Anda di halaman 1dari 64

LAPORAN

PRAKTEK KERJA LAPANGAN


PADA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET
DAERAH KABUPATEN KUPANG

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Penyusunan Skripsi Pada Prodi


Akuntansi Sektor Publik Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Kupang

OLEH

DALFI FLORIDA LANGKAMENG

NIM: 1623754480

PRODI AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK


JURUSAN AKUNTANSI
POLITEKNIK NEGERI KUPANG
2020
LEMBAR PENGESAHAN

Judul : Laporan Praktek Kerja Lapangan Pada Badan Keuangan


dan Aset Daerah Kabupaten Kupang
Nama : Dalfi Florida Langkameng

NIM : 1623754480

Jurusan : Akuntansi Sektor Publil

Semester : VIII( Delapan)

Kupang, Mei 2020

Disahkan Oleh

Pembimbing Lapangan Dosen Pembimbing

Elisabet Didi Alfred Tandirura,SE.,M.SI,Akt


NIP. 19650513 199303 2 011 NIP. 19730823 200501 2 001

Mengetahui
Ketua Jurusan Akuntansi

Irwan,SE,.M.Si
NIP. 19691219 200003 1 001

ii
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis Panjatkan Kepada Tuhan Yang Maha Esa atas

perlindungannya penulis dapat menyelesaikan rangkaian kerja praktek di Badan

Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Kupang periode bulan Maret-

Mei 2020. Penulis menyusun laporan kerja praktek ini diajukan untuk memenuhi

salah satu mata kuliah di program studi Akuntansi Sektor Publik Politeknik

Negeri Kupang. Dalam proses serta tahapan yang harus dipenuhi untuk mengikuti

kerja praktek dimulai dari pencarian perusahaan, pembuatan proposal, dan proses

kerja praktek selama kurang lebih 2 bulan (60 hari). Selesainya proses kerja

praktek ini dengan baik tidak lepas dari dukungan dan bantuan dari banyak pihak,

ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada:

1. Ibu Nonce Farida Tuati, SE.,M.Si selaku Direktur Politeknik Negeri

Kupang

2. Ketua Jurusan Akuntansi Bapak Irwan,SE.,M.Si.

3. Sekretaris Jurusan Akuntansi, Bapak Alfred R. Tandirura SE ,M.SI, Akt

4. Bapak Thobias E.Tomasowa,SE.,MSA,Akt selaku Ketua Program Studi

Akuntansi Sektor Publik(D-IV).

5. Bapak Alfred R. Tandirura SE ,M.SI, Akt selaku, Dosen Pembimbing

6. Bapak Krispianus Patmawan,SH selaku Kepala Dinas PPKAD Kabupaten

Kupang.

iii
7. Bapak Alex Daud Napoleon,SE selaku Kepala Bidang Keuangan Dinas

PPKAD Kabupten Kupang

8. Ibu Elisabet Didi ,selaku Kepala Sub Bagian Perbendaharaan dan juga

selaku Pembimbing Lapangan yang telah menerima,membimbing dan

membantu penulis dalam melakukan Praktek Kerja Lapangan ( PKL)

9. Seluruh pegawai BPKAD terutama pada bidan Perbendaharaan yang

dengan senang hati membantu, pempercayakan dan membimbing penulis

selama melakukan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL)

10. Para dosen Politeknik Negeri Kupang khususnya Jurusan Akuntansi yang

telah membekali penulis dengan berbagai ilmu pengetahuan .

11. Kepada bapak Folkes langkameng dan saudara-saudara yang selalu

mendoakan dan mendukung penulis selama Praktek Kerja Lapangan

hingga penulisan laporan ini.

12. Kaka Rival Dethan yang selalu membantu dan memotivasi penulis selama

kuliah sampai Praktek Kerja Lapangan hingga penulisan laporan ini.

13. Teman-teman seperjuangan Jurusan Akuntansi Sektor Publik Angkatan

2016 yang sama-sama berjuang dan saling mendoakan

14. Teman-teman saya Sonya, Tiko ,Mario dan Igo yang bersama-sama

melakukan Praktek Kerja Lapangan pada Badan Pengelola Keuangan Dan

Aset Daerah Kabupaten Kupang .

Semoga dengan diadakannya Praktek Kerja Lapangan ini dapat bermanfaat

khususnya bagi saya selaku mahasiswa dan umumnya bagi kita semua.

Selanjutnya saya sebagai penyusun, merasa bahwa laporan kegiatan Praktek Kerja

iv
Lapangan ini jauh dari kesempurnaan. Oleh sebab itu saya mohon maaf apabila

dalam penyusunan laporan ini terdapat banyak kesalahan, baik dalam segi

penulisan, pembahasan, dan penyusunannya kurang rapih. Maka dari itu besar

harapan saya semoga laporan Praktek Kerja Lapangan ini dapat bermanfaat bagi

saya dan umumnya bagi para pembaca.

v
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL.............................................................................................i

LEMBAR PENGESAHAN .................................................................................... ii

KATA PENGANTAR ........................................................................................... iii

DAFTAR ISI .......................................................................................................... vi

DAFTAR GAMBAR ........................................................................................... viii

DAFTAR TABEL .................................................................................................. ix

DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................... x

BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1

1.1. Latar Belakang ......................................................................................... 1

1.2. Tujuan Praktek Kerja Lapangan ............................................................... 1

1.3. Manfaat Praktek Kerja Lapangan ............................................................. 2

BAB II GAMBARAN TEMPAT PRAKTEK KERJA LAPANGAN .................... 4

2.1. Tempat dan Alamat Praktek Kerja Lapangan .......................................... 4

2.2. Sejarah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ......................... 4

2.3. Landasan Hukum ...................................................................................... 6

2.4. Visi dan Misi ............................................................................................ 8

2.5. Tugas dan Fungsi Pokok BPKAD .......................................................... 11

2.6. Struktur Organisasi BPKAD ................................................................. 13

2.7. Gambaran Unit Kerja ............................................................................. 13

vi
2.8. Uraian Jabatan Struktural ....................................................................... 14

2.9. Sumber Daya ODP ................................................................................. 45

BAB III AKTIVITAS PRAKTEK KERJA LAPANGAN ................................ 47

3.1. Tempat Penugasan .................................................................................. 47

3.2. Uraian Kegiatan ...................................................................................... 47

3.3. Masalah Yang Dihadapi ......................................................................... 49

3.4. Penanganan Masalah .............................................................................. 49

BAB IV PENUTUP .............................................................................................. 50

4.1. Kesimpulan ............................................................................................. 50

4.2. Saran ....................................................................................................... 51

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 53

LAMPIRAN

vii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Struktur Organisasi BPKAD ............................................................. 13

viii
DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Golongan Gaji ....................................................................................... 45

Tabel 2.2 Kondisi Aparatur Menurut Eselon/Jabatan ........................................... 46

Tabel 2.3 Kondisi Aparatur Menurut Status Kepegawaian .................................. 46

Tabel 2.4 Kondisi Aparatur Menurut Tingkat Pendidikan.................................... 46

ix
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Surat Pengantar Praktek Kerja Lapangan Dari Politeknik Negeri

Kupang

Lampiran 2. Surat Ijin PKL Dari Badan Pengelolaan Keuagan dan Aset Daerah

Lampiran 3. Daftar Hadir PKL

Lampiran 4. Nilai PKL Dari Pendamping Lapangan

Lampiran 5. Nilai PKL Dari Dosen Pendamping

Lampiran 6. Surat Keterangan Menyelesaikan PKL

Lampiran 7. Kartu Monitoring Laporan PKL

Lampiran 8. Foto Bersama Dan Aktivitas Yang Dilakukan

Lampiran 9. Foto Hasil Pekerjaan

x
BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Dalam mewujudkan pembangunan nasional dibidang pendidikan,

sangat diperlukan kualitas sumber daya manusia (SDM). Untuk itu perlu

dilakukan evaluasi terhadap penyelenggara pendidikan nasional berupa

penyempurnaan kurikulum dan peningkatan sarana dan prasarana

sehingga mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sehubungan dengan hal tersebut, perlu dikembangkan kerjasama

antara lembaga pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah guna memenuhi

tenaga-tenaga terampil dan kompeten dalam bekerja. Oleh karena itu

Politeknik Negeri Kupang sebagai salah satu lembaga perguruan tertinggi

menetapkan satu program yaitu praktek kerja lapangan (PKL) bagi setiap

mahasiswa. Praktek kerja lapangan (PKL) merupakan pengenalan

terhadap dunia usaha sebagai penyedia lapangan kerja yang diperoleh di

lembaga pendidikan secara nyata. Dalam kegiatan praktek kerja lapangan

(PKL) mahasiswa PKL diperhadapkan pada pekerjaan nyata harus

diselesaikan sesuai dengan pengetahuan yang diperoleh di dunia

pendidikan.

1.2. Tujuan Praktek Kerja Lapangan

Adapun tujuan dari praktek kerja lapangan ini antara lain:

1
1. Untuk mengaplikasi ilmu pengetahuan yang ada di dunia pendidikan

secara maksimal, agar terwujudnya tenaga kerja yang terampil, disiplin

dan bertanggung jawab dalam bekerja.

