Anda di halaman 1dari 33

Contoh soal

EVALUASI TABLET

PENGAMPU :
NOFRIYANTI, M.FARM., APT
SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI RIAU
Contoh Soal
KESERAGAMAN BENTUK & UKURAN!
No. Tablet Ke- Diameter (cm) Tebal (cm)
1. 1 1,22 0,51
2. 2 1,22 0,57
3. 3 1,22 0,55
4. 4 1,23 0,52
5. 5 1,22 0,52
6. 6 1,22 0,55
7. 7 1,22 0,56
8. 8 1,22 0,55
9. 9 1,22 0,51
10 10 1,22 0,51

Dari data diatas, hitunglah diameter dan tebal rata-rata


dari 10 tablet yang diuji, kemudian berikan kesimpulan
hasilnya!
Penyelesaiannya.....

 Rata-rata diameter 10 tablet = 1,22 cm


 Rata-rata tebal 10 tablet = 0,54 cm
 Syarat : diameter tablet tidak lebih dari 3 kali dan
tidak kurang dari 4/3 kali tebal tablet.
 Jadi : 4/3 t < d > 3 t
4/3 x 0,54 cm < d > 3 x 0,54
0,72 cm < d > 1,62 cm
 Ukuran tablet = rata-rata diameter tablet /
rata-rata tebal tablet
= 1,22 cm / 0,54 cm = 2,3 kali
(memenuhi persyaratan)
Contoh Soal
KEKERASAN TABLET!
No. Tablet Kekerasan  Jika bobot tablet uji
Ke- (kg/cm3)
adalah 500 mg, hitunglah
1. 1 1,5 kekerasan rata-rata dari
2. 2 2 10 tablet yang diuji,
3. 3 2 kemudian berikan
4. 4 2 kesimpulan hasilnya!
5. 5 1,5
6. 6 2
7. 7 2
8. 8 1,5
9. 9 2
10 10 2
Penyelesaiannya...

 Kekerasan 10 tablet = 18,5 kg/cm2


 Rata-rata kekerasan 10 tablet = 18,5 kg/cm2 / 10 =
1,85 kg/cm2.
 Penafsiran hasil :
 bobot tablet ≤300 mg = 4-7 kg/cm2
 bobot tablet ≥400-700 mg = 7-12 kg/cm2
 Jadi, nilai kekerasan tablet uji 1,85 kg/cm2 adalah
tidak memenuhi syarat untuk bobot tablet 500 mg.
Contoh Soal
FRIABILITAS!

 Diketahui bobot 20 tablet ibuprofen adalah 1,525 g.


Setelah diuji ketahanannya dengan alat friabilator
Roche selama 4 menit/100 kali putaran, didapatkan
bobot akhir 20 tablet menjadi 1,502 g.
 Hitunglah % friabilitas dari tablet ibuprofen
tersebut!
Penyelesaiannya...

 Jawab : F = W0 - Wt/W0 x 100%


F = 1,525 g – 1,502 g/1,525 g x 100%
= 1,5%

 Penafsiran hasil : Nilai F dinyatakan baik jika < 1%.


 Jadi nilai % friabilitas tablet ibuprofen tidak
memenuhi syarat yang ditentukan dan tablet
termasuk rapuh.
Contoh Soal
WAKTU HANCUR!
Tablet - Waktu Hancur  Dari data disamping,
( menit)
hitunglah waktu hancur
1 0,37
dari keenam tablet
2 0,50
3 1,05
ibuprofen tersebut,
4 0,55
kemudian berikan
5 1,16
kesimpulan hasilnya!
6 1,10
Penyelesaiannya...

• Waktu rata-rata ke-6 tablet = 0,79 menit.


