rp 850.000,-
BTKL) 700.000,
Jam mesin 500 125 625
Biaya pemeliharaan
Rp 250.000,-
mesin
Gerakan bahan 700 100 800
Biaya pengolahan
Rp 300.000,-
bahan
Jumlah set up 100 50 150
Biaya set up Rp 450.000,-
Dalam penentuan harga pokok berbasis unit, biaya pemeliharaan mesin, biaya
pengolahan bahan, biaya setel dibebankan kepada setiap jenis produk
berdasarkan jam mesin.
Diminta :
1. Hitunglah biaya perunit untuk setiap jambangan bunga dengan
pendekatan harga pokok berbasis unit.
2. Hitunglah biaya perunit untuk setiap jambangan bunga dengan
pendekatan harga pokok berbasis aktivitas.

Soal 2
P.T Nirwana adalah sebuah perusahaan yang memproduksi komponen pesawat
terbang yang terdiri dari 2 jenis produk. Sistem tradisional sebelumnya terdiri
dari dua kategori biaya langsung (biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga
kerja langsung ) dan satu pusat biaya tidak langsung ( biaya overhead pabrik,
yang dialokasikan berdasarkan jam tenaga kerja langsungg ). Tarif alokasi biaya
tidak langsung untuk sistem tradisional adalah Rp 230.000,- / jam tenaga kerja
langsung.
Baru-baru ini Tn. Indra Gunawan selaku manajer produksi mencoba
memperbaiki sistem tradisional dengan sistem activity based costing . Untuk
biaya langsung tetap dipertahankan dan mengubah satu pusat biaya tidak
langsung dengan 5 pusat biaya tidak langsung dengan rincian sebagai berikut :

Keterangan Dasar alokasi Tarif alokasi biaya


Penanganan bahan baku Jmlh suku cadang 800,-
Pembubutan Jmlh putaran 400,-
Milling Jmlh jam mesin 40.000,-
Grinding Jmlh suku cadang 1.600,-
Pengujian Jmlh unit yg diuji 30.000,-
Berikut data yang digunakan untuk kedua jenis produk tersebut :

Keterangan X Y
Biaya bahan baku
Rp 19.400.000,- Rp 119.800.000,-
langsung
Biaya tenaga kerja
Rp 1.500.000,- Rp 22.500.000,-
langsung
Jmlh jam tng kerja
25 375
langsung
Jumlah suku cadang 500 2000
Jumlah putaran 20.000 60.000
Jumlah jam mesin 150 1050
Jumlah unit (seluruh unit
10 200
diuji)
Diminta :
1) Hitung harga pokok perunit dengan sistem kalkulasi biaya tradisional
2) Hitung harga pokok perunit dengan sistem activity based costing
3) Apa keputusan yang akan diambil oleh Tn. Indra Gunawan

Soal 3
Perusahaan JC memproduksi 4 jenis produk yaitu B1, B2, B3, dan B4 dengan
kapasitas produksi untuk B1 dan B3 sebesar 10 unit sedangkan B2 dan B4 100
unit. Semua produk tersebut diproduksi dengan menggunakan peralatan dan
proses yang sama. Dengan biaya Overhead pabrik total Rp. 9.924,- . Produksi
dari ke empat produk tersebut memerlukan biaya yang terdiri dari 7 aktivitas,
dimana biaya tersebut di alokasikan ke produk secara tidak langsung. Berikut
rincian mengenai aktivitas dan biaya yang dibebankan:
a) Pemesanan material (10% dari biaya material langsung)
b) Pengawasan tenaga kerja langsung (Rp 10 per jam tenaga kerjalangsung)
c) Menjalankan mesin (Rp 15 per jam mesin)
d) Melakukan set up ( Rp 120 per set up)
e) Memenuhi pesanan (Rp 125 per pesanan)
f) Menangani material (Rp 25 per batch yang ditangani)
g) Mengadministrasikan komponen (Rp 500 per komponen)

yang berhubungan dengan


Data data seluruh proses produksi
adalah sebagai berikut:

