Anda di halaman 1dari 21

PENYUSUNAN RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN

PERATURAN YANG BERLAKU


Makalah

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Mata Kuliah Analisis Dampak Lingkungan
yang diampu oleh
Dr. Rina Marina Masri, M.P.
Dr. Ir. H. Iskandar Muda Purwaamijaya, M.T.

Oleh :
Isah Bela Mulyawati 1702970
Ilham Gumelar Nurzaman 1704857
Teknik Sipil - B

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL


DEPARTEMEN PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
BANDUNG
2020
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur, marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT sehingga atas
berkat rahmat dan karunia-Nya, penulis mampu menyelesaikan makalah ini untuk
memenuhi tugas terstruktur dari mata kuliah Analisis Dampak Lingkungan.
Makalah ini ditulis berdasarkan tinjauan pustaka dari berbagai sumber media.
Adapun penyusunan dalam makalah ini banyak pihak yang telah membantu penulis
baik secara langsung maupun secara tidak langsung, oleh karena itu penulis ucapkan
terima kasih banyak kepada :
1. Allah SWT karena atas kehendak-Nyalah penulis dapat menyelesaikan tugas
ini tepat pada waktunya,
2. Kedua orang tua yang selaku mendukung dan mendoakan penulis,
3. Dr. Rina Marina Masri, M.P. dan Dr. Ir. H. Iskandar Muda Purwaamijaya, M.T.
selaku Dosen Mata kuliah Analisis Dampak Lingkungan,
4. Rekan-rekan Teknik Sipil, Departemen Pendidikan Teknik Sipil 2017 yang
selalu mendukung penulis untuk segera menyelesaikan tugas ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini bukanlah karya yang sempurna karena
masih memiliki banyak kekurangan, baik dalam hal isi maupun sistematika dan teknik
penulisannya. Oleh sebab itu, penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang
membangun demi kesempurrnaan makalah ini.
Akhir kata, penulis ucapkan terimakasih dan berharap agar makalah ini dapat
bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi para pembaca pada umumnya.

Bandung, Maret 2020

Tim Penyusun,

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................. I


DAFTAR ISI ............................................................................................................... II
DAFTAR GAMBAR .................................................................................................IV
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................ 1
1.1 Latar Belakang ............................................................................................... 1
1.2 Pembatasan Masalah ...................................................................................... 1
1.3 Identifikasi Masalah ....................................................................................... 1
1.4 Rumusan Masalah .......................................................................................... 2
1.5 Tujuan ............................................................................................................. 2
1.6 Sistematika ..................................................................................................... 2
BAB II KAJIAN PUSTAKA ..................................................................................... 4
2.1 Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) ...................................................... 4
BAB III METODOLOGI .......................................................................................... 5
3.1 Lokasi ............................................................................................................. 5
3.2 Waktu ............................................................................................................. 5
3.3 Metode ............................................................................................................ 5
3.4 Populasi, Sampel, dan Sampling Technique ................................................... 5
3.5 Data Primer dan Sekunder .............................................................................. 6
3.6 Instrumen ........................................................................................................ 6
3.7 Tekni Analisis................................................................................................. 6
3.8 Kerangka Berpikir (Paradigma) ..................................................................... 6
3.9 Diagram Alir ................................................................................................... 7
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ................................................................... 8
4.1 Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) ...................................................... 8
4.2 Tujuan, Kegunaan, dan Pendekatan Pemantauan Lingkungan ...................... 8
4.3 Sistematika Pelaporan RPL ............................................................................ 9
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI .......................... 14
5.1 Kesimpulan ................................................................................................... 14

ii
5.2 Implikasi ....................................................................................................... 15
5.3 Rekomendasi ................................................................................................ 15
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................ 16

iii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 3. 1 Kerangka Berpikir (Paradigma) ............................................................... 7


