Anda di halaman 1dari 45

PELATIHAN PERAWATAN KRITIS INFEKSI

PERNAFASAN AKUT BERAT

INFEKSI PERNAPASAN AKUT BERAT


(SEVERE ACUTE RESPIRATORY SYNDROME – SARI)
DESAIN FASILITAS PERAWATAN
MODUL 3: MEMANFAATKAN BANGUNAN LAIN YANG TERSEDIA MENJADI
PUSAT PERAWATAN ISPA BERAT
MARET 2020
Diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dari Severe Acute Respiratory Infection (SARI) Treatment Facility Design,2020 . WHO
tidak bertanggung jawab atas konten atau keakuratan terjemahan ini. Dalam hal terjadi ketidakkonsistenan antara bahasa Inggris
dengan terjemahan bahasa Indonesia, maka versi bahasa Inggris asli adalah versi yang mengikat dan asli

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Learning objectives
Di akhir pembelajaran ini, anda diharapkan untuk dapat:

• Menilai dan mengevaluasi struktur bangunan yang sudah ada

• Mengidentifikasi komponen-komponen struktur bangunan yang paling penting dan


mendasar; serta

• Menjelaskan cara mengadaptasi bangunan yang sudah ada menjadi pusat perawatan ISPA
berat

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Modules
Pembelajaran ini dibagi menjadi dua bagian:

• 3A Prinsip desain dasar

• 3B Pemilihan bangunan yang sudah ada

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Modul: 3A

Modul 3A

Prinsip-prinsip desain dasar

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Prinsip-prinsip desain dasar
Berikut ini adalah beberapa elemen desain mendasar yang harus
dimiliki oleh pusat perawatan ISPA berat:

• Akses dan jalur keluar masuk


CATATAN: Kapasitas
tempat tidur harus
• Alokasi ruangan (area campuran dan area terpisah)
dijadikan kriteria utama
• Kedekatan antar ruangan
dalam pemilihan
• Dimensi dan jarak ruangan bangunan
• Ventilasi dan pencahayaan
• Bahan bangunan

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Komponen struktur bangunan yang mendasar
Komponen penting:

• Area masuk pasien: resepsionis,


ruang tunggu, toilet pasien dan
triase, pengambilan sampel

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Komponen struktur bangunan yang mendasar
Komponen penting:

• Area masuk pasien: resepsionis,


ruang tunggu, toilet pasien dan
triase, pengambilan sampel

• Area untuk petugas: pintu masuk,


ruang ganti, toilet untuk staf,
kantor, ruangan untuk logistik.

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Komponen struktur bangunan
yang mendasar
Komponen penting:

• Area masuk pasien: resepsionis, ruang tunggu,


toilet pasien dan triase, pengambilan sampel

• Area untuk petugas: pintu masuk, ruang ganti,


toilet untuk staf, kantor, ruangan untuk logistik.

• Bangsal: bangsal untuk pasien ringan/ sedang,


berat, dan kritis

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Akses dan jalur keluar masuk
Dua jalur utama:
• Jalur pasien: Pasien-pasien dengan gejala
yang datang ke sarana layanan kesehatan.

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Akses dan jalur keluar masuk
Ada 2 jalur utama:
• Jalur pasien: Pasien-pasien dengan
gejala yang datang ke sarana layanan
kesehatan.

• Jalur petugas: Setelah skrining suhu,


petugas dapat berpindah dari area petugas
ke triase, resepsionis atau bangsal

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Alokasi ruangan
Dua ruangan yang terpisah:
Dua ruangan yang terpisah dibutuhkan, yang pertama
ruangan campuran untuk petugas dan pasien, dan
yang kedua ruangan untuk petugas saja. Pemisahan ini
berguna untukmengurangi risiko infeksi bagi tenaga
kesehatan, dan memungkinkan penggunaan ADP yang
rasional, sehingga dapat mengurangi konsumi APD,
serta menyediakan ruangan tempat berisitrahat yang
aman bagi petugas.

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Kedekatan antar ruangan
Beberapa ruangan harus berdekatan satu dengan
yang lain:

Beberapa ruangan harus berdekatan satu dengan


yang lain dengan penataan ruangan yang
sedemikian rupa untuk memastikan jalur keluar
masuk, baik bagi petugas maupun pasien.
Salah satu contoh yang jelas adalah area masuk
untuk pasien yang terdiri atas resepsionis, ruang
tunggu, dan triase (sisi petugas dan pasien)

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Permukaan, jarak, dan pintu masuk
Pemisahan spasial
Beberapa ruangan, seperti ruang tunggu, skrining, triase dan bangsal
ringan/ sedang sebaiknya memiliki luas yang cukup untuk memastikan
pemisahan jarak antar pasien sebanyak dua (2) meter.