 Penafsiran hasil :
Kecuali dinyatakan lain semua tablet harus hancur
tidak lebih dari 15 menit untuk tablet tidak
bersalut & tidak lebih dari 60 menit untuk
tablet salut selaput.
 Dari data yang diperoleh, didapatkan bahwa tablet
ibuprofen memenuhi syarat waktu hancur untuk
tablet tidak bersalut, yaitu kurang dari 15 menit.
KESERAGAMAN BOBOT
Contoh Soal!
KESERAGAMAN BOBOT
Tablet Ke- Bobot Tablet Ke- Bobot
1 0,5800 11 0,5804
2 0,5874 12 0,5871
3 0,6179 13 0,5284
4 0,5670 14 0,6074
5 0,6070 15 0,5801
6 0,5745 16 0,5850
7 0,5950 17 0,5280
8 0,5290 18 0,6590
9 0,6598 19 0,5850
10 0,5805 20 0,5940
Rata-rata 0,5866
Contoh Soal!
KESERAGAMAN BOBOT
 Dari data diatas, tentukanlah % bobot rata-rata tiap
tablet dan bandingkan dengan tabel bakunya!
 Kemudian hitunglah standar deviasi dari 20 tablet
tersebut!
Perhitungan Bobot Rata-Rata
Tablet % Bobot Rata- Tablet % Bobot Penafsiran Hasil
Ke- rata Ke- Rata-rata
1 0,5860- 11 1,06%
0,5800/0,5860 x
100% = 1,02%
2 -0,14% 12 -0,09
3 -5,34% 13 9,92%
tidak ada dari 2 tablet
4 3,34% 14 -14,9%
> 5% (kolom A) dan
5 -3,48% 15 1,11% tidak ada dari 1 tablet
6 2,06% 16 0,27% > 10% (kolom B).
7 -1,43% 17 9,99%
8 9,82% 18 -12,34%
9 -11,8% 19 0,27%
10 1,04% 20 -1,26%
Perhitungan Bobot rata-rata
 Rumus menghitung bobot rata-rata :

x 100%

 Dari hasil yang didapatkan, ternyata 20 tablet uji


belum memenuhi persyaratan keseragaman bobot
yang ditetapkan untuk bobot tablet > 300 mg.
Perhitungan Keseragaman
Kandungan
 Dari hasil standar deviasi yang telah dihitung,
tentukanlah keseragaman kandungannya!
Langkah Perhitungan
Standar Deviasi
 Timbang bobot masing-masing tablet  20 tablet
(X1 sampai X20)
 Hitung rata-rata 20 tablet (∑X)
 Hitung X2 :
 X2 = X - ∑X
 Jumlahkan X2
 Hitung Standar deviasi :
Perhitungan Standar Deviasi

Tablet Bobot X2 = (X – X2)


Ke- tablet
1 0,5800 0,5800 – 0,5866 = -
0,00662 = 0,00004356
20 0,5940 0,5940 – 0,5866 = -
0,00642 = 0,00005476
Σ= Total X2 = P = 11,6719 S = 0,7837
0,5866
Perhitungan Standar Deviasi

 SDR = SD/rata-rata x 100%


= 0,7837/11,6719 X 100%
= 6,71%
 Penafsiran hasil : simpangan baku relatif (SDR)
kurang dari 6%.
 Jadi, hasil perhitungan keseragaman kandungan
tablet uji tidak memenuhi persyaratan yang
ditetapkan.
Perhitungan Keseragaman
Kandungan
 SDR = SD/rata-rata x 100%
= 0,7837/11,6719 X 100%
= 6,71%
 Penafsiran hasil : simpangan baku relatif (SDR)
kurang dari 6%.
 Jadi, hasil perhitungan keseragaman kandungan
tablet uji tidak memenuhi persyaratan yang
ditetapkan.
Evaluasi Penetapan Kadar
Prosedur Kerja :
 Mencari bobot tablet yang setara :
1. Timbang bobot seluruh tablet
2. Hitung kadar seluruh tablet
3. Hitung kesetaraan =
 kadar yang diminta/kadar seluruh tablet x
bobot seluruh tablet
Contoh Soal
menghitung kesetaraan
 Diketahui bobot 1 tablet parasetamol 500 mg adalah
750 mg.
 Berapa kesetaraan 250 mg serbuk dari 10 tablet
parasetamol di atas?
Jawaban Soal
Perhitungan Keseteraan
 Dik bobot 1 tablet = 750 mg
bobot 10 tablet = 7500 mg
 Dik kadar 1 tablet 500 mg
kadar 10 tablet = 5000 mg
 = 375 mg
Prosedur Penetapan Kadar
 Setelah didapatkan bobot kesetaraan, dilakukan
proses pengenceran dan pengurukuran absorbansi.
 Setelah didapatkan harga absorbansi, hitung kadar
dengan menggunakan rumus persamaan regresi.
Misal A = 0,3043
Hitung kadar = y = ax ± b
Absorbansi yang didapat menjadi data y, yang dicari
x
Prosedur Penetapan Kadar
 Setelah didapatkan nilai x
 Hitung kadar = V x FP x X
 Kemudian hitung % kadar

