Anda di halaman 1dari 22

TANTANGAN

PEMBELAJARAN
GEOGRAFI DIMASA
PANDEMI COVID-19
Difinisi Geografi
• Geografi mempelajari hubungan kausal
gejala gejala di muka bumi dan peristiwa-
peristiwa yang terjadi di muka bumi baik
yang fisikal maupun yang menyangkut
mahkluk hidup beserta permasalahannya,
melalui pendekatan keruangan, ekologikal
dan regional untuk kepentingan program,
proses dan keberhasilan pembangunan
(Bintarto, 1984).
• Seminar dan lokakarya yang dilaksanakan
di Jurusan Geografi, FKIP, IKIP Semarang
kerjasama dengan IGI tahun 1988 telah
menghasilkan rumusan definisi: Geografi
adalah ilmu pengetahuan yang
mempelajari perbedaan dan persamaan
fenomena geosfer dengan sudut pandang
kelingkungan, kewilayahan dalam konteks
keruangan.
• Obyek kajian dalam Geografi adalah
obyek material dan formal.
Pertanyaan pemandu

1. apa (what),
2. dimana (where),
3. berapa (how long/how much),
4. mengapa (why),
5. bagaimana (how),
6. kapan (when),
7. siapa (who) (Widoyo Alfandi, 2001).
FILSAFAT ILMU GEOGRAFI (1):

1) refleksi filsafati geografi yang terus


menerus dalam kawasan ilmiah untuk
mencari kebenaran dan kenyataan
interaksi dan interelasi antara unsur-
unsur geografis
• fenomena alam dengan manusia (dan sebaliknya)
• satu fenomena alam dengan fenomena alam lain
• kecenderungan fenomena geografis menurut ruang dan
waktu
• dinamika lingkungan alam dan lingkungan manusia
FILSAFAT ILMU GEOGRAFI (2)
2) memahami seluk beluk ilmu geografi
yang paling mendasar, sehingga dapat
dipahami perspektif ilmu, kemungkinan
pengembangannya, keterjalinannya
antar cabang ilmu, serta simplikasi dan
artifisialisasinya.
Geografi dengan ilmu lainnya
Geologi

GEOGRAFI FISIK
Meteorologi Biologi
Geomorfologi

Klimatologi Biogeografi

Astronomi Pedologi
Geografi.
Matematika Tanah
Geografi GEOGRAFI

GEOGRAFI MANUSIA
Geo. Sosial Geo.
Politik Ilmu Politik
Sosiologi
Geo. Geo.
Ekonomi Budaya
Geo.
Sejarah
Ekonomi Antropolgi
Sejarah
Disiplin Geografi
Menurut Sugeng Martopo
FENOMEN PERMUKAAN BUMI/GEOSFERA

ATMOSFER Cuaca/meteorologi Iklim/klimatologi

LITOSFER Toposfer Pedosfer

HIDROSFER Air daratan Air laut

BIOSFER Fauna Flora

Keruangan
KONTEKS
Kelingkungan TATASUSUN
KERUANGAN
Kewilayahan

TEKNIK Identifikasi, inventarisasi, analisis, sintesis,


klasifikasi, evaluasi
3. ONTOLOGI GEOGRAFI
1) Hakekat Ilmu Geografi dapat dikaji dari:
• cakupan atau lingkup kajian
• pengertian/definisi geografi
• pertanyaan kunci dalam geografi
• paradigma geografi

2) Cakupan/lingkup kajian geografi:


• obyek material
• obyek formal
3) Obyek material geografi:
• Geosfer yang terdiri dari: atmosfer, litosfer,
pedosfer, hidrosfer, biosfer dan antroposfer
• Milieu geografi (Blink, Boerman dan Visscher)
menempatkan antroposfer sebagai pusat yang
diklelilingi oleh komponen geosfer lainnya.
4) Kedudukan obyek kajian geografis dalam
ilmu-ilmu sistematik:
• menurut Hettner dalam Harstshorne
• menurut Biddle  mirip dengan Hettner
VISI DAN ORIENTASI FILSAFAT
ILMU GEOGRAFI
1) teleologis: mencapai tujuan (teleos)
• Semesta alam sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa harus
dijaga kelestariannya
2) etis: untuk meningkatkan kesejahteraan manusia:
• Sumberdaya alam dan lingkungan seharusnya dikelola sesuai
dengan potensi dan karakteritiknya untuk mendukung
kesjahteraan manusia
3) intergratif: untuk meningkatkan harkat dan martabat
manusia juga untuk struktur dan kultur masyarakat:
• Komponen pembentuk alam saling berinteraksi dan saling
terhgantung, sehingga dalam memanfaatkan harus terintergratif
guna mendukung harkat dan martabat manusia maupun
masyarakatnya.
OBYEK MATERIAL GEOGRAFI
1) Obyek material adalah:
• sesuatu yang menjadi sasaran pemikiran, sesuatu
yang dipelajari, sesuatu yang diselidiki;
• sumber-sumber dan asalnya pengetahuan, alat-alat
pengetahuan, dan proses terjadinya pengetahuan;
batas-batas pengetahuan, kebenaran dan
kekeliruan.
2) Dalam geografi obyek materialnya adalah
geosfer dan segala komponennya.
OBYEK FORMAL GEOGRAFI
1) Obyek FORMAL adalah:
• sudut padang logika pada umumnya: dari sudut mana kerja
pikiran itu dilihat, sudut pandang untuk mencapai kebenaran
• sudut pandang logika formal adalah mempelajari azas-azas,
kaidah-kaidah, norma-norma atau hukum-hukum berfikir yang
harus ditaati agar kita dapat berfikir benar dan mencapai
kebenaran
• sudut pandang logika material: mempelajari proses-proses
yang memungkinkannya pengetahuan yang benar dan cara
atau teknik atau sarana untuk mendapatkan pengetahuan yang
benar.
2) Dalam geografi obyek formalnya adalah pendekatan
keruangan, kelingkungan dan kewilayahan.
Konsep geografi (Warman: 1981):
• strata kehidupan (life layer concept)
• dominasi ekologi manusia (man ecological dominant concept)
• interaksi keruangan (spatial interaction)
• globalisasi (globalism concept)
• wilayah (regional concept)
• hubungan wilayah (areal relationships)
• kesamaan wilayah (areal likeness)
• perbedaan wilayah (areal differences)
• keunikan wilayah (areal uniqueness)
• penyebaran areal (areal distribution)
• lokasi relatif (relative location)
• keuntungan komparatif (advantage comparative)
• perubahan abadi (perpetual transformation concept)
• sumber daya budaya yang berbeda (culturally defined resources
concept)
• skala ( round earth on flat paper concept)
HAKEKAT GEOGRAFI
1. Arti Hakekat:
• intisari atau sifat-sifat umum dari sesuatu
• diri pribadi atau jati diri dari sesuatu
• Substansi primer: inti atau diri pribadi dari sesuatu
• Substansi sekunder: sifat-sifat yang baik secara mutlak
atau relatif melekat pada diri-pribadi sesuatu.
2. Hakekat dapat dibedakan menjadi:
• Hakekat jenis (abstrak)
• Hakekat pribadi (potensial)
• Hakekat pribadi (konkrit)
Hakekat geografi (Daldjuni,1991):

1) sebagai ilmu pengetahuan bio-fisis;


2) sebagai relasi timbal balik manusia alam;
3) sebagai ekologi manusia;
4) sebagai telaah bentang alam;
5) sebagai telaah sebaran gejala alam atau
gejala sosial tertentu;
6) sebagai teori tentang ruang bumi.
Hakekat geografi (Ginsburg, 1981):

1) sebagai ikhtisar fakta;


2) sebagai studi tentang pengaruh
lingkungan;
3) sebagai hubungan antara manusia dan
alam;
4) sebgai studi tentang bentang alam;
5) sebagai ekologi manusia;
6) sebagai ilmu distribusi.
Hakekat geografi (Lambooy, 1982):

1) suatu telaah tentang perbedaan dan intergrasi


wilayah;
2) telaah gejala dalam kaitannya dengan ruang;
3) menemukan pola dan ikatan-iaktan yang azasi
dari berbagai tempat yang bertalian dengan
fungsinya;
4) menyelidiki obyek yang terintergrasi dalam
persebaran keruangannya;
5) ilmu tentang lokasi;
6) menelaah ruang dan relasi keruangannya.
KOMPETENSI GEOGRAF
1. Mampu berpikir secara spasial.
2. Mampu membaca dan memahami
bentangalam,
3. Mampu menilai implikasi (spasial) dari
distribusi beraneka ragam karakteristik
bentangalam.
4. Mampu memikirkan lebih dari satu macam
distribusi (spasial) pada saat yang sama,
sekaligus mampu memahami setiap
kemungkinan keterkaitan antar obyek yang
sedang dipelajari.
5. Mampu merubah skala pemikiran sesuai
kebutuhan untuk berbagi fenomena atau
masalah yang sedang dianalisis.
6. Mampu menambahkan dimensi waktu
dalam analisis jika diperlukan.
7. Mampu menempatkan fenomena yang
sedang diamati dalam suatu kerangka
model atau sistem.
8. Mampu memahami dan berpikir dengan
mangkaitkan sistem fisik dan sosial
(manuasia) dalam suatu bentangalam.
9. Mampu menggunakan metode dan teknik seperti:
a. memperoleh informasi dari kerja lapangan, peta,
penginderaan jauh.
b. mengelola data yang berukuran besar atau kecil
dengan menggunakan komputer.
c. Melakukan penelusuran yang bersifat historis.
d. Memonitor informasi bentangalam dan mampu
menyajikan untuk analisis lebih lanjut.
e. Menyajikan informasi dengan jelas, utamanya dalam
bentuk peta.
f. Memanfaatkan sistem informasi geografi.

10. Mampu menyatakan dengan baik penemuannya dan


menghubungkannya dengan berbagai disiplin ilmu
terkait.
TANTANGAN DI MASA PANDEMI
COVID-19
1. Diperlukan adaptasi dan upgrade dalam
penyusunan Rencana Pembalajaran.
2. Pentingnya dukungan (mindset dan
inovasi) pihak dosen /guru dalam Proses
Pembelajaran.
3. Mendisain kegiatan Pembelajaran yang
mempertimbangkan protokol kesehatan,
misal: menjaga jarak fisik, mencuci
tangan, menghindari memegang daerah
wajah, dan memakai masker dll.