Biaya Unit Level Batch Level


Produksi
Material Activities Activities

Jam Jam Jmlh Set Jmlh


TK Mesin Up Pesana

Langs
n an
ung
BI Rp. 60 5 5
B2 Rp. 600 50 50
B3 Rp. 180 15 15
B4 Rp. 1800 150 150
Total Rp. 2640 220 220
BOP Rp. 264 2200 3300
Biaya tenaga kerja Rp 7,5 per jam
Hitunglah besarnya harga pokok produksi per unit :
1) Menggunakan biaya konvensional dengan dasar pembebanan jam kerja
langsung.
2) Menggunakan sistem activity based costing.
Soal 4
Sebelum menerapkan sistem JIT, rumple Comany menggunakan jam mesin
untuk menentukan biaya pemeliharaan atas ketiga produknya (taplak meja
kecil, sedang, dan besar). Total biaya pemeliharaan adalah $280.000 per tahun.
Jam mesin yang dipakai untuk masing-masing produk dan jumlah produk yang
diproduksi adalah sebagai berikut :

Jam Mesin Kuantitas


Produk
Kecil 30.000 7.500
Sedang 30.000 7.500
Besar 40.00 10.000
Setelah menerapkan JIT, tiga sel manufaktur diciptakan, dan pekerja sel dilatih
untuk melakukan pemeliharaan. Biaya pemeliharaan untuk ketiga sel tetap
berjumlah $280.000; akan tetapi, biaya-biaya ini sekarang dapat ditelusuri ke
masing-masing sel sebagai berikut :

Sel, taplak meja kecil $ 76.000


Sel, taplak meja sedang 84.000
Sel, taplak meja besar 120.000
Diminta :
1) Hitunglah biaya pemeliharaan per taplak untuk setiap jenis sebelum JIT
2) Hitunglah biaya pemeliharaan per unit untuk setiap jenis setelah JIT
3) Jelaskan mengapa biaya pemeliharaan per unit dengan JIT lebih akurat
disbanding biaya pra-JIT

Soal 5
PT ABC memproduksi 2 jenis produk, data mengenai produk tersebut adalah
sebagai

berikut :
Produk X : 2000 unit @ 5 jam = 10.000 jam
= 40.000
Produk Y : 10.000 unit @ 4 jam
jam
Total Jam = 50.000 jam
Biaya per unit
untuk kedua
produk
tersebut :
Produk X Produk Y
Biaya bahan
$25 $17
langsung
Biaya tenaga kerja
$30 $24
langsung
Total biaya
manufaktur
$1.000.000 per
tahun, terdiri
dari beberapa
aktivitas
yaitu :
Cost Produk
Aktivitas Biaya Produk X
Driver Y
Jam kerja
Kepegawaian 80.000 10.000 40.000
langsung
Set up mesin Jumlah set up 150.000 3.000 2.000
Pengujian Prod. Jumlah pengujian 160.000 5.000 3.000
Pesanan Prod. Jumlah pesanan 170.000 100 300
Jumlah
Penerimaan bhn 190.000 150 600
penerimaan
Umum pabrik Jam mesin 250.000 12.000 28.000
Diminta :
1) Hitung tarif biaya overhead menggunakan biaya tradisional dasar jam
kerja langsung
2) Berapa biaya produksi per unit untuk produk X dan Y
3) Menggunakan Activity Based Costing, Berapa biaya produksi per unit
untuk produk X dan Produk Y.
Note : Jangan Lupa hitung terlebih dahulu total aktivitas X dan ya kemudian
jumlahkan total biaya.

