Anda di halaman 1dari 5

Solusi Ujian Fisika Kuantum

Tengah Semester
d2
1. Tunjukkan bahwa ψ =Ce -x/2 adalah fungsi eigen dari operator 2
− x2 .
dx
 d2 2 d dψ  2
 − x ψ =  − x ψ
 dx 2  dx  dx 
 

= − 12 − x 2ψ
dx
= ( 1 4 − x 2 )ψ
d2
Jadi, ψ =Ce -x/2
adalah fungsi eigen dari operator 2
− x 2 dengan harga eigen
dx
1
4− x2 .

d 2ψ
2. Dengan persamaan - = aψ , tentukanlah a dan ψ (x) jika dikenakan syarat
dx 2
batas ψ (0)= ψ (L)=0. Normalisasilah ψ (x) dalam daeral 0<x<L.

d 2ψ
2
+ aψ = 0 →ψ ( x) = Ae i ax
+ Be −i ax
dx
Syarat batas:
di x=0,ψ(0) = 0 = A + B →B = −A →ψ( x) = C sin a x ;
di x=L, ψ( L) =0 =C sin a L → a L = nπ; n =1, 2, .....
2
 nπ   nπ 
Maka, a =   dan ψ ( x) = C sin  x ; n = 1, 2, ......
 L   L 

Normalisasi:
L
2 2  nπ 
∫ ψ ( x) ∫ sin
2
dx = 1 → C  x dx = 1
0  L 
L  2nπ   1
L
2
∫ dx − ∫ cos 
2
1= 1
2C x  dx  = 2 LC 2 → C =
 0 0  L   L
2  nπ 
ψ ( x) = sin  x ; n = 1, 2, ......
L  L 
 − 2 1
3. Bentuk matrik suatu operator adalah
  . Hitunglah harga-harga eigennya

dan tentukan vektor eigen bersangkutan.


 1 2
 c1 
Misalkan vektor eigen adalah   dan harga eigen a, maka

 c2 

 −
− 2 1  c   c  1  2 a 1   c
      →     = 0
1 1

 1 2  c   c     
=a .

2
21 − a c2
2

Untuk itu berlaku


−2a 1 2
= 0→ (− 2 )2−− aa )− 1= (0→ a − 5= 0
21 − a
Maka harga-harga eigen adalah: a1 = 2,236 dan a 2 = −2,236
Vektor eigen dihitung sbb:
Untuk a1=2,236:

−2 , 1 c1 −4, c1+ 2=302 3 6 6


→   =0→  → 2=4.2cc 1 3 6
1 2− , c2  0, cc 21 =− 02 3 3 6 6
Dengan normalisasi: c12 + c 22 = 1 → c12 (1 + 17.94) = 1 → c1 = 0,23 dan c 2 = 0.97

Untuk a2=-2,236:
−2+ , 1 c1 0, c1+ 2=302 3 6 6
→   =0→  → 2=−4.2cc 1 3 6
1 2+ , c2  4, cc 21 =+ 02 3 3 6 6
Dengan normalisasi: c12 (1 + 0,0557 ) = 1 → c1 = 0,97 dan c 2 = −0.23

4. Sebuah partikel bermassan mp terperangkap V=∞


dalam sumur potensial tak berhingga
seperti dalam gambar di mana:
V=0, 0≤ x≤ L
V=∞, x<0 dan x>L.
a. Tentukanlah energi dan fungsi eigen 0 L x
partikel bersangkutan.
b. Tunjukkan bahwa fungsi-fungsi eigen itu ortorgonal satu satu sama lain.

a. Misalkan ψ (x) adalah fungsi gelombang partikel. Persamaan Schrodinger dalam


daerah 0≤ x≤ L adalah:
d 2ψ 2m p E d 2ψ 2m p E
2
+ 2
ψ = 0 → 2
+ k 2
ψ = 0 dengan k = 2
; solusi persamaan
dx  dx 
−ik x
ini adalah (lihat soal no.2):. ψ( x) = Ae + Be ik x

Karena potensial V=∞ di x=0 dan x=L, maka fungsi gelombang di kedua titik itu
adalahψ (0) =ψ ( L ) = 0 . Dengan menerapkan syarat batas ini diperoleh:

ψ ( x ) = C sin kx dengan k = ; n = 1, 2, .....
L
2 π 2 2
Dengan k seperti di atas diperoleh energi: E n = n
2m p L2
2  nπ 
Selanjutnya, normalisasi menghasilkan: ψ n ( x) = sin  x .
L  L 
Sifat orthogonal ditunjukkan oleh ∫ψmψn dx = δmn .
*
b.
L
2 mπ x nπ x 2
I = ∫ s i n s i n d x=
L0 L L π
π
1
= ∫ [ c oms −( n)θ − c o ms (+ n)θ ]dθ
π0
π
1  s i nm(− n)θ s i nm(+ n)θ   1, j i k ma = n
=  − =
π  m− n m + n  0  0, j i k ma ≠ n
5. Berdasarkan soal no. 4 di atas, dalam hal transisi
ψ
dari keadaan ψ n ke keadaan ψ m yang energinya n

lebih rendah, tunjukkan bahwa semakin besar lebar λ n-m

potensial (L) semakin besar pula panjang gelombang


foton (λ n-m) yang teremisi. Sebaliknya, semakin ψ m
besar beda bilangan kuantum (n-m ) semakin
kecil panjang gelombang tersebut.

Transisi dari keadaan ψ n ke keadaan ψ m akan melepaskan foton berenergi

hc hc
hυ nm = = E n − E m ; sehingga λnm =
λnm En − Em
2 π 2 2 2hcm p L2
Dari soal no.4: E n = n maka λnm =
2m p L2 (n 2 − m 2 )π 2  2
Jelas bahwa semakin besar L semakin besar pula λ nm. Tetapi, semakin besar beda
bilangan kuantum (n-m ) semakin kecil λ nm.