Pemisahan dengan jarak ini dapat diperkuat dengan penggunaan tirai


dan permukan tembus pandang.

Jarak sebanyak dua (2) meter direkomendasikan untuk memisahkan


dua kasus suspek menggunakan pendekatan pengelompokan
(cohorting).

*Recommended spatial distance for IPC measures is 1 meter. However, in order to HEALTH
facilitate access and movement of healthcare workers, 2 meters distance is advised. EMERGENCIES
programme
Permukaan, jarak, dan pintu masuk
Ukuran pintu, koridor, dan lift

Kasus-kasus berat dan kritis mungkin akan perlu dipindahkan ke


bangsal khusus beserta tempat tidur mereka.

Hospital bed
Ketika lokasi bangsal untuk pasien berat dan kritis sudah
ditentukan, pastikan jalur menuju ruangan-ruangan tersebut dapat
dilalui oleh tempat tidur.

Jika jalurnya tidak cukup lebar, pastikan ruangan-ruangan tersebut


dapat dilalui oleh pengusung (stretcher). .
Stretcher

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Ukuran pintu, koridor, dan lift

Lift Koridor Pintu

Ukuran 240 cm x 140 cm 240 cm 120 cm


minimum
untuk tempat
tidur RS

Ukuran 240 cm x 100 cm 180 cm 100 cm


minimum
untuk
pengusung
(stretcher) Stretcher

Tempat tidur
RS
HEALTH
EMERGENCIES
programme
Permukaan, jarak, dan pintu masuk
Bangsal perawatan pasien dengan kondisi berat dan kritis

Ruanagan-ruangan terpisah untuk pasien dengan kondisi berat


dan kritis sebaiknya memiliki ukuran yang cukup luas untuk
memungkinkan penempatan peralatan biomedis yang
dibutuhkan di dalam ruangan dan agar petugas kesehatan
dapat bergerak dengan leluasa di sekitar tempat tidur.
Permukaan yang direkomenasikan adalah sekitar 9.6 meter (1 m2)

persegi (m2).

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Ventilasi dan pencahayaan
Ada dua jenis ventilasi berbeda
yang diperlukan
- Ventilasi natural sebaiknya digunakan untuk
ruang tunggu, triase, bangsal ringan dan sedang,
dan ruangan kerja untuk petugas, dengan laju
aliran 60 l/s/pasien

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Ventilasi dan pencahayaan
Ada dua jenis ventilasi berbeda yang
diperlukan
- Ventilasi natural sebaiknya digunakan untuk ruang
tunggu, triase, bangsal ringan dan sedang, dan
ruangan kerja untuk petugas, dengan laju aliran 60
l/s/pasien

- Ventilasi campuran sebaiknya digunakan untuk bangsal


pasien dengan kondisi berat dan kritis. Aliran udara dari
atas ke bawah yang bergerak dari zona bersih ke zona
kotor dengan minimum laju aliran sebanyak
160l/s/pasien

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Ventilasi dan pencahayaan

Beberapa bangunan, terutama fasilitas dnegan indeks densitas yang tinggi seperti
ruang olah raga, fasilitas kesehatan, kantor dan sekolah, kemungkinan sudah memiliki
ventilasi mekanis.

Jika sudah tersedia, lakukan penilaian terhadap laju aliran, arah alir, dan bagaimana
udara yang dikeluarkan kemudian diperlakukan atau dikurangi konsentrasi partikel-
partikel yang berada di dalamnya.

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Bahan bangunan
Karakteristik furniture dan penyelesaian yang direkomendasikan adalah:

- Dapat dibersihkan (bahannya dapat dibersihkan dengan mudah dan tahan terhadap pembersihan
berulang
- Dapat dipelihara dan diperbaiki dengan midah (Pilih bahan yang tahan lama dan/atau mudah
diperbaiki)
- Tahan terhadap pertumbuhan bakteri (Pilih bahan logam atau plastic yang keras)
- Tidak keropos (Hindari plastik yang keropos seperti polypropylene, di ruangan rawat inap)
- Tanpa sambungan (Hindari furniture yang berlapis kain di area rawat inap)

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Module: 3B

Module 3B

Pemilihan Bangunan yang Telah Ada

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Pemilihan Bangunan yang Telah Ada
Bangunan mana yang memenuhi syarat untuk digunakan sebagain pusat penanganan
SARI?

