Anda di halaman 1dari 20

SMK NEGERI 6 PADANG KEGIATAN PEMBELAJARAN 11

Jurusan : Teknik Komputer dan Jaringan Mapel : Teknologi Layanan Jaringan


Waktu : 8 X 45 Menit Topik : Menerapkan prosedur instalasi Server
softswitch berbasis session initial protocol (SIP).
Kelas : XII Judul : Menginstalasi Server softswitch berbasis
session initial protocol (SIP).
A. Tujuan Pembelajaran.
Setelah mengikuti kegiatan belajar ini diharapkan bahwa :
 Melalui observasi siswa dapat menerapkanprosedur instalasi server softswitch berbasis
session Initial Protocol (SIP) dengan tepat

B. Indikator pencapaian kompetensi


 Menerapkan Prosedur instalasi server softswitch berbasis session Initial Protocol (SIP)
 Menerapkan Prosedur konfigurasi klien menggunakan softphone X-Lite

C. Uraian Materi
1. Pendahuluan
Telepon merupakan salah satu alat yang penting peranannya pada era globalisasi ini.
Semua orang membutuhkanya untuk melakukan komunikasi jarak jauh. Prinsip dasar dari
telepon ini adalah mengirimkan suara dari suatu tempat ke tempat lain melalui media
tertentu. Seiring dengan berjalanya waktu telepon ini pun terus berkembang, dari yang
bersifat analog menjadi digital. hingga sekarang ini sudah ada media telepon yang
menggunakan jaringan komputer untuk menyalurkan suaranya yaitu VoIP. VoIP (Voice
over Internet Protocol) merupakan suatu metode terbaru dalam melakukan percakapan
jarak jauh karena VoIP sendiri berbasis IP sehingga suara yang dikirim melalui media
tertentu tersebut akan diubah menjadi paket-paket data dan menggunakan protokol
jaringan komputer tertentu, dan bukan melewati sirkuit analog telepon biasa. VoIP
merupakan teknologi yang berpotensi dalam memajukan dunia telekomunikasi di Indonesi
karena teknologi ini memiliki banyak kelebihan apabila dibandingkan dengan telepon
analog biasa. Meskipun begitu, VoIP sendiri dianggap masih belum bisa diterapkan di
Indonesia secara luas karena berbagai macam hal. Jadi masih banyak masyarakat
Indonesia yang belum tahu dan mengerti tentang teknologi ini. VoIP bekerja dengan cara
mengubah sinyal-sinyal suara akustik menjadi digital dan kemudian dikirimkan dalam
bentuk paket-paket data dengan menggunakan protokol
protokol tertentu. Atau dengan kata lain saat VoIP digunakan berarti telah terjadi aktifitas
pertukaran data sama halnya seperti saat kita melakukan aktifitas internet lain seperti
browsing, download, dll. Dengan begitu berarti pada VoIP sudah tidak ada lagi sirkuit dan
switching analog seperti pada system telepon analog biasanya melainkan menggunakan
IP PBX untuk mengatur traffic telepon yang ada pada suatu jaringan. IP PBX sendiri tidak
selalu berbentuk hardware, ada juga yang berbentuk software. Jadi kita bisa men-
download software IP PBX ini dan meng-install-nya pada PC/laptop standard. Sehingga
PC tersebut dapat berperan menjadi IP PBX yang mengatur traffic
telapon pada suatu jaringan. IP PBX yang berbentuk software ini sering disebut juga
dengan softswitch. Selain IP PBX, VoIP juga memerlukan perangkat end user lain atau
telepon yang digunakan untuk melakukan komunikasi langsung dari user. Adapun
berbagai macam telepon yang bisa digunakan untuk VoIP yaitu :

a) ATA (Analog Telephone Adapter)


ATA merupakan sebuah device sederhana yang bisa digunakan untuk menyambungkan
telepon analog biasa ke jaringan internet, sehingga VoIP bisa diterapkan pada telepon

Created by bulhadi,S.Pd
tersebut. ATA mengkonversikan sinyal-sinyal analog yang dihasilkan oleh telepon analog
menjadi sinyal digital sehingga bisa dikirim melalui jaringan komputer.

b) IP Phone
IP Phone merupakan telepon special yang tampilan dan cara penggunaanya mirip dengan
telepon analog biasa tetapi bisa terhubung dengan internet tanpa menggunakan ATA.
Telepon ini tidak seperti telepon biasanya yang menggunakan konektor RJ11 tetapi IP
Phone ini menggunakan kabel RJ45 sebagai konektornya sehingga bisa langsung
disambungkan ke router dan terhubung ke jaringan. 3. Computer-to-computer Mungkin ini
merupakan cara paling mudah dalam menggunakan VoIP karena pada cara ini hanya
dibutuhkan komputer yang memiliki soundcard, speaker, dan microphone. Dengan
software pendukung tertentu dan koneksi ke jaringan maka sebuah komputer bisa
digunakan sebagai telepon pada VoIP. Telepon dengan model seperti ini sering juga
disebut dengan softphone.

