Anda di halaman 1dari 7

MODUL INTENSIF UTBK PENALARAN UMUM

287
© 2020 PT Kreasi Edulab Indonesia
PENALARAN UMUM MODUL INTENSIF UTBK

CHAPTER 1
KAPITA SELEKTA I

Bacalah bacaan berikut untuk menjawab soal 1—7.


Sepuluh Jenis Buah Paling Digemari
Tingkat konsumsi buah masyarakat Indonesia tergolong rendah, masih jauh di bawah standar
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Survei terakhir menyebut konsumsi sayur dan buah mencapai
180 gram per kapita setiap hari, sedangkan standar WHO mencapai 400 gram per kapita per hari.
Walau minim konsumsi, terdapat sepuluh buah favorit atau jenis buah yang paling banyak
digemari. Ini sepenuhnya hasil pengolahan Lokadata, dari Data Survei Sosial Ekonomi Nasional
(Susenas) 2018. Tabulasi ini berdasarkan pada jumlah konsumsi terbanyak dalam lingkup
kabupaten/kota per orang dalam satuan kg. Sepuluh jenis buah yang paling banyak di konsumsi, yaitu
buah duku, durian, pisang, rambutan, mangga, jeruk, salak, pepaya, semangka, dan apel.
Buah-buahan yang paling banyak dikonsumsi adalah buah duku. Terbanyak di Sumatera Selatan,
Kabupaten Ogan Komering Ilir mencapai 2,7 kg per orang/bulan. Wilayah ini terkenal dengan
produksi duku Komering—bahkan sejak 2017 mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis (IG) untuk
tiga kabupaten, yakni OKU Timur, OKU Selatan, dan Ogan Komering Ilir (OKI).
Kedua, buah durian. Buah dengan aroma menyengat ini paling banyak dikonsumsi di Kabupaten
Fakfak, Papua Barat (2,6kg/orang/bulan). Kemudian pisang banyak disukai di Kabupaten Nagekeo,
Nusa Tenggara Timur (2,4kg/orang/bulan). Jawa penghasil terbesar buah mangga, namun tidak
menjadi buah utama. Justru masyarakat Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Selatan, konsumsinya
paling tinggi mencapai 1,5 kg per orang/bulan.
Sementara buah rambutan paling banyak dikonsumsi di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (2,2
kg/orang/bulan). Buah jeruk banyak disukai di Deli Serdang, Sumatra Utara (0,9 kg/orang/bulan) dan
buah Salak di Wonosobo, Jawa Tengah (0,8 kg/orang/bulan).
Dalam laporan Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia tahun 2018, total ekspor tanaman
buah-buahan mencapai 87,99 ribu ton dengan nilai USD 61,86 juta atau naik 24 persen dari tahun
sebelumnya. Saat yang sama, terdapat defisit impor buah Indonesia (September 2018). Secara total,
lebih banyak produk buah impor ketimbang ekspor, nilainya mencapai USD 908,5 juta. Buah yang
paling banyak diimpor seperti longan atau mata kucing segar, jeruk, satsuma, lemon, apel, dan buah
pir.
Diadaptasi dari http://lokadata.id

1. Simpulan yang tepat berdasarkan paragraf pertama adalah...


A. Masyarakat Indonesia masih kurang mengonsumsi sayur
B. Konsumsi buah masyarakat Indonesia masih dianggap sangat rendah oleh Organisasi
Kesehatan Dunia
C. WHO mencatat, konsumsi buah di Indonesia masih jauh dari cukup
D. Masyarakat Indonesia belum menjadikan makan buah dan sayur sebagai sebuah kebiasaan
E. WHO mencatat, konsumsi buah dan sayur di Indonesia masih belum dalam kategori layak
[Analisis, Litbang 2020, Sedang]

288
© 2020 PT Kreasi Edulab Indonesia
MODUL INTENSIF UTBK PENALARAN UMUM

2. Berdasarkan paragraf pertama, jika konsumsi buah dan sayur di Indonesia mengalami kenaikan
dua kali lipat dari data yang sebenarnya, maka...
A. Sebagian besar masyarakat Indonesia sehat
B. Konsumsi buah dan sayur di Indonesia adalah sebuah kewajiban
C. Indonesia menjadikan buah dan sayur sebagai makanan pokok
D. