Anda di halaman 1dari 6

http://journal2.uad.ac.id/index.

php/jecce

Model Pembelajaran Daring Matakuliah Kajian PAUD di Jurusan


PG PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Online Learning Model PAUD Study in PG PAUD


Education Faculty of Surabaya State University

Kartika Rinakit Adhe 1


1
Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia
1
Email: kartikaadhe@unesa.ac.id

Abstrak
Pada era digital sekarang ini proses pembelajaran dituntut untuk berkembang dengan inovatif. Salah satu
upaya memenuhi tantangan tersebut adalah pembelajaran daring atau lebih dikenal dengan virtual learning.
Pembelajaran daring menghubungkan dosen dengan mahasiswa dengan jaringan internet dimana saja dan
kapan saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan tentang pengembangan metode
pembelajaran daring dalam proses belajar mengajar di jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
(PGPAUD). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan racangan penelitian
pengembangan dengan tahapan identifikasi masalah pembelajaran di program studi, perancangan model,
validasi ahli dan uji coba model dalam skala terbatas. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa
pengembangan metode pembelajaran daring yang telah diujicobakan dengan skala kecil sangat efektif. Hal
ini menunjukkan pembelajaran daring efektif, dan dapat diterapkan serta memiliki daya tarik bagi mahasiswa
dalam belajar.

Kata kunci: pengembangan media, pembelajaran daring,mahasiswa


Abstract
Now day’s digital era learning process is required to develop innovatively. One of the efforts is online learning
or virtual learning. Learning dare to lecturer lecturers with students with internet network anywhere and
anytime. The purpose of this research is to know the learning media in teaching and learning process in the
Education Department of Early Childhood Education (PGPAUD). The research method used in this study
using research methods, design model, validation and trial models on a limited scale. The results of this
study indicate that the development of online learning models and tested on a small scale is very effective. It
demonstrates effective, applicable and appealing learning for students in learning

Keywords: media development, online learning

Submitted: 16 Februari 2018, Accepted: 3 April 2018, Published: 3 April 2018


__________________________________________________________________________________

PENDAHULUAN dalam keilmuan anak usia dini”. Visi yang


Seiring dengan perkembangan tuntutan dimiliki oleh jurusan PG PAUD bersinergi
jaman di era modern setiap jurusan di FIP dengan kurikulum yakni pada bidang
melakukan adaptasi pembaharuan. Salah akademik PGPAUD telah menjalankan
satu jurusan di FIP yang harus melakukan kerangka kualifikasi nasional Indonesia atau
pembaharuan adalah Pendidikan Guru dikenal sebagai KKNI sejak 2015. Proses
Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD). berjalannya KKNI ini adalah salah satu
Salah satu upaya penyesuaian dengan upaya untuk penyesuaian sistem pendidikan
berorientasi masa depan tercermin di jurusan nasional harus dilakukan secara terencana,
PG PAUD melalui visi yang dimiliki yakni terarah dan berkesinambungan dengan tetap
“Unggul dalam kependidikan dan kukuh menjamin perluasan kesempatan pendidikan,

