Anda di halaman 1dari 2

DISLIPIDEMI

Definisi

Dislipidemi adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan maupun
penurunan fraksi lipid dalam plasma. Kelainan fraksi lipid yang utama ialah kenaikan kadar
kolesterol total, LDL kolesterol, trigliserida, serta penurunan HDL. Dislipidemia berkaitan erat
dengan aterosklerosis yaitu sebagai faktor utama aterosklerosis.Dislipidemia yang menyertai
beberapa penyakit seperti diabetes melitus, hipotiroidisme, sindrom nefrotik, dan gagal ginjal
kronik disebut sebagai dislipidemia sekunder.

Klasifikasi

Dislipidemia Primer

Banyak kelainan genetik dan bawaan dapat mengakibatkan dislipidemia primer.

 Hiperkolesterolemia poligenik

Merupakan hiperkolesterolemia yang paling sering ditemukan yang merupakan interaksi


antara kelainan genetik yang multipel, nutrisi dan faktor-faktor lingkungan lainnya serta
memiliki lebih dari satu dasar metabolik. Penyakit ini biasanya tidak disertai dengan
xantoma

 Hiperkolesterolemia familial

Kelainan yang bersifat autosomal dominan dan terdapat dalam bentuk homozigot maupun
heterozigot. Hiperkolesterolemia familial homozigot mengenai 1 antara 10000 orang
dengan kadar kolesterol antara 600-1000 mg/dl, tidak dapat diiobati, serta menyebabkan
penyakit kardiovaskuler dan stenosis aorta pada masa anak-anak da dewasa muda.
Hiperkolesterolemia timbul karena peningkatan kadar kolesterol LDL yang disebabkan
oleh kelainan fungsi atau jumlah reseptor LDL. Pada jenis heterozigot biasanya kadar
kolesterol bervariasi antara 350-460 mg/dl dan bila nilai > 300 mg/dl pada dewasa atau
>260 mg/dl pada usia dibawah 16 tahun perlu dicurigai adanya hiperkolesterolemia
familial. Diagnosis dapat dibuat pada saat kelahiran dengan menggunakan darah yang
berasal dari umbilikus. Trigliserid normal atau meningkat.

 Dislipidemia remnan

Peningkatan kolesterol dan trigliserida dengan berat bervariasi

 Hiperlipidemia kombinasi familial

Merupakan kelainan genetik metabolisme lipoprotein yang sering berhubungan dengan


penyakit kardiovaskuler, dengan angka kejadian sekitar 1 % dari jumlah penduduk.
Meyoritas pasien menunjukkan peningkatan plasma Apo B.

 Sindrom kilomikron

Kelainan enzim lipoprotein lipase atau apolipoprotein C-II ini merupakan penyebab
hipertrigliseridemia berat yang jarang ditemukan. Pada keadaan ini adanya
hipertrigliseridemia dan kadar HDL kolesterol yang sangat rendah tidak mengakibatkan
peningkatan resiko penyakit kardiovaskuler.