Gambar 1. IP Phone

Seperti yang telah dijelaskan di atas jika pada VoIP ini terdapat protokol-protokol
tertentu yang digunakan dalam transmisi data-datanya. Dimana salah satu
protocolyangsering digunakan adalah SIP. SIP (Session Initiation Protocol) merupakan
protokol padalayer paling atas/ layer aplikasi yang berfungsi untuk melakukan control
terhadapbagaimana sebuah panggilan disusun urutanya, bagaimana data voice ditransfer
saatpercakapan terjadi, dan juga bagaimana sebuah percakapan diakhiri. SIP
sendirimerupakan protokol yang hanya mengatur communication session saja,
sedangkantransmisi data yang sebenarnya diatur oleh layer dibawahnya yaitu
layertransport, bisamenggunakan UDP ataupun TCP.
Session Description Protocol (SDP) yang bertugas memilih protokol mana yang
digunakan.SDP merupakan protokol yang digunakan untuk mendeskipsikan multimedia
communication session seperti session
announcement, session invitation, and parameter negotiation. Jadi protokol ini
hanyabertugas menegosiasikan parameter-parameter yang akan digunakan

Created by bulhadi,S.Pd
dalamkomunikasidan tidak mengirimkan media yang akan dikirm oleh source.
Berikut merupakan gambar urutan bagaimana komunikasi VoIP berlangsung pada
sebuah jaringan :

Gambar 2. SIP Server

Pada gambar tersebut terlihat jika ada beberapa tahapan yang harus dibuat sebelum userbisa
melakukan percakapan. Pertama-tama adalah user1 mengirimkan invite ke user2.Invite
tersebut tidak langsung masuk ke user2, melainkan diterima terlebih dahulu olehSIP server
karena SIP server merupakan pusat komununikasi pada VoIP tersebut yangmengatur jalanya
komuikasi. Setelah itu invite dari user1 baru dikirim ke user2.Kemudian setelah itu ada proses
ringing dan trying yang terjadi dan setelah ada ackyang dikirim ke user2, percakapan antara
kedua user tersebut baru bisa dilakukan. Pada gambar tersebut terlihat jika saat melakukan
percakapan protokol yang digunakan
adalah RTP (real time transport protocol) karena dalam percakapan telepon transferdatanya
bersifat real time. Setelah percakapan selesai user1 mengirim Bye dan user2mengirim OK.
SIP (Session Initiation Protokol) adalah suatu signalling protocol pada layer aplikasi yang
berfungsi untuk membangun, memodifikasi, dan mengakhiri suatu sesi multimedia yang
melibatkan satu atau beberapa pengguna. Sesi multimedia adalah pertukaran data antar
pengguna yang bisa meliputi suara, video, dan text. SIP tidak menyediakan layanan secara
langsung , tetapi menyediakan pondasi yangdapat digunakan oleh protokol aplikasi lainnya
untuk memberikan layanan yang lebih lengkap bagi pengguna, misalnya dengan RTP (Real
Time Transport Protocol) untuk transfer data secara real-time, dengan SDP (Session
Description Protocol) untuk mendiskripsikan sesi multimedia , dengan MEGACO (Media
Gateway Control Protocol) untuk komunikasi dengan PSTN (Public Switch Telephone
Network).

Created by bulhadi,S.Pd
2. Cara Kerja VOIP
Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker
pada Komputer menjadi paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/
Router/ ADSLModemdikirimkan melalui jaringan internet dan akan diterima olehtempat
tujuan melalui media yang sama. Atau bisa juga melalui melalui media telepon diteruskan
ke phone adapter yang disambungkan ke internet dan bisa diterima oleh telepon tujuan.
Untuk Pengiriman sebuah sinyal ke remote destination dapat dilakukan secara digital
yaitu sebelum dikirim data yang berupa sinyal analog diubah ke bentuk data digital dengan
ADC (Analog to Digital Converter), kemudian ditransmisikan, dan di penerima dipulihkan
kembali menjadi data analog dengan DAC (Digital to Analog Converter).Begitu juga dengan
VoIP, digitalisasi voice dalam bentuk packets data, dikirimkan dan di pulihkan kembali
dalam bentuk voice di penerima. Format digital lebih mudah dikendaika, dalam hal ini dapat
dikompresi, dan dapat diubah ke format yang lebih baik dandata digital lebih tahan
terhadap noise daripada analog.
Bentuk paling sederhana dalam sistem VoIP adalah dua buah komputer terhubung
dengan internet. Syarat-syarat dasar untuk mengadakan koneksi VoIP adalah komputer
yang terhubung ke internet, mempunyai sound cardyang dihubungkan dengan speaker dan
mikropon. Dengan dukungansoftwarekhusus, kedua pemakai komputer bisa saling
terhubung dalam koneksi VoIP satu sama lain. Bentuk hubungan tersebut bisa dalam
bentuk pertukaran file, suara, gambar. Penekanan utama dalam VoIP adalahhubungan
keduanya dalam bentuk suara.
Pada perkembangannya, sistem koneksi VoIP mengalami evolusi.Bentuk peralatan
pun berkembang, tidak hanya berbentuk komputer yang saling berhubungan, tetapi
peralatan lain seperti pesawat telepon biasa terhubung dengan jaringan VoIP. Jaringan
data digital dengan gateway untuk VoIP memungkinkan berhubungan dengan PABX atau
jaringan analog telepon biasa. Komunikasi antara komputer dengan pesawat (extension) di
kantor adalah memungkinkan. Bentuk komunikasi bukan Cuma suara saja. Bisa berbentuk
tulisan (chating) atau jika jaringannya cukup besar bisa dipakai untuk videoConference.
Dalam bentuk yang lebih lanjut komunikasi ini lebih dikenal dengan IP Telephony yang
merupakan komunikasi bentuk multimedia sebagai kelanjutan bentuk komunkasi suara
(VoIP). Keluwesan dari VoIP dalam bentuk jaringan, peralatan dan media komunikasinya
membuat VoIP menjadi cepat popular di masyarakat umum.