Copyright © 2018, JECCE, ISSN: 2615-1413 (online) 26


Journal of Early Childhood Care & Education
Vol. 1 No.1, March 2018
Hal. 26 - 31
peningkatan mutu serta relevansi dan Ketimpangan lain muncul ketika tidak
efisiensi manajemen pendidikan. Untuk semua mahasiswa dapat menyampaikan
menghadapi tantangan globalisasi, otonomi pendapat dengan baik atau secara verbal,
daerah, maupun tuntutan kualitas daya saing maka dalam kasus mahasiswa yang demikian
internasional, pengembangan pendidikan dibutuhkan media naratif yang kapan saja
tinggi telah menerapkan paradigma baru. mudah dapat diakses. Berdasarkan
Berdasarkan hasil monitoring permasalahan daiatas perlu adanya desain
pembelajaran yang dilakukan di jurusan perkuliahan yang menujang sinergitas antara
PGPAUD implementasi kurikulum pada dosen, mahasiswa dan materi.
perkuliahan selama ini menggunakan hanya Menurut Ghirardini (2011) daring
perkuliahan tatap muka. Perkuliahan tatap memberikan metode pembelajaran yang
muka baik adanya namun, jika dikaitkan efektif, seperti berlatih dengan adanya umpan
dengan era modern seperti saat ini maka hal balik terkait, menggabungkan kolaborasi
tersebut belum inovatif dan kurang efektif. kegiatan dengan belajar mandiri,
Hal ini terlihat dari aktivitas perkuliahan personalisasi pembelajaran berdasarkan
yang dilaksanakan secara tatap muka, tidak kebutuhan mahasiswa dan menggunakan
jarang aktivitas pembelajaran yang berlasung simulasi dan permainan. Selanjutnya, semua
di dalam kelas memilki waktu interaksi yang mahasiswa menerima kualitas yang sama
sangat terbatas. Selain itu waktu dari instruksi karena tidak ada
pembelajaran di dalam kelas yang dibatasi ketergantungan pada instruktur tertentu.
sampai 12 kali pertemuan. Kenyaatan yang Ada dua pendekatan umum untuk
lain, pada pertemuan yang seharusnya daring: self paced dan fasilitated/ instructor-
terjadwal dosen tidak bisa hadir karena led (Ghirardini, 2011). Mahasiswa dengan
memiliki tugas di waktu yang bersamaan. pendekatan self paced, menggunakan daring
Dan tidak jarang dosen memiliki tugas lain sendiri dan benar-benar independen,
hingga pertemuan tidak terpenuhi atau sementara pendekatan fasilitated/instructoe
terpaksa diganti dengan pertemuan yang lain, led difasilitasi dan dipimpin oleh seorang
sehingga membuat mahasiswa menunggu instruktur daring dimana menyediakan
untuk berkonsultasi, presentasi, berdiskusi berbagai tingkat dukungan dari tutor dan
ataupun hal lain yang terkait dengan mata instruktur dan kolaborasi antar mahasiswa.
kuliah. Menurut Ghirardini (2011) pendekatan
Perkuliahan tatap muka dengan daring dapat menggabungkan berbagai jenis
frekuensi terbatas membuat waktu konsultasi komponen daring, termasuk daring content,
dan diskusi perkuliahan antara mahasiswa interaktif e-lesson, simulasi elektronik, job
dan dosen menjadi kurang efektif. Hal aids. Daring content (sumber sederhana
tersebut nampak ketika masalah yang belajar) adalah sumber daya non-interaktif
dibahas pada pertemuan ke 3 harus seperti dokumen, PowerPoint presentasi,
menunggu tuntas dipertemuan selanjutnya video atau file audio. Bahan-bahan ini non-
yakni pertemuan ke 4 dan begitu pula interaktif dalam arti bahwa mahasiswa hanya
selanjutnya. Dari kasus tersebut waktu dapat membaca atau menonton konten tanpa
mahasiswa yang digunakan untuk menunggu melakukan tindakan lain. Sumber daya ini
proses konsultasi dengan dosen terkait mata dapat dengan cepat dikembangkan dan,
kuliah sangatlah tidak efektif. Permasalahan ketika mereka cocok dengan yang ditetapkan
lain muncul ketika dalam satu kali tujuan belajar dan dirancang dalam cara yang
pertemuan dibatasi dengan sks perkuliahan terstruktur, sumber daya pembelajaran ini
yakni waktu 50 menit per sks. Tidak jarang dapat menjadi berharga meskipun mereka
belum semua permasalahan tuntas jika tidak memberikan interaktivitas apapun.
dibahas dengan waktu yang sedikit Interaktif e-lesson yakni pendekatan yang
disebanding dengan jumlah mahasiswa yang paling umum untuk self paced daring
banyak. pelatihan berbasis web yang terdiri dari satu

Copyright © 2018, JECCE, ISSN: 2615-1413 (online)