2. Sebagai bahan perbandingan antara ilmu yang diperoleh dalam

perkuliahan dengan pekerjaan yang ada di lapangan.

3. Untuk memenuhi tuntutan kurikulum.

1.3. Manfaat Praktek Kerja Lapangan

Adapun Manfaat dari praktek kerja lapangan ini adalah:

1. Bagi Mahasiswa

1) Menguji kemampuan diri atas pengetahuan yang diperoleh.

2) Melatih diri untuk mampu memecahkan persoalan yang dihadapi

di tempat PKL.

3) Meningkatkan keterampilan dan ilmu pengetahuan yang diperoleh

dan mampu menciptakan kreativitas diri.

2. Bagi Lembaga Pendikan Politeknik Negeri Kupang

1) Untuk mengevaluasi sejauh mana kurikulum yang diterapkan

dengan kebutuhan dunia kerja.

2) Sebagai masukan untuk meyempurnakan kurikulum di masa

mendatang.

3. Bagi Kantor / Instansi tempat PKL

1) Sebagai sarana untuk menghubungkan kantor/instansi dengan

lembaga pendidikan Politeknik Negeri Kupang untuk bekerja

sama lebih lanjut.

2
2) Dapat membantu tugas dan pekerjaan sehari-hari di

kantor/instansi.

3
BAB II

GAMBARAN TEMPAT PRAKTEK KERJA LAPANGAN

2.1. Tempat dan Alamat Praktek Kerja Lapangan

Nama :Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah

Alamat : JL. Timor Raya KM 36 , Oelamasi

Telepon/tax :-

Email : bpkadkabkupang2017@gmail.com

Website :-

Kode Pos :-

Kabupaten : Kupang

Provinsi : Nusa Tenggara Timur

2.2. Sejarah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah yang selanjutnya di singakt

BPKAD Kabupaten Kupang merupakan salah satu OPD dilingkungan

pemerintah kabupaten kupang dengan tugas pokok dan fungsinnya diatur

dalam peraturan Bupati Kupang Nomor 48 Tahun 2016 tentang kedudukan

susunan organisasi. Tugas dan fungsi, serta tata kerja Badan-Badan Daerah

Kabupaten Kupang. Kewenangan yang luas, nyata dan bertangung jawab

kepada daerah yang diamankan dalam Undang-Undang otonomi daerah

menurut organisasi perangkat daerah termasuk BPKAD Kabupaten Kupang

untuk mampu merencanakan, mengimplementasikan sekaligus memonitor

dan mengendalikan berbagai program dan kegiatan yang strategis sebagai

pelaksanaan dari tugas pokok dan fungsi yang diemban.

4
Program dan kegiatan tersebut merupakan penjabaran lebih lanjut dari

rumusan Visi dan Misi yang diemban oleh suatau organisasi Pemerintah

Daerah, termasuk oleh Badan PKAD Kabupaten Kupang. Rumusan program

dan krgiatan tersebut harus tertuang dalam suatu mekanisme perencanaan

sistematis dan berkelanjutan selama kurung waktu 5(lima)Tahun yakni tahun

2014-2019 untuk itu, perlu disusun rencana stratejik (rensta) Badan PKAD

Kabupaten kupang sebagai pedoman dalam pelaksanaan Program dan

kegiatannya selama 5 (lima) tahun kedepan guna mengwujudkan Visi dan

Misi yang telah ditetapkan.

Rensta Badan PKAD Kabupaten Kupang merupakan dokumen

perencanaan yang memuat uraian secara rinci dan terukur mengenai berbagai

kebijakan dalam rangka optomalisasi pengelolaan pendapatan, keuangan dan

aset/barang daerah di kabupaten Kupang selama periode Tahun 2014-2019

Rensta ini berfungsi sebagai dokumen rujukan untuk penyususan dokumen

rencana kerja Tahunan Badan PKAD Kabupaten Kupang selama 5 (lima)

tahun terhitung Tahun 2014 sampai dengan 2019. Dalam sistem Perencanaan

Daerah Renstra OPD termasuk Renstra Badan PKAD Kabupaten Kupang

memiliki peranan sebagai berikut:

1. Menentukan arah pembangunan di Kabupaten Kupang pada periode

tahun 2014-2019.

2. Membuat rumusan dasar program/kegiatan pembangunan yang bersifat

fleksibel dan dinamis.

5
3. Sebagai badan untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap

kinerja OPD (Suatu Kerja Perangakat Daerah) selama Tahun 2014-

2019.

2.3. Landasan Hukum

Renstra BPKAD Kabupaten Kupang disusun atas dasar hukum:

1. Landasan Idiil Pancasila dan Landasan Konstitusi Undang-Undang

Dasar 1945.

2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara.

3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan

Negara.

4. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan

Pengelolaan dan Pertanggung Jawaban Keuangan Negara.

5. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan

Nasional.

6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014Tentang Pemerintah Daerah.

7. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan

Keungan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

8. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2007 Tentang Pembentukan

Kabupaten Kupang di Propinsi Nusa Tenggara Timur.

9. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 Tentang Standar

Akuntansi Pemerintahan.

6
10. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan

Keuangan Daerah

11. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tata Cara

Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana

Pembangunan Daerah.

12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang

Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah

terakhir dengan Peraturan Menteri DalamNegeri Nomor 21 Tahun

2011 Tentang Perubahan Kedua atasPeraturan Menteri DalamNegeri

Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan

Daerah.

13. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Tentang

Pelaksanaan, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang

Tahapan, Tata Cara Penyusunan Pengendalian, dan Evaluasi

Pelaksanaan Rencana Pembanguna Daerah.

14. Peraturan Derah Kabupaten Kupang Nomor 2 Tahun 2015 Tentang

RencanaPembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2014-2019.

15. Peraturan Daerah Kabupaten Kupang Nomor 2 Tahun 2015 Tentang

Organisasi danTata Kerja Dinas-Dinas Daerah Kabupaten Kupang.

16. Peraturan Bupati Kupang Nomor 37 Tahun 2011 Tentang Tugas

Pokok danFungsi Dinas-Dinas Daerah Kabupaten Kupang.

7
2.4. Visi dan Misi

Dengan mempertimbangkan potensi, kondisi, permasalahan, tantangan

dan peluang, budaya yang hidup dalam masyarakat, serta pelaksanaan

pembangunan yang berkelanjutan, maka visi Pemerintahan Kabupaten

Kupang Tahun 2014-2019 adalah “Menjadi Salah SatuKabupaten

Unggul Tahun 2019 Dalam Pembangunan Ekonomi Rakyat Di

Kawasan Indonesia Timur”.

Dalam rangka pencapaian visi yang telah ditetapkan, dan dengan tetap

memperhatikan kondisi dan permasalahan yang ada serta tantangan

kedepan, serta dengan memperhitungkan peluang yang dimiliki, maka

telah ditetapkan 7 (tujuh) misi sebagai berikut :

1. Mengembangkan usaha produktif untuk meningkatkan pendapatan

keluarga.

2. Memperluas jangkauan dan menignkatkan mutu pendidikan penduduk.

3. Memperluas layanan kesehatan dan mengembangkan upaya hidup

sehat.

4. Menegakkan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) serta

meningkatkan pertahanan dan keamanan penduduk.

5. Mengembangkan budaya politik dan sistem pemerintahan daerah yang

berorientasi pada kepentingan rakyat.

6. Merekonstruksi sistem social kemasyarakatan berdasarkan nilai-nilai

moral yang bermartabat bagi kemanusiaan dalam era globalisasi.

8
7. Mengembangkan tata ruang lingkungan, geografi bagi kelancaran dan

kelanjutan pembangunan.

Dalam mewujudkan visi melalui pelaksanaan misi yang telah

ditetapkan, maka ditetapkan tujuan untuk setiap misi dan sasaran untuk

setiap tujuan yang akan dicapai. Tujuan dan sasarnpada setiap misi yang

akan dijalankan akan memberikan arahan bagi pelaksanaan setiapurusan

pemerintahan daerah baik urusan wajib maupun urusan pilihan dalam

mendukngpelaksanaan misis dimaksud.

Misi yang selaras dengan pelaksanaan tugas dan fungsi BPKAD

Kabupaten Kupang adalah misi kelima yaitu “ Mengembangkan Budaya

Politik dan Sistem PemerintahanDaerah Yang Berorientasi Pada

Kepentingan Rakyat “. Tujuannya adalah “Meningkatkan tata kelola

pemerintahan yang baik dengan reformasi birokrasi dan tata kelolakeuangan

daerah berorientasi kepentingan rakyat ” dengan sasaran adalah“ Terciptanya

transparansi dan akuntabilitas kinerja dan pelayan publik yang memuaskan

serta meningkatnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap

APBD Kabupaten Kupang”.

