Anda di halaman 1dari 10

UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Berdasarkan Surat Keputusan Menristek DIKTI No : 661/KPT/I/2019 Tanggal 02 Agustus 2019

Jl. Inspeksi Kalimalang, Tegal Danas, Arah DELTAMAS,Cikarang Pusat-Kab. Bekasi


Telp. (021) 2851 8181, 82, 83, 84. Fax. (021) 2851 8180
www.pelitabangsa.ac.id: ecampus.pelitabangsa.ac.id: www.pmb.pelitabangsa.ac.id

Nama : Risca Oktafiana


Kelas : ARS 17D1
NIM : 321710036
Mata Kuliah : Statistika (Jawaban UAS)
Dosen : Windi, S.Pd., M.M

1. Menurut anda, apa yang dimaksud dengan statistika ? mengapa statistika penting untuk
di pelajari?
Jawab:
Statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data yang mempelajari bagaimana
merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan
mempresentasikan data.
Statistika sangat penting untuk dipelajari karena dengan mempelajari statistika
mempermudah kita dalam penyusunan data. Misalnya: meringkas kedalam bentuk
yang lebih mudah pengerjaannya, memberikan catatan lengkap dari data penelitian,
memudahkan peneliti untuk pengerjaan dari awal sampai akhir, dengan statistika dapat
membuat perbandingan, dan secara tidak langsung dapat memperluas pengalaman
individu.

2. Apa yang anda ketahui tentang Regresi Linier?


Jawab:
Regresi linear adalah sebuah pendekatan untuk memodelkan hubungan antara
variable terikat Y dan satu atau lebih variable bebas yang disebut X. Salah satu
kegunaan dari regresi linear adalah untuk melakukan prediksi berdasarkan data-data
yang telah dimiliki sebelumnya. Hubungan di antara variable-variabel tersebut disebut
sebagai model regresi linear.
3. Perhatikan nilai ujian dari beberapa mahasiswa berikut:
Nilai 56 59 60 63 67 71 86 91
Frekuensi 2 6 8 6 9 6 3 5
Catatan : X adalah angka digit terakhir NIM saudara !
Apabila angka terakhir saudara adalah 0 maka tetap gunakan angka 0.
Soal:
a. Seorang mahasiswa dinyatakan lulus ujian jika nilai ujiannya lebih tinggi dari rata-
rata nilai ujian tersebut. Tentukan banyaknya mahasiswa yang LULUS!
b. Sajikan data diatas delam bentuk Histogram!
Jawab:
𝜒1 + 𝜒2 + 𝜒3 + 𝜒4 + 𝜒5 + 𝜒6 + 𝜒7 + 𝜒8
𝑀𝑒𝑎𝑛 =
𝑛
(56 × 2) + (59 × 6) + (60 × 8) + (63 × 6) + (67 × 9) + (71 × 6) + (86 × 3) + (91 × 5)
𝑀𝑒𝑎𝑛 =
45
112 + 354 + 480 + 378 + 603 + 426 + 258 + 455
𝑀𝑒𝑎𝑛 =
45
3066
𝑀𝑒𝑎𝑛 = = 68,13
45

Maka jumlah anak yang lulus adalah jumlah anak yang memiliki nilai minimal
68,13 ke atas, yaitu anak yang memiliki nilai:
71 = 6 Anak
86 = 3 Anak
91 = 5 Anak
Total adalah 6 + 3 + 5 = 14 anak

MEMBUAT HISTOGRAM
 Banyaknya data (n) = 45
 Data Terkecil (min) = 56
 Data Terbesar (max) = 91

 Jangkauan = max – min


=91-56
= 35
 Banyak kelas (k) = 1 + 3,3 log (n)
= 1 + 3,3 log (35)
= 1 + 3,3 (1,54)
= 1 + 5,08
= 6,08 (dibulatkan jadi 6)

𝐽𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎𝑢𝑎𝑛 35
 Panjang kelas (P) = = = 5,83 (dibulatkan jadi 6)
𝑘 6

 Menentukan batas tiap kelas, dengan aturan sebagai berikut:


Kelas pertama
Ujung bawah = 56
Ujung atas = 61
Batas Bawah =56 - 0,5 = 55,5
Batas Atas = 61 + 0,5 = 61,5