- Bagaimana cara melakukan identifikasi bangunan yang ada


berdasarkan tata letak struktur bangunan dan permukaan;

- Elemen penting struktur bangunan; dan

- Contoh.

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Pemilihan Bangunan yang Ada
Permukaaan yang dibutuhkan

Pengukuran ini bersifat indikatif


Total m2 m2/patient
dan mengikuti standard arsitektur
serta pengalaman sebelumnya
dengan penyakit infeksi yang lain.

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Bangunan yang telah ada
Tipe bangunan mana yang layak untuk dimanfaatkan sebagai pusat layanan SARI?

Bangunan dengan distribusi vertical ( bangunan utk akomodasi seperti hotel, asrama, perkamtoran, sekolah)
tangga dan
elevator

Koridor
dengan
ruangan

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Bangunan yang telah ada
Tipe bangunan mana yang layak untuk dimanfaatkan sebagai pusat layanan SARI?

Koridor
- Bangunan dengan distribusi vertikal( seperti hotel, asrama dengan
Lapagan olah
raga atau
ruangan
mahasiswa, sekolah, dll.)
auditorium

- Bangunan dengan distribusi horizontal (sekolah,


perkantoran, dll.)
Pintu masuk
aula
offices
kantor

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Bangunan yang telah ada
Tipe bangunan mana yang layak untuk dimanfaatkan sebagai pusat layanan SARI?

Kantor
offices
- Bangunan dengan distribusi vertikal (fasilitas utk akomodasi
Pintu masuk
seperti hotel, asrama, perkantoran dan sekolah) Ruang
pelayanan
services
- Bangunan dengan distribusi horizontal ( sekolah, Ruang
kosong

perkantoran)

- Ruang terbuka yang luas ( seperti sarana olah raga, ruang


pameran bangunan polivalen.)

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Bangunan Distribusi Vertikal
Bangunan distribusi vertikal seperti rumah sakit, kompleks
perumahan, perkantoran atau sekolah biasnya mempunyai ciri
khas berupa tata letak yang mirip pada semua lantai disertai
tangga dan
dengan daerah untuk servis pada lantai dasar. elevator

Lantai dasar dapat mempunyai aula yang disertai resepsion, ruang


konferensi yang besar, kantin dan ruang pertemuan.

Pada ruangan lainnya yang mempunyai satu atau dua sisi dengan Koridor
dengan
korodor. Kamar mandi bisa berupa kamar mandi umum atau ruangan

individu..

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Bangunan dengan Distribusi Vertikal
Hotel - contoh

- Aula

- Kantin

- Ruang konferensi
Ruangan
Kantin
- Ruang staf
Ruangan
Ruangan
Aula dengan
- Ruang di lantai 1 Ruang resepsion
konferensi
- Ruang di lantai 2 Ruang karyawan
dan ruang ganti
- Ruang di lantai 3 karyawan

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Bangunan dengan Distribusi Vertikal
Hotel - contoh
Area staf

- Aula - Resepsion, ruang tunggu

- Area utk staf, Gudang, perkantoran


- Kantin
- Triase, tempat pengambilan Bangsal kasus
ringan dan
- Ruang konferensi spesimen sedang

Bangsal kasus berat


- Ruang staf
Area
- Ruang ganti karyawan logistik
Bangsal kasus
kritis Ruang
- Ruang di lantai 1 - Bangsal kritis tunggu
Triase
- Bangsal utk kasus berat
- Ruang di lantai 2 Area staf
- Bangsal utk kasus ringan dan sedang Ruang ganti
- Ruang di lantai 3 Area staf
kantor

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Bangunan Distribusi Horisontal
,Bangunan distribusi horizonal seperti kompleks perumahan,
perkantoran atau sekolah, biasanya mempunyai ciri khas
berupa aula pusat, dikelilingi perkantoran dan mempunyai Auditorium atau
Koridor dengan laparngan
satu koridor atau lebih . ruangan olahraga

Koridor biasanya dimulai dari aula. Pintu masuk


aula
kantor

Bangunan tersebut mempunyai area terbuka yang luas seperti


gymnasium, ruang konferensi, perpustakaan dll.