Tujuan dan sasaran misi kelima ini kemudian telah dikukuhkan dalam

rumusan strategidan kebijakan di tingkat daerah sebagai berikut :

1. Strategi

Menerapkan Informasi Tekonologi (IT) dalam penyelenggaraan

manajemen Pemerintahan Daerah.

2. Kebijakan

1) Penerapan IT dalam manajemen Pemerintahan Daerah.

9
2) Peningkatan penyertaan modal pada BUMD Potensial.

Implementasi kebijakan tersebut yang relevan dengan tugas dan fungsi

BPKAD Kabupaten Kupang yakni pada Bidang Urusan Otonomi Daerah,

Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daearah

dan Persandian dengan rumusan kebijakan secara umum adalah

“Peningkatan Kualitas Tata Kelola Keuangan Dan Aset Daerah dalam

Rangka Mewujudkan Sistem Pemerintahan Yang Kredibel dan

Akuntabel”.

Kebijakan pembangunan di Kabupaten Kupang dalam periode 2014-2019

tersebut, diarahkan pencapaiannya melalui rencana program beserta

kebutuhan pendanaan yang akan dilaksanakan oleh OPD BPKAD Kabupaten

Kupang. Indikasi rencana program prioritas daerah yang harus dijabarkan

oleh BPKAD Kabupaten Kupang sesuai dengan tugas dan fungsi adalah

sebagai berikut :

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, dengan sasaran

terpenuhinya kebutuhan dasar operasional OPD dalam mendukung

tugas pokok dan fungsinya.

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur, dengan

sasaran meningkatnya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana

aparatur secara memadai untuk mendukung pelaksanaan tugas

pokok dan fungsi serta pelayanan kepada masyarakat.

3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur, dengan sasaran

tersedianya instrumen peningkatan disiplin aparatur untuk

mewujudkan budaya aparatur yang profesional dan cerdas.

10
4. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian

Kinerja dan Keuangan, dengan sasaran meningkatnya kualitas

pelaporan kinerja dan keuangan.

5. Program peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan

Daerah, dengan sasaran meningkatnya kualitas tata kelola

pendapatan, keuangan, dan aset daerah secara optimal dan

bertanggung jawab.

2.5. Tugas dan Fungsi Pokok BPKAD

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah mempunyai tugas

membantu Bupati dalam memimpin, mengendalikan, dan

mengkoordinasikan perumusankebijakan teknis dan pelaksanaan urusan

pemerintahan yang menjadi kewenagan Pemerintah Daerah likup

pengelolahan keuangan dan aset daerah yang meliputi bidang Anggaran,

Perbendaharaan, Akuntansi dan Aset.

Dalam melaksanakan tugas Badan Pengelola Keuangan dan Aset

Daerah Kabupaten Kupang menyelenggaran fungsi :

1. Perumusan dan penetapan rencana strategi dan rencana kerja Badan

sesuai dengan visi dan Misi Daerah.

2. Penetapan dan pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan urusan

lingkungan Bidang Pengelola Keuangan dan Aset Daerah

3. Pembinaan dan pengendalian pelaksanaan tugas secretariat, Bidang-

bidang dan Kelompok Jabatan Fungsioanal;

4. Pembinaan administrasi perkantoran ;

11
5. Pemberian pelayanan dan pembinaan kepala urusan terkait di bidang

pengelolaan keuangan dan aset daerah serta pelaksanaan hubungan

kerja samadengan SKPD, Lembaga/instansi terkait dalam rangka

penyelenggaraan kegiatan badan ;

6. Pembinaan dan pengembangan karier pegawai Badan ;

7. Pelaksanaan tugas selaku pengguna anggran /pengguna barang

8. Penyusunan dan penyampaian Laporan Keuangan Badan sesuai

ketentuan yang berlaku;

9. Pemberian laporan pertanggungjawaban tugas Badan kepada Bupati

melalui Sekretaris Daerah dan laporan kinerja Badan sesuai

ketentuan yang berlaku;

10. Penyelanggaraan tugas lain yang di berikan Bupati.

12
2.6. Struktur Organisasi BPKAD

Gambar 2.1 Struktur Organisasi BPKAD

Sumber: Data Kantor BPKAD


2.7. Gambaran Unit Kerja

BPKAD merupakan unsur penunjang urusan Pemerintahan yang

menjadi kewenangan Daerah Bidang Keuangan Sub Bidang Pengelolaan

Keuangan dan Aset. BPKAD dipimpin oleh Kepala Badan yang

berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui

Sekretaris Daerah. BPKAD terdiri dari empat Bidang, yaitu: Bidang

Penganggaran dan Pelaporan, Bidang Perbendaharaan, Bidang

13
Perencanaan & Penatausahaan Aset dan Bidang Pemanfaatan &

Pengamanan Aset.

Bidang perbendaharaan mempunyai tugas membantu Kepala Badan

dalam merumuskan kebijakan, mengkoordinasikan, membina, mengawasi

dan mengendalikan program di bidang Perbendaharaan. Bidang

perbendaharaan dipimpin oleh Kepala Bidang dan berkedudukan di

bawah Kepala Badan yang secara teknis bertanggungjawab kepada

Kepala Badan dan secara administrasi bertanggung jawab kepada Kepala

Badan, melalui Sekretaris. Bidang Perbendaharaan terdiri dari tiga Sub

Bidang, yaitu: Sub Bidang Belanja Tidak Langsung, Sub Bidang Belanja

Langsung dan Sub Bidang Pembiayaan.

Sub Bidang Belanja Tidak Langsung mempunyai tugas membantu

Kepala Bidang Perbendaharaan dalam melaksanakan perumusan

kebijakan, koordinasi, pembinaan, pengawasan, pengendalian dan

pemberian bimbingan kegiatan di bidang pengelolaan belanja tidak

langsung. Sub Bidang Belanja Tidak Langsung dipimpin oleh Kepala Sub

Bidang yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada

Kepala Bidang Perbendaharaan.

2.8. Uraian Jabatan Struktural

Berdasarkan Pasal 14, 15, 16, 17, 18 Peraturan Buppati Kupang

Nomor 48 Tahun 2016 tentang kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas

dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Daerah Kabupaten Kupang 2016,

bahwa Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah mempunyai tugas

14
membantu Bupati dalam memimpin, mengendalikan, dan

mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaa urusan

pemerintahan yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah Lingkup

Pengelolaan Keuangan dan aset Daerah yang meliputi Bidang Anggaran,

Perbendaharaan, Akuntansi dan Aset. Dalam melaksanakan tugas

sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Badan Pengelola Keuangan dan

Aset Daerah Kabupaten Kupang menyelenggarakan fungsi :

1. Perumusan dan penetapan rencana strategis dan rencana kerja Badan

sesuai denganvisi dan misi daerah.

2. Penetapan pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan urusan

lingkup bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah.

3. Pembinaan dan pengendalian pelaksanaan tugas sekretariat, Bidang-

bidang danKelompok Jabatan Fungsional.

4. Pembinaan administrasi perkantoran.

5. Pemberian pelayanan dan pembinaan kepada unsur terkait di bidang

pengelolaan keuangan dan aset daerah serta pelaksanaan hubungan

kerja sama dengan SKPD, lembaga/instansi terkait dalam rangka

penyelenggaraan kegiatan badan.

6. Pembinaan dan pengembangan karir pegawai badang.

7. Pelaksanaan tugas selaku pengguna Anggaran/ Pengguna Barang.

8. Penyusunan dan penyampaiaan laporan keuangan Badan sesuai

ketentuan yang berlaku.

15
9. Pemberian laporan pertanggungjawaban tugas Badan kepada Bupati

melalui Sekretaris Daerah dan laporan kinerja Badan sesuai ketentuan

yang berlaku.

10. Penyelenggaraan tugas lain yang diberikan Bupati.

Sekretariat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (4) huruf b,

mempunyai tugas melaksanakan koordinasi, pelaksanaan dan pemberian

dukungan administrasi kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Dalam melaksanakan tugas

sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Sekretariat menyelenggarakan

fungsi:

1. Penyiapan perumusan kebijakan operasional tugas administrasi di

lingkungan Badan.

2. Koordinasi pelaksanaan tugas dan pemberian dukungan administrasi

kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan.

3. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan tugas administrasi di lingkungan.

4. Penelaahan dan pengkajian konsep naskah dinas dan produk hukum

lingkup Badan.

5. Pengelolaan aset yang menjadi tanggung jawab Badan Sekretariat

sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) terdiri dari :

1) Sub Bagian Program, Data dan Evaluasi, mempunyai tugas

mengumpulkan, menghimpun, menganalisa data dan informasi

dalam rangka melaksanakan penyusunan program, evaluasi dan

pelaporan serta menyusun kajian terhadap dampak pelaksanaan

16
kebijakan. Untuk menunjang pelaksanaan tugas Sub Bagian

Program, Data dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi:

a. Pelaksanaan Penyusunan Rencana Induk, Penyusunan Rencana

Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja) dan Rencana

Kinerja.

b. Penyiapan bahan data penyusunan Rencana Kerja Anggaran

(RKA) dan dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

c. Pelaksanaan Penyusunan Penetapan Kinerja (PK).

d. Pelaksanaan penyusunan laporan dan dokumentasi atas

program dan kegiatan.

e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan.

2) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, mempunyai tugas

melaksanakan pengelolaan adminstrasi umum yang meliputi

Urusan Umum, Ketatausahaan, Surat Menyurat, Ketatalaksanaan,

Kehumasan, Keprotokolan. Rumah Tangga, Perlengkapan,

Perpustakaan dan Kearsipan serta pengelolaan adminstrasi

kepegawaian. Untuk menunjang pelaskanaan tugas Sub Bagian

Umum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi:

a. Pelaksanaan pengelolaan administrasi umum yang meliputi

Urusan Umum, Ketatausahaan, Surat Menyurat,

Ketatalaksanaan, Kehumasan, Keprotokolan, Rumah Tangga,

Perlengkapan, Perpustakaan dan Kearsipan.

b. Pelaksanaan Pengelolaan Administrasi Kepegawaian.

17
c. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

3) Sub Bagian Keuangan dan Aset, mempunyai tugas melaksanakan

pengelolaan anggaran dan adminstrasi keuangan serta pendataan

aset. Untuk menunjang pelaksanaan tugas Sub Bagian

Keuangandan aset menyelenggarakan fungsi:

a. Pelaksanaan pengelolaan keuangan sesuai dengan Dokumen

Penteapan Anggaran (DPA).

b. Pelaksanaan Pentausahaan Keuangan.

c. Pelaksanaan Verifikasi Surat Pertanggung Jawaban (SPJ)

keuangan.

d. Penyusunan dan penyampaian laporan penggunaan anggaran

bulanan, triwulan, semesteran dan akhir tahun.

e. Pelaksanaan Pengelolaan Aset dan Penyusunan Neraca.

f. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

Bidang Penganggaran dan pelaporan mempunyai tugas merencanakan

langkah-langkah operasional, perumusan, mengendalikan dan

mengevaluasi pelaksnaan kegiatan penganggaran dan pelaporan meliputi

perencanaan anggaran, akuntansi dan pelaporan sertaverfikasi

pertanggung jawaban berdasarkan sistem dan prosedur yang berlaku demi

kelancaran tugas pemerintah di Bidang Keuangan. Dalam melaksanakan

tugas Bidang Penyelenggaraan dan Pelpaoran menyelenggarakan fungsi :

18
1. Perumusan kebijakan tentang sistem dan prosedur penganggaran dan

pelaporan.

2. Perumusan standar akuntansipemerintah Kabupaten Kupang.

3. Menyiapkan bahan Penyusunan Kebijakan Perencanaan Anggaran

Daerah pada SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang.

4. Menyiapkan bahan penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan

belanja pada SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang.

5. Perumusan prosedur penyusunan Rancangan APBD dan Rancangan

Perubahan APBD.

6. Pengendalian penyusunan anggaran.

7. Penyusunan kebijakan akuntnasi dan pedoman pertanggungjawaban.

8. Pelaksanaan penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah dan

pertanggungjawaban.

9. Penyusunan pedoman dan petunjuk teknis penyusunan anggaran induk

danperubahan anggaran.

10. Menyiapkan bahan penyusunan anggaran pendapatan, belanja dan

pembiayaan daerah.

11. Pertanggungjawban pelaksanaan APBD.

12. Pelaksanaan pembinaan teknis penatausahaan pertanggungjaaban dan

laporan keuangan daerah.

13. Melaksanakan rekonsiliasi laporan pertanggungjawaban fungsional

pada Dinas Daerah.

19
14. Menyiapkan bahan penyusunan laporan pertanggungjawaban APBD

pada Dinas Daerah.

15. Melaksanakan rekonsiliasi laporan keuangan pada Dinas Daerah.

16. Menyiapkan bahan penyusunan neraca.

17. Keterlambatan penyampaian laporan pertanggungjawaban fungsional.

18. Menyiapkan bahan penyelesainan permasalahan Tuntutan

Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR) Keuangan dan

Barang Milik Daerah.

Bidang Penganggaran dan Anggaran melaksanakan tugas:

1) Sub Bidang Perencanaan dan Anggaran melaksanakan tugas:

a. Menyiapkan bahan Penyusunan Kebijakan Perencanaan

Anggaran Daerah pada SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten

Kupang.

b. Menyiapkan bahan penyusunan anggaran pendapatan dan

belanja pada SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang.

c. Melaksanakan pembinaan teknis penyusunan anggaran

pendapatan dan belanja pada SKPD Lingkup Pemerintah

Kabupaten Kupang.

d. Melakukan koordinasi dengan SKPD Lingkup Pemerintah

kabupaten Kupang dalam rangka penyusunan RKA Induk dan

RKAP tahun berjalan.

20
e. Melaksanakan verifikasi RKA/ RKPA-SKPD dan DPA/DPPA-

SKPD pada lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang.

f. Melakukan koordinasi dengan SKPD lingkup Pemerintah

Kabupaten Kupang dalam rangka penyusunan DPA Induk dan

DPPA tahun berjalan.

g. Menyiapkan bahan pemberian peringatan/teguran atas

keterlambatan penyampaian RKA Induk maupun RKAP tahun

berkenaan sesuai ketentuan oleh SKPD Lingkup Pemerintah

Kabupaten Kupang.

h. Menyiapkan bahan yang berhubungan dengan penganggaran

untuk dibahas oleh Pemerintah Daerah dan DPRD.

i. Menyiapkan bahan yang berhubungan dengan penganggaran

untuk dibahas oleh pemerintah dan DPRD dan melakukan

evaluasi ditingkat propinsi.

j. Menyiapkan bahan yang berhubungan dengan penganggaran

untuk penetapan DPRD.

k. Melakukan monitoring dan pengendalian penganggaran di

tingkat SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten kupang.

2) Sub Bidang Akuntansi dan Pelaporan melaksanakan tugas:

a. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis penatausahaan

keuangan daerah.

b. Menyiapkan bahan pembuatan laporan pertanggungjawaban

fungsional pada seluruh SKPD.

21
c. Menerima, memeriksa dan meneliti surat pertanggungjawaban

(SPJ) fungsional dari bendahara pengeluaran seluruh SKPD.

d. Merekap dan mencatat surat pertanggungjawabam (SPJ)

fungsional dan membuat bukti rekonsiliasi surat

pertanggungjawaban (SPJ) fungsional dari bendahara

pengeluaran seluruh SKPD.

e. Menerima dan memeriksa SPJ Fungsional dari bendahara

pengeluaran seluruh SKPD.

f. Merekap SPJ Fungsional penerimaan dari seluruh SKPD.

g. Memberikan pembinaan teknis kepada bendahara penerimaan

dan pengeluaran seluruh SKPD.

h. Melakukan pemostingan data aplikasi.

i. Menyiapkan bahan penyusunan neraca.

j. Menyiapkan bahan penyusunan LRA.

k. Menyiapkan bahan penyusunan jurnal.

l. Menyiapkan bahan penyusunan LAK.

m. Menyiapkan bahan pembuatan laporan pertanggungjawaban

fungsional semesteran maupun tahunan pada seluruh SKPD.

n. Menyiapkan bahan penyusunan LKPD Pemerintah Daerah.

o. Melaksanakan konsolidasi laporan realisasi anggaran, laporan

operasional, neraca, laporan perubahan ekuitas dan catatan atas

laporan keuangan seluruh SKPD.

22
p. Menyiapkan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran,

laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan operasional,

laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas dan catatan atas

laporan keuangan pemerintah daerah.

q. Melaksanakan pembinaan teknis penyusunan laporan keuangan

daerah.

r. Melaksanakan pengelola penyertaan modal pemerintah daerah.

s. Menyusun petunjuk teknis penatausahaan SKPD.

3) Sub Bidang Verifikasi Pertanggungjawaban melaksanakan tugas:

a. Melakukan evaluasi laporan pertanggungjawaban fungsional

pada seluruh SKPD.

b. Melaksanakan rekonsiliasi laporan pertanggungjawaban

fungsional pada seluruh SKPD.

c. Menyiapkan bahan untuk memverifikasi laporan

pertanggungjawaban APBD pada seluruh SKPD.

d. Menyiapkan bahan untuk memverifikasi laporan

pertanggungjawaban LKPD Pemerintah Daerah.

e. Melaksanakan rekonsiliasi laporankeuangan pada seluruh

SKPD.

f. Melaksanakan rekonsiliasi laporan keuangan pemerintah

daerah.

g. Melaksanakan pembinaan teknis penatausahaan keuangan

daerah.

