Anda di halaman 1dari 2

Judul Penerapan model pembelajaran literasi untuk meningkatkan kemampuan menulis

karangan siswa di kelas V SDN Pakisaji 02 oleh Siti Nur Aisyah


Penulis Aisyah, Siti Nur
Pembimbing 1. MUSA SUKARDI ; 2 WIWIK DWI HASTUTI
Penerbitan 2010, S1 Program Studi S1 PGSD.
Subyek 1. BAHASA INDONESIA (PENDIDIKAN DASAR) - MENULIS
Label Rs 372.623044 AIS p
Abstrak Kata Kunci: Model Pembelajaran Literasi, Kemampuan, Menulis Karangan, SD

Berdasarkan hasil observasi permasalahan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia


Kelas V, diketahui siswa kelas V SDN Pakisaji 2 banyak yang mengalami kesulitan
ketika belajar menulis karangan. Analisa hasil evaluasi awal menunjukan bahwa:
hanya ada 8 siswa (25%) yang mampu menulis karangan, terdapat 24 siswa yang
masih melakukan kesalahan dalam menulis karangan berdasarkan pengalaman.
Dalam pembelajaran sehari-hari, guru sudah menjelaskan cara atau langkah-langkah
dalam menulis karangan secara lisan, tertulis di papan tulis, dan pekerjaan rumah
bagi siswa kelas V SDN Pakisaji 2 untuk menulis karangan. Namun, tetap saja
kemampuannya menulis karangan rendah.

Penelitian ini mengkaji masalah (1) Apakah penerapan model pembelajaran literasi
dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas V SDN Pakisaji 02?; (2)
Bagaimana penerapan model pembelajaran literasi untuk meningkatkan kemampuan
menulis siswa kelas V SDN Pakisaji 02? Berkaitan dengan masalah tersebut,
penelitian ini bertujuan untuk mendisikripsikan penerapan pembelajaran menulis
karangan yang berorientasi pada model pembelajaran literasi untuk Sekolah Dasar,
dan mendiskripsikan adanya peningkatan kemampuan menulis karangan siswa di
kelas V SDN Pakisaji 02.

Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (action research) yang
dilakukan dalam 3 tahap, yaitu tahap pra tindakan, siklus I dan siklus II dengan
subjek penelitian siswa kelas V SDN Pakisaji 02 yang berjumlah 32 siswa pada
mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi menulis karangan berdasarkan
pengalaman. Pengumpulan data pratindakan dengan menggunakan teknik tes dan
nontes. Instrument non tes berupa observasi, dan wawancara. Analisis data meliputi
data kuantitatif dan kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti pembelajaran menulis


karangan dengan menerapkan pembelajaran literasi nilai rata-rata siswa kelas V
SDN Pakisaji 02 mengalami peningkatan. Nilai rata-rata pada pra tindakan
mencapai 50,6, setelah penerapan pembelajaran literasi pad siklus I nilai rata-rata
yang diperoleh 65,6, sedangkan pada tindakan siklus II mengalami peningkatan
yaitu nilai rata-rata yang diperoleh 70,5. Perubahan sikap dan perilaku siswa kelas
V SDN Pakisaji 02 menunjukkan perubahan yang positif, siswa lebih tertarik dan
antusias dalam pembelajaran menulis karangan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model
pembelajaran literasi mampu meningkatkan kemampuan menulis karangan pada
siswa kelas V SDN Pakisaji 02, khususnya menulis karangan berdasarkan
pengalaman. Dengan pelaksanaan pembelajaran literasi mulai dari komponen
membaca menulis dan membaca menulis mandiri, dengan kegiatan siswa membaca
pemahaman tentang teks cerita pengalaman, memilih dan menentukan topik,
menyusun butir-butir pokok pengalaman, mengembangkan butir-butir pokok
pengalaman, menulis draf karangan, merevisi, menulis karangan perbaikan,
mengedit, menulis karangan jadi, membacakan karangan dan menilai, kemudian
memajangnya. Kemampuan anak dalam menulis karangan juga meningkat terbukti
dengan daya serap tiap siklus mengalami kenaikan, pada pra tindakan daya serap
siswa dalam kemampuan menulis karangan mencapai 25% (8 siswa), pada siklus 1
mencapai 84,4% (27 siswa), sedangkan siklus 2 mengalami peningkatan dengan
prosentase 96,8 (31 siswa).

Saran yang peneliti sampaikan adalah guru hendaknya membimbing siswa dalam
menulis karangan dengan melaksanakan pembelajaran dengan model pembelajaran
literasi. Kepada lembaga sekolah diharapkan dapat menyosialisasikan hasil
penelitian ini kepada guru-guru sepengawasan. Selain itu siswa harus aktif
mengikuti kegiatan pembelajaran, gemar membaca, dan selalu berlatih menulis
terutama menulis karangan. Untuk mendukung hasil penelitian ini perlu diadakan
penelitian yang lebih luas tantang pembelajaran literasi. Untuk penelitian
selanjutnya diharapkan peneliti lebih menjalin kerjasama dengan gurudan orang tua
siswa. Dalam proses pembelajaran peneliti lebih kreatif dalam memilih dan
menggunakan media pembelajaran.