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Bangunan dengan Distribusi Vertikal
Sekolah - contoh
Gimnasium
- Aula koridor 2

- kantor kantor

- Koridor 1

- Koridor 2
kantor
- Gimnasium Koridor 1
aula Perpustakaan

- Perpustakaan Kantor

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Bangunan dengan Distribusi Vertikal
Sekolah - contoh
Bangsa kasus
ringan dan sedang
- Aula - Ruang tunggu, resepsion Bangsal kasus
berat

- kantor - Kantor, triase, tempat pengambilan spesimen


Area staf
Ruang ganti

- Koridor 1 - Bangsal kasus kritis

- Koridor 2 - Bangsal kasus berat


Triase
- Gimnasium - Bangsal kasus ringan dan sedang Ruang Bangsal kasus
tunggu Area logistic kritis
Area staf
- Perpustakaan - Area utk karyawan, logistic dan gudang kantor

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Bangunan ruang terbuka
Termasuk didalamnya ruang pameran, aula olah raga seperti
lapangan basket dan voli. Biasanya mempunyai aula yang lebar,
kantor, toilet umum dan ruang kosong dan terbuka seperti lapangn
kantor
bermain.
Pintu masuk
Ruang
pelayanan
Berdasarkan tata letak tersebut, ruang terbuka dapat dengan Ruang
kosong
mudah diubah menjadi ruang isolasi sementara untuk pasien
dengan pendekatan gabungan seperti fasilitas umum.

Ruang pameran yang besar, karena dimensinya dapat menjadi host


the whole STC.

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Bangunan ruang terbuka
Contoh penggunaan lapangan basket dengan pengelompokan
Kantor/resepsion
- Aula besar Kantor
Aula Kantor/
Ruang ganti
- Kantor karyawan Ruang
penyim
panan
- Ruang ganti Lapangan basket

- Toilet umum

- Lapangan basket Public bathrooms

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Bangunan ruang terbuka
Contoh penggunaan lapangan basket dengan pengelompokan
Area staf Triase
- Aula besar - Ruang tunggu, resepsion kantor
Ruang
Ruang ganti tunggu
Ruang
- Kantor - Kantor, Gudang logistic karyawan logistik

- Ruang ganti - Ruang ganti karyawan Pasien dengan


tingkat kesakitan
- Toilet umum - Toilet untuk pasien yang sama

- Lapangan basket - Pasien dengan tingkat kesulitan yang Toilet umum untuk
pasien
sama atau digabungkan

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Contoh tabel penilaian awal
Minimum requirements & recommendations
Building Whom Access requirements Minimum recommended size & Recommended
Adjacent area Space allocation Ventilation Exhausted air system Dedicated toilet
distances location
IN & OUT From/to
IN From outisde
Patients Waiting room, triage
OUT Toward waiting room
Reception 5 mq Staff only Natural Dilution Ground floor In staff area
IN From staff area
Staff waiting room
OUT Back to staff area
IN From reception
Patients
OUT Toward triage reception, triage, toilet,
waiting room 2m between patients in all directions Mixed Natural Dilution Ground floor Patients only, wc and washbasin
IN From staff area staff area
Staff
OUT To mixed area
IN Waiting room
Patients Transparent surface: 2 m deep x 1 m
OUT Patient wards Waiting room, toilet, staff
triage wide for patient; without: 1 m distance Mixed Natural 60/l/s/patient Dilution Ground floor Patients only, wc and washbasin
IN From staff area area, sampling room
Staff between patient and staff
OUT Back to staff area
IN From mixed area
Sampling Mixed Triage, patient wards 9 mq, one room for each patient Mixed Natural 60/l/s/patient Dilution Ground floor Patients only, wc and washbasin
OUT Back to mixed area
IN From outisde
Staff entrance Staff Staff area Staff only Natural Dilution Ground floor In staff area
OUT Toward outside
IN From staff entrance
Changing room Staff Staff entrance, staff area Staff only Natural Dilution Ground floor In staff area
OUT Toward staff area
IN From staff area
Offices Staff Staff area Staff only Natural Dilution In staff area
OUT Toward staff area
IN From staff area
Staff
OUT Toward staff area Staff area, outside for According to bed capacity and estimated
Logistic area Staff only Natural Dilution Ground floor In staff area
IN From outisde goods offloading consumption
Goods
OUT Toward staff area
IN From mixed area
Patients Rooms: mixed
Mild/Moderate OUT Toward mixed area It can be replaced by
Mixed area, staff area 2m between patients in all directions Natural 60/l/s/patient Dilution Patients toilet only
cases wards IN From staff area or form mixed area community facility
Staff Corridor: staff only
OUT Toward staff area or toward mixed area
IN From mixed area 1. Dilution
Patients Rooms: mixed As closed as possible
OUT Toward mixed area 2. Portable HEPA
Severe wards Mixed area, staff area 3,5 x 3,2 meters Natural or mechanical 160/l/s/patient to triage and critical Patients toilet only
IN From staff area or form mixed area 3. HEPA + air extractors
Staff Corridor: staff only ward
OUT Toward staff area or toward mixed area
IN From mixed area 1. Dilution
Patients Rooms: mixed
OUT Toward mixed area 2. Portable HEPA As closed as possible
Critical ward Mixed area, staff area 3,5 x 3,2 meters Natural or mechanical 160/l/s/patient Patients toilet only
IN From staff area or form mixed area 3. HEPA + air extractors to triage
Staff Corridor: staff only
OUT Toward staff area or toward mixed area
IN From mixed area
Body
OUT Toward outside
Morgue Mixed area, staff area Natural Dilution
IN From staff area or form mixed area
Staff
OUT Toward staff area or toward mixed area