27
Journal of Early Childhood Care & Education
1 (1), March 2018
Hal. 26 - 31
set interactive e-lessons. Sebuah e-lessons Beberapa pengajaran tinggi di negara-
adalah urutan linear yang dapat mencakup negara maju memberikan beberapa alternatif
teks, grafik, animasi, audio, video dan model kegiatan pembelajaran/perkuliahan
interaktivitas dalam bentuk pertanyaan dan kepada para mahasiswanya. Tujuannya agar
umpan balik. E-lesson juga dapat mencakup mahasiswa dapat secara fleksibel mengelola
rekomendasi membaca dan link ke sumber kegiatan perkuliahannya sesuai dengan
daya online, serta informasi tambahan waktu dan aktivitas lain sehari-hari
tentang topik tertentu. mahasiswa.
Simulasi elektronik adalah bentuk- Dengan tantangan pada era saat ini,
bentuk yang sangat interaktif daring. Istilah jurusan PG PAUD memberikan berbagai
simulasi pada dasarnya berarti menciptakan pilihan model pembelajaran yang bisa
lingkungan belajar yang mensimulasikan digunakan. Ada tiga alternatif model kegiatan
dunia nyata, yang memungkinkan mahasiswa pembelajaran yang dapat dipilih oleh
untuk belajar dengan melakukan. Simulasi mahasiswa, yaitu (1) sepenuhnya tatap muka
adalah bentuk spesifik dari pelatihan berbasis (konvensional); (2) sebagian secara tatap
web yang membenamkan mahasiswa dalam muka dan sebagian lagi melalui daring; (3)
situasi dunia nyata dan menanggapi dalam sepenuhnya melalui internet. Oleh karena
cara yang dinamis untuk perilakunya. metode pembelajaran daring menjadi bagian
Job aids memberikan pengetahuan pada dari alternatif metode yang ditawarkan
saat sekarang. Mereka dapat mengambil kepada mahasiswa, maka penelitian ini
beberapa bentuk dan disampaikan pada dilakukan dengan tujuan untuk
platform yang berbeda. Mereka biasanya menggambarkan tentang pengembangan
memberikan jawaban segera pada pertanyaan metode pembelajaran daring di jurusan PG
spesifik, sehingga membantu pengguna PAUD FIP Universitas Negeri Surabaya.
menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan.
Technical glossaries dan checklist adalah METODE
beberapa contoh dari job aids. Peneliti mengapdaptasi langkah-langkah
Daring memiliki tiga fungsi dalam penelitian pengembangan Borg and Gall
kegiatan pembelajaran di dalam kelas (1986). Pada tahun pertama adalah
(Siahaan, 2003) yakni: suplemen, komplemen, identifikasi masalah, perancangan produk,
dan substitusi. Dikatakan berfungsi sebagai validasi ahli, dan revisi produk. Identifikasi
suplemen (tambahan), apabila mahasiswa masalah dilakukan dengan survey
memiliki kebebasan memilih, apakah akan pembelajaran yang ada di jurusan PG PAUD.
memanfaatkan materi daring atau tidak. Berikutnya adalah perancangan produk.
Dalam hal ini, tidak ada kewajiban/ Peneliti merancang model pembelajaran
keharusan bagi mahasiswa untuk mengakses daring. Model ini berbasis on line dalam
materi daring. Sekalipun sifatnya optional, kegiatan pembelajaran. Produk yang
mahasiswa yang memanfaatkannya tentu dihasilkan pada tahap perancangan produk
akan memiliki tambahan pengetahuan atau dikirimkan kepada ahli untuk divalidasi. Ahli
wawasan. memberikan penilaian berdasarkan
Dikatakan berfungsi sebagai komplemen kesesuaian rancangan produk dengan teori
(pelengkap) apabila materi daring dan menunjukan kesalahan-kesalahan/ atau
diprogramkan untuk melengkapi materi kelemahan pada rancangan produk serta
pembelajaran yang diterima siswa di dalam memberikan masukan.
kelas. Disini berarti materi daring Peneliti mengadakan uji coba dan revisi
diprogramkan untuk menjadi materi produk. Uji coba dalam skala terbatas di
pengayaan bagi mahasiswa di dalam lakukan di jurusan PGPAUD. Pada uji coba
mengikuti kegiatan pembelajaran skala terbatas ini dilakukan oleh pengguna
konvensional untuk menguji keterterapan model
pembelajaran daring. Di samping itu, juga