UJI COBA MANDIRI PERTEMUAN 8 & 9

1. Jelaskan perbedaan antara pendekatan unit yang terjual pada analisis CVP
dan pendekatan pendapatan penjualan?
2. Jelaskan mengapa margin kontribusi perunit menjadi laba perunit diatas titik
impas?
3. Jelaskan mengapa margin kontribusi perunit menjadi laba per unit di titik
impas?
4. Apakah yang dimaksud dengan rasio biaya variable? Rasio margin
kontribusi?Bagaimana hubungan di antara keduanya?
5. Misalkan perusahaan memiliki biaya tetap Rp 200,000 dan rasio margin
kontribusi 0,4. Berapa pendapatan penjualan yang harus dihasilkan
perusahaan untuk mencapai titik impas.
6. Sebutkan defenisi bauran penjualan dan berilah contoh untuk mendukung
defenisi anda!
7. Jelaskan bagaimana perubahan bauran penjualan dapat mengubah titik
impas perusahaan?
8. Sebutkan defenisi dari margin pengaman? Jelaskan bagaimana dia dapat
digunakan sebagai ukuran kasar pada risiko operasi.
9. Proyeksi laba Cutlas Company selama tahun yang akan datang adalah sebagai
berikut:

Keterangan Total Perunit


Penjualan 200,000 20
Beban Variabel (120,000) (12)
Marjin Kontribusi 80,000 8
Beban Tetap 64,000
Laba Bersih 16,000
Diminta:
a) Hitung titik impas dalam unit
b) Berapa unit yang harus dijual untuk menghasilkan laba sebesar Rp
30,000.
c) Hitung rasio margin kontribusi. Dengan rasio tersebut hitunglah laba
tambahan yang diperoleh Cutlass apabila penjualan lebih tinggi Rp
25,000 dari yang diperkirakan.
d) Misalkan Cutlass menginginkan laba operasi yang sama dengan 20% dari
pendapatan penjualan. Berapa unit harus dijual untuk mencapai sasaran
tersebut? Susunlah laporan laba rugi yang diperlukan
e) Untuk proyeksi tingkat penjualan diatas, hitunglah margin pengamannya.
10. Dony Manufactur memproduksi kaos dengan dengan logo berbagai tim
olahraga. Setiap kaos dikenakan harga Rp 10. Biaya-biayanya sebaai berikut:

Penggerak biaya Biaya Tingkat penggerak

variable/unit biaya
Unit yang dijual 5 -
Setup 450 80
Jam Mesin 20 500
Data lainnya: 96,000
Total Biaya Tetap
50,000
(Konvensional)
Total Biaya Tetap (ABC)
Diminta:
a) Hitung titik impas dalam unit menggunakan analisis konvensional
b) Hitung titik impas dalam unit menggunakan analisis berdasarkan
aktivitas
c) Misalkan Dony mampu mengurangi biaya setup, Rp 150 per set up dan
jumlah jam mesin menjadi 425. Berapa unit yang harus dijual untuk
mencapai titik impas.
Berikut ini disajikan data Laporan Laba Rugi PT “XYZ”

Pendapatan
Penjualan : Rp.
x Rp. 250.000
9.320 2.330.000.000.
unit
Biaya Variabel
Persediaan
520 x Rp. 60.000 = Rp. 31.200.000
Awal :
Biaya Produksi 10.000 x Rp. = Rp.
Variabel : 60.000 600.000.000
Rp.
631.200.000
Persediaan
1.200 x Rp. 60.000 = Rp. 72.000.000
Akhir
Rp.
559.200.000
Biaya non
Produksi
variabel
Biaya
= Rp.
Pemasaran 9320 x Rp. 20.000
186.400.000
(V)
Biaya Adm.& = Rp.
9320 x Rp. 22.000
Umum (V) 205.040.000
Jumlah Biaya
Rp. 950.640.000
Variabel
Laba Kontribusi Rp.
1.379.360.000
Biaya Tetap :
Biaya Overhead
Rp. 380.000.000
pabrik (T)
Biaya
pemasaran Rp. 276.000.000
(T)
Biaya
administrasi
Rp. 352.000.000
dan umum
(T)