Gambar 3. 2 Diagram Alir ........................................................................................... 7

iv
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sesuai dengan tugas pokok Direktorat Jenderal Bina Marga, DIrektorat Pembinaan
Jalan Kota mempunyai tugas menyiapkan rencana, penyusunan program, perencanaan
dan pelaksanaan pembangunan jalan kota, sesuai dengan tugasnya yang terkordinasi
dengan Pembangunan Nasional.
Sesuai dengan kebijaksanaan pembangunan maka pembangunan prasarana fisik
ditekankan pada pengingkatan mutu kehidupan yang layak bagi seluruh masyarakat
perkotaan khususnya dan daerah pada umumnya. Pembangunan bidang Bina Marga
adalah untuk mendukung kegiatan di beberapa sektor dengan usaha-usaha pengadaan
prasarana fisik seperti : pembangunan dan peningkatan prasarana jalan, pembangunan
dan penggantian jembatan, penanggulangan longsoran tebing-tebing jalan,
pengendalian pencemaran di wilayah perkotaan. Peningkatan pada kemudahan
masyarakat dalam melaksanakan kegiatan dalam hidupnya dan memenuhi kebutuhan
untuk dapat melakukan kegiatan usahanya serta peningkatan kualitas lingkungan hidup
baik yang bersifat fisik maupun non fisik.
Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan
(RPL) di dalam sautu Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) merupakan
bagian yang tidak dapat terpisahkan, bahkan peranan RKL dan RPL di dalam AMDAL
hamper terdapat pada setiap tahapan kegiatan.

1.2 Pembatasan Masalah


Permasalahan yang penulis ajukan yaitu penggunaan Penyusunan Rencana
Pemantauan Lingkungan dengan peraturan yang berlaku

1.3 Identifikasi Masalah


Penyusunan makalah ini perlu diberi batasan masalah agar penyusunan ini dapat
lebih fokus dan terarah sesuai dengan tujuan. Pembatasan masalah pada makalah ini
adalah sebagai berikut:

1
2

1. Rencana Pemantauan Lingkungan


2. Tujuan, kegunaan, dan pendekatan Rencana Pemantauan Lingkungan
3. Uraian tentang Pemantauan Lingkungan
4. Pelaksanaan Pemantauan Lingkungan
5. Sistematika pelaporan Rencana Pemantauan Lingkungan

1.4 Rumusan Masalah


1. Apa saja acuan Rencana Pemantauan Lingkungan?
2. Apa tujuan, kegunaan, dan pendekatan Rencana Pemantauan Lingkungan?
3. Bagaimana uraian pemantauan lingkungan?
4. Bagaimana pelaksanaan pemantauan lingkungan?
5. Bagaimana sistematika pelaporan rencana pemantuan lingkungan?

1.5 Tujuan
1. Mengetahui acuan dalam rencana pemantauan lingkungan
2. Mengetahui tujuan, kegunaan, dan pendekatan Rencana Pemantauan
Lingkungan
3. Mengetahui uraian pemantauan lingkungan
4. Mengetahui pelaksanaan pemantauan lingkungan
5. Mengetahui sistematika pelaporan rencana pemantuan lingkungan

1.6 Sistematika
Untuk mempermudah dalam pembahasan dan menguraikan yang lebih terperinci,
maka disusunlah dalam laporan ini dengan sistematika penulisan, yang dibuat sebagai
berikut :
BAB I. PENDAHULUAN
Membahas tentang latar belakang, identifikasi masalah, pembatasan masalah, rumusan
masalah, tujuan penelitian, dan sistematika penulisan.
BAB II. KAJIAN PUSTAKA
Membahas mengenai Rencana Pemantauan Lingkungan
BAB III. METODOLOGI
3

