Anda di halaman 1dari 9

MUHAMMAD PIQIH FAJRIANSYAH

BAHAN AJAR

PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL

A. Identitas
Satuan Pendidikan : SMP
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : VII
Alokasi Waktu : 15× 40 Menit/ 6 Pertemuan

B. Kompetensi Dasar (KD)


3.6 Menjelaskan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel dan
penyelesaiannya.
4.6 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan
linear satu variabel.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Peserta didik dapat menentukan nilai variabel dalam pertidaksamaan linear satu
variabel dengan benar.
2. Peserta didik dapat mengubah masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan
linear satu variabel menjadi model matematika dengan benar.
3. Peserta didik dapat menentukan himpunan penyelesaian dari suatu
pertidaksamaan linier satu variabel dengan mengurangi atau menambah dengan
bilangan yang sama dengan benar.
4. Peserta didik dapat menentukan himpunan penyelesaian dari suatu
pertidaksamaan linier satu variabel dengan mengalikan atau membagi dengan
bilangan yang sama dengan benar.
5.
D. Materi Ajar :
1. Konsep pertidaksamaan linear satu variabel
2. Himpunan selesaian dari pertidaksamaan linear satu variabel
3. Penyelesaian masalah pertidaksamaan linear satu variabel

E. Uraian Materi
MUHAMMAD PIQIH FAJRIANSYAH

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melihat aturan-aturan sebagai berikut.

 Siswa yang ikut pembelajaran remedial adalah siswa yang nilainya kurang
dari 6. Berapakah nilai minimal seorang siswa tidak mengikuti pembelajaran
remedial?
 Film “The Fate of The Furious” hanya untuk orang berusia tidak kurang dari 17
tahun.
Berapakah umur minimal seseorang yang diperbolehkan menonton Film
“The Fate of The Furious”? Apakah usia 17 tahun boleh menontonnya?
 Kecepatan maksimum kendaraan ketika melewati jalan raya di depan sekolah
adalah 30 km/ jam. Berapakah kecepatan maksimal kendaraan yang
diperbolehkan? Apakah mengendarai motor dengankecepatan 50 km/jam
diperbolehkan?
Berdasarkan masalah yang sering kalian temui di atas, akan kita bahas
dalam materi ini.

 Definisi

Pertidaksamaan linear satu variabel adalah kalimat terbuka yang dinyatakan


dengan menggunakan tanda/lambang ketidaksamaan/pertidaksamaan dengan satu
variable (peubah) berpangkat satu.
Misal a, b, c adalah bilangan real, dengan a ≠ 0. Pertidaksamaan Linear Satu
Variabel (PtLSV) adalah kalimat terbuka yang memiliki sebuah variabel yang
dinyatakan dengan bentuk :

ax + b > c atau ax + b < c atau ax + b ≤ c atau ax + b ≥ c


MUHAMMAD PIQIH FAJRIANSYAH

 Perbedaan persamaan dan pertidaksamann linear satu variabel (Bentuk


persamaan dan himpunan selesaian)

Amati perbedaan antara kedua kolom. Terlihat bahwa kedua sisi pada
pertidaksamaan bukan dipisahkan oleh tanda sama dengan, namun dipisahkan oleh
tanda pertidaksamaan ¿ ,>, ≤ , atau≥ .

Selesaian persamaan x = 3 dapat disajikan dalam bentuk titik tunggal dalam


garis bilangan.

Dalam kasus jika himpunan selesaian dari pertidaksamaan x ≤ 3 adalah semua


bilangan real, kita bisa menyatakan dengan “semua bilangan real yang kurang dari
atau sama dengan 3.” Oleh karena anggota himpunan selesaiannya tak terhingga
banyaknya, maka x tidak bias kita sebutkan satu-satu. Sehingga kita bias membuat
grafik berupa garis bilangan. Notasi interval atau notasi pembentuk himpunan sebagai
penyajian himpunan selesaian
MUHAMMAD PIQIH FAJRIANSYAH

Perhatikan beberapa pertidaksamaan dan himpunan selesainnya dalam bentuk


garis bilangan berikut.