3. Protokol
Voice over IP telah diimplementasikan dalam berbagai macam jalan menggunakan hak milik
dan standar serta protokol terbuka.
Contoh protokol jaringan yang digunakan untuk mengimplementasikan VoIP meliputi:
H.323
Media Gateway Control Protocol (MGCP)
Session Initiation Protocol (SIP)
Created by bulhadi,S.Pd
Real-time Transport Protocol (RTP)
Session Description Protocol (SDP)
Inter-Asterisk eXchange (IAX)

Protokol H.323 adalah salah satu dari Protokol VoIP yang penerapannya ditemukan secara luas
untuk lalulintas jarak jauh, seperti layanan Jaringan Area Lokal (LAN). Namun, karena
perkembangan baru, protokol yang lebih kompleks seperti MGCP dan SIP, H.323 penyebaran
semakin terbatas untuk membawa jarak jauh yang ada lalu lintas jaringan. Secara khusus,
Session Initiation Protocol (SIP) telah mendapatkan penetrasi pasar luas VoIP.
Sebuah implementasi milik penting adalah protokol Skype, yang sebagian didasarkan pada
prinsip-prinsip peer-to-peer (P2P) jaringan.Perbandingan dengan jaringan suara
konvensionalPada jaringan suara konvesional pesawat teleponlangsung terhubung dengan
PABX(Privat Automated Branch exchange) atau jika milik TELKOMterhubung langsung dengan
STO (Sentral telepon Otomat) terdekat. Dalam STO ini ada daftar nomor-nomor telepon yang
disusun secara bertingkat sesuai dengan daerah cakupannya. Jika dari pesawat telepon
tersebut mau menghubungi rekan yang lain maka tuts pesawat telepon yang ditekan akan
menginformasikan lokasi yang dituju melalui nada-nada DTMF, kemudian jaringan akan secara
otomatismenghubungkan kedua titik tersebut.
Bentuk paling sederhana dalam sistem VoIP adalah dua buah komputerterhubung dengan
internet. Syarat-syarat dasar untuk mengadakan koneksi VoIP adalah komputer yang terhubung
ke internet, mempunyai kartu suara yang dihubungkan dengan speakerdan mikropon.
Dengan dukungan perangkat lunak khusus,kedua pemakai komputer bisa saling terhubung
dalam koneksi VoIP satu sama lain.Bentuk hubungan tersebut bisa dalam bentuk pertukaran
file,suara, gambar. Penekanan utama untuk dalam VoIP adalah hubungan keduanya dalam
bentuk suara. Jika kedua lokasiterhubung dengan jarak yang cukup jauh (antar kota, antar
negara) maka bisa dilihat keuntungan dari segi biaya. Kedua pihak hanya cukup membayar
biaya pulsa internet saja, yang biasanya akan lebih murah dari pada biaya pulsa telepon
sambungan langsung jarak jauh (SLJJ) atau internasional (SLI).
Pada perkembangannya, sistem koneksi VoIP mengalami evolusi. Bentuk peralatan pun
berkembang, tidak hanya berbentuk komputer yang saling berhubungan, tetapi peralatan
lainseperti pesawat telepon biasa terhubung dengan jaringan VoIP. Jaringan data digital
dengan gateway untuk VoIP memungkinkan berhubungan dengan PABX atau jaringan analog
telepon biasa. Komunikasi antara komputer dengan pesawat (extension) di kantor adalah
memungkinkan. Bentuk komunikasi bukan Cuma suara saja. Bisa berbentuk tulisan (chating)
atau jika jaringannya cukup besar bisa dipakai untuk Video Conference. Dalam bentuk yang
lebih lanjut komunikasi ini lebih dikenal dengan IP Telephony yang merupakan komunikasi
bentuk multimedia sebagai kelanjutan bentuk komunkasi suara (VoIP). Keluwesan dari VoIP
dalam bentuk jaringan, peralatan dan media komunikasinya membuat VoIP menjadi cepat
popular di masyarakat umum.
Khusus untuk VoIP bentuk primitif dari jaringan adalah PC ke PC. Dengan memakai
PCyang ada soundcardnya dan terhubung dengan jaringan maka sudah bisa dilakukan
kegiatan VoIP . Perkembangan berikutnya adalah pengabungan jaringan PABX dengan
jaringan VoIP. Disini dibutuhkan VoIP gateway. Gambarannya adalah lawan bicara
menggunakan komputer untuk menghubungi sebuah office yang mempunyai VoIP gateway.
Pengembangan lebih jauh dari konfigurasi ini berbentukpenggabungan PABX antara dua lokasi
dengan menggunakan jaringan VoIP. Tidak terlaludipedulin bentuk jaringan selama memakai
protocol TCP/IP maka kedua lokasi bisa saling berhubungan. Yang paling komplek adalah
bentuk jaringan yang menggunakan semua kemungkinan yang ada dengan berbagai macam

Created by bulhadi,S.Pd
bentuk jaringan yang tersedia. Dibutuhkan sedikit tambahan keahlian untuk bentuk jaringan
yang komplek seperti itu.
Pada awalnya bentuk jaringan adalah tertutup antar lokasi untuk penggunaan sendiri
(Interm, Privat). Bentuk jaringan VoIP kemudian berkembang lebih komplek. Untuk
penggunaanantar cabangpada komunikasi internal, VoIP digunakan sebagai penyambung antar
PABX. Perkembangan selanjutnya adalah gabungan PABX tersebut tidak lagi menggunakan
jaringan tertutup tetapi telah memakai internet sebagai bentuk komunikasi antara kantor
tersebut. Tingkatlebih lanjut adalah penggabungan antar jaringan. Dengan segala
perkembangannya maka saat ini telah dibuat tingkatan (hirarky) dari jaringan Voip.