Membahas tentang lokasi, waktu, metode, populasi, sampel, sampling technique, data
primer, data sekunder, instrumen, teknik analisis, kerangka berpikir, dan diagram alir.
BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
Membahas tentang Rencana Pemantauan Lingkungan, Tujuan dan pendekatan
pemantauan lingkungan, Uraian tentang RPL, Pelaksanaan Pemantauan Lingkungan,
dan Sistematika Pelaporan RPL.
BAB V. KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI
Membahas mengenai kesimpulan dari penelitian, implikasi serta rekomendasi.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA

2.1 Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL)


Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) adalah upaya pemantauan untuk melihat
kinerja upaya pengelolaan yang dilakukan. Pemantauan dampak lingkungan yaitu
pengulangan pengukuran pada komponen atau parameter lingkungan untuk
mengetahui adanya perubahan lingkungan karena adanya pengaruh dari luar, yaitu
aktivitas proyek.
Pemantauan lingkungan hidup dapat digunakan untuk memahami fenomena-
fenomena yang terjadi pada berbagai tingkatan, mulai dari tingkat proyek (untuk
memahami perilaku dampak yang timbul akibat usaha dan/atau kegiatan), sampai ke
tingkat kasawan atau bahkan regional; tergantung pada skala keacuhan terhadap
masalah yang dihadapi. Di samping skala keacuhan, ada dua (2) kata kunci yang
membedakan pemantuan dengan pemantauan secara acak atau sesaat, yakni merupakan
kegiatan yang bersifat berorientasi pada data sistematis, berulang dan terencana.
Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam penyusunan dokumen rencana
pemantauan lingkungan hidup yakni:
1. Komponen/ parameter lingkungan hidup yang dipantau hanyalah yang mengalami
perubahan mendasar, atau terkena dampak besar dan penting.
2. Keterkaitan yang akan dijalin antara dokumen ANDAL, RKL, dan RPL. Aspek –
aspek yang dipantau perlu memperhatikan dampak besar dan penting yang
dinyatakan dalam ANDAL, dan sifat pengelolaan dampak lingkungan hidup yang
dirumuskan dalam dokumen RKL.
3. Pemantauan dapat dilakukan pada sumber penyebab dampak dan atau terhadap
komponen/ parameter lingkungan hidup yang terkena dampak.
4. Pemantauan lingkungan hidup harus layak secara ekonomi.
5. Rancangan pengumpulan dan analisis data, aspek – aspek yang perlu dipantau

4
BAB III
METODOLOGI

3.1 Lokasi
Lokasi pengerjaan makalah bertempat di Fakultas Pendidikan Teknologi dan
Kejuruan, Universitas Pendidikan Indonesia.

3.2 Waktu
Waktu pengerjaan makalah ini adalah Selasa, 24 Maret 2020 pukul 13.00 – 17.00
WIB.

3.3 Metode
Metode yang digunakan dalam pengerjaan makalah ini adalah metode purposive.
Metode ini merupakan salah satu teknik non random sampling dimana penulis
menentukan pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri-ciri khusus yang sesuai
dengan tujuan sehingga diharapkan dapat menjawab permasalahan.

3.4 Populasi, Sampel, dan Sampling Technique


Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang
memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang dipilih oleh peneliti untuk dipelajari
dan kemudian ditarik kesimpulananya. Adapun populasi yang digunakan dalam
makalah ini adalah referensi dari internet, buku, dan materi perkuliahan.
Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi
atau bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut prosedur tertentu.
Adapun sampel dari makalah ini adalah materi pertemuan ke-10 Penyusunan Rencana
Pemantauan Lingkungan Peraturan yang berlaku.
Sampling Technique adalah teknik pengambilan sampel untuk menentukan sampel
yang dipakai dalam penelitian. Sampling technique yang digunakan adalah random
sampling dimana sampel diambil secara acak tanpa memperhatikan populasi tersebut.

5
6

3.5 Data Primer dan Sekunder


Data primer adalah sumber data penelitian yang diperoleh secara langsung dari
sumber aslinya, sedangkan data sekunder adalah sumber data penelitian yang diperoleh
melalui media perantara

3.6 Instrumen
Instrumen adalah alat bantu yang digunakan dalam metode pengumpulan data oleh
peneliti untuk menganalisis hasil penelitian yang dilakukan pada langkah penelitian
selanjutnya. Instrumen yang digunakan dalam makalah ini adalah sumber dokumen
sekunder.

3.7 Tekni Analisis


Teknik analisis yang digunakan dalam makalah ini adalah teknik analisis konten
(content analysis).

3.8 Kerangka Berpikir (Paradigma)

Rencana Pemantauan Lingkungan Para mahasiswa S1 Teknik Sipil


(RPL) adalah upaya pemantauan FPTK UPI Bandung belum
untuk melihat kinerja upaya mempelajari penyusunan Rencana
Pemantauan Lingkungan
pengelolaan yang dilakukan.

Para mahasiswa S1 Teknik Sipil


FPTK UPI Bandung belum
memahami Materi penyusunan
Rencana Pemantauan Lingkungan

Penyusunan Rencana Pemantauan


Lingkungan Peraturan yang berlaku

A
B
7

A B

Analisis Isi (Content Analysis) Materi


Feed Back
penyusunan Rencana Pemantauan
(Umpan Balik)
Lingkungan

Hasil dan Pembahasan

Kesimpulan, Implikasi, Rekomendasi

Gambar 3. 1 Kerangka Berpikir (Paradigma)

3.9 Diagram Alir

RKL Rekomendasi Penentuan Parameter yang dipantau


untuk RPL
Manajemen Pemantauan

Rencana pemantauan aktivitas proyek


terutama yang menimbulkan dampak
negatif proyek dan aktivitas-aktivitas
dalam RKL terhadap lingkungan

Penilaian terhadap RKL Pengumpulan data

Rekomendasi yang Analisa data


diharapkan
Hasil analisa data dan dokumen RPL

Pemrakarsa Masyarakat Pemerintah dalam hal ini Bapedal

Gambar 3. 2 Diagram Alir


BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL)


Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) harus mengacu kepada :
- Pasal 20 ayat 5 PP No.29 Tahun 1986
- KepMen KLH No : Kep-50/MENKLH/6/87
- PerMen P.U No.46/PRT/1990
Pedoman RPL dapat langsng digunakan untuk berbagai rencana kegiatan dan
sistem pendekatannya harus memperhatikan hasil-hasil seperti :
- Rekomendasi PIL dan ANDAL
- RPL
Penekanan harus pada dampak penting yang diupayakan penanganannya

4.2 Tujuan, Kegunaan, dan Pendekatan Pemantauan Lingkungan


Uraian tentang RPL meliputi :
1) Jenis Dampak Penting
Uraian secara jelas tentang jenis dampak penting maupun dampak lainnya yang
akan dipantau, misalnya berupa pencemaran udara oleh Sox dan NOx akibat
penggunaan bahan bakar minyak berkadar sulfur tinggi, kebisisngan akibat
kendaraan bermotor, dan sebagainya
2) Faktor Lingkungan Yang Dipantau
Uraian secara jelas tentang daktor lingkungan yang dipantau. Pemantauan
faktor lingkungan ini dapat dilakukan terhadap sumber dampak lingkungan dan
akibat yang ditimbulkan oleh dampak tersebut terhadap lingkungan misalnya
dalam hal pencemaran udara oleh Sox dan NOx pemantauan sumber dampak
dapat dilakukan terhadap kandungan Sulfur dan Nitrogen dalam bahan bakar
minyak tersebut. Sedangkan pemantauan akibat dari dampak terhadap
lingkungan dapat dilakukan dengan mengukur kadar keasaman air dalam badan
perairan sebagai akibat pencemaran Sox dan NOx.

8
9

3) Tolok Ukur Dampak


Uraian jelas tentang tolok ukur yang akan dipantau. Tolok ukur ini dapat
meliputi aspek biogeofisik dan atau aspek sosial ekonomi dan aspek sosial
budaya, misalnya Tolok ukur aspek biogeofisik dari pencemaran oleh Sox dan
NOx di udara dapat dipantau dengan mengukur kadar terjadinya hujan asam.
Sedangkan tolok ukur aspek sosial ekonomi dan sosial budaya dipantau melalui
penurunan hasil penangkapan ikan oleh pengusaha sebagai akibat terjadinya
pencemaran hujan asam.
4) Lokasi
Uraian tentang lokasi yang tepat untuk memantau dampak dengan melampirkan
peta berskala memadai yang memuat lokasi dan pemantauan termasuk dimensi
ruangnya.
5) Periode Pemantauan
Uraian tentang kekerapan waktu pemantauan yang menyangkut saat
pemantauan dilaksanakan dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk
memantau suatu jenis dampak.

4.3 Sistematika Pelaporan RPL


BAB I PENDAHULUAN
Pendahuluan mencakup:
1.1 latar belakang pemantauan lingkungan hidup
a. Pernyataan tentang latar belakang perlunya dilaksanakan rencana pemantauan
lingkungan hidup baik ditinjau dari kepentingan pemrakarsa, pihak-pihak yang
berkepentingan mauapun untuk kepentingan umum dalam rangka menunjang
program pembangunan;
b. Uraikan secara sistematis, singkat dan jelas tentang tujuan pemantauan
lingkungan hidup yang akan diupayakan pemrakarsa sehubungan dengan
pengelolaan rencana usaha dan/atau kegiatan;
c. Uraikan tentang kegunaan dilaksanakannya pemantauan lingkungan hidup baik
bagi pemrakarsa usaha atau kegiatan, pihak-pihak yang berkepentngan,
maupun bagi masyarakat.
10

BAB II. RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP


Uraikan secara singkat dan jelas jenis masing-masing dampak yang ditimbulkan baik
oleh satu kegiatan atau lebih dengan urutan pembahasan sebagai berikut:
2.1 latar belakang pemantauan lingkungan hidup
1. Dampak besar dan penting yang dipantau. Cantumkan secara singkat:
a) Jenis komponen atau parameter lingkungan hidup yang dipandang strategis
untuk dipantau;
b) Indicator dari komponen dampak besar dan penting yang dipantau;
Indicator adalah alat pemantau (sesuatu) yang dapat memberikan petunjuk atau
keterangan tentang suatu kondisi, sebagai missal, indicator yang relevan untuk
kualitas air limbah dan air sungai sehubungan dengan karakteristik rencana
usaha dan /atau kegiatan, adalah pH, BODS, suhu, warna, bau, kandungan
minyak, dan logam berat.
2. Sumber dampak
Utarakan secara singkat sumber penyebab timbulnya dampak besar dan penting:
a) Apabila dampak besar dan penting timbul sebagai akibat langsung dari rencana
usaha dan/atau kegiatan, maka uraikan secara singkat jenis usaha dan/atau
kegiatan yang merupakan penyebab timbulnya dampak besar dan penting;
b) Apabila dampak besar dan penting timbul sebagai akibat berubahnya
komponen lingkungan hidup yang lain, maka utarakan secara singkat
komponen atau parameter lingkungan hidup yang merupakan penyebab
timbulnya dampak besar dan penting tersebut.
3. Parameter lingkungan yang dipantau
Uraikan secara jelas tentang parameter lingkungan hidup yang dipantau.
Parameter ini dapat meliputi aspek biologi, kimia, fisika, dan aspek social
ekonomi, dan budaya.
4. Tujuan rencana pemantauan lingkungan hidup
Uraikan secara spesifik tujuan dipantaunya suatu dampak besar dan penting
lingkungan hidup, dengan memperhatikan dampak besar dan penting yang
11

dikelola, bentuk rencana pengelolaan lingkungan hidup, dan dampak besar dan
penting turunan yang ditimbulkannya.
Sebagai missal, da mpak yang stragetis dikelola untuk suatu rencana industry
pulp dan kertas adalah kualitas air limbah, maka tujuan rencana pemantauan
lingkungan hidup secara spesifik adalah:
Memantau mutu limbah cair yang dibuang ke sungai XYZ, khususnya
parameter BODS, COD, padatan tersuspensi total dan pH; agar tidak melampaui
baku mutu limbah cair sebagaimana yang ditetapkan dalam KEP-
51/MENLH/10/1995, tentang Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Industri.
5. Metode pemantauan lingkungan hidup
Uraikan secara singkat dan jelas yang digunakan untuk memantau indicator
dampak besar dan penting, yang mencakup:
a) Metode pengumplan dan analisis data
Cantumkan secara singkat dan jelas metode yang digunakan dalam
proses pengumpulan data berikut dengan jenis peralatan, instrument, atau
formulir isian yang digunakan. Cantumkan pula tingkat ketelitian alat yang
digunakan dalam pengumpulan data sehubungan dengan tingkat ketelitian yang
disyaratkan dalam Baku Mutu Lingkungan Hidup.
Selain itu uraikan pula metode yang digunakan untuk menganalisis data
hasil pengukuran. Cantumkan pula jenis peralatan, instrument, dan rumus yang
digunakan dalam proses analisis data. Selain itu uraikan pula tolok ukur yang
digunakan untuk menilai kondisi kualitas lingkungan hidup yang dipantau, dan
sebagai umpan balik untuk kegiatan pengelolaan lingkungan hidup. Perlu
diperhatikan bahwa metode pengumpulan dan analisis data sejauh mungkin
konsisten dengan metode yang digunakan di saat penyusunan ANDAL.
b) Lokasi lingkungan hidup
Cantumkan lokasi pemantauan yang tepat disertai dengan peta berskala yang
memadai dan menunjukkan lokasi pemantauan dimaksud. Perlu diperhatikan
bahwa lokasi pemantauan sejauh mungkin konsisten dengan lokasi
pengumpulan data di saat penyusunan ANDAL.
12

c) Jangka waktu dan frekuensi pemantauan


Uraikan tentang jangka waktu atau lama periode pemantauan berikut dengan
frekuensi pemantauan ditetapkan dengan mempertimbangkan sifat dampak
besar dan penting yang dipantau (intensitas, lama dampak berlangsung, dan
sifat kumulatif dampak).
6. Institusi pemantauan lingkungan hidup
Pada setiap rencana pemantauan lingkungan hidup cantumkan institusi atau
kelembagaan yang akan berurusan, berkepentingan, dan berkaitan dengan
kegiatan pemantauan lingkungan hidup, sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlau baik di tingkat nasional maupun daerah. Peraturan
perundang-undangan yang mengatur tentang pemantauan lingkungan hidup
meliputi:
a) Peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan oleh Menteri Negara
Lingkungan Hidup;
b) Peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan oleh sector terkait;
c) Peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah;
d) Keputusan Gubernur, Bupati/Walikotamadya;
e) Peraturan-peraturn lain yang berkaitan dengan pembentukan institusi
pengelolaan lingkungan hidup
Institusi pemantauan lingkungan hidup yang perlu diutarakan meliputi:
a) Pelaksanaan pemantauan lingkungan hidup
Cantumkan institusi yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan dansebagai
penyandang dana kegiatan pemantauan lingkungan hidup;
b) Pengawas pemantauan lingkungan hidup
Cantumkan institusi yang berperan sebagai pengawas bagi terlaksananya RPL.
Instansi yang terlobat dalam pengawasan mungkin lebih dari satu instansi
sesuai dengan lingkup wewenang dan tanggung jawab, serta peraturan
perundang-undangan yang berlaku;
c) Pelaporan hasil pemantauan lingkungan hidup
13