23
h. Melaksanakan konsolidasi/rekonsiliasi lapoan keuangan

dengan BUMD.

i. Melaksanakan konsolidasi/rekonsiliasi lapoan keuangan

dengan BLUD.

j. Menyiapkan bahan pemberian peringatan/terguran atas

keterlambatan penyampaian laporan pertanggungjawaban

fungsional.

k. Menyiapkan bahan penyelesaian permaslahan tuntutan

perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi (TPTGR) keuangan

danbarang milik daerah.

l. Pelaksanaan penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah

dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD.

m. Pelaksanaan pembinaan teknis penatausahaan,

pertanggungjawaban dan laporan keuangan daerah.

n. Melaksanakan rekonsiliasi laporan pertanggungjawaban

fungsional pada dinas daerah.

o. Menyiapkan bahan penyusunan laporan pertanggungjawaban

APBD pada dinas daerah.

p. Melaksanakan rekonsiliasi laporan keuangan pada dinas

daerah.

q. Menyiapkan bahan penyusunan neraca.

r. Melaksanakan pembinaan teknis penatausahaan keuangan

daerah.

24
s. Menyiapkan bahan pemberian peringatan/teguran atas

keterlambatan penyampaian laporan pertanggungjawaban

fungsional.

t. Menyiapkan bahan penyelesaian permasalahan tuntutan

perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi (TPTGR) keuangan dan

barang milik daerah.

Bidang perbendaharaan dan kas daerah sebagaimana dimaksud dalam

pasal 4 ayat (4) huruf d, mempunyai tugas merencanakan langkah-

langkah operasional, perumusan, mengendalikan dan mengevaluasi

pelaksanaan kegiatan perbendaharaan dan kas daerahmeliputi pengelolaan

manajemen kas daerah, SPM dan penerbitan SP2D belanja tidak langusng

dan SPM dan penerbitan SP2D belanja langung dan berdasarkan sistem

dan prosedur yang berlaku demi kelancaran tugas pemerintah di bidang

keuangan. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat

(1), bidang perbendaharaan dan kas daerah menyelenggarakan fungsi:

1. Perumusan kebijakan teknis bidangg perbendaharaan dan kas daerah.

2. Pelaksanaan pembukuan dan administrasi perbendaharaan, penerimaan

dan pengeluaran daerah yang berupa kas dan setara kas.

3. Pelaksanaan dan pengendalia penerima, penyimpanan dan pembayaran

atas beban rekening kas umum.

4. Pengelolaan utang dan piutang daerah.

25
5. Penyusunan petunjuk teknis danpembinaan adminstrasi keuangan yang

berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran kas.

6. Melaksanakan pembukuan dan pengadministrasian penerimaan dan

pengeluaran daerah yang berupa kas dan yang setara kas dalam bentuk

buku kas.

7. Melaksanakan analisis pemberdayaan dan penempatan uang daerah

melalui investasi jangka pendek dalam rangka penerimaan daerah.

8. Melaksanakan register atas Surat Perintah Membayar (SPM) dan Surat

Perintah Pencairan Dana (SP2D) belanja tidak langsung dan belanja

langsung seluruh SKPD

9. Melaksanakan koordinasi untuk membuat laporan realisasi

pengeluaran kas berdasarkan SP2D belanja tidak langsung maupun

belanja langsung.

10. Melakanakan koordinasi dengan lembaga dan instansi terkait serta

melakukan pembinaan perbendaharaan terhadap SKPD.

Bidang perbendaharaan dan kas daerah sebagaimana dimaksud pada

ayat (1) terdiri atas:

1) Sub Bidang Pengelolaan Manajemen Kas Daerah melaksanakan

tugas:

a. Meneliti dokumen atau bukti penerimaan uang daerah dan

penatausahaan dana transfer daerah sesuai dengan rekening kas

umum daerah.

26
b. Menyusun anggaran kas.

c. Menyiapkan surat penyediaan dana ( SPD) untuk pengendalian

pelaksanaan anggaran kas.

d. Melaksanakan pengadministrasian pemungutan dan

pemotongan pungutan pihak ketiga.

e. Meneliti kelengkapan dokumen dan penerbitan surat

keterangan pemberhentian pembayaran.

f. Melaksanakan pembukuan dan pengadministrasian penerimaan

dan pengeluaran daerah yang berupa kas dan yang setara kas

dalam bentuk buku kas.

g. Memeriksa, menganalisis dan mengevaluasi

pertanggungjawaban pendapatan/penerimaan kas.

h. Menyusun dan menyediakan laporan penerimaan dan

pengeluaran kas.

i. Melaksanakan rekonsiliasi data penerimaan kas dengan instnasi

terkait dalam rangka penyusunan posisi kas.

j. Melaksanakan analisis pemberdayaan dan penempatan uang

daerah melalui investasi jangka pendek dalam rangka

penerimaan daerah.

k. Melaksanakan pengelolaan utang dan piutang daerah.

l. Menyusun dan menyediakan laporan aliran kas secara periodik.

2) Sub Bidang SPM dan Penerbitan SP2D Belanja Tidak langsung

dan Belanja Tidak Langsung melaksanakan tugas:

27
a. Menyiapkan surat edaran untuk pengajuan gaji yang terpusat

kepada SKPD.

b. Melaksanakan register atas surat perintah membayar (SPM)

dan surat perintah pencairan dana (SP2D) belanja tidak

langsung SKPD.

c. Melaksanakan pengendalian atas pagu anggaran dan memeliti

dokumen SPM belanja tidak langsung.

d. Melaksanakan proses penerbitan SPM dan SP2D serta daftar

pengantar SP2D belanja tidak langsung.

e. Meneliti dan memberikan pembebanan rincian penggunaan atas

pengesahan SPJ non gaji.

f. Melaksanakan rekonsiliasi pengeluaran kas berdasarkan SP2D

belanja tidak langsung dengan SKPDdan instansi terkait dalam

rangka pengendalian kas.

g. Menyusun dan membuat laporan realisasi pengeluaran kas

berdasarkan SP2D belanja tidak langsung.

h. Melaksanakan koordinasi dengan lembaga dan instansi terkait

serta melakukan pembinaan perbendaharaan terhadap SKPD.

3) Sub Bidang SPM dan PenerbitanSP2D Belanja Langsung

melaksanakan tugas:

28
a. Menyiapkan surat edaran untuk pengajuan SPM Belanja

Langsung kepada seluruh SKPD.

b. Melaksanakan register atas surat perintah membayar (SPM)

dan surat perintah pencairan dana (SP2D) belanja tidak

langsung SKPD.

c. Melaksanakan pengendalian atas pagu anggaran dan meneliti

dokumen SPM belanja langsung.

d. Melaksanakan proses penerbitan SPM dan SP2D serta daftar

pengantar SP2D belanja langsung.

e. Meneliti dan memberikan pembebanan rincian penggunaan atas

pengesahan SPJ non gaji.

f. Melaksanakan rekonsiliasi pengeluaran kas berdasarkan SP2D

belanja langsung dengan SKPD dan instansi terkait dalam

rangka pengendalian kas.

g. Menyusun dan membuat laporan realisasi pengeluaran kas

berdasarkan SP2D belanja langsung.

h. Melaksanakan koordinasi dengan lembaga dan instansi terkait

serta melakukan pembinaan perbendaharaan terhadap SKPD.

Bidang Analisa Kebutuhan dan Penatausahaan Aset sebagaimana

dimaksud dalam pasal 4 ayat (4) huruf c, mempuyai tugas merencanakan

langkah-langkah operasional, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan

29
kegiatan analisa kebutuhan dan penatausahaan aset meliputi analisa

kebutuhan danpengadaan, penatausahaan serta penetapan status dan penilaian

aset berdasarkan ketentuan dan prosedur yang berlaku agar tugas

penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Dalam

melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), bidang analisa

kebutuhan dan penatausahaan aset menyelenggarakan fungsi:

1. Merencanakan langkah-langkah operasional kegiatan bidang analisa

kebuthan dan penatausahaan aset berdasarkan rencana kerja dinas dan

kegiatan tahun sebelumnya serta sumber data yang ada untuk digunakan

sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan.

2. Membagi tugas, memberi petunjuk dan memeriksahasil kerja bawahan

agar tercapai efektifitas pelaksanaan tugas.

3. Mengoreksi dan menyempurnakan konsep petunjuk pelaksanaan

pembinaan yang meliputi perencanaan kebutuhan, penganggaran dan

pengadaan, penatausahaan serta penetappan status dan penilaian aset

berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk memberikan pelayanan

adminitrasi yang berkualitas.

4. Memantau dan mengarahkan kegiatan analisis rencana kebutuhan

pemeliharaan barang unit dan rencana kebutuhan pemeliharaan barang

unit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kupang berdasarkan data yang

tersedia agar pelaksanaan pengadaan barang dan jasa sesuai dengan

standar/ pedoman pengadaan barang dan jasa pemerintah.

5. Mengoreksi dan meneliti konsep petunjuk teknis penyusunan rencana

kebutuhan barang unit dan rencana tahunan barang unit berdasarkan

30
prosedur dan ketentuan yang berlaku untuk dijadikan pedoman pengadaan

barang.

6. Mengoreksi dan meneliti konsep keputusan kepada badan tentang

pelaksanaan sensus barang berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk

tersedianya data barang daerah yang akurat.