1. Aplikasi VoIP dan Keamanannya


Salah satu aplikasi VoIP yang tersedia adalah Skype. Skype adalah ''software''aplikasi
komunikasi suara berbasis IP melalui internetantara sesama pengguna Skype. Pada saat
menggunakan Skype maka pengguna Skype yang sedang online akan mencari pengguna
Skype lainnya lalu mulai membangun jaringan untuk menemukan pengguna-pengguna
lainnya. Skype memiliki berbagai macam fitur yang dapat memudahkan penggunanya.
Skype juga dilengkapi dengan SkypeOut dan SkypeIn yang memungkinkan pengguna
Skype untuk berhubungan dengan pengguna telepon konvensional dan telepon
genggam.Skype menggunakan protokol HTTPuntuk berkomunikasi dengan Skype server
untuk otentikasi username/password dan registrasi dengan Skype directory server. Versi
modifikasi dari protokol HTTP digunakan untuk berkomunikasi dengan sesama Skype client.
Keuntungan yang dimiliki aplikasi ini adalah tersedianya layanan keamanan dalam
pentransmisian data yang berupa suara. Layanan keamanan yang diberikan adalah sebagai
berikut:

 Privacy
Skype menggunakan AES (Advanced Encryption Standard) 256-bituntuk proses enkripsi
dengan total probabilitas percobaan kunci (brute-force attack) sebanyak 1,1 x E-77 kali,
sedangkan untuk proses pertukaran kunci (key exchange) simetriknya menggunakan RSA
1024-bit. Public key pengguna akan disertifikasi oleh Skype server pada saat logindengan
menggunakan sertifikat RSA 1536 atau 2048-bit. Skype secara otomatis akanmengenkripsi
semua data sebelum ditransmisikan melalui internet.

 Authentication
Setiap pengguna Skype memiliki sebuah username dan sebuah password. Dan setiap
username memiliki sebuah alamat e-mail yang teregistrasi. Untuk masuk ke sistem Skype ,
pengguna harus menyertakan pasangan username dan passwordnya. Jika pengguna lupa
password tersebut maka Skype akan mengubahnya dan mengirimkan password yang baru
ke alamat e-mail pengguna yang sudah teregistrasi. Pendekatan ini dikenal dengan E-mail
Based Identification and Authentication. Dikarenakan Skype merupakan sistem komunikasi
suara maka setiap penggunanya dapat secara langsung mengidentifikasi lawan bicaranya
melalui suaranya.

2. Keuntungan VoIP
 Biaya lebih rendah untuk sambungan langsung jarak jauh. Penekanan utama dari VoIP
adalah biaya. Dengan dua lokasi yang terhubung dengan internet maka biaya
percakapan menjadi sangat rendah.
 Memanfaatkan infrastruktur jaringan data yang sudah ada untuk suara. Berguna jika
perusahaan sudah mempunyai jaringan. Jika memungkinkan jaringan yang ada bisa

Created by bulhadi,S.Pd
dibangun jaringan VoIP dengan mudah. Tidak diperlukan tambahan biaya bulanan
untuk penambahan komunikasi suara.
 Penggunaan bandwidth yang lebih kecil daripada telepon biasa. Dengan majunya
teknologi penggunaan bandwidth untuk voice sekarang ini menjadi sangat kecil. Teknik
pemampatan data memungkinkan suara hanya membutuhkan sekitar 8kbps bandwidth.
 Memungkinkan digabung dengan jaringan telepon lokal yang sudah ada. Dengan adanya
gateway bentuk jaringan VoIP bisa disambungkan dengan PABX yang ada dikantor.
Komunikasi antar kantor bisa menggunakan pesawat telepon biasa
 Berbagai bentuk jaringan VoIP bisa digabungkan menjadi jaringan yang besar. Contoh di
Indonesia adalah VoIP rakyat
 Variasi penggunaan peralatan yang ada, misal dari PC sambung ke telepon biasa, IP
phone handset

3. Kelemahan dari VoIP


 Kualitas suara tidak sejernih jaringan PSTN. Merupakan efek dari kompresi suara dengan
bandwidth kecil maka akan ada penurunan kualitas suara dibandingkan jaringan PSTN
konvensional. Namun jika koneksi internet yang digunakan adalah koneksi internet pita-
lebar / broadbandseperti Telkom Speedy, maka kualitas suara akan jernih -bahkan lebih
jernih dari sambungan Telkom dan tidak terputus-putus.
 Ada jeda dalam berkomunikasi. Proses perubahan data menjadi suara, jeda jaringan,
membuat adanya jeda dalam komunikasi dengan menggunakan VoIP. Kecuali jika
menggunakan koneksi Broadband (lihat di poin atas).
 Regulasi dari pemerintah RI membatasi penggunaan untuk disambung ke jaringan milik
Telkom.
 Jika belum terhubung secara 24 jam ke internet perlu janji untuk saling berhubungan.
 Jika memakai internet dan komputer di belakang NAT (Network Address Translation),
maka dibutuhkan konfigurasi khusus untuk membuat VoIP tersebut berjalan
 Tidak pernah ada jaminan kualitas jika VoIP melewati internet.
 Peralatan relatif mahal. Peralatan VoIP yang menghubungkan antara VoIP dengan PABX
(IP telephony gateway) relatif berharga mahal. Diharapkan dengan makin populernya VoIP
ini maka harga peralatan tersebut juga mulai turun harganya.
 Berpotensi menyebabkan jaringan terhambat/Stuck. Jika pemakaian VoIP semakin
banyak, maka ada potensi jaringan data yang ada menjadi penuh jika tidak diatur dengan
baik. Pengaturan bandwidth adalah perlu agar jaringan di perusahaan tidak menjadi jenuh
akibat pemakaian VoIP.
 Penggabungan jaringan tanpa dikoordinasi dengan baik akan menimbulkan kekacauan
dalam sistem penomoran

4. Komunitas VoIP
Komunitas pengguna / pengembang VoIP di masyarakat, berkembang di tahun 2000.
Komunitas awal pengguna / pengembang VoIP adalah “VoIP Merdeka”.”VoIP Merdeka” (VM)
dicetuskan oleh Onno W. Purbo. Teknologi yang digunakan oleh "VoIP Merdeka" (VM) adalah
H.323 yang merupakan teknologi awal VoIP. Sentral VoIP Merdeka di hosting diIndonesia
Internet Exchange(IIX) atas dukungan beberapa ISP dan Asossiasi Penyelenggara Jaringan
Internet (APJII). Kode area "VoIP merdeka" pada saat itu secara aklamasi di tentukan menjadi
6288, tentunya tanpa memperoleh restu dari pemerintah.
Pada tahun 2005, Anton Raharja dkk dari ICT Center Jakarta mulai mengembangkan VoIP
jenis baru berbasis Session Initiation Protocol(SIP). Teknologi SIP merupakan teknologi

Created by bulhadi,S.Pd
pengganti H.323 yang sulit menembus proxy server. Pada tahun2006, infrastruktur VoIP SIP
di kenal sebagai VoIP Rakyat.