Cantumkan instansi-instansi yang akan dilapori hasil kegiatan pemantauan


lingkungan hidup secara berkala sesuai dengan lingkup tugas instansi yang
bersangkutan.
BAB III PUSTAKA
Pada bagian ini utarakan sumber data dan informasi yang digunakan dalam penyusunan
RPL baik berupa buku, majalah, makalah, tulisan, maupun laporan hasil-hasil
penelitian. Bahan-bahan pustaka tersebut agar ditulis dengan berpedoman pada tata
cara penulisan pustaka
BAB IV LAMPIRAN
Pada bagian ini lampiran tentang:
1) Lampiran ringkasan dokumen RPL dalam bentuk tabel dengan ukuran kolom
sebagai berikut: dampak besar dan penting yang dipantau, sumber dampak, tujuan
pemantauan lingkungan hidup, rencana pemantauan lingkungan hidup (yang
meliputi metode pengumpulan data, lokasi pemantauan lingkungan hidup, jangka
waktu, dan frekuensi pemantauan lingkungan hidup, serta metode analisis), dan
institusi pemantauan lingkungan hidup;
2) Data dan informasi yang dipandang penting untuk dilampirkan karena menunjang
isi dokumen RPL.
BAB V
KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI

5.1 Kesimpulan
1) Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) harus mengacu kepada :
- Pasal 20 ayat 5 PP No.29 Tahun 1986
- KepMen KLH No : Kep-50/MENKLH/6/87
- PerMen P.U No.46/PRT/1990
2) Tujuan, kegunaan dan pendekatan pemantauan lingkungan
a. Maksud dan tujuan harus dikemukakan secara sistematis, singkat, dan jelas
b. Untuk pengelolaan lingkungan dan penunjang kegiatan program pembangunan
c. Sistem pendekatan memperhatikan rekomendasi dari FIL dan ANDAL, serta
rencana pengelolaan lingkungan (RKL) baik tanpa persyaratan atau dengan
persyaratan yang telah disahkan oleh instansi yang bertanggung jawab
3) Uraian tentang RPL
a. Jenis dampak penting
b. Faktor lingkungan yang dipantau
c. Tolok ukur dampak
d. Lokasi
e. Periode pemantauan
4) Pelaksanaan pemantauan lingkungan
a. Uraian tentang kelembagaan yang akan mengurus dan berkepentingan dalam
pelaksanaan pemantauan lingkungan
b. Uraian tentang kelembagaan yang mengurus dan berkepentingan dalam
mendayagunakan hasil pemantauan lingkungan
5) Sistematika Pelaporan RPL
BAB I Pendahuluan
BAB II Rencana Pemantauan Lingkungan
BAB III Pustaka
BAB IV Lampiran

14
15

5.2 Implikasi
Adanya penyusunan rencana pemantauan lingkungan dapat dimanfaatkan dalam
bidang pra konstruksi, konstruksi, tahap operasi dan pemeliharan, serta menjadi
langkah yang tepat dalam pemberian materi ini kepada mahasiswa teknik sipil

5.3 Rekomendasi
Dalam penggunaan RPL sebaiknya digunakan tujuan kemudahan masyarakat
dalam melaksanakan kegiatan dalam hidupnya dan memenuhi kebutuhan untuk dapat
melakukan kegiatan usahanya. Dan peningkatan kualitas lingkungan hidup baik yang
bersifat fisik maupun non fisik.
DAFTAR PUSTAKA

Sastrosoegito, Subagya. 1992. Tata Cara Menyusun Rpl Dan Rkl Amdal Jalan
Perkotaan NO. 07/T/BNKT/1991. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga
Direktorat Pembinaan Jalan Kota
Anonim. 2013. Pedoman Penyusunan Rencana Pemantauan Lingkungan diakses dari
http://coratcoretapaaja.blogspot.com/2013/01/pedoman-penyusunan-rencana-
pemantauan.html pada tanggal 24 Maret 2020

16