7. Mengkoordinir pelaksanaan penatausahaan barang milik daerah meliputi

pembukuan, inventarisasi dan pelaporan di tingkat pengguna.

8. Mengkoordinir kegiatan pemeliharaan barang milik daerah yang

beradadalam penguasa pengguna.

9. Mengoreksi dan meneliti konsep keputusan Bupati tentang penetapan

status dan penilaian aset berdasarkan pedoman/ instrumen agar tidak

terjadi kekeliruan dalam penetapannya.

10. Menyampaikan laporan rencana kebutuhan pemeliharaan abarng unit dan

rencana pemeliharaan barang unit derta hasil pelaksanaan tugas kedinasan

lainnya berdasarkan sumber daya dan kegiatan yang telah dilakukan untuk

dipergunakan sebagai bahan masukan atasan.

11. Melaksanakan pembinaan disiplin terhadap bawaan sesuai peraturan

perundang-undangan yang berlaku agar terciptanya PNS yang handal,

profesional dan bermoral.

12. Melakukan koordinasi tugas dengan instansi dan pihak terkait agar terjalin

kerjasama yang baik.

13. Menyampaikan laporan bulanan dan tahunan bidang analisa kebutuhan

dan penatausahaan.

31
14. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan baik

secaralisan maupun tertulis sesuai tugas dan fungsinya untuk kelancaran

pelaksanaan tugas.

Bidang Analisa Kebutuhan dan penatausahaan sebagaimana dimaksud

dalam ayat (1) terdiri dari:

1) Sub Bidang standarisasi dan analisa kebutuhan BMD melaksanakan

tugas:

a. Menyusun rencana kerja kegiatan sub bidang standarisasi dan

analisa kebutuhan berdasarkan langkah operasional bidang

danhasil evaluasi tahun sebelumnya serta sumber data yang ada

untuk menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas.

b. Membagi tugas, memberi petunjuk dan memeriksa hasil kerja

bawahan agar tercapainya efektifitas pelaksanaan tugas.

c. Menyusn dan mengoreksi konsep petunjuk pelaksanaan

pembinaan dan petunjuk teknis penyusunan rencana kebutuhan

barang unit, pemeliharaan barang unit dan pengadaan barang unit

berdasarkan ketentuan yang berlaku.

d. Mengoreksi dan menganalisis olahan data rencana kebutuhan

barang unit, rencana kebutuhan pemeliharaan barang unit dan

pengadaan dilingkungan pemerintah Kabupaten Kupang

berdasarkan data masukan untuk menyusun program pengadaan

barang.

32
e. Menyusun daftar kebutuhan barang milik daerah, daftar

kebutuhan pemeliharaan barang milik daerah dan daftar barang

milik daerah, kemudian ditetapkan dengan keputusan Bupati.

f. Menyusun standarisasi harga barang dan jasa dan standarisasi

sarana prasarana kerja pemerintah daerah kemudian ditetapkan

dengan keputusan Bupati.

g. Melaksanakan pembinaan disiplin terhadap bawaan sesuai

peraturan perundang-undangan yang berlaku agar terciptanyaPNS

yang handal, profesional dan bermoral.

h. Melakukan konsultasi pelaksanaan kegiatan dengan instansi dan

pihakterkait untuk mendapatkan masukan dalam rangka

kelancaran pelaksanaan tugas.

i. Melaksanakan laporan bulanan dan tahunan seksi standarisasi

analisa kebutuhan serta laporan tugas kedinasan lainnya sesuai

target kinerja atau hasil kerja untuk dipergunakan sebagai bahan

masukan atasan.

j. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan

baik lisan maupun tertulis sesuai tugas dan fungsinya untuk

kelancaran pelaksanaan.

2) Sub bidang penatausahaan aset melaksanakan tugas:

a. Menyusun rencana kegiatan sub bidang penatausahaan aset

berdasarkan langkah operasional bidang dan hasil evaluasi

tahun sebelumnya serta sumber data yang ada untuk menjadi

pedoman dalam pelaksanaan tugas-tugas.

33
b. Membagi tugas dan memeriksa hasil kerja bawahan agar

terciptanya efektifitas pelaksanaan tugas.

c. Mengkoordinir pendaftaran dan pencatatan barang milik daerah

kedalam Daftar Barang Pengguna (DBP) atau Daftar Barang

Kuasa Pengguna (DBKP) menurut penggolongan dan

kodefikasi barang.

d. Membuat rekapitulasi atas pencatatan dan pendaftaran barang

milik daerah untuk dimasukan dalam Daftar Barang Milik

Daerah (DBMD).

e. Menyimpan dokumen kepemilikan barang milik daerah (tanah,

bangunan dan kendaraan dinas) berdasarkan data kearsipan

untuk tertib administrasi.

f. Menyusun dan/atau mengoreksi konsep keputusan Bupati

Kupang tentang pelaksanaan sensus barang milik daerah setiap

5 (lima) tahun sekali untuk menyusun buku inventaris dan buku

induk inventaris berserta rekapitulasi barang milik daerah.

g. Menghimpun laporan barang semesteran dan tahunan yang

disampaikan oleh pengguna/kuasa menjadi Laporan Barang

Milik Daerah (LBMD) sebagai bahan evaluasi dan

pengambilan keputusan selanjutnya.

h. Melaksanakan pembinaan disiplin terhadap bawaan sesuai

peraturan perundang-undangan yang berlaku agar terciptanya

PNS yang handal, profesional dan bermoral.

34
i. Melakukan konsultasi pelaksanaan kegiatan dengan instansi

dan pihak terkait untuk mendapatkan masukan dalam rangka

kelancaran pelaksanaan tugas.

j. Melaksanakan laporan bulanan dan tahunan seksi

penatausahaan serta laporan tugas kedinasan lainnya sesuai

target kinerja atau hasil kerja untuk dipergunakan sebagai

bahan masukan atasan.

k. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan

baik lisan maupun tertulis sesuai tugas dan fungsinya untuk

kelancaran pelaksanaan tugas.

3) Sub bidang penetapan status dan penilaian aset melaksanakan:

a. Menyusun rencana kegiatan sub bidang penatausahaan aset

berdasarkan langkah operasional bidang dan hasil evaluasi

tahun sebelumnya serta sumber data yang ada untuk menjadi

pedoman dalam pelaksanaan tugas.

b. Membagi tugas dan memeriksa hasil kerja bawahan agar

terciptanya efektifitas pelaksanaan tugas.

c. Menyusun konsep keputusan Gubernur tentang penetapan

status barang milik daerah berdasarkan usulam Satuan Kerja

Perangkat Daerah (SKPD).

d. Menyampaikan laporan hasil pelaksanaan pemeliharaan barang

mlilik daerah yang berada dalam penguasa pengguna.

35
e. Menyusun konsep Gubernur tentang tim penilai barang milik

daerah dan konsep keputusan Gubernur tentang hasil penilaian

barang milik daerah sebagai acuan dalam pelaksanaan tugas.

f. Melakukan penilaian barang milik daerah bersama-sama

dengan tim penilai dalam rangka pemnafaatan, pemindah

tanganan dan penyusunan neraca pemerintah daerah dengan

berpedoman pada Standar Akuntansi Pemerintah (SAP).

g. Melaksanakan pembinaan disiplin terhadap bawaan sesuai

peraturan perundang-undangan yang berlaku agar terciptanya

PNS yang handal, profesional dan bermoral.

h. Melakukan konsultasi pelaksanaan kegiatan dengan instansi

dan pihak terkait untuk mendapatkan masukan dalam rangka

kelancaran pelaksanaan tugas.

i. Menyampaikan laporan bulanan dan tahunan seksi penetapan

status dan penilaian aset serta laporan tugas kedinasan lainnya

sesuai target kinerja atau hasil kerja untuk dipergunakan

sebagai bahan masukan atasan.

j. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan

baik lisan maupun tertulis sesuai tugas dan fungsinya untuk

kelancaran.