Kualitas suara
Kualitas suara VoIPdipengaruhi oleh beberapa parameter yaitu kapasitas bandwidth, tingkat
hilang paket dan waktu tunda yang terjadi di dalam jaringan. Kapasitas bandwidth adalah
ketersediaan sumber daya jaringan dalam bentuk lebar pita yang digunakan untuk
mentransmisikan data paket. Tingkat hilang paket adalah Parameteryang menyatakan
besarnya laju kesalahan yang terjadi sepanjang jalur pengiriman data paket dari pengirim ke
penerima. Waktu tunda adalah parameter yang menyatakan rentang waktu yang diperlukan
untuk mengirimkan paket dari pengirim ke penerima.

Konfigurasi Jaringan

Gambar 3. Konfigurasi Jaringan

Untuk melewatkan voice melalui jaringan internet (IP), memerlukan gateway. Gateway
mengubah format sinyal suara (analog, T1/E1, BRI maupun PRI) ke paket IP, begitu juga
sebaliknya. Beberapa vendor menyediakan gateway berkapasitas kecil (SOHO Gateway)
yang berbentuk card yang harus diinstal ke sebuah PC, atau berbentuk smart terminal
(tidak memerlukan PC).Bahkan terminal telepon yang dapat langsung dihubungkan dengan
jaringan internet (IP Phone) juga tersedia. Gambar di atas menunjukkan konfigurasi VoIP.

Created by bulhadi,S.Pd
Layanan
Dari Gambar 1tampak VoIP menyediakan layanan voice Phone-to-Phone, Computer-to-Phone
atau Computer-to-Computer. Selain layanan voice, VoIP juga dapat digunakan untuk fax (Fax
over Internet Protocol). Layanan internet existing juga diperkaya dengan layanan web based
voice. VoIP juga mendukung layanan Interactif voice response, Call center integration, dan
Video conference

Jaringan Internet (IP Network)


Jaringan Internet (IP Network) yang digunakan adalah internet, Corporate atau Enterprise IP
network (Intranet) danIP Virtual Private Network (Extranet). Jaringan internet mewakili public
internet, memiliki resiko kegagalan yang besar, sedangkan intranet danPVN sering disebut
Managed IP network. Managed IP Network menjamin kualitas VoIP, beberapa provider
menyediakan koneksi ke jaringanManaged IP Network-nya. Masalah utama dalam VoIP
adalah Quality of Service seperti Interoperability, Reliability, Availability, Scalability,
Accessibility, dan Viability yang belum matang. Beberapa usaha dilakukan untuk mengatasi
hal tersebut, seperti membentu protokol komunikasi yang sesuai, menggunakan signalling
ss7, MPLS, network management,serta network improvement.

Standar
ITU mengeluarkan standar resmi H.323. Komponen yang disyaratkan oleh H.323 lebih
lengkap dan mendukung layanan multimedia. selain H.323, terdapat protokol lain seperti
MGCP (Media Gateway Control Protol), SIP (Session Inisialization Protocol), SGCP (Simple
Gateway Control Protocol), MMUSIC Multiparty (MUltimedia SessIon Control) dll. Akibat
belum matangnya protokol-protokol di atas, terdapat banyak produk yang memiliki standar
yang berbeda.

Teknologi Lain
Selain Voice over IP, dikenal juga teknologi lain seperti Fax over IP (FoIP), Voice over ATM
(VoATM), dan Voice over Frame Relay (VoFR) dan Voice Over Wireless (VOW).

Vendor dan Provider


Secara umum vendor terdiri atas penyedia sirkit VoIP tunggal, penyedia gateway dan
perangkat pendukung, terminal dan penyedia software. Sedangkan provider
menyediakanlayanan yang berkenaan dengan jaringan VoIP. Service provider terdiri
dariInternet Telephony Service Provider (ITSP), Internet Fax Service Provider (IFSP),
Interconectivity Provider, Testing Facilities Provider, Directory Service Provider dan Integrator.
ITSP dan IFSP menyediakan layanan voice dan fax kepada end user, sedangkan
Interconectivity Provider menyediakan Manage IP Network.