Copyright © 2018, JECCE, ISSN: 2615-1413 (online) 28


Journal of Early Childhood Care & Education
Vol. 1 No.1, March 2018
Hal. 26 - 31
dilakukan validasi oleh audiance (mahasiswa) Analisis mahasiswa merupakan telaah
untuk menguji keefektifan model tersebut. karakteristik mahasiswa yang meliputi
Data dikumpulkan dengan menggunakan kemampuan awal mahasiswa pada
wawancara, observasi, dan angket. Analisa penggunaan teknologi. Setelah melakukan
data dilakukan secara deskriptif baik observasi pada mahasiswa kemampuan
kuantitatif muapun kualitatif dan penggunaan dalam hal ini adalah
infenrensial. Analisa deskriptif dilakukan pengoperasian personal computer telah
untuk memperoleh gambaran proses berjalan dengan baik. Pada semester tiga
pembelajaran yang terjadi pada uji coba dan mahasiswa telah mendapatkan matakuliah
dampak yang terjadi pembelajaran yang dasar komputer sehingga dengan mudah
terjadi pada mahasiswa. Analisa kuantitatif ketika proses penelitian berlangsung,
deskriptif untuk mengetahui kesesuaian mahasiswa telah memiliki kemampuan
produk dengan teori. Untuk menguji adaptif mencoba vi-learning namun tetap
keefektifan model yang dilakukan dengan pendampingan
menggunakan analisis inferensial. Analisis konsep dilakukan untuk
mengidentifikasi konsep pokok yang akan
HASIL DAN PEMBAHASAN diajarkan kepada mahasiswa dan membuat
Penelitian ini menggambarkan tentang rincian konsep-konsep yang relevan. Analisis
model pembelajaran daring yang digunakan konsep merupakan langkah yang dilakukan
oleh mahasiswa jurusan PG PAUD. Model sebgai sarana pencapaian kompetensi.
pembelajaran yang dimaksud adalah pola Perangkat pendukung untuk melakukan
pembelajaran yang diikuti dalam analisis konsep yaitu: 1) analisis capaian
perancangan pembelajaran khususnya pembelajaran yang bertujuan untuk
langkah-langkah pembelajaran dan menentukan bahan ajar. 2) analisis sumber
perangkatnya guna mencapai tujuan belajar yaitu mengumpulkan dan
pembelajaran. Model pembelajaran temuan mengidentifikasi sumber-sumber belajar yang
ini disajikan dengan sistematika: (a) tahap akan digunakan. Analisis konsep dilakukan
identifikasi masalah, (b) tahap design/ berdasarkan Rencana Pembelajaran
perancangan produk, (c) tahap validasi ahli, Semester. Capaian pembelajaran disesuaikan
(d) tahap revisi produk sekala terbatas. dengan kebijakan kurikulum KKNI yaitu
Berdasarkan lima tahap tersebut, berikut meliputi capaian pengetahuan, sikap, dan
secara rinci penjelasan pada setiap langkah. keterampilan. Analisis capaian pembelajaran
A. Tahap Identifikasi masalah ini dilakukan dengan cara berdiskusi bersama
Tujuan pada tahap ini untuk menetapkan tim rumpun PAUD untuk memperoleh
dan mendefinisikan syarat-syarat dalam kesepakatan. Berikut dokumentasi diskusi
proses pembelajaran. Tahap ini meliputi lima yang dilakukan dengan tim rumpun PAUD.
langkah pokok yaitu : analisis awal-akhir, Analisis tugas ini bertujuan untuk
analisis tugas, analisis spesifikasi. menganalisis tugas-tugas atau kegiatan yang
Analisis awal-akhir bertujuan untuk akan dilakukan oleh mahasiswa dalam proses
memunculkan dan menetapkan masalah pembelajaran dalam rangka pencapaian.
dasar yang dihadapi dalam pembelajaran Analisis spesifikasi tujuan pembelajaran
sehingga dibutuhkan pengembangan mata merupakan rumusan tujuan pembelajaran
kuliah Kajian PAUD. Analisa awal yang yang ingin dicapai pada proses pembelajaran
muncul adalah keterbatasan saat dan harapannya pada penelitian ini
pembelajaran berlangsung, waktu interaksi mahasiswa mampu menguasai materi yang
mahasiswa dengan dosen di dalam kelas, telah diajarkan. Capaian pembelajaran
selain itu kegiatan pembelajaran yang hanya berupa pengetahuan yakni mahasiswa
dibatasi dengan 2 sks, sehingga mahasiswa mampu menguasai pengelolaan dalam
tidak memiliki waktu untuk berdiskusi penyelenggaraan PAUD.
terkait materi perkuliahan awal.