4) Bidang pemanfaatan, pemindah tanganan dan pengamanan aset

Bidang pemanfaatan, pemindahtanganan dan pengamanan aset

sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 ayat (4) huruf f, mempunyai

36
tugas merencanakan langkah operasional mengendalikan dan

mengevaluasi pelaksanaan kegiatan pengelolaan aset daerah

meliputi pemanfaatan, pemindahtanganan dan pengamanan aset

berdasarkan ketentuan danprosedur yang berlaku agar tugas

penyelenggaraan pemerintah dapat berjalan dengan baik. Dalam

melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), bidang

pemanfaatan, pemindahtanganan dan pengamanan aset

menyelenggarakan fungsi:

a. Merencanakan langkah-langkah operasional kegiatan bidang

pemanfaatan, pemindahtanganan dan pengamanan aset

berdasarkan rencana kerja dinas dan kegiatan tahun

sebelumnya serta sumber data yang ada untuk digunakan

sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan.

b. Membagi tugas, memberi petunjuk dan memeriksa hasil kerja

bawahan agar tercapai efektifitas pelaksanaan tugas.

c. Mengoreksi dan menyempurnakan konsep petunjuk

pelaksanaan pembinaan yang meliputi pemanfaatan,

pemindahtanganan dan pengamanan aset berdasarkan

ketentuan yang berlaku untuk memberikan layanan adminitrasi

yang berkualitas.

d. Memantau dan mengarahkan kegiatan pemanfaatan,

pemindahtanganan dan pengamanan aset di lingkungan

37
Pemerintah Kabupaten Kupang berdasarkan data yang tersedia

agar pelaksanaannya tidak terjadi penyimpangan.

e. Mengoreksi dan meneliti konsep petunjuk teknis pemanfaatan,

pemindahtanganan dan pengamanan aset berdasarkan prosedur

dan ketentuan yang berlaku untuk dijadikan pedoman

pengadaan barang.

f. Memantau dan mengoreksi pelaksanaan pemanfaatan,

pemindahtanganan dan pengamanan barang milik daerah sesuai

pedoman untuk mengetahui keberhasilan dan informasi

permasalahan guna menyusun bahan alternatif pemecahan

masalah.

g. Mengoreksiatau membuat konsep keputusan Bupati Kupang

tentang pemanfaatan, pemindahtanganan dan penagamanan

barang milik daerah sesuai pedoman agar tidak terjadi

kekeliruan dalam penetapannya.

h. Menyampaikan aporan bulanan dan tahunan pelaksanaan

pemanfaatan, pemindahtanganan dan pengamanan barang milik

daerah berdasarkan target kinerja atau hasil kerja untuk

disampaikan kepada pimpinan sehingga dapat dipergunakan

sebagai bahan masukan atasan.

i. Melaksanakan pembinaan disiplin terhadap bawaan sesuai

peraturan perundang-undangan yang berlaku agar terciptanya

PNS yang handal, profesional dan bermoral.

38
j. Melakukan koordinasi tugas dengan instansi terkait melalui

pertemuan dan tatap muka agar terjalin kerjasama yang baik.

k. Menyampaikan laporan bulanan dan tahunan di bidang

pemanfaatan, pemindahtanganan dan pengamanan aset serta

laporan tugas kedinasan lainnya sesuai target kinerja atau hasil

kerja untuk dipergunakan sebagai bahan masukan atasan.

l. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan

baik lisan maupun tertulis sesuai tugas dan fungsinya untuk

kelancaran pelaksanaan tugas.

5) Bidang Pemanfaatan, pemindahtanganan dan pengamanan aset

sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) terdiri atas:

a. Sub Bidang Pemanfaatan dan pemidahtanganan melaksanakan

tugas:

a) Menyusun rencana kegiatan sub bidang pemanfaatan dan

pengamanan aset berdasarkan langkah-langkah operasional

bidang dan hasil evaluasi tahun sebelumnya serta sumber

data yang ada untuk menjadi pedoman dalam melaksanakan

tugas.

b) Membagi tugas, memberi petunjuk dan memeriksa hasil

kerja bahan agar tercapai efektifitas pelaksanaan tugas.

c) Mengidentifikasi dan mengkaji barang milik daerah yang

dapat dimanfaatkan dan dipindahtangankan sesuai data

39
yang ada dalam rangka optimalisasi daya guna dan hasil

guna barang milik daerah.

d) Merumuskan naskah perjanjian/kontrak pemanfaatan dan

pemindahtanganan barang milik daerah berdasarkan

pedoman untuk dibahas dan ditindaklanjuti sesuai peraturan

perundang-undangan.

e) Melaksanakan pembinaan disiplin terhadap bawaan sesuai

peraturan perundang-undangan yang berlaku agar

terciptanyaPNS yang handal, profesional dan bermoral.

f) Melakukan konsultasi pelaksanaan kegiatan dengan instansi

dan pihak terkait untuk mendapatkan masukan dalam

rangka kelancaran pelaksanaan tugas.

g) Menyampaikan laporan bulanan dan tahunan di

seksipemanfaatan dan pemindahtanganan serta laporan

tugaskedinasan lainnya sesuai target kinerja atau hasil kerja

untuk dipergunakan sebagai bahan masukan atasan.

h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh

atasan baik lisan maupun tertulis sesuai tugas dan fungsinya

untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

b. Sub Bidang pengamanan dan pengendalian aset melaksanakan

tugas:

40
a) Menyusun rencana kegiatan sub bidang pengamanan dan

pengendalian aset berdasarkan langkah-langkah operasional

bidang dan hasil evaluasi tahun sebelumnya serta sumber

data yang ada untuk menjadi pedoman dalam melaksanakan

tugas.

b) Membagi tugas, memberi petunjuk dan memeriksa hasil

kerja bahan agar tercapai efektifitas pelaksanaan tugas.

c) Merumuskan dan melaksanakan kegiatan pelaksanaan fisik,

administrasi dan tindakan hukum sesuai peraturan yang

berlaku sehingga barang milik daerah dapat dikelola secara

berdaya guna dan hasil guna.

d) Merumuskan dan melaksanakan kegiatan pengendalian,

pemberdaya gunaan barang milik daerah serta menelusuri

riwayat asal usul dan bukti perolehan barang milik daerah

sesuai arahan pimpinan agar tidak terjadi penghilangan atau

penyalahgunaan.

e) Melaksanakan pembinaan disiplin terhadap bawaan sesuai

peraturan perundang-undangan yang berlaku agar

terciptanya PNS yang handal, profesional dan bermoral.

f) Melakukan konsultasi pelaksanaan kegiatan dengan instansi

dan pihak terkait untuk mendapatkan masukan dalam

rangka kelancaran pelaksanaan tugas.

41
g) Menyampaikan laporan bulanan dan tahunan di seksi

pengamanan dan pengendalian serta laporan tugas

kedinasan lainnya sesuai target kinerja atau hasil kerja

untuk dipergunakan sebagai bahan masukan atasan.

h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh

atasan baik lisan maupun tertulis sesuai tugas dan fungsinya

untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

c. Sub Bidang penyelesaian sengketa aset melaksanakan tugas:

a) Menyusun rencana kegiatan sub bidang penyelesaian

sengketa aset berdasarkan langkah-langkah operasional

bidang dan hasil evaluasi tahun sebelumnya serta sumber

data yang ada untuk ,menjadi pedoman dalam

melaksanakan tugas.

b) Membagi tugas, memberi petunjuk dan memeriksa hasil

kerja bahan agar tercapai efektifitas pelaksanaan tugas.

c) Merumuskan dan mengoreksi kegiatan pengumupulan data

atas barang milik daerah sesuai prosedur dan ketentuan

yang berlaku agar barang milik daerah yang bermasalah

atau belum terdata dapat tedata dengan baik memiliki

infromasi akurat.

d) Merumuskan materi penyelesaiaan sengketa barang milik

daerah yang bermasalah sesuai ketentuan yang berlaku

42
untuk semaksimal mungkin sengketa barang milik daerah

dapat diselesaikan.

e) Melaksanakan pembinaan disiplin terhadap bawaan sesuai

peraturan perundang-undangan yang berlaku agar

terciptanya PNS yang handal, profesional dan bermoral.

f) Melakukan konsultasi pelaksanaan kegiatan dengan instansi

dan pihak terkait untuk mendapatkan masukan dalam

rangka kelancaran pelaksanaan tugas.

g) Menyampaikan laporan bulanan dan tahunan di seksi

penyelesaian sengketa aset serta laporan tugas kedinasan

lainnya sesuai target kinerja atau hasil kerja untuk

dipergunakan sebagai bahan masukan atasan.

h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh

atasan baik lisan maupun tertulis se

Berdasarkan Peraturan Bupati Kupang Nomor 48 Tahun 2016 Tentang

Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, Serta Tata Kerja

Badan-Badan Daerah Kabupaten Kupang 2016, Badan BPKAD

Kabupaten Kupang ditetapkan sebagai salah satu Badan dalam lingkup

Pemerintahan Kabupaten Kupang sebagai unsur pelaksana otonomi

daerah yang dipimpin oleh seorang Kepala Badan yang berada di bawah

dan bertanggung jawab kepada Kepala Daerah melalui Sekretaris Daerah,

dengan susunan organisasi terdiri dari:

43
1. Kepala Badan

2. Sekretaris membawahi:

1) Sub bagian Program, Data danEvaluasi

2) Sub Bagian Umum dan Kepegawawian.

3) Sub Bagian Keuangan dan Aset.

3. Bidang Penganggaran dan Pelaporan membawahi:

1) Sub Bidang Perencanaan dan Penganggaran

2) Sub Bidang Akuntansi dan Pelaporan

3) Sub Bidang Verifikasi dan Pertanggung Jawaban.

4. Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah membawahi:

1) Sub Bidang Pengelolaan Kas Daerah

2) Sub Bidang SPM dan penerbitan SP2D Belanja Tidak Langsung.

3) Sub Bidang SPM dan penerbitan SP2D Belanja Langsung.

5. Bidang Analisa Kebutuhan dan Penatausahaan Aset membawahi:

1) Sub Bidang Standar dan Analisa Kebutuhan BMD.