NB: Begitu seterusnya perhitungan untuk batas tiap kelas

 Menentukan titik tengah tiap kelas (X1) dengan aturan sebagai berikut:
Kelas pertama
X1 = 0,5 (batas bawah + batas atas)
= 0,5 ( 55,5 + 61,5 )
= 58,5

NB: Begitu seterusnya perhitungan untuk titik tengah tiap kelas


 Tabel Distribusi Frekuensi Kelompok
Interval Batas Nilai Frekuensi
Frekuensi
Kelas Kelas Tengah Relatif
56 – 61 55,5 – 61,5 58,5 16 35,56 %
62 – 67 61,5 – 67,5 64,5 15 33,33 %
68 – 73 67,5 – 73,5 70,5 6 13,33 %
74 – 79 73,5 – 79,5 76,5 0 0
80– 85 79,5 – 85,5 82,5 0 0
86 - 91 85,5 – 91,5 88,5 8 17,78 %
Jumlah 45 100%

Tabel Distribusi Frekuensi Komulatif (Kurang dari)


Frekuensi
Nilai
Komulatif
Kurang dari 56 0
Kurang dari 62 16
Kurang dari 68 31
Kurang dari 74 37
Kurang dari 80 37
Kurang dari 86 37
Kurang dari 92 45

Tabel Distribusi Frekuensi Komulatif (Lebih dari)


Frekuensi
Nilai
Komulatif
56 atau lebih 45
62 atau lebih 29
68 atau lebih 14
74 atau lebih 8
80 atau lebih 8
86 atau lebih 8
92 atau lebih 0
Batas kelas ke-1 56 - 0,5 = 55,5
Batas kelas ke-2 (61 + 62 ) x 0,5 = 61,5
Batas kelas ke-3 (67 + 68 ) x 0,5 = 67,5
Batas kelas ke-4 (73 + 74 ) x 0,5 = 73,5
Batas kelas ke-5 ( 79 + 80 ) x 0,5 = 79,5
Batas kelas ke-6 ( 85 + 86 ) x 0,5 = 85,5
Batas kelas ke-7 91 + 0,5 = 91,5

Batas
Interval Kelas Frekuensi
Kelas
56 – 61 55,5 – 61,5 16
62 – 67 61,5 – 67,5 15
68 – 73 67,5 – 73,5 6
74 – 79 73,5 – 79,5 0
80– 85 79,5 – 85,5 0
86 - 91 85,5 – 91,5 8

Diagram Histogram
18

16

14

12
FREKUENSI

10

0
55,5 55.5 61,5 61.5 67,5 67.5 73,5 73.5 79,5 79.5 85,5 85.5 91,5 91.5
NILAI
4. Perhatikan tabel di bawah ini:
No Tugas Absensi Nilai Akhir No Tugas Absensi Nilai Akhir
1 50 65 60 8 85 85 70
2 60 66 60 9 80 75 70
3 60 70 65 10 80 86 70
4 70 75 65 11 85 75 75
5 70 70 70 12 85 80 70
6 75 76 70 13 90 80 80
7 75 80 70 14 90 86 80

Dengan menggunakan data di atas,


a. Tentukan persamaan garis regresi di atas?
b. Lakukan uji keberartian garis regresi yang didapat pada tingkat 𝛼 = 0,05 dengan
hipotesis :
Ho : β1 = β2 = 0 : Variabel tugas Dan absensi tidak berpengaruh signifikan terhadap
nilai ahir.
H1 : β1 ≠ β2 ≠ 0 : Variabel tugas Dan absensi berpengaruh signifikan terhadap nilai
akhir.
Jawab:
Persamaan Regresi:
B0 . n + B1 . ΣX1 + B2 . ΣX2 = ΣY
B0 . . ΣX1 + B1 . Σ(X1)2 + B2 . ΣX1 . X2 = Σ X1 . Y
B0 . . ΣX2 + B1 . ΣX1 . X2 + B2 . Σ(X2)2 = Σ X2 . Y

Lalu masukkan nilai-nilai di tabel ke persamaan regresi:


14B0 + 1055B1 + 1069B2 = 975 ………………(1)
1055B0 + 81425B1 + 81480B2= 74325 ….…….(2)
1069B0 + 81480B1 + 82249B2 = 74830….…… (3)

Lalu kita pilih persamaan 1 dan 2 untuk di eleminasi:


14B0 + 1055B1 + 1069B2 = 975 dikalikan 1055
1055B0 + 81425B1 + 81480B2= 74325 dikalikan 14
Hasilnya:
14770B0 + 1113025B1 + 1127795B2 = 1028625
14770B0 + 1139950B1 + 1140720B2 = 1040550
-26925B1 - 12925B2 = -11925 …………….. (4)

Lalu kita pilih persamaan 1 dan 3 untuk di eleminasi:


14B0 + 1055B1 + 1069B2 = 975 dikalikan 1069
1069B0 + 81480B1 + 82249B2 = 74830 dikalikan 14
Hasilnya:
14966B0 + 1127795B1 + 1142761B2 = 1042275
14966B0 + 1140720B1 + 1151486B2 = 1047620
-12925B1 - 8725B2 = -5345 …………….. (5)

Lalu kita pilih persamaan 4 dan 5 untuk di eleminasi:


-26925B1 - 12925B2 = -11925 dikalikan - 12925
-12925B1 - 8725B2 = -5345 dikalikan - 26925
Hasilnya nanti nilai B2 diketahui:
348005625B1 + 167055625B2 = 154130625
348005625B1 + 234920625B2 = 143914125
-67865000B2 = 10216500
B2 = - 0,151
Lalu nilai B2 kita substitusikan pada persamaan 4:

-26925B1 - 12925B2 = -11925


-26925B1 - 12925 (-0,151) = -11925
-26925B1 + 1951,675 = -11925
-26925B1 = -13876,675
B1 = 0,515

Lalu nilai B2 dan B1 kita substitusikan pada persamaan 1:

14B0 + 1055B1 + 1069B2 = 975


14B0 + 1055 (0,515) + 1069 (-0,151) = 975
14B0 + 543,325 - 161,419 = 975
14B0 + 381,906 = 975
14B0 = 593,094
B0 = 42,364

Maka dari persamaan regresi ў = B₀ + B₁ X1 + B₂ X₂ didapat :


ў = B₀ + B₁ X1 + B₂ X2
ў = 42,364 + 0,515 X1 – 0,151 X2

MENGHITUNG PENGUJIAN F

ў = 42,364 + 0,515 X1 – 0,151 X2

Lakukan uji keberartian garis regresi yang didapat pada tingkat 𝛼 = 0,05 dengan
hipotesis :
Ho : β1 = β2 = 0 : Variabel tugas Dan absensi tidak berpengaruh signifikan terhadap
nilai ahir.
H1 : β1 ≠ β2 ≠ 0 : Variabel tugas Dan absensi berpengaruh signifikan terhadap nilai
akhir.

Menghitung beberapa nilai yang dibutuhkan untuk uji F SSR, SSE, MSR, MSE, dan
F dengan rumus.
a. SSR dengan rumus
b. SSE dengan rumus

c. 𝐾𝑢𝑎𝑑𝑟𝑎𝑡 𝑡𝑒𝑛𝑔𝑎ℎ 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑅𝑢𝑚𝑢𝑠 ∶

d. 𝑀𝑒𝑛𝑔ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 𝐹 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑅𝑢𝑚𝑢s :

Sumber Derajat Jumlah Kuadrat Kuadrat


Variasi Bebas (JK) Tengah
(Source) (db) (SSR)(SSE)(SST) (MSR)(MSE) F Hitung
(df)
MSR = 𝑀𝑆𝑅
=
Regresi 2 SSR = 3901,43 613.17928 𝑀𝑆𝐸
41.957636

Error / 14 – (2+1) = SSE = 2605,688 MSE =


Residual 11 14.614248

Total
14 – 1 = 13 SST = 473,214
Terkoreksi
Nilai Tabel Kritis (α) atau nilai 𝑓𝛼 = (2,11)
𝑓0,05 (2,11) = 3,9823

1) F Hitung > F Tabel, maka 𝐻0 ditolak

41.957636 > 3,9823

2) Kesimpulan
Tugas Dan absensi berpengaruh signifikan terhadap nilai akhir.