Copyright © 2018, JECCE, ISSN: 2615-1413 (online) 29


Journal of Early Childhood Care & Education
1 (1), March 2018
Hal. 26 - 31
Keterampilan khusus yakni mahasiswa
mampu merencanakan, melaksanakan,
menganalisis dan melakukan inovasi
pembelajaran pada bidang PAUD. Sikap
yakni mahasiswa mampu memiliki
kemampuan untuk menentukan berbagai Gambar 1. Pembelajaran on line dengan
alternatif pemecahan masalah anak usia dini assigment & big blue
secara mandiri atau kelompok dalam Langkah selanjutnya, setelah
pengambilan keputusan yang tepat. Umum pembelajaran menentukan topic maka
yakni mahasiswa mampu menerapkan pengembangan adalah berbagai bentuk
pemikiran logis, kritis, sistematis, dan mindmap. Dalam pembuatannya
inovatif dalam konteks pengembangan atau menggunakan detail 5W + 1H yang dapat
implementasi ilmu pengetahuan dan diterjemahkan untuk memudahkan
teknologi yang memperhatikan dan mahasiswa dalam mengkaji materi sesuai
menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan target capaian.
dengan bidang keahliannya. Perumusan C. Validasi Ahli
tujuan pembelajaran didasarkan atas analisis Berdasarkan analisis secara deskriptif
konsep dan dinyatakan dengan tingkah laku kuantitatif, model pembelajaran ini memiliki
yang dapat diamati. validitas yang sangat tinggi. Hasil Validasi
B. Tahap Rancangan Design ahli adalah sangat valid. Validasi yang
Model ini dikembangkan berdasarkan menggambarkan keterterapan model dalam
prinsip untuk mengembangkan pemahaman praktik pembelajaran di PG Paud sangat
pembelajaran KAJIAN PAUD melalui valid.
kegiatan on line. Langkah-langkah D. Tahap Revisi Produk Skala Kecil
pengembangan meliputi: (1) tahap pemilihan Uji coba lapangan dilaksanakan setelah
media, dan (2) tahap pemilihan Format. revisi rancangan produk dari para ahli. Uji
Pemilihan media berkaitan dengan coba dilakukan pada mahasiswa PG PAUD
penentuan media bahan ajar yang tepat angkatan 2015. Uji coba dilakukan pada
untuk menyajikan materi pelajaran yang Senin, 20 November 2017 di Gedung PG
didasarkan pada analisis materi, analisis PAUD hasil ujicoba terhadap mahasiswa
tugas, dan fasilitas yang tersedia serta yaitu tingkat kefektifan mencapai 80%,
karakteristik mahasiswa. Materi yang tingkat keterterapan mencapai 84%, dan daya
diberikan adalah sesuai dengan RPS yang tarik mencapai 82%. Adapaun saran proses
telah dibuat. Materi berupa topic diskusi dan big blue button membutuhkan waktu yang
mindmap yang disajikan dalam bentuk on banyak. Adapun wawancara yang dilakukan
line. dengan mahasiswa mahasiswa PGPAUD
Berikutnya adalah tahap pemilihan Angkatan 2015. Berikut hasil wawancara
format. Langkah ini meliputi kegiatan dipaparkan pada tabel di bawah ini.
pemilihan format untuk merancang isi Pada tahap evaluasi ini dilakukan
materi, pemilihan materi, strategi analisis data terkait pengembangan
pendekatan dan sumber belajar yang pembelajaran pada matakuliah Kajian PAUD.
dikembangkan. Format pembelajaran Berdasarkan data hasil uji coba, berikut ini
disesuaikan dengan model pembelajaran yang disajikan hasil analisis data yang terdiri atas
digunakan. Pada penelitian ini menggunakan hasil validasi para ahli yang terdiri dari 1
pembelajaran berbasis on line dengan orang ahli media, dan 1 orang ahli materi.
assignment, big blue. Hasil produk terhadap ahli media dan ahli
materi. Nilai dari ahli media mencapai 80%,
dengan kriteria valid. Saran bagi peneliti
adalah merevisi komponen warna. Nilai dari
ahli materi mencapai 80% dengan kriteria

