Anda di halaman 1dari 5

Dimas Nurdin A.

F / 0417040053
D4-PE6B

CAPASITOR BANK

1. Fungsi Capasitor Bank


Fungsi utama dari kapasitor bank adalah untuk memperbaiki factor daya sehingga dapat
menghemat energy. Listrik PLN terdiri dari 2 jenis daya, yaitu daya aktif dan daya reaktif.
Kapasitor bank bekerja untuk memasok kebutuhan daya reaktif tersebut hingga besarnya daya
reaktif yang dipasok dari PLN akan berkurang, dengan begitu tagihan listrik yang harus
dibayarkan ke PLN menjadi murah.
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=YDyjHWck5sw

Gambar 1.1 Panel Kapasitor Bank


2. Cara Membuat Capasitor Bank
Cara membuat kapasitor bank sebagai pengontrol power factor (Pf) dari suplai PLN 3 fasa
sebagai berikut :
a. Menyiapkan bahan yang akan digunakan untuk membuat kapasitor bank
 MCCB 3 Phase
MCCB digunakan sebagai pengaman utama arus listrik apabila suatu rangkaian
mengalami hubung singkat.
Dimas Nurdin A.F / 0417040053
D4-PE6B

Gambar 1.2 MCCB 3 Fasa


 Current Trafo (CT)
CT yang digunakan sebesar 5 ampere yang berfungsi sebagai menurunkan arus pada
jalur fasa berwarna merah (L1) dimana jalur tersebut terhubung ke PF Controller supaya
bias terbaca di alat tersebut.

Gambar 1.3 CT 5 ampere

 Pf Controller
Pf Controller berfungsi sebagai mengontrol rangkaian kapasitor bank secara otomatis
dan dapat dikonfigurasikan menjadi manual.
Dimas Nurdin A.F / 0417040053
D4-PE6B

Gambar 1.4 Pf Controller


 Fuse
Fuse berfungsi sebagai pengaman arus pada alat instrument seperti Pf Controller

Gambar 1.5 Fuse Kubur 3 Fasa


 Kontraktor Magnet
Kontaktor magnet yaitu suatu alat penghubung listrik yang bekerja atas dasar magnet
yang dapat menghubungkan antara sumber arus dengan muatan. Bila inti koil pada
kontaktor diberikan arus, maka koil akan menjadi magnet dan menarik kontak sehingga
kontaknya menjadi terhubung dan dapat mengalirkan arus listrik.

Gambar 1.6 Kontraktor Magnet


Dimas Nurdin A.F / 0417040053
D4-PE6B

 Kapasitor AC (Alternating Circuit)


Kapasitor adalah penyimpanan daya listrik sementara.

Gambar 1.7 Kapasitor


b. Cara Merangkai Kapasitor Bank
Rangkailah seperti pada gambar 1.8, kemudian atur konfigurasi pada Pf Controller sesuai
kebutuhan atau data sheet.

Gambar 1.8 Wiring Diagram Kapasitor Bank

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=-WFp1nEjwss
Dimas Nurdin A.F / 0417040053
D4-PE6B

3. Cara Pengujian dan Pengoperasian Panel Kapasitor Bank


Pengujian ini diidentifikasikan bahwa terjadi permasalahan pada VAR Logic Switching.
Sebelum dilakukan pengujian manual, pertama yang harus dilakukan adalah dengan cara
menguji kesesuaian pembacaan alat VAR Logic Switching dengan Power Quality. Jika nilai cos
phi pada VAR Logic tidak sesuai dengan alat ukur Power Quality, maka akan mengalami nilai
error pada VAR Logic tersebut. Cara mengoperasikan panel kapasitor bank yaitu matikan CB
yang tersambung secara parallel dari sumber PLN dengan beban. Kemudian tekan push button
ON yang terhubung pada kontakor magnet untuk menghidupkan kapasitor secara bergantian
sambil memantau lampu indicator apakah kapasitor sudah terhubung atau belum, jika menyala
merah maka kapasitor tidak terhubung dan jika menyala hijau maka kapasitor terhubung.
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=6lbjXQz9Fy8

4. Cara Mengganti Kapasitor pada Capacitor Bank saat Running Operation


Cara mengganti kapasitor pada kapasitor bank dalam skala industry atau menengah
keatas antara 500 KVAR keatas dengan Power Supply diangka 1 MW. Kapasitor tersebut
diganti karena mengalami penurunan kapasitansi kapasitor. Pertama yang dilakukan yaitu
pengecekan tegangan, arus dan frekuensi pada masing-masing kapasitor dengan tujuan untuk
mengetahui kondisi kapasitor apakah perlu diganti atau tidak. Hal yang harus diperhatikan
adalah pertama pastikan tidak kondisi dalam beban penuh, jadi ada beberapa kapasitor yang
dapat dimatikan dengan perbandingan kapasitor 1:3. Sebelum melakukan penggantian kapasitor
yang dituju, pastikan CB yang terhubung dalam kondisi terputus dan matikan juga beberapa
kapasitor disebelahnya guna mengamankan seorang teknisi. Setelah kapasitor dimatikan,
lakukan pengecekan di area pengkabelan yang masuk ke kapasitor karena kapasitor masih
menyimpan tegangan walaupun sudah dimatikan dan lakukan discharging untuk membuang
sisa tegangan yang ada pada kapasitor. Setelah itu lepas kabel yang terhubung pada kapasitor
yang rusak dan ganti kapasitor yang rusak dengan kapasitor yang baru. Setelah itu pasang
kembali kabel tersebut ke kapasitor yang baru dan hidupkan kembali kapasitor yang telah
dimatikan.
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=cSx8al4Y4fI