Jumlah Biaya Tetap Rp1.008.000.000


Laba Bersih Rp. 371.360.000

Berdasarkan informasi Laporan Laba Rugi di atas, maka Tentukan


:
a) Berdasarkan informasi di atas, tentukan berapa jumlah produk yang
harus dijual agar perusahaan tidak menderita kerugian. Tentukan
pula dalam jumlah rupiahnya.
b) Hitunglah berapa besarnya : (a) Laba kontribusi per unit ( b)
Margin of Safety (c) Degree of Leverage.
c) Jika pada periode yang akan datang pihak manajemen menurunkan
harga jual sebesar 10% dan menaikkan volume penjualan sebesar
5%, maka tentukan berapa besar laba bersih perusahaan ?
d) Masih berdasarkan laporan laba rugi di atas, apabila perusahaan
menginginkan kenaikan laba sebesar Rp. 100 juta dlm periode yang
akan datang , tentukan berapakah jumlah produk yang harus dijual?
12. Anggaran PT. Oke Boss menyajikan laporan L/R projeksian (Projected
Income Statement) untuk tahun anggaran 2018 sbb:
PT. Oke Boss
Laporan Laba Rugi Projeksian
Tahun Anggaran 2018

Jumlah %
Pendapatan penjualan Rp. 500.000.000 100%
Biaya Variabel 300.000.000 60%
Biaya tetap 150.000.000 30%
Diminta : hitunglah besarnya titik impas, margin of safety, Shut Down Point dan
DOL dalam perencanaan jangka pendek.

UJI COBA MANDIRI PERTEMUAN 10 & 11

1. Apakah perbedaan antara keputusan taktis dan strategis?


2. Jelaskan mengapa penyusutan atas aktiva yang ada selalu tidak relevan?
3. Berilah suatu contoh dari biaya masa depan yang tidak relevan?
4. Jelaskan mengapa biaya relevan perlu dinyatakan atas dasar yang berulang
secara periodik?
5. Biaya relevan selalu menentukan alternative mana yang harus dipilih,
jelaskan!
6. Berikan suatu contoh dari biaya tetap yang relevan!
7. Bila ada, apakah perbedaan biaya relevan dan biaya differensial?
8. Peran apakah yang dimainkan biaya masa lalu dalam pengambilan
keputusan membuat atau membeli produk? Jelaskan!
9. Cara-cara apakah yang dapat ditempuh manajer untuk memperluas
pengetahuan mereka tentang seperangkat alternative yang layak?
10. Apakah biaya gabungan harus dipertimbangkan dalam pengambilan
keputusan menjual atau memproses lebih lanjut?Jelaskan!
11. Misalkan sebuah produk dapat dijual pada titik split off dengan harga $5,000
atau diproses lebih lanjut dengan biaya $1,000 dan kemudian dijual dengan
harga $6,400, Apakah produks tersebut diproses lebih lanjut?
Latihan Perhitungan
Soal 1:
Indo Manufaktur selalu memproduksi komponen mesinnya sendiri. Baru-baru
ini waylo product melakukan penawaran untuk memasok satu jenis komponen
yang diperlukan perusahaan dengan harga 5 perunit. Indo manufaktur
menggunakan 2,000 unit komponen tersebut setiap tahun. Biaya pembuatan
perunit komponen tersebut adalah:

Bahan langsung 1,30


Tenaga 0,50
Overhead variable 2,50
Overhead tetap 3,00
Total 7,30
Overhead tetap merupakan beban yang dialokasikan, tidak satupun yang akan
dieliminasi apabila komponen tersebut dihentikan produksinya.
Diminta:
1. Alternatif apakah yang dimiliki Indo Manufaktur berkenaan dengan
produksi komponen tersebut?
2. Sebutkanlah biaya relevan untuk setiap alternative, alternative mana yang
lebih baik?

Soal 2:
Supralyn Company memproduksi tiga jenis produk: A,B,C. Laporan laba rugi
segmen dalam jumlah ribuan adalah sebagai berikut:

Keterangan A B C Total
Pendapatan
70 1,800 200 2,700
Penjualan
Dikurangi; Beban
(350) (1,000) (140) (1,490)
Variabel
Margin Kontribusi 350 800 60 1,210
Dikurangi: Beban
(100) (300) (70) (470)
tetap langsung
Margin Segmen 250 500 (10) 740
Dikurangi beban
(340)
tetap umum
Laba Operasi 400
Beban tetap langsung mencakup penyusunan peralatan yang digunakan untuk
ketiga lini produk sebesar $20,000 untuk A, $120,000 untuk B dan $30,000
untuk C. Peralatan tersebut tidak dapat dijual.
Diminta:
1. Bagaimanakah dampaknya terhadap laba apabila produk C dihentikan
produksinya?
2. Misalkan 10 persen pelanggan produk B memilih untuk membeli dari
Supralyn karena menawarkan rentang produk yang penuh, termasuk
produk C. Apabila produk C dihentikan oleh Supralyn, maka pelanggan akan
membeli produk B dari produsen lain sekarang bagaimana dampaknya
terhadap laba jika produk C dihentikan penjualannya?

