Anda di halaman 1dari 1

Penyuluhan Pergaulan dan Reproduksi Remaja Pada Siswa Baru SMA Banguntapan

Latar Belakang
• Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem,
fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Pengertian sehat disini
tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga
sehat secara mental serta sosial kultural. Setiap 5 menit remaja di bawah usia 25
tahun terinfeksi HIV dan setiap menitnya 10 wanita usia 15-19 tahun melakukan
aborsi tidak aman. >500 juta usia 10-14 tahun hidup di negara berkembang, dan
rata-rata pernah melakukan hubungan suami-isteri (intercourse) pertama kali di
bawah usia 15 tahun

Permasalahan
saat ini masih belum banyak remaja yang peduli terhadap risiko-risiko yang bisa menyerang
remaja “salah pergaulan”. Mulai dari ancaman HIV/AIDS, angka kematian ibu yang
meningkat karena melahirkan di usia muda, hingga kematian remaja perempuan karena
nekat mengambil tindakan aborsi.

Perencanaan dan Pemilihan intervensi


1. Memberikan pengetahuan mengenai gambaran umum organ-organ reproduksi, penyakit-
penyakit yang disebabkan oleh seks bebas serta dampak yang terjadi akibat dari salah pergaulan.
2. Memberikan informasi yang sudah terbukti (evidence based medicine) yang berdasarkan
penelitian, dan meluruskan informasi yang keliru.
3. Memotivasi untuk rajin rajin belajar serta melakukan hal-hal yang positif dimasa remaja.

Pelaksanaan
-Kegiatan dilaksanakan dengan metode penyuluhan secara daring menggunakan aplikasi googlemeet
-Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
- Debriefeing dan Evaluasi kegiatan, tidak ada post test.

Monitoring dan Evaluasi


Sebaiknya dilakukan post test untuk mengetahui secara terukur perubahan tingkat pengetahuan
remaja.