Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN TUGAS AKHIR PROGRAM PROFESI NERS

Dampak Covid-19 terhadap psiklogis mahasiswa

Dilaksanakan dan disusun sebagai salah satu Tugas Akhir dalam memperoleh gelar profesi Ners,
Universitas Jenderal Soedirman

Oleh :
Hesti Renita
NIM. I4B019023

Program Profesi Ners Jurusan Keperawatan


Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan
Universitas Jenderal Soedirman
Purwokerto
2020
BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Coronavirus novel (Covid-19) yang muncul pertama kali di Wuhan, Provinsi Hubei-
Cina pada bulan Desember 2019 yang kemudian diberi nama oleh WHO penyakit Covid-
19 yang disebabkan oleh virus SARS Co-V (sindrom pernafasan akut), kini menjadi
pandemi yang menyebabkan kekhawatiran dan kepanikan serta kecemasan (Wang and
Zhao, 2020). Virus corona menyebar dengan sangat cepat ke seluruh provinsi Cina dalam
hitungan hari. Pemerintah Cina awalnya tidak mengetahui mengenai penyakit ini,
penularan begitu cepat melalui kontak dengan manusia yang terjangkit virus tersebut
sehingga hal ini menyebabkan kepanikan masyarakat. Pemerintah Tiongkok
mengeluarkan peringatan diantaranya seluruh warga untuk melakukan karantina di
rumah untuk mengurangi risiko penularan. pada awal Maret warga Cina yang telah
terkena virus ini sebanyak 4.492 disertai penyakit penyerta dan 3.162 meninggal dunia.
Wabah Covid-19 menyebar dengan cepat sehingga virus ini selain dapat menimbulkan
penyakit fisik dapat menimbulkan stres, pola tidur yang buruk dan singkat karena merasa
cemas dan depresi (Tang et al., 2020).
Selain munculnya penyakit fisik Covid-19 ini menyebabkan masalah pula pada
tekanan psikologis warga Cina dan seluruh dunia. Tekanan psiklogis yang berdampak
pada mental seperti rasa cemas, fobia terhadap orang banyak, stres pasca trauma, dan
terjadi kepanikan (Cao et al., 2020). Adanya kontak dengan penderita dan berjarak
dekat dengan penderita Covid-19 menyebabkan penyebaran virus ini semakin pesat
sehingga dikeluarkan peraturan untuk melakukan sosial distancing, physical distanding
dan stay at home. Perkantoran, sektor pendidikan dan hampir semuanya ditutup
sementara namun hal tersebut menimbulkan berbagai dampak (Kusnayat, 2020). Wabah
Covid-19 mengakibatkan bagian pendidikan ditutup untuk mencegah penyebaran virus
corona, sehingga pembelajaran dilakukan secara daring atau online. Mahasiswa
menghadapi berbagai tantangan setelah wabah Covid-19 mulai dari merasa cemas,
depresi dan penyalahgunaan zat hingga terjadi perubahan perilaku sulit tidur dan
gangguan makan. Dampak Covid-19 bagi mahasiswa menyebabkan konsekuensi negatif
selama penutupan kampus. Mahasiswa merasa frutasi, cemas hingga kematian. Selain itu
merasa kesepian dan jenuh saat karantina karena jauh dengan teman maupun pasangan
(Zhai, 2020).
Mahasiswa mengalami kesulitan saat belajar dengan jarak jauh sehingga prestasi
akademik mengalami gangguan, penelitian dan magang yang harusnya dilakukan di
lapangan namun karena adanya pandemi sehingga terkendala, menunda kelulusan
sehingga hal tersebut menyebabkan kecemasan di kalangan mahasiswa. banyak
mahasiswa yang mempermasalahkan biaya kamar atau kosan yang tidak ditempati dan
pembayarannya maka hal ini membuat kesulitan keuangan. Mahasiswa yang masih
diperantauan merasa khawatir dan takut akan virus yang akan menularkan pada anggota
keluarganya ketika kembali ke rumah karena remaja dapat menjadi pembawa tanpa
gejala (Zhai, 2020). Mahasiswa dalam menghadapi coping stress salah satunya dengan
media sosial yang digunakan melalui dukungan sosial daring dari teman sebaya untuk
mendapatkan kebahagiaan dan kesejahteraan psikologis yang dapat menyenangkan,
menghibur dan membatu mencari informasi. Masa pandemi Covid-19 saat ini jalan
keluar untuk menangkas rasa bosan dan stres dengan penggunaan media sosial (Rahardjo
dkk., 2020).
Keadaan saat ini semakin banyak informasi atau kelebihan informasi mengenai
Covid-19 yang masuk menyebabkan social media fatigue bagi mahasiswa. Social media
fatigue adalah perasaan lelah, jengkel, marah, kecewa, kehilangan minat, motivasi
berkurang dengan interaksi diberbagai aspek penggunaan media sosial, hingga hilangnya
konsentrasi dan fokus terhadap sesuatu yang dikerjakan. Dilihat dari hal tersebut maka
menimbulkan penurunan performa belajar bagi mahasiswa selama di rumah selama
pandemi Covid-19 dan prestasi mahasiswa mengalami penurunan. Selain itu juga
membuat kepribadian yang mencerminkan kecenderungan individu untuk mengalami
keterpurukan emosi, ketegangan saraf, dan stres atau disebut neutorisme (Rahardjo dkk.,
2020).
Beberapa perguruan tinggi banyak yang melakukan penanganan kesehatan mental
mahasiswa karena banyaknya mahasiswa yang terjangkit dengan keadaan stress sehingga
dilihat dari hal ini perlu mengambil upaya penangannya (Cao et al., 2020). Menanggapi
masalah kesehatan mental bagi mahasiswa maka perlu adanya penindak lanjutan dalam
penanganan dan pecegahan selama pandemi Covid-19. Dampak psikologis, bukti yang
cukup terbatas sejauh ini, disebabkan oleh kurangnya data sebagai sumber acuan
penelitian masalah ini untuk beban kesehatan mental selama wabah Covid-19.
Berdasarkan latar belakang ini, maka peneliti bertujuan untuk mengetahui dampak
psikologis bagi mahasiswa secara luas terhadap Covid-19 dalam mempengaruhi
kesejahteraan psikologis
1.2 Rumusan Masalah
Pandemi Covid-19 yang muncul peratama di Wuhan, Cina kini telah merebak secara
pesat ke seluruh dunia dan menimbulkan berbagai dampak pada berbagai sektor salah
satunya sektor pendidikan yang kini pembelajaran dilakukan secara daring atau online.
Berbagai masalah dirasakan oleh mahasiswa ketika pembelajaran dilakukan secara
daring di rumah, munculnya berbagai dampak yaitu gangguan psikologis diantaranya
merasa cemas, stres, panik, jenuh, depresi dan frustasi. Maka dilihat dari hal tersebut
dampak Covid-19 sangat mempengaruhi kesejahteraan psikologis mahasiswa sehingga
peneliti tertarik untuk melakukan review dari berbagai jurnal mengenai dampak Covid-
19 bagi psikologis mahasiswa.
1.3 Tujuan
Tujuan umum dari pembuatan literature review ini yaitu untuk mengetahui mengenai
dampak Covid-19 bagi psikologis mahasiswa. Tujuan khusus dari pembuatan literature
review ini yaitu mengetahui mengenai Covid-19 dan mengatahui dampak terhadap
psikologis mahasiswa.