Gambar 4.Contoh Jaringan VoIP

Created by bulhadi,S.Pd
Contoh sederhana implementasi jaringan VoIP menggunakan produk DSG Technologies Inc.
Produknya terdiri dari Gateway (IP2000), SOHO Gateway (IPStar) dan IP Phone (Interphone).
Layanan yang diberikan adalah phone to phone dengan konfigUrasiseperti Gambar
2.InterPhone dapat langsung dihubungkan ke jalur internet ataupun melalui IP PBX atau router.
Sedangkan IPStar sebagai media yang menghubungkan telepon biasa dengan jalur internet.
Gateway IP2000 dapat menghubungkan 32 jalur telepon analog atau sampai 96 jalur digital E1.
Untuk penggunaan sebagai ITSP, IP2000 dilengkapi dengan billing system.
Tiap perangkat DSG memiliki ID tersendiri, sehingga perangkat satu dengan yang lain
dapat saling berhubungan. Kelemahan produk DSG ini adalah tidak kompatibel dengan standar
H.323, sehingga hanya dapat berhubungan dengan produk sejenis. Produk DSG telah dipakai
di 20 negara dengan jumlah gateway lebih dari 50. Jaringan internet yang dipakai berupa publik
internet atau intranet, sedangkan koneksi melalui Interconnectivity Provider belum tersedia.
Komponen VoIP
 User Agent  SIP
 Softphone  Media Transfer Protocol
 Idefisk, SJphone, XLite, Netmeeting  RTP
 Hardphone  Compressions, optimizations
 IP Phone, USB Phone, ATA, ITG  cRTP, LFI, ROHC
 Proxy  CODEC (Coder
 Softswitch  Decoder)
 Asterisk, OpenSER, SER, Yate, Gnugk  Standar industri
 Protocol  G.711, G.723.1,
 Collections  G.729
 IAX2, H.323  Open Source
 Signalling Protocol  GSM 06.10, iLBC, Speex

1. Arsitektur Fungsi

Gambar 5. Arsitektur fungsi softswitch

Keterangan Gambar
1. Management Plan
Management Plan menangani fungsi seperti berlangganan dan ketetapan jasa/layanan,
dukungan operasional, penagihan dan tugas manajemen jaringan lainnya seperti informasi
billing.
2. Service & Application Plan
Service & Application Plan menyediakan kendali, logika dan pengeksekusi satu atau lebih
jasa/layanan atau aplikasi di dalam suatu jaringan VoIP. Perangkat-perangkat di dalam
control plan ini mengendalikan jalannya suatu panggilan berdasarkan layanan/jasa
pengeksekusi logika melalui komunikasi dengan perangkat di dalam Call Control &
Signaling Plan.
3. Call Control & Signaling Plan
Call Control & Signaling Plan mengontrol elemen utama pada jaringan VoIP, khususnya
pada Transport Plan. Perangkat dan fungsi dalam plane ini menyelesaikan kendali
panggilan berdasarkan pesan yang diterima dari Transport Plan dan menangani
pembangunan dan pemutusan koneksi media antar jaringan VoIP oleh komponen
pengendalian dalam Transport Plan.

Created by bulhadi,S.Pd
2. Arsitektur Jaringan

Gambar 6.arsitektur jaringan softswitch

Keterangan Gambar
1. Application Server
Application Server merupakan entitas pengeksekusi aplikasi. Peran utama Application
Server adalah untuk menyediakan logika layanan dan eksekusi untuk beberapa aplikasi
dan layanan, contohnya seperti features, OSS, NMS.
2. MG (Media Gateway)
Media gateway berfungsi sebagai elemen transport untuk merutekan trafik dalam
jaringan softswitch dan juga mengirim atau menerima trafik dari jaringan lain yang
berbeda, seperti PSTN,PLMN, VoIP H.323, dan jaringan akses pelanggan.
3. SG (Signalling Gateway)
Signaling gateway sebagai gerbang antara jaringan signal SS7 dengan node-node lain
pada jaringan IP yang dikontrol oleh softswitch.

3. Arsitektur Layer

Gambar 7. arsitektur layer softswitch

Keterangan :
1. Application Layer
Application Layer merupakan bagian jaringan yang menyediakan dan mengeksekusi
satu atau beberapa aplikasi layanan di dalam IMS. Application Layer juga mengontrol
Media Server yang memberikan fungsi seperti conference, IVR, tone processing .
Protokol yang diterapkan antara control layer dan application layer adalah SIP.
Created by bulhadi,S.Pd
2. Control Layer merupakan bagian jaringan yang berfungsi sebagai pengendali proses
pembangunan dan pemutusan hubungan yang melibatkan elemen-elemen jaringan
pada layer yang lain berdasarkan signaling message yang diterima dari Transport
Layer
3. Transport Layer
merupakan bagian jaringan yang berfungsi sebagai media transport bagi semua
message di jaringan, seperti: call signaling, call & media setup atau informasi voice
atau datanya sendiri

4. Protokol Signalling Gateway atau SG Controller

Gambar 8.Protokol pesinyalan pada softswitch

Protokol yang digunakan untuk signaling selalu berbasis TCP (Transfer Control Protocol)
sedang untuk RTP yang digunakan adalah protocol berbasis UDP (User Datagram
Protocol).
Signaling dilakukan diantara port TCP yang sudah umum diketahui, pada gambar
di atas digunakan H.245, H.255 dan SIP. Protokol yang digunakan untuk pengontrol media
adalah
MGCP yang merupakan protocol komunikasi antara MGC dan MG dengan
menggunakan master/slave ini, MG dapat mengeksekusi command yang dikirim oleh
MGC. Media Gateway Control Protocol (MEGACO/H.248) memiliki arsitektur master/slave.
MGC bertindak sebagai master server yang bertanggung jawab untuk melakukan fungsi
kontrol panggilan dan MG bertindak sebagai slave client yang bertanggung jawab untuk
mencampur media. Komunikasi antara MGC dan MG dengan menggunakan protocol
MEGACO berfungsi untuk mengatur koneksi dari media stream.
Protokol yang digunakan untuk transport adalah protokol Real-time Transport
Protocol (RTP) menyediakan fungsi transportasi jaringan end-to-end yang sesuai untuk
aplikasi pengiriman data real time, seperti suara atau video lewat layanan jaringan
multicast atau unicast.

Protokol yang digunakan untuk signaling gateway adalah protokol SIGTRAN.


SIGTRAN adalah sebuah singkatan dari Signaling Transport (Sinyal Transportasi) yang
menghasilkan sebuah spesifikasi untuk sebuah keluarga protokol yang menyediakan
layanan datagram dan layer penyesuaian untuk Signaling System 7 (SS7) dan ISDN
Communication Protocol.

