Anda di halaman 1dari 4

 INSULIN

Indikasi: 
Diabetes melitus, ketoasidosis diabetes
Efek Samping: 
Udema sementara, reaksi lokal dan hipertrofi lemak pada daerah injeksi;
jarang terjadi reaksi hipersensitifitas termasuk urtikaria, ruam, kelebihan dosis
menyebabkan hipoglikemia.
Dosis: 
Melalui injeksi subkutan, intramuskular atau intravena atau infus intravena
sesuai kebutuhan.
 INSULIN ASPART (REKOMBINAN INSULIN HUMAN)
Indikasi: 
diabetes mellitus
Peringatan: 
lihat di bawah insulin soluble, anak (hanya digunakan jika manfaat mirip
insulin soluble).
Efek Samping: 
lihat di bawah insulin soluble.
Dosis: 
- Dengan injeksi subkutan, segera sebelum makan atau jika diperlukan
secepatnya setelah makan, sesuai kebutuhan.
- Dengan infus subkutan, injeksi intravena atau infus intravena, sesuai
kebutuhan.
INSULIN DETEMIR
Indikasi: 
diabetes mellitus.
Peringatan: 
dapat menyebabkan hiperglikemia dan diabetes ketoasidosis apabila pengobatan
dihentikan atau dosis kurang memadai terutama pada pasien diabetes tipe I;
kondisi infeksi dan demam (meningkatkan kebutuhan insulin); hipoalbuminemia
berat; alergi terhadap metakresol; gejala overdosis (hipoglikemia ringan-berat);
kehamilan (belum ada pengalaman klinis penggunaan insulin detemir pada wanita
hamil); menyusui (belum ada pengalaman klinis penggunaan insulin detemir
selama menyusui); anak dibawah 6 tahun (belum ada data keamanan dan
kekhasiatan yang memadai).
Interaksi: 
Antidiabetes oral, penghambat MAO, beta-bloker non selektif, penghambat ACE,
salisilat dan alkohol: menurunkan kebutuhan insulin.
Tiazid, glukokortikoid, hormon tiroid dan simpatomimetik beta, hormon
pertumbuhan dan danazol: meningkatkan kebutuhan insulin.
Beta bloker: menyamarkan gejala hipoglikemia dan menunda pemulihan dari
hipoglikemia Okreotid/lankreotid: meningkatkan atau menurunkan kebutuhan
insulin.
Alkohol: dapat memperburuk dan memperlama efek hipoglikemia insulin.
Kontraindikasi: 
pemberian secara intravena (dapat menyebabkan hipoglikemia berat), pemberian
secara intramuskular, penggunaan bersama insulin lainnya, hipersensitivitas.
Efek Samping: 
Umum: hipoglikemia, reaksi pada area penyuntikan (kemerahan, inflamasi,
bengkak, gatal; kurang umum: lipodistrofi, reaksi alergi (ruam, urtikaria, erupsi,
gatal, berkeringat, rasa tidak nyaman pada saluran cerna, udem angioneuretik,
kesulitan bernafas, palpitasi dan penurunan tekanan darah), gangguan refraksi,
diabetes retinopati; jarang: neuropati perifer.
Dosis: 
Injeksi subkutan pada paha, dinding abdomen, atau lengan atas pada dewasa dan
anak usia di atas 6 tahun sesuai kebutuhan.
INSULIN GLULISIN (REKOMBINAN INSULIN HUMAN-KERJA SINGKAT)
Indikasi: 
Pengobatan diabetes mellitus.
Peringatan: 
Lihat keterangan pada insulin; penggunaan dosis insulin yang tidak tepat atau
penghentian dapat menyebabkan hiperglikemia dan keadaan ketoasidosis, yang
dapat menyebabkan kematian. Tidak ada data yang cukup tentang penggunaan
insuline glulisin pada wanita hamil, namun studi pada hewan menunjukkan bahwa
tidak ditemukan efek toksik. Oleh karena itu, penggunaan pada wanita hamil
harus diberi perhatian. Wanita menyusui perlu dilakukan penetapan dosis dan diet.
Interaksi: 
lihat lampiran 1 (insulin).
Kontraindikasi: 
hipersensitif terhadap insulin glulisin.
Efek Samping: 
lihat keterangan pada insulin; serangan hipoglikemia berat dapat menyebabkan
hilangnya kesadaran dan/atau konvulsi dan dapat menyebabkan kerusakan fungsi
otak sementara atau permanen atau bahkan kematian; reaksi pada kulit dan
jaringan subkutan; reaksi hipersensitivitas dan reaksi alergis berat yang pada
kondisi tertentu dapat mengancam jiwa.
Dosis: 
diberikan cepat (0-15 menit sebelum atau segera setelah makan) melalui suntikan
subkuntan atau infus pompa subkutan, berdasarkan penetapan dosis secara
individu. Sebaiknya diberikan dalam regimen yang didalamnya termasuk insulin
kerja lama atau analog insulin basal dan dapat diberikan bersama dengan preparat
hipoglikemia oral. Insulin Glulisine tidak boleh dicampur dengan preparat lain
selain human insulin NPH (Neutral Protamine Hagedom). Dosis insulin glulisin
dikurangi pada pasien dengan gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal dan
manula. Penggunaan pada anak dan remaja belum diketahui.Harus dipastikan
bahwa pasien mengerti cara pemakaian obat.
INSULIN LISPRO (REKOMBINAN INSULIN HUMAN)
Indikasi: 
diabetes mellitus.
Peringatan: 
lihat di bawah insulin soluble, anak (hanya digunakan jika manfaat mirip
insulin soluble).
Efek Samping: 
lihat di bawah insulin soluble.
Dosis: 
Dengan injeksi subkutan, segera sebelum makan atau jika diperlukan secepatnya
setelah makan, sesuai kebutuhan.Dengan infus subkutan atau injeksi intravena
atau infus intravena, sesuai kebutuhan.