Perhatikan titik atau bulatan pada garis bilangan. Jika ilangan pada titik
digambarkan dengan bulatan penuh ( ), maka titik tersebut termasuk anggota
himpunan selesaian. Jika bilangan pada titik digambarkan dengan bulatan kosong ( ),
maka titik tersebut tidak termasuk dalam anggota himpunan.


Contoh Soal 1
Apakah -2 merupakan salah satu selesaian dari pertidaksamaan berikut?

a. y−5 ≥−6 b. −5 y <14

Alternatif Penyelesaian:

a. y−5 ≥−6 b. −5 y <14


(−2 )−5 ≥−6 −5 (−2 ) <14
−7 ≱−6 (salah) 10<14
−7tidak lebih dari atau sama dengan -6 Jadi, -2 merupakan salah satu selesaian
Jadi,-2 bukan salah satu selesaian dari pertidaksamaan −5 y <14
pertidaksamaan y−5 ≥−6
MUHAMMAD PIQIH FAJRIANSYAH

 Contoh Soal 2
Gambarkan himpunan selesaian dari pertidaksamaan z >−8
Alternatif Penyelesaian:

 Contoh Soal 3
Tulislah kalimat berikut menjadi sebuah pertidaksamaan linear satu variabel.
Suatu bilangan m ditambah 5 hasilnya lebih dari atau sama dengan -7.

Alternatif Penyelesaian:

Suatu bilangan m ditambah 5 hasilnya lebih dari atau sama dengan -7

m + 5 ≥ -7

Jadi, pertidaksamaan dari kalimat tersebut adalah m + 5 ≥ -7

 Sifat-Sifat Pertidaksamaan

I. Jika kedua ruas pertidaksamaan ditambah atau dikurang dengan sebuah


bilangan positif maka tanda pertidaksamaan tetap.
Contoh : Berapakah nilai x yang memeuhi pertidaksamaan4 + x >1 ?
Jawab :
4 +x > 1
4−4+x>1−4
x >−3 (kedua ruas dikurangi 4)
Jadi, tanda pertidaksamaan tetap
II. Jika kedua ruas pertidaksamaan dikali atau dibagi dengan sebuah bilangan
positif maka tanda pertidaksamaan tetap.
Contoh : Berapakah nilai x yang memeuhi pertidaksamaan4−2 x <8 ?
Jawab :
2 x <8
2 x(kedua
8
< ruas bibagi 2)
2 2
x <4
MUHAMMAD PIQIH FAJRIANSYAH

Jadi, tanda pertidaksamaan tetap

III. Jika kedua ruas pertidaksamaan dikali atau dibagi dengan sebuah bilangan
negatif maka tanda pertidaksamaan berubah (< menjadi >, ≤ menjadi ≥, dan
sebaliknya).
Contoh : Berapakah nilai x yang memenuhi pertidaksamaan−2 x ≥ 30 ?
Jawab :
−2 x ≥ 30

−2 x 30
≥ (Kedua ruas dibagi 2)
2 2

−x ≥ 15

−x + x ≥ 15+ x (kedua ruas ditambah x)

0 ≥ 15+ x

0−15 ≥15+ x−15 (kedua ruas dikurang 15)

−15 ≥ x (dapat pula disebutkan x ≤−15 )

x ≤−15

Jadi, tanda pertidaksamaan berubah

 Contoh Soal 4

Selesaikan pertidaksamaan x - 4 < - 2. Gambar selesaiannya dalam garis


bilangan dan tuliskan selesaiannya dalam notasi interval.

Alternatif Penyelesaian:

x−4←2

x−4+ 4←2+ 4

x <2Jadi, selesaiannya adalah x < 2 atau (-∞, 2)


MUHAMMAD PIQIH FAJRIANSYAH

 Contoh Soal 5

Tentukan himpunan selesaian dari pertidaksamaan linear berikut dengan x adalah


bilangan bulat.

