Anda di halaman 1dari 1

Pembebanan biaya-biaya departemen pembantu

 Aktivitas Departemen Produksi dalam menghasilkan produk menyebabkan timbulnya biaya


dalam Departemen Pembantu
 Harus diidentifikasi penggerak biaya yang tepat
 Biaya Departemen Pembantu dibebankan ke Departemen Produksi dengan tujuan :
1. Menghasilkan kesepakatan harga yang menguntungkan
2. Menghitung profitabilitas lini produk
3. Memprediksi pengaruh ekonomi dari perencanaan
4. Menilai persediaan
5. Memotivasi para manajer

Sebagaimana telah diutaran dimuka, departemen pembantu berfungsi membantu kelancaran


jalannya kegiatan produksi yang dilaksanakan oleh Departemen Produksi. Oleh karena itu, semua
biaya yang semula menjadi beban Departemen Pembantu, akhirnya harus pula dibebankan ke
Departemen Produksi yang telah menerima jasa atau bantuan dari Departemen Pembantu tersebut.
Dengan demikian, setelah selesei menyusun Budget Biaya Pabrik Tidak Langsung, segera ddisusun
pula suatu skedul (schedule) atau tabel yang memuat tentang pembebanan biaya Departemen
Produksi

Pada umumnya tarif biaya overhead pabrik hanya dihitung untuk Departemen-departemen Produksi
saja karena pengolahan bahan baku menjadi produk biasanya hanya terjadi di departemen produksi.
Oleh karena biaya overheade pabrik tidak hanya terdiri dari Departemen Produksi selain biaya bahan
baku dan biaya tenaga kerja langsung saja, tetapi juga meliputi semua biaya yang terjadi di
Departemen-departemen Pembantu.

Dalam rangka penentuan tarif, Biaya Overhead Departemen Pembantu dialokasikan ke Departemen
Produksi.