Copyright © 2018, JECCE, ISSN: 2615-1413 (online) 30


Journal of Early Childhood Care & Education
Vol. 1 No.1, March 2018
Hal. 26 - 31
valid. Saran dari ahli materi adalah Ghirardini, B. (2011). E-learning
menambah materi terkait 5w+1h. Uji coba Methodologies. Germany: Federal
lapangan dilakukan mahasiswa PGPAUD Ministry of Food, Agriculture and
Cunsomer Protection.
2015. Hasil ujicoba terhadap mahasiswa
yaitu tingkat kefektifan mencapai 80%, Permana, P. (2009). E-Learning, Sistem
Manajemen Pembelajaran Online.
tingkat keterterapan mencapai 84%, dan daya
Bandung:UPI.
tarik mencapai 82%. Adapaun saran
Prasetio, dkk. (2012). Perancangan dan
perbaikan adalah meliputi durasi yang perlu
Implementasi Content Pembelajaran
ditambah ketika menggunakan big blue Online Dengan Metode Blended
button. Pembelajaran model daring juga Learning. Jurnal Teknik Elektro -FT,
efektif meningkatkan motivasi belajar peserta UNSRAT, 1 (3): 1-7.
didik (Rambarizki, 2017) Rambarizki, R. (2017). Penerapan
Pembelajaran Daring Kombinasi
SIMPULAN Dalam Meningkatkan Motivasi
Belajar Peserta Didik Paket C Vokasi
Model pembelalajaran daring yang
di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat
diujicobakan dalam skala kecil adalah sangat (PKBM) Pioneer Karanganyar. E-
valid dari pengguna, maupun bagi siswa. Journal UNESA.
Model pembelajaran ini sangat efektif untuk Siahaan, S. (2003). E-learning (Pembelajaran
mahasiswa hal ini terbukti dari hasil uji coba Elektronik) Sebagai Salah Satu
skala kecil menunjukan kefektifan mencapai Alternatif Kegiatan Pembelajaran.
80%, tingkat keterterapan mencapai 84%, dan Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.
daya tarik mencapai 82%. No. 042. Tahun ke-9. Jakarta
Peningkatan pembelajaran yang
berkualitas di jurusan PG PAUD, di sarankan
menggunakan model pembelajaran daring. BIOGRAFI SINGKAT PENULIS
Penulis lahir di Kediri, 15 Juni 1990.
DAFTAR PUSTAKA Menempuh pendidikan S1 PG PAUD (2008-
Essa E. (2008). Early Chilhood education 2012) di Unesa dan S2 di UNJ (2012-2014)
Annotated Studen’s edition, sixth pada jurusan PAUD. Saat ini bekerja sebagai
Edition. USA: Wadswort dosen di Jurusan PG PAUD FIP Universitas
Borg, W.R., Gall, M.D., & Gall, J.P., (2003). Negeri Surabaya
Educational research. An introduction
(7th ed.). New York: Longman.

Copyright © 2018, JECCE, ISSN: 2615-1413 (online) 31