5. Konfigurasi Klien Menggunakan SoftphoneX-Lite


Untuk dapat berkomunikasi antara satu user dengan user yang lainnya,tentunya
dibutuhkan sebuah device, seperti pesawat telepon, dengan sistem briker ini setiap user
diharuskan memiliki IP phone,karena harga sebuah IP phone cukup mahal,maka disini
kami memberikan solusi dengan menggunakan IP softphone yang bernama X-lite.

Created by bulhadi,S.Pd
Sebelumnya kita download dan install dahulu software Softphone X-Lite kedalam
laptop/PC:

a) InstallX-Lite

Gambar9.Instal X-lite
 Klik Next untuk melanjutkan prosesinstallasi.
 Pilih I accept theagreement, untuk menyetujui proses installasi. Kemudian klikNext.

Gambar 10. Tampilan I accept theagreement

 Pilih letak folder X-Lite 3.0 akan di install, klik Browse.. untuk memilih letak folder. Klik
Next, unruk melanjutkan prosesinstallasi

Gambar 11.Browse

Created by bulhadi,S.Pd
Gambar 12. Select additional Next

 Klik Next, untuk melanjutkan proses installasi


 Tampilan X-Lilte setelah proses instalasi selesai

Gambar 13. Tampilan X-Lilte

b) Pembuatan SIP untuk SoftphoneX-Lite


Sebelumnya kita membuat user pada server Briker. Kita harus login ke server Briker
kemudian kita pilih IPPBX Administration Extention

Gambar 14.IPPBX Administration

Tampilan Extensions Klik AddExtensions

Gambar 15. Tampilan Extensions


Created by bulhadi,S.Pd
Pilih Device: Generic SIP Device Submit
Tampilan halaman, Add SIP Extensions isi seperti contoh dibawah ini: User Extensions
:8013
Display Name : DadanHatomi
Secret :123456
Untuk yang lainnya biarkan default Submit

Gambar 16.Add SIP Extensions

Created by bulhadi,S.Pd
Tampilan halaman Extensions setelah di tambahkan User Account:

Gambar 17. Tampilan halaman Extensions

c) Setting SIPAccount
 Klik tombol segi tiga kebawah, pilih SIP Account Setting, untuk memasukan
useraccount

Gambar 18.Setting SIP Account

Gambar19.SIP Acount
 Klik Add... untuk menambah user account danpassword
 Isi Account seperti contoh di bawah ini :
Display Name : DadanHatomi
User Name : 8013 Password :123456
Domain :119.18.159.123

Gambar 20.Domain

Created by bulhadi,S.Pd
Gambar 21. Isi Acaunt

 klik tombolClose
 Tampilan setelah SIP Account dikonfigurasi

Gambar 22. SIP Account

Gambar 23. Register SIP

 Tampilan Register SIP Account telah berhasilregister

D. Aktivitas Pembelajaran
Dalam kegiatan ini siswa akan melakukan analisis menganalisis prosedur instalasi server
softswitch berbasis session Initial Protocol (SIP) Bentuk kelompok diskusi setiap kelompok
terdiri dari 3-4 orang. Bacalah seluruh langkah dibawah ini kemudian lakukan dengan cermat
dan teliti.
1. Baca dan amati uraian materi diatas dan carilah sumber bacaan lain yang relevan melalui
media internet.
2. Analisalah bagian dan konsep kerja server softswitch berkaitan dengan session Initial
Protocol (SIP) ,arsitektur fungsi softswitch, arsitektur jaringan softswitch ,arsitektur layer
softswitch ,protokol pesinyalan pada softswitch
3. Diskusi dan komunikasikan hasilnya dalam kelompok dan buatlah kesimpulan.
4. Buatlah Laporan dan komunikasikan hasil laporan dan pembahasan dengan tutor.

Created by bulhadi,S.Pd
E. Latihan
1. Apakah perbedaan dari arsitektur fungsi dan arsitektur jaringan softswitch
2. Jelaskan cara menginstall dengan menggunakan IP softphone yang bernama X-
lite.!
3. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan SDP (Session Description Protocol)!
4. Jelaskan cara Setting SIPAccount !
5. Jelaskan prinsip kerja dari protokol SIGTRAN!
6. Jelaskan fungsi dari Skype!

F. Rangkuman
SIP (Session Initiation Protokol) adalah suatu signalling protocol pada layer aplikasi yang
berfungsi untuk membangun, memodifikasi, dan mengakhiri suatu sesi multimedia yang
melibatkan satu atau beberapa pengguna. Sesi multimedia adalah pertukaran data antar
pengguna yang bisa meliputi suara, video, dan text. SIP tidak menyediakan layanan secara
langsung , tetapi menyediakan pondasi yangdapat digunakan oleh protokol aplikasi lainnya
untuk memberikan layanan yang lebih lengkap bagi pengguna, misalnya dengan RTP (Real
Time Transport Protocol) untuk transfer data secara real-time, dengan SDP (Session
Description Protocol) untuk mendiskripsikan sesi multimedia , dengan MEGACO (Media
Gateway Control Protocol) untuk komunikasi dengan PSTN (Public Switch Telephone
Network). SIP merupakan protokol yang berfungsi dalam pensinyalan dan kontrol pada layer
aplikasi untuk membangun, memodifikasi, dan mengakhiri sebuah sesi untuk berbagai jenis
layanan multimedia dengan dua atau lebih partisipan. Pada dasarnya SIP digunakan untuk
jenis layanan interaktif multimedia seperti: internet phone, instant messaging, multimedia
conference, dan distributed game baik pada jaringan wireless maupun wired. SIP
distandarisasi oleh IETF (Internet Engineering Task Force) pada tahun1999 dengan dan
menghasilkan RFC 3261 SIP v.2. Untuk melakukan pembangunan sesi hubungan, SIP
berfungsi sebagai protokol signaling yang sama dengan berbagai protokol lain seperti Q.931
ataupun ISUP, namun sudah berbasiskan internet.
Protokol yang telah mendukung IPv4 dan IPv6 ini terdiri atas protokol lain seperti RTP
(Real-Time Protocol) untuk membawa audio, video dan data yang time-sensitive, RTSP (Real-
Time Streaming Protocol) untuk pembangunan dan pengontrol media streaming yang on-
demand, MGCP (Media Gateway Control Protocol) dan Megaco (H.248) untuk mengontrol
media gateway, SDP (Session Description Protocol) untuk mendeskripsikan sesi multimedia,
SAP (Session Announcement Protocol) untuk melakukan sesi multicast, dan TRIP (Telephony
Routing over IP) untuk pengalokasian gateway yang terbaik antara PSTN dan internet, dan
protokol untuk pengalokasian alamat multicast. Cara kerja SIP sama dengan cara kerja
protokol HTTP yaitu dengan metode client-server atau request-response. Berikut ini adalah
gambaran letak SIP pada layer OSI, dimana sering disebut dengan SIP stack
Terdapat empat komponen utama yang ada pada SIP: user agent, registrars, proxy, dan
redirect proxy.User Agent dibagi menjadi dua elemen yaitu User Agent Client (UAC) sebagai

