Anda di halaman 1dari 3

KOP SURAT SATKER

SURAT KEPUTUSAN
KEPALA SATKER...........................................................

Nomor : ...........................................................

TENTANG

PENUNJUKAN/PENETAPAN PEJABAT PELAKSANA TEKNIS KEGIATAN


.............................................................................
TAHUN ANGGARAN .........................

KEPALA SATKER...........................................................

Menimbang : a. bahwa untuk kelancaran pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun
Anggaran ........ khususnya belanja langsung / belanja modal, perlu menunjuk dan
mengangkat Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan untuk melaksanakan kegiatan
................................................................................................................ ;

b. bahwa personil yang namanya tercantum dalam lampiran Surat Keputusan ini
dipandang cakap, mampu dan memenuhi syarat untuk ditunjuk dan diangkat sebagai
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ................................................................ ;

c. bahwa untuk tertib administrasi perlu ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala
Satker ........................................................................................;

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 53 Tahun 1999 tentang Pembentukan Daerah Kabupaten


Pelalawan, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Karimun, Natuna, Kuantan Singingi dan Kota
Batam (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 181, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3902, sebagaimana telah diubah dengan
undang-undang nomor 13 tahun 2000 nomor 80, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 3698 )

2. Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih


dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851)

3. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara


Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4286)

4. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran


Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4421)
5. Undang-undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-
undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389)

6. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran


Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah dilakukan beberapa kali
perubahan, terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan
Kedua Atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1844)

7. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara


Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004
Nomor 126 ; Tambahan Lembaran Negara 4438)

Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah


(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4578)
8. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah
antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Propinsi dan Pemerintah Daerah
Kabupaten/Kota.-

9. Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan


Barang/Jasa Pemerintah ;

10. Peraturan Daerah Nomor ........ Tahun ........ tanggal ................ tentang Pengesahan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten ................ Tahun Anggaran ........
(Lembaran Daerah Kabupaten ........ Tahun ........ Nomor ........)

11. Peraturan Bupati ................ Nomor ........ Tahun ........ tanggal ................ tentang
Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ;

12. Surat Keputusan Bupati ................Nomor ................ tanggal ........ tentang


Pengangkatan Saudara ................ sebagai Kepala Sakter................ dan sekaligus
sebagai Pengguna Anggaran.-

Memperhatikan 1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan
Keuangan Daerah serta perubahannya Nomor 59 Tahun 2007

2. Peraturan Bupati ........ Nomor ........ Tahun ........ tanggal ................ tentang Penjabaran
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ........................ Tahun Anggaran ........
(Berita Daerah ................Tahun ........ Nomor ........)

MEMUTUSKAN
Menetapkan :
Pertama : Menunjuk dan mengangkat personil yang namanya tercantum dalam lampiran Surat
Keputusan ini untuk menjadi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ........................................
Tahun Anggaran ........ ;
Kedua :

Keempat : Kelima :

Ketiga :
Dalam
melaksanakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan bertanggung jawab sepenuhnya dari segi administrasi,
tugasnya Pejabat fisik, keuangan dan fungsional sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsinya (Tupoksi) atas
Pelaksana Teknis pengadaan barang/jasa Pemerintah yang dilaksanakan atas kegiatan yang dipimpinnya
Kegiatan harus kepada Kuasa Pengguna Anggaran/Pejabat Pembuat Komitmen dan Kepala Satker
berpedoman ................................................................ selaku Pengguna Anggaran ;
kepada Peraturan
Perundang- Biaya yang ditimbulkan akibat dikeluarkannya Surat Keputusan ini dibebankan pada
undangan yang anggaran satuan kerja yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku ;
berlaku serta
uraian tugas
Surat Keputusan ini berlaku sejak ditandatangani sampai berakhirnya Tahun Anggaran ........
sebagaimana
dengan ketentuan apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini
diuraikan di bawah
akan diadakan perubahan sebagaimana mestinya.-
ini ;

DITETAPKAN DI : ................................
PADA TANGGAL : ................................
KEPALA SATKER ........................................................

................................
Jabatan

Tembusan : disampaikan kepada yth,


1. Bapak Bupati ........................
2. Kepala Bappeda ................
3. Inspektur Inspektorat Kabupaten ........................
4. Kepala BKD Kabupaten ................
5. Kabag Keuangan Setda ................................
6. Kabag Ekbang Setda ........................
7. Yang bersangkutan untuk dilaksanakan