−6 ( x−3 ) ≥ 2−2(x−8)

Alternatif penyelesaian:

−6 ( x−3 ) ≥ 2−2(x−8) (Sifat distribusi)

−6 x +18 ≥2−2 x +16

−6 x +18 ≥18−2 x

−6 x +2 x +18 ≥ 18−2 x+ 2 x (kedua ruas ditambah 2x)

−4 x+18 ≥ 18

−4 x+18−18 ≥18−18 (kedua ruas dikurang

−4 x ≥ 0

−4 x+ 4 x ≥ 0+ 4 x

0≥4 x

0 4x

4 x

0≥ x

x≤0

Jadi, himpunan selesaian dari pertidaksamaan −6 ( x−3 ) ≥ 2−2(x−8) adalah

{ x| x ≤ 0 , x ∈bilangan bulat}

 Contoh Soal 6
Pak Fredy memiliki sebuah mobil box pengangkut barang dengan daya angkut
tidak lebih dari 500 kg. Berat Pak Fredy adalah 60 kg
dan dia akan mengangkut kotak barang yang setiap kotak
beratnya 20 kg.
MUHAMMAD PIQIH FAJRIANSYAH

a. Berapa kotak paling banyak dapat diangkut Pak Fredy dalam sekali pengangkutan?
b. Jika Pak Fredy akan mengangkut 110 kotak, paling sedikit berapa kali
pengangkutan kotak itu akan habis?
Alternatif Penyelesaian:
masalah di atas dapat kita selesaikan, terlebih dahulu kita ubah ke dalam bentuk
model matematika.
Langkah-langkah mengubahnya adalah:
Misalkan: x = banyaknya kotak barang yang diangkut dalam mobil box.
Mengubah kata ‘tidak lebih’ ke dalam simbol matematika yaitu: ≤

Sehingga model matematikanya adalah: 20x + 60 ≤ 500

Berat satu kotak = 20 kg


Berat = 20 × x kg = 20 x
Berat Pak Fredy = 60
Berat keseluruhan = 20 x + 60
a. Paling banyak kotak yang dapat diangkut pak Fredy dalam sekali pengangkutan
adalah nilai x paling besar pada penyelesaian pertidaksamaan 20x + 60 ≤ 500.
Penyelesaian pertidaksamaan ini kita lakukan sebagai berikut.
20x + 60 ≤ 500
20x + 60 – 60 ≤ 500 – 60 (kedua ruas dikurang 60)
20x ≤ 440 (kedua ruas dibagi 20)
x ≤ 22
x paling besar yang memenuhi pertidaksamaan x ≤ 22 adalah 22. Maka kotak yang
dapat diangkut pak Fredy dalam sekali pengangkutan paling banyak adalah 22
kotak.
b. Pengangkutan kotak paling sedikit dapat terjadi jika Pak Fredy mengangkut 22
kotak pada setiap pengangkutan. Apakah kamu setuju? Berdiskusilah dengan
temanmu.
110
Banyak pengangkutan paling sedikit = = 5 kali.
22
Sehingga banyak pengangkutan paling sedikit untuk mengangkut barang sebanyak
110 kotak adalah 5 kali pengangkutan.
MUHAMMAD PIQIH FAJRIANSYAH

F. Rangkuman Materi
 Pertidaksamaan linear satu variabel adalah kalimat terbuka yang dinyatakan
dengan menggunakan tanda/lambang ketidaksamaan/pertidaksamaan dengan satu
variable (peubah) berpangkat satu.
 Simbol pertidaksamaan antara lain: ¿ ,>, ≤ , dan ≥
 Pada pertidaksamaan:
a. jika kedua ruas dikalikan atau dibagi dengan bilangan positif yang sama
(bukan nol), maka tanda pertidaksamaan tidak berubah.
b. jika kedua ruas dikalikan atau dibagi dengan bilangan negatif yang sama
(bukan nol), maka tanda pertidaksamaan berubah menjadi sebaliknya.

G. Sumber Referensi
1. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Buku Siswa Mata Pelajaran
Matematika. Jakarta : Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
2. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Buku Guru Mata Pelajaran
Matematika. Jakarta : Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.