Anda di halaman 1dari 7

RESUME KEPERAWATAN ANAK

Nama Pasien : An. L

Umur : 5 tahun 3 bulan

No.RM : 352353

Diagnosa Medis : Penyakit Jantunng Bawaan Sianotik

Tanggal : Senin, 14 Oktober 2019

ANALISIS
SUBJEK OBJEK TUJUAN RENCANA TINDAKAN EVALUASI
MASALAH
- Ibu Klien - Keadaan Umum : Penurunan Setelah dilakukan NIC : Perawatan 1. Mengidentfikasi Pukul 14.00 wita
mengatakan anaknya lemah Curah tindakan Jantung (I.02075) tanda dan gejala S:
sering sakit sejak - Kesadaran: Compos Jantung keperawatan 1. Identfikasi tanda primer penurunan ibu klien mengatakan
lahir mentis. (D.0008) selama 6 jam, dan gejala primer curah jantung anaknya masih lemas
- Ibu klien - TTV : maka Curah penurunan curah 2. Memonitor Intake dan sesak berkurang.
mengatakan anaknya N : 134x/menit, jantung jantung dan output cairan O:
lahir dengan BB 1 S : 37,5ºC, Meningkat 2. Monitor Intake dan 3. Memonitor Berat - kesadaran: Compos
kg. RR : 38x/menit dengan kriteria output cairan badan mentis
- Ibu klien - Tampak ictus hasil (L.02008) : 3. Monitor Berat 4. Memonitor Saturasi - N: 125x/m, RR:
mengatakan jarak cordis pada ICS 4 2 - Klien tampak badan setiap hari Oksigen 30x/m, S: 37,0˚ C.
kelahiran klien cm arah sinistra lebih segar pada waktu yang 5. Memonitor keluhan - Masih tampak

Profesi Ners XV TA. 2019/2020 STIKES Mataram Page 1


dengan kakaknya dari garis - Sianosis sama nyeri Dada sianosis perifer
adalah 11 tahun midlkavikula. berkurang 4. Monitor Saturasi 6. Memonitor nilai pada ekstremnitas
- Ibu klien - Teraba pulsasi pada - Sesak Oksigen Laboratorium dan bibir.
mengatakan anaknya area aorta dan berkurang 5. Monitor keluhan 7. Memposisikan - SPO2 76%
sesak pulmonal - nyeri Dada semifowler - Intake Cairan : 720
- Ibu klien - Bunyi jantung S1 6. Monitor nilai 8. Memberikan terapi cc, Output : 500 cc
mengatakan anaknya dan S2 tunggal Laboratorium relaksasi/ajak - Hasil lab. HGB
cepat lelah, tidak reguler, tidak 7. Posisikan bermain untuk 17,9 g/dL, Erirosit
bisa melakukan terdengar S3 dan S4 semifowler atau mengurangi stress 8,90 106/ul,
aktivitas seperti anak serta gallop maupun posisi ang nyaman 9. Memberikan Hematokrit 63,1,
lainnya Murmur untuk klien Oksigen 3 lpm nasal Trombosit 66
- Klien tampak lemah 8. Berikan terapi kanul 103/ul.
. - Tampak sianosis relaksasi/ajak 10.Membatasi Aktivitas A:
perifer pada bermain untuk sesuai toleransi Masalah Penurunan
ekstremnitas atas mengurangi stress 11.Berkolaborasi dalam curah jantung belum
dan bawah serta 9. Berikan Oksigen pemberian terapi : teratasi
bibir. untuk Propanolol 0, P: Intervensi
- Tampak pulsasi mempertahankan mg/oral/8 jam, . dilanjutkan :
pada vena jugularis saturasi >94% - Monitor ulang
- Klien tampak sesak 10.Batasi Aktivitas tanda penurunan
sesuai toleransi curah jantng
- 11.Kolaborasi

Profesi Ners XV TA. 2019/2020 STIKES Mataram Page 2


- pemberian terapi. - Pertahankan O2
- Pantau Balance
Cairan
- Lanjut Terapi
sesuai Advice.

- Keadaan Umum : Perfusi Setelah dilakukan NIC : Perawatan 1. Mengkaji tanda- Pukul 14.10 wita
- Ibu klien
Lemah Perifer Tidak tindakan sirkulasi (I.02079) tanda perfusi S:
mengatakan
- TTV : Efektif keperawatan 1. Kaji tanda-tanda jaringan yang ibu klien mengatakan
anaknya sesak
N : 134x/menit, (D.0009) selama 6 jam, perfusi jaringan menurun. wajah anaknya masih
- Ibu klien
S : 37,5ºC, maka Perfusi yang menurun. 2. Mengkaji biru, sesak berkurang
mengatakan jari dan
RR : 38x/menit Perifer meningkat 2. Kaji kemungkinan kemungkinan faktor dan anaknya masih
bibir anaknya biru
- Tampak Sianosis (L.02011) dan faktor penyebab penyebab yang lemas.
- Ibu klien
perifer pada status sirkulasi yang terkait terkait dengan aliran O:
mengatakan
ekstrenitas atas dan (L.4134) dengan aliran darah arterial - kesadaran: Compos
anaknya cepat lelah
bawah serta bibir membaik dengan darah arterial sementara mentis
- Wajah tampak kriterai hasil : sementara terganggu - N: 125x/m, RR:
kebiruan - Keluhan sesak terganggu 3. Meninjau kembali 30x/m, S: 37,0˚ C.
- Akral hangat berkurang 3. Tinjau kembali data laboratorium - Masih tampak
- CRT >3detik - Wajah tidak data laboratorium Darah Lengkap. sianosis perifer
- SPO2 : 56% kebiruan (ABG, BUN, 4. Menggunakan pada ekstremnitas
- Terdapat Clubbing - Jari tangan dan kreatinin, oximetry nadi untuk dan bibir.