Soal 3:
Mallard Company baru saja menerima pesanan dari pelanggan baru untuk
membeli 1,000 unti produk Mallard dengan harga $3 perunit. Pelanggan baru
tersebut terpisah secara geografis dari pelangan Mallard lainnya, dan transaksi
ini tidak berpengaruh terhadap penjualan yang ada. Mallard biasanya
memproduksi 10,000 unit tetapi merencanakan hanya memproduksi dan
menjual 8,000 unit selama tahun depan. Harga jual normal produk Mallard
adalah $5 perunit. Informasi mengenai biaya perunit adalah sebagai berikut:

Bahan langsung 0.50


Tenaga kerja langsung 1.00
Overhead variable 0.40
Overhead tetap 2.0
Total 3.90
Diminta:
1. Haruskah Mallard menerima pesanan khusus tersebut?
2. Berapakah kenaikan atau penurunan laba yang terjadi bila pesanan tersebut
diterima?

UJI COBA MANDIRI PERTEMUAN 12 & 13

1. Sebutkan hal-hal yang membuat keputusan investasi penting bagi


perusahaan?
2. Sebutkan metode-metode yang digunakan dalam penentuan investasi?
3. Sebutkan dan jelaskan definisi dari macam-macam aliran kas yang terjadi
dalam investasi?
4. Sebutkan sumber dana yang digunakan dalam investasi aktiva tetap?
5. Jelaskan perbedaan antara perhitungan proceeds yang menggunakan modal
sendiri dengan sebagian hutang?
6. Proyek A dan Proyek B membutuhkan investasi Rp. 350 juta, Discount Factor
(DF) = 8% (Nim Genap) / DF = 9% (Nim Ganjil). Pemasukan Proyek A pada
tahun 1 sd 3 adalah Rp.100 Juta sedangkan tahun 4 adalah Rp.200 Juta.
Pemasukan Proyek B pada tahun 1 sd 4 adalah Rp.150 Juta. – Hitung ARR,
NPV, PI, IRR dan Pay Back pada Proyek A ? – Hitung ARR, NPV, PI, IRR dan
Pay Back pada Proyek B ? – Investasi mana yang lebih baik Proyek A atau
Proyek B ?
7. PT. SUBUR MAKMUR awal tahun 2010 mempertimbangkan sebuah proyek
yang membutuhkan dana sebesar Rp.1.300.000.000,-.Dana tersebut, sebesar
Rp.200.000.000,diperuntukkan sebagai modal kerja, sedang sisanya sebagai
modal tetap. Umur ekonomis proyek tersebut diperkirakan 6 tahun dengan
nilai residu Rp.150.000.000,-
Proyeksi Penjualan untuk tahun-tahun kedepan adalah sebagai berikut :
Tahun 2010 Rp. 300.000.000,-
Tahun 2011 Rp. 500.000.000,-
Tahun 2012 Rp. 650.000.000,-
Tahun 2013 Rp. 720.000.000,-
Tahun 2014 Rp. 800.000.000,-
Tahun 2015 Rp. 990.000.000,-
Struktur biaya dari proyek ini adalah 40% merupakan biaya variabel. Biaya
tetap tunai selain penyusutan sebesar Rp.30.000.000,- per tahun. Pajak 30%
dan keuntungan yang disyaratkan sebesar 17 %. Menurut saudara apakah
proyek ini layak?
8. PT Argolawu sedang mempertimbangkan untuk mengganti mesinnya yang
dibeli dua tahun lalu dengan harga Rp 360.000.000,- umur ekonomis 6
tahun, dan nilai residu Rp 60.000.000,- dengan mesin baru yang lebih efisien
yang mempunyai harga Rp 500.000.000,- umur ekonomis 4 tahun dan nilai
residu Rp 150.000.000,- Mesin lama laku dijual dengan harga Rp
250.000.000,- Atas penggantian tersebut didapatkan penghematan tunai
dari efisiensi bahan baku dan biaya tenaga kerja sebesar Rp 75 juta per
tahun. Pajak 30 % dan return yang diharapkan sebesar 17 %, apakah proyek
penggantian ini layak
UJI COBA MANDIRI PERTEMUAN 14 & 15