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Tahapan Membuat desain
Identifikasi bangunan yang akan diubah peruntukannya
Persayaratan yang diperlukan untuk memulai proses desain:

- Pastikan tersedia gambar teknis, rencana dari bangunan yang ada.

- Pastikan memiliki rencana dan spesifik teknis untuk:


- Ventilasi,

- Perpipaan,

- Sistem kelistrikan.

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Tahapan Membuat desain
Fase desain:

- Identifikasi akses yang ada dan system distribusi bangunan. Usahakan untuk mendapatkan dua akses
yang berbeda : satu untuk pasien dan satu untuk staf, seperti yang ditampilkan dalam presentasi ini.

- Pertimbangkan dimensi, kedekatan dan alur, upayakan untuk menentukan area STC untuk area yang
ada.

- Periksa jika system listrik, ventilasi dan perpipaan serta pembuangan limbah sesuai untuk STC.

- Periksa jika jalan darurat dan pintu adalah tepat dan sesuai dengan denah baru.

- Tentukan jenis intervensi yang ingin diadaptasi dari bangunan yang ada sesuai dengan persyaratan STC .

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Tahapan Membuat desain
Fase desain :

- Identifikasi akses yang ada dan system


distribusi bangunan. Upayakan untuk
mendapatkan dua akses utama yang berbeda :
Staf

satu untuk pasien dan satu untuk staf, seperti


yang ditampilkan pada presentasi ini Pasien

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Tahapan Membuat desain
Fase desain :
Koridor 2 = Gimnasium =
- Pertimbangkan dimensi, kedekatan dan alur, bangsal kasus
berat
bangsal kasus
sedang Ruang kelas =
upayakan untuk menentukan area khusus Kantor = staf ruang jenasah

untuk c COVID-19 pada area yang sudah ada.

Kantor = triase
Koridor 1 =
Aula = ruang
Perpustakaan = gudang ruang kritis
tunggu
Kanto = staf

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Tahapan Membuat desain
Fase desain :

- Periksa jika sistem listrik ventilasi dan perpipaan


adalah sesuai dengan peruntukannya. Jendela

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Tahapan Membuat desain
Fase desain :

- Periksa jika jalan darurat dan pintu tetap dapat Jalan darurat

diakses pada denah baru.


Jalan darurat
Jalan darurat

Jalan
darurat
Jalan darurat
Jalan darurat

HEALTH
EMERGENCIES
programme
Tahapan Membuat desain
Fase desain :
Bangsal kasus
- Projek intervensi untuk peruntukan bangunan yang sudah ada. Bangsal ringan dan sedang
kasus berat
Area sfaf
Ruang ganti

Ruang
jenasah
Triase
Bangsal kasus kritis
Ruang
tunggu Koridor
Area logistic untuk staf
Area staf
kantor

HEALTH
EMERGENCIES
programme
08 May 2020

Helpdesk

Untuk informasi lebih lanjut dan untuk membagikan proposal anda untuk umpan balik, dapat
menghubungi kami :

oslhealthtech@who.int

HEALTH
EMERGENCIES
programme
08 May 2020

Terima Kasih

Luca Fontana – WHO - WASH/IPC Highly Infectious Pathogens Expert


Anna Silenzi – WHO - Architect

HEALTH
EMERGENCIES
programme