Profesi Ners XV TA. 2019/2020 STIKES Mataram Page 3


Finger pada jari kaki tidak elektrolit, rasio memantau saturasi - SPO2 76%
tangan dan kaki sianotik normalisasi oksigen dan denyut - Hasil lab. HGB
- CRT<3 detik internasional, dan nadi 17,9 g/dL, Erirosit
- SPO2 >94% waktu protrombin 5. Memeriksa pucat, 8,90 106/ul,
atau waktu sianosis, bedak, Hematokrit 63,1,
tromboplastin kulit dingin atau Trombosit 66
parsial) jika berkerut. 103/ul.
antikoagulan - CRT >3 detik
digunakan untuk - SPO2 76%.
pengobatan A:
4. Gunakan oximetry Masalah Perfusi
nadi untuk perifer tidak efektif
memantau saturasi belum teratasi
oksigen dan denyut P: Intervensi
nadi dilanjutkan :
5. Periksa pucat, - Kaji ulang tanda
sianosis, bedak, penurunan
kulit dingin atau perfusi perifer
berkerut. - Pertahankan O2
6. Berikan terapi - Lanjut Terapi
Oksigen sesuai Advice.
7. Kolaborasi:

Profesi Ners XV TA. 2019/2020 STIKES Mataram Page 4


a. Pemeriksaan
Echokardiograp

- Ibu klien - Keadaan Umum : Defisit Setelah dilakuka NIC : Manajemen 1. Mengobservasi Selasa Pukul 08.00
mengatakan anaknya Lemah Nutrisi tindakan Nutrisi (I.03119) status nutrisi wita
tidak nafsu makan - Klien hanya (D.0019) keperawatan 1x24 1. Observasi status 2. Mengidentifiksi S:
- Ibu klien Makan 3 sendok jam maka status nutrisi alergi makanan Ibu klien mengatakan
mengatakan anaknya - BB 11 Kg nutrisi membaik 2. Identifiksi alergi 3. Mengidentifikasi nafsu makan anaknya
kadang merasa mual (Kurang) , TB 94 (L.03030) dengan makanan makanan yang mulai meningkat,
tapi tidak muntah cm kriteria hasil : 3. Identifikasi disukai anaknya suka makan
- Ibu klien - Tampak kurus - Porsi makan makanan yang 4. Memonitor asupan coklat dan tidak ada
mengatakan anaknya - Makanan dari dihabiskan disukai makanan alergi terhadap
cepat lelah rumah sakit tidak - Nafsu makan 4. Monitor asupan 5. Memonitor berat makanan, ia
- Ibu klien mengatkan dihabiskan meningkat makanan badan mengatakan anaknya
anaknya tidak - Tampak lemas - Tidak terjadi 5. Monitor berat 6. Memonitor hasil sudah bisa
menghabiskan penurunan badan emeriksaan menghabiskan ½ porsi
makanan yang berat badan 6. Monitor hasil laboratorium makanan yang
disediakan Rumah - Tampak lebih emeriksaan 7. Melakukan oral disediakan .
Sakit bersemangat laboratorium hygiene O:
7. Laukan oral 8. Menganjurkan posisi - kesadaran: Compos

Profesi Ners XV TA. 2019/2020 STIKES Mataram Page 5


hygiene duduk saat makan mentis
8. Anjurkan posisi 9. Berkolaborasi - Masih tampak
duduk saat makan pemberian kurus.
9. Kolaborasi Antiemetik. - Tampak lebih segar
pemberian 10. Berkolabrasi dan semangat.
Antiemetik. dengan ahli gizi Diet - SPO2 76%
10. Kolabrasi yang diperlukan. - Hasil lab. HGB
dengan ahli gizi 17,9 g/dL, Erirosit
Diet yang 8,90 106/ul,
diperlukan. Hematokrit 63,1,
Trombosit 66
103/ul.
- Mampu
menghabiskan ½
porsi makanan yang
disediakan
- BB masih 11 kg
A:
Masalah Defisit
Nutrisi belum
teratasi

Profesi Ners XV TA. 2019/2020 STIKES Mataram Page 6


P: Intervensi
dilanjutkan :
- Berikan edukasi
tentang Gizi
seimbang
- Lanjut Terapi
sesuai Advice.

Profesi Ners XV TA. 2019/2020 STIKES Mataram Page 7