2) Sub Bidang Penatausahaan Aset.

3) Sub Bidang Penetapan Status dan Penilaian Aset.

44
6. Bidang Pemanfaatan, Pemindahtanganan dan Pengamanan Aset

membawahi:

1) Sub Bidang Pemanfaatandan Pemindahtanganan.

2) Sub bidang Pengamanan dan Pengendalian Aset.

3) Sub Bidang Penyelesaian dan Sengketa Aset.

4) Kelompok Jabatan fungsional.

2.9. Sumber Daya ODP

Badan PKAD Kabuapten Kupang dalam pelaksanaan tugas dan

fungsinya, didukung dengan berbagai potensi sumber daya manusia,

finansial, sarana dan prasarana kerja yang memadai. Dari aspek Sumber

Daya Manusia, BPKAD Kabupaten Kupang dalam melaksanakan Tugas

Pokok dan fungsinya didukung oleh Sumber Daya Manusia sebanyak 120

orang terdiri dari:

Tabel 2.1 Golongan Gaji

No Golongan Ruang Gaji Jumlah


PNS di Badan dan Tenaga Honorer 63 Orang
1 Golongan IV 3 Orang
2 Golongan III 41 Orang
3 Golongan II 8 Orang
4 Tenaga Honorer 11 Orang
Jumlah 63 Orang
Sumber: Data BPKAD

45
Tabel 2.2 Kondisi Aparatur Menurut Eselon/Jabatan

No Eselon/Jabatan Jumlah
1 Eselon II-A 1 Orang
2 Eselon III-A 1 Orang
3 Eselon III-B 4 Orang
4 Eselon IV-A 15 Orang
Jumlah 21 Orang
Sumber: Data BPKAD
Tabel 2.3 Kondisi Aparatur Menurut Status Kepegawaian

No Status Kepegawaian Jumlah


A Di Badan 63 Orang
1 PNS 52 Orang
2 CPNS - Orang
3 Tenaga Honorer 11 Orang
Jumlah 63 Orang
Sumber: Data BPKAD
Tabel 2.4 Kondisi Aparatur Menurut Tingkat Pendidikan

No Tingkat Pendidikan Jumlah


A Di Badan 52 Orang
2 S2 2 Orang
3 S1/Diploma 42 Orang
4 Sederajat 8 Orang
Jumlah 52 Orang
Sumber: Data BPKAD

46
BAB III

AKTIVITAS PRAKTEK KERJA LAPANGAN

3.1. Tempat Penugasan

Dalam melaksanakan prang penulis ajukan adalah pada kantor Badan

Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Dimana lokasinya

terdapat di Kab.Kupang Jl. Timor Raya KM 36, Oelamasi. Penulis

melakukan praktek kerja lapangan selama dua bulan (2) terhitung mulai

dari 9 maret - 5 Mei 2019.

3.2. Uraian Kegiatan

Selama melaksanakan praktek kerja lapangan ada beberapa kegiatan

yang dilakukan antara lain:

Tanggal Aktivitas Keterangan


09/03/2020 Perkenalan Ke Instansi Hadir
10/03/2020 Mencatat SP2D Yang Keluar Setiap Hadir
Hari Untuk Ditransfer Ke Bank
11/03/2020 Rekap Pajak Gaji Bulan Januari Hadir
- Ferbruari
12/03/2020 PENGETIKAN SK UP Hadir
13/03/2020 Mengarsipkan SP2D Yang Telah Hadir
Diproses
16/03/2020 Mengarsip Bukti Pembayaran Pajak Hadir
Gaji Bulan Jan- Feb
17/03/2020 Mengoreksi Saldo Awal Dana BOS Hadir
Kabupaten Kupang Tahun
Anggaran 2019
18/03/2020 Penomeran SP3B Dana Bos Hadir
Kab.Kupang

47
19/03/2020 Pengarsipan SP2D Hadir
23/03/202 Mencatat SP2D Yang Keluar Setiap Hadir
Hari
24/03/2020 Mencatat Permintaan UP Hadir
Arsip SP2D
25/03/2020 Libur
26/03/2020 Mencatat dan Mengarsipkan SP2D Hadir
27/03/2020 Pencacatan SPD II Hadir
30/03/2020 Mencatat Nama-nama Dinas Yang Hadir
Mau Dibuat Surat
31/03/2020 Pengambilan Nomor SP2D Hadir
01/04/2020 – Libur
21/04/2020
22/04/2020 Mencatat SP2D Yang Keluar Hadir
23/04/2020 Arsip SP2D Hadir
24/04/2020 Ijin
27/04/2020 Cap SP2D Yang Keluar Setiap Hari Hadir
28/04/2020 Mengarsip SP2D Hadir
29/04/2020 Hadir
30/04/2020 Hadir
01/05/2020 – Libur
03/05/2020
04/05/2020 Membuat SP2D Hadir
05/05/2020 Perpisahan Hadir

48
3.3. Masalah Yang Dihadapi

Selama mengikuti kegiatan Praktek Kerja Lapangan pada Badan

Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang, penulis

mengalami beberapa kendala attau masalah selama pelaksanaan Praktek

Kerja Lapangan yaitu ;

1. Kurangnya pengetahuan penulis dalam mengambil nomor SP2D dalam

pengambilan Nomor sehingga penulis sering keliru dalam

pengambilan nomor SP2D.

2. Kurangnya pengetahuan penulis dalam mengunakan aplikasi Simda.

3.4. Penanganan Masalah

Penanganan masalah yang dilakukan penulis adalah;

1. Penulis bertanya dan meminta penjelasan kepada pegawai yang

bertugas dalam pengambilan nomor SP2D untuk menjelaskan tata

cara dalam mengambil nomor SP2D.

2. Penulis bertanya dan meminta penjelasan kepada pegawai yang

bertugas mengelola atau menggunakan aplikasi Simda.

49
BAB IV

PENUTUP

4.1. Kesimpulan

Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah kabupaten Kupang yang

selanjutnya disingkat BPKAD Kabupaten Kupang merupakan salah satu

OPD di lingkungan pemerintah kabupaten Kupang dengan tugas pokok

dan fungsinya diatur dalam aturan Bupati Kupang no 46 tahun 2016

tentang kedudukan, susunan , organisasi, tugas dan fungsi, serta tata kerja

badan-badan daerah kabupaten Kupang . Kebijakan pembangunan di

Kabupaten Kupang dalam periode 2014-2019 tersebut, diarahkan

pencapaiannya melalui rencana program beserta kebutuhan pandangan

yang akan dilaksanakan oleh OPD BPKAD Kabupaten Kupang. Indikasi

rencana program prioritas Daerah yang harus dijabarkan oleh BPKAD

Kabupaten Kupang sesuai dengan tugas dan fungsi adalah sebagai

berikut:

1. Program pelayanan Administrasi Perkantoran dengan sasaran


terpenuhinya kebutuhan dasar operasional OPD dalam mendukung

tugas pokok dalam fungsinya.

2. Program peningkatan sarana dan prasarana Aparatur dengan


sasaran kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana aparatur secara

memadai untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi

serta pelayanan kepada masyarakat

50
3. Program peningkatan Disiplin Aparatur, dengan sarana

tersedianya instrument peningkatan disiplin aparatur untuk

mewujudkan budaya aparatur yang profesioanal dan cerdas.

4. Program peningkatan kapasitas Sumber Daya Aparatur dengan


sasaran meningkatnya kualitas dan profesionalisme Aparatur

dalam pelaksanaan tugas.

5. Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian


kinerja dan keuangan, dengan sasaran meningkatnya kualitas

pelaporan kinerja dan keuangan.

6. Program peningkatan dan pengembangan Pengelola Keuangan


Daerah dengan sasaran meningkatnya kualitas tata kelola

pendapatan, keuangan dan Aset Daerah secara optimal dan

bertangungjawab.

4.2. Saran

Berikut saran dari penulis untuk kegiatan Praktek Kerja Lapangan :

1. Bagi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten


Kupang

Bagi BPKAD Kabupaten Kupang penulis berharap agar BPKAD

Kabupaten Kupang dapat membangun kerja sama yang lebih baik

dengan pihak Kampus Politeknik Negeri Kupang dalam hal

penyiapan Sumberdaya Manusia.

51
2. Bagi Politeknik Negeri Kupang

Perlunya menjalin hubungan dengan instansi luar khususnya

Badan Pemngelolaan keuangan dan Aset Daerah Kabupaten

Kupang sehingga teori yang diajarkan dibangku perkuliahan dapat

diaplikasikan dalam kenyataan di Lapangan.

52
DAFTAR PUSTAKA

.Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Data Tempat

Praktek Kerja Lapangan.2020

Sistematika Penulisan Laporan Praktek Lerja Lapangan, Pedoman Akademik:

Politeknik Negeri Kupang.

Kastera Candry. 2018. Laporan Praktek Kerja Lapangan Pada Bidang Keuangan

Akuntansi BPKAD Kabupaten Kupang. Politeknik Negeri Kupang

53
LAMPIRAN

54