Created by bulhadi,S.Pd
aplikasi caller yang menginisialisasi dan mengirimkan request SIP, sedangkan User Agent
Server (UAS) yang menerima dan memberikan response (accept, redirect atau refuse call)
terhadap request yang dikirim. Registrars berfungsi untuk memberikan alamat sesuai dengan
domain yang dimiliki (misalkan semua user yang diidentifikasi dengan x@stttelkom.com akan
didaftarkan pada registrar stttelkom.com) dan menerima up-date sehubungan dengan lokasi
user. Proxyserver berada pada layer aplikasi router yang berfungsi untuk menerima request
dan mengembalikannya dalam bentuk response. Bagianini mempunyai informasi yang
lengkap tentang lokasi callee.Proxy Server dapat menerima sebuah request INVITE, lalu
mengirimkan response INVITE tersebut dalam jumlah lebih dari satu ke berbagai alamat, fitur
ini disebut “Forking Proxy “ . Redirect Server berfungsi untuk menerima request, menetukan
server hop berikutnya dan mengembalikan alamat server tersebut ke client tanpa men-forward
request.
SIP bekerja berdasarkan pada request-response. Request yang dilakukan hampir mirip
dengan alamat e-mail, yang terdiri atas nama, nama host, ditambah parameter nomor
contohnya adalah: sip:harto@stttelkom.com atau sip:+62-22-721-2410
:1234@bellmax.com;user=phone untuk memulai sebuah session, caller (UAC) mengirimkan
request (INVITE) yang dialamatkan ke user yang akan dipanggil (callee). Caller dan callee
diidentifikasi dengan SIP address.
Ketika melakukan sebuah call SIP, pemanggil harus mengetahui terlebih dahulu lokasi dari
server yang tepat dan mengirimkan request.Caller dapat langsung menghubungi callee atau
tidak langsung melewati rediret server. Field call ID pada header SIP message secara unik
mengidentifikasi panggilan. Operasi signalling yang dilakukan oleh SIP dapat disederhanakan
menjadi: pengalamatan SIP, menentukan lokasi SIP Server, transaksi SIP, invitasi SIP,
menentukan lokasi user, dan mengubah sesi yang tengah dilakukan. Gambar dibawah ini
merupakan contoh signalling SIP.
Management Plan Management Plan menangani fungsi seperti berlangganan dan
ketetapan jasa/layanan, dukungan operasional, penagihan dan tugas manajemen jaringan
lainnya seperti informasi billing Service & Application Plan Service & Application Plan
menyediakan kendali, logika dan pengeksekusi satu atau lebih jasa/layanan atau aplikasi di
dalam suatu jaringan VoIP. Perangkat-perangkat di dalam control plan ini mengendalikan
jalannya suatu panggilan berdasarkan layanan/jasa pengeksekusi logika melalui komunikasi
dengan perangkat di dalam Call Control & Signaling Plan.
Call Control & Signaling Plan mengontrol elemen utama pada jaringan VoIP, khususnya
pada Transport Plan. Perangkat dan fungsi dalam plane ini menyelesaikan kendali panggilan
berdasarkan pesan yang diterima dari Transport Plan dan menangani pembangunan dan
pemutusan koneksi media antar jaringan VoIP oleh komponen pengendalian dalam Transport
Plan. Transport Plan Transport plan bertanggungjawab untuk pengirirman pesan antar
jaringan VoIP. Pesan ini dapat berupa call signalling, call dan media set up atau media.

Created by bulhadi,S.Pd
Transport plan dibagi menjadi tiga daerah : IP Transport Domain, Interworking Domain, dan
Non-IP Access Domain.

G. Umpan Balik dan Tindak Lanjut


Hasil Yang di
Indikator Pencapaian Kompetensi Capai Rencana
YA TIDAK Tindak
Lanjut
Apakah saudara sudah memahami fungsi Media
gateway
Apakah saudara sudah memahami fungsi Application
Server
Apakah saudara sudah memahami fungsi Management
Plan model
Apakah saudara sudah memahami macam-macam
server SIP
Apakah saudara sudah memahami Protokol SIP

Apakah saudara sudah memahami Aplikasi yang


dipergunakan pada SIP
Apakah saudara sudah memahami Kelebihan SIP

Apakah saudara sudah memahami Elemen Jaringan


Gateway
Apakah saudara sudah memahami Sambungan SIP

Apakah saudara sudah memahami Elemen Jaringan


Server Proxy

Created by bulhadi,S.Pd