Soal 1
PT. TITO memiliki dua divisi yang dibentuk sebagai pusat laba : Divisi HERDYN
dan Divisi RASYID. Divisi HERDYN menghasilkan suku cadang Q yang dijual
dipasar luar sebanyak 5% dan sisanya ditransfer ke divisi RASYID. Manajer ke2
divisi sedang mempertimbangkan penentuan harga transfer suku cadang Q
untuk tahun anggaran 200X.
Menurut anggaran, divisi HERDYN direncanakan akan beroperasi pada
kapasitas normal 1.000.000 unit dengan taksiran biaya penuh standart untuk
tahun anggaran yang akan datang sebagai berikut :

Biaya bahan baku


Rp. 60.000.000
Biaya tenaga kerja
Rp. 120.000.000
Biaya overhead pabrik
Rp. 50.000.000
variabel
Rp. 90.000.000
Biaya overhead pabrik
Rp. 70.000.000
tetap
Rp. 80.000.000
Biaya administrasi variabel
Rp. 40.000.000
Biaya administrasi tetap
Rp. 23.000.000
Biaya pemasaran variabel
-------------------- +
Biaya pemasaran tetap
Rp. 453.000.000
Total biaya penuh
Total aktiva yang diperkirakan pada awal tahun anggaran adalah sebesar 2
Milyar dan laba yang diharapkan dalam bentuk ROI sebesar 15% Ditanya :
Tentukan Harga transfer suku cadang Q jika perusahaan menggunakan
pendekatan Full Costing dan Variabel Costing !

Soal 2
Divisi ISMAIL memproduksi suku cadang yang digunakan oleh Divisi IRAWAN.
Biaya produksi suku cadang adalah : Bahan baku langsung $10
Tenaga kerja langsung 2

Overhead variable 3
didasarkan pada
Overhead tetap 5*
volume 200.000 unit
Total Biaya $20
Biaya lain yang dikeluarkan oleh divisi
ISMAIL :
Penjualan dan administrasi tetap
$500.000
Penjualan variable (perunit) 1
Suku cadang biasanya dijual dengan harga antara $28-$30 dalam pasar
eksternal. Saat ini divisi ISMAIL menjual produknya kepada pelanggan ekternal
seharga $29. Divisi ini mampu memproduksi 200.000 unit pertahun, namun
Karena kondisi perekonomian lemah hanya 150.000 unit yang diperkirakan
akan terjual selama tahun yad. Biaya penjualan variable dapat dihindari apabila
suku cadang dijual secara internal. Divisi IRAWAN selama ini membeli suku
cadang serupa dari pemasok eksternal dengan harga $28. Divisi ini
memperkirakan akan menggunakan 50.000 unit suku cadang selama
tahun yad. Manajer Divisi IRAWAN telah mengajukan penawaran untuk membeli
50.000 unit dari divisi ISMAIL seharga $18 perunit.
Diminta :
1. Tentukan harga transfer minimum yang dapat diterim divisi ISMAIL
2. Tentukan harga transfer maksimum yang bersedia dibayar oleh divisi
IRAWAN
3. Haruskan transfer internal dilakukan? Mengapa ?
4. Apakah Anda adalah manajer divisi ISMAIL, bersedia menjual 50.000 suku
cadang dengan harga $18 perunit ? Jelaskan !
5. Seandainya total aktiva operasi rata-rata divisi ISMAIL adalah $10.000.000.
Hitunglah ROI untuk tahun yad, dengan asumsi bahwa 50.000 unit tersebut
ditransfer ke divisi IRAWAN dengan harga $21.