Soal Penetapan Kadar

 Dari 500 ml volume yang dibuat, dilakukan pengenceran


10 ml dalam 50 ml (FP = 50/10) dan 2 ml dalam 50 ml
(FP = 50/2).
 Didapatkan persamaan regresi dari hasil penentuan
kurva kalibrasi tablet ofloxacin sebagai berikut :
y = 0,124779x - 0,007758.
 Data absorban salah satu larutan serial adalah = 0,3034
μg/ml.
 Tentukanlah kadar dan % kadar terlarut dari data diatas,
jika diketahui bobot 1 tablet adalah 200 mg!
Penyelesaiannya ...
 Jawab :
y = 0,124779 x - 0,007758
0, 3034 = 0,124779 x - 0,007758
0,3034 + 0,007758 = 0,124779 x
x = 0,312058/0,124779
= 2,500885 μg/ml
Perhitungan kadar = V x FP x X
= 500 ml x (50/10) x (50/2) x 2,500885 μg/ml
= 156305,312 μg/ml = 156,31 mg/ml
% Kadar = kadar/bobot x 100%
= 156,31 mg/ml/200 mg x 100%
= 78,15%
Jadi, dari hasil yang didapatkan, tablet ofloxacin tidak memenuhi
keseragaman kandungan yang ditetapkan, dimana nilainya kurang
dari 85%
Evaluasi Disolusi
a. Data kurva kalibrasi
Konsentrasi (ppm) Absorban
6 0,183
9 0,273
12 0,374
15 0,452
18 0,542

Didapatkan persamaan regresi :


 y = 0,0299x + 0,006
b. Data absorbansi ibuprofen tiap 5 menit
Waktu (t) Absorban (A)
5 0,211
10 0,231
15 0,252
20 0,273
25 0,281
30 0,289
35 0,291
40 0,293
 Data disolusi :
 volume medium = 900 mL
 volume yang dipipet = 5 mL
 Tentukanlah nilai :
a. x (Wt)  konsentrasi tiap waktu pengambilan
cuplikan)?
b. % obat terlarut (Wt), jika kadar ibuprofen tablet
yang digunakan 400 mg?
c. kadar (C)?
d. log C?
e. K dan t1/2 jika, persamaan regresi orde 1
 y = -0,0004x + 1,964
 pada orde 1, b = -K/2,303
 t1/2 orde 1  0,693/K
Penyelesaiannya ….
a. x pada menit ke-5 :
 y = 0,0299x + 0,006
0,211 = 0,0299x + 0,006
x = 0,211 – 0,006 / 0,0299
= 0,01033 ppm (μg/ml)
Wt5 = x X Vol. yang dipipet X Vol. Medium
= 0,01033 μg/mL x 5 mL x 900 Ml
= 30.852,8428 μg/mL
= 30,852 mg/mL
b. % Wt pada menit ke-5
 % Wt5 = Wt/W0 x 100%
= 30,852 mg/400 mg x 100%
= 7,713%
c. C pada menit ke-5
 C = %W - %Wt
= 100 %– 7,713 %
= 92,287 %
d. Log C = log 92,287 = 1,965
e. K = -b x 2,303
= - 0,0004 x 2,303
= 0,00092 menit
t1/2 = 0,693/0,00092
= 30,9375 menit
TUGAS!

Untuk laporan tentang objek


disolusi, silakan dilanjutkan
perhitungan dari data contoh
evaluasi di atas!
TERIMA
KASIH 