Anda di halaman 1dari 11

Ukuran Pemusatan Data

(Mean, Median, dan Modus)


Mean ( x́ )
Mean adalah nilai rata-rata dari hasil penjumlahan seluruh data yang kemudian dibagi
dengan banyaknya data yang ada. Mean lebih singkatnya disebut sebagai nilai rata-rata
dari jumlah data yang ada. Untuk mencari nilai Mean (rata-rata) dapat diperoleh dengan
menggunakan rumus:

Mean Data Tunggal

Data tunggal adalah data yang belum dikelompokkan ke dalam kelas interval. Untuk
mencari nilai mean data tunggal dapat diperoleh dengan menggunakan rumus:

Keterangan: 

X̄ = Rataan dari suatu data (dibaca X bar)

X1 = Nilai data pertama

X2 = Nilai data kedua

X3 = Nilai data ketiga

Xn = Nilai data selanjutnya

n   = Banyak data yang ada


Contoh
Dari hasil ulangan matematika kelas 8 SMP 03 Waud yang terdiri dari 12 siswa
diperoleh nilai 10,10,10, 9, 5, 8, 8, 8, 7,10, 9, 9. Tentukan nilai rata-rata kelasnya
(mean) nya!
Jawab:

Mean Data Kelompok

Data kelompok adalah data yang sudah dikelompokkan ke dalam kelas interval. Untuk
mencari nilai Mean dari data kelompok dapat diperoleh dengan menggunakan rumus:

Keterangan: 

fi = Frekuensi ∑ ¿ Sigma( jumlah)

Xi = Nilai tengah

Nilai tengah adalah jumlah nilai tepi atas dan tepi bawah dibagi 2
Contoh:

Diketahui suatu data sebagai berikut. Hitunglah rata-ratanya!

Untuk mencari Mean, terlebih dahulu kita harus mencari nilai tengahnya (Xi) terlebih
dahulu kemudian dikalikan dengan frekuensi (fi).

Sehingga,
Median (Me)
Median adalah nilai tengah dari sebuah data yang sudah diurutkan dari jumlah terkecil
sampai terbesar.

Median Data Tunggal

Jika, Median data tunggal yang dicari dari jumlah data yang jumlahnya ganjil dapat
dicari menggunakan rumus berikut.

Jika, Median data tunggal yang dicari dari  jumlah data yang jumlahnya genap dapat
dicari menggunakan rumus berikut.

Keterangan:

Me = Median

n    = Jumlah data
x     = Nilai data

Contoh:

Median Data Ganjil


Dari 7 orang anak sedang menghitung pensil warna yang dipunyainya. Setelah dihitung
jumlah pensil warna mereka adalah 3, 8, 5, 7, 6, 4, 4. Median dari jumlah pensil warna
tersebut adalah?

Jawab:

Karena jumlah data ganjil, maka penghitungan median yang digunakan adalah cara


penghitungan median data ganjil.

Dari hasil penghitungan di atas, diperoleh bahwa median adalah X4. Untuk mengetahui
letak X4, maka data harus diurutkan nilainya terlebih dahulu.

3, 4, 4, 5, 6, 7, 8

Berdasarkan hasil pengurutan maka median dari data di atas adalah 5.


Median Data Genap
Dari 10 siswa dalam satu kelas dijadikan dijadikan sampel dan dihitung tingginya. Hasil
pengukuran tinggi badan dari ke-10 siswa tersebut adalah 165, 168, 165, 170, 175,
178, 170, 172, 173, 178. Hitung median dari data tinggi badan ke-10 siswa tersebut.

Jawab:

Karena jumlah data genap, maka penghitungan median dari tinggi badan ke-
10 siswa tersebut adalah seperti berikut.

Untuk mengetahui letak X5 dan X6 terlebih dahulu data harus diurutkan. Hasil
pengurutan data tinggi badan siswa tersebut sebagai berikut.

165,165,168,170,170,172,173,175,178,178

Berdasarkan pengurutan data tinggi badan siswa tersebut diperoleh letak x5


pada nilai 170 dan x6 pada nilai 172. Dengan demikian penghitungan dapat
dilanjutkan.

Jadi, median dari data tinggi badan siswa adalah 171


Median Data Kelompok
Ingat.!!!!! Data kelompok adalah data yang sudah dikelompokkan ke dalam
kelas interval (jarak). Untuk mencari nilai median dari data kelompok dapat
diperoleh dengan menggunakan rumus seperti berikut.

Keterangan:

Me     = Median

xii      = Batas bawah median

n        = Jumlah data

fkii     = Frekuensi kumulatif data di bawah kelas median

fi        = Frekuensi data pada kelas median

p        = Panjang interval kelas

Contoh Soal

Dari 26 siswa SMPN 03 Waud dijadikan sampel dalam penelitian oleh Dinas


Kesehatan. Siswa yang sudah dipilih kemudian di timbang berat badannya.
Hasil timbangan berat badan disajikan dalam bentuk data berkelompok
seperti berikut.
Hitung median berat badan siswa yang dijadikan sampel!

Jawab

Untuk mencari nilai Median nya, terlebih dahulu yang harus dilakukan yaitu
menghitung frekuensi kumulatif data. Penghitungan frekuensi kumulatif data
dapat dilihat pada tabel berikut.

Selanjutnya menentukan nilai-nilai yang akan digunakan pada rumus.

Jumlah data 26, sehingga mediannya terletak diantara data ke-13 dan 14.
Data ke-13 dan 14 ini terletak pada kelas interval ke-4 (61-65). Kelas Interval
ke-4 ini bisa disebut sebagai kelas median.

Melalui informasi kelas median, bisa diperoleh batas bawah kelas median
sama dengan 60,5. Frekuensi kumulatif sebelum kelas median adalah 9, dan
frekuensi kelas median sama dengan 5. Telah diketahui juga  bahwa panjang
kelas yang dimiliki sepanjang 5.

Secara matematis dapat diringkas sebagai berikut.

xii = 60,5
n = 26
fkii = 9
fi = 5
p = 5
Dari nilai-nilai tersebut dapat dihitung median dengan menggunakan rumus
median data berkelompok.

Sehingga median berat badan siswa adalah 64,5 Kg.

Modus (Mo)
Modus merupakan nilai data yang sering muncul. jika dalam suatu kelompok
data memiliki memiliki lebih dari satu nilai data yang sering muncul, maka
sekumpulan data tersebut memiliki banyak modus. Sekelompok data yang
memiliki modus disebut bimodal, sedangkan sekelompok data yang memiliki
lebih dari dua modus disebut multimodal.

Contoh Soal:

Modus Data Tunggal

Diketahui dalam 1 kelas terdapat 10 siswa. dari 10 siswa tersebut kemudian


dijadikan sampel untuk diukur tinggi badannya. Berdasarkan hasil pengukuran
diperoleh data tinggi badan siswa 175,172,175,160,178,165,168,175,175,172.
Tentukan modus dari rata tinggi badan siswa tersebut.
Jawab:

Untuk mencari Modus dari data seperti diatas tidak perlu menggunakan
rumus apapun. Yang perlu dilakukan adalah menghitung nilai data yang
sering muncul. Dan dari dari nilai data:

175,172, 175, 160, 178, 165, 168, 175, 175, 172 yang sering muncul adalah
angka 175.

Modus Data Berkelompok

Diketahui data berkelompok seperti tabel dibawah ini.

Tentukan Mo dari data pada tabel diatas!

Jawab:

Modus dari data tabel diatas terletak pada interval kelas 8-10 karena kelas
interval tersebut memiliki frekuensi terbanyak yaitu 11. Dari tabel diatas dapat
diketahui

p = 3

b = 7,5

b1 = fm – fm−1 = 11-6 = 5


b2 =  fm – fm+1 = 11-4 = 7

Dengan menggunakan rumus modus data berkelompok, maka modus data


tersebut adalah

Mo = b+

= 7,5+

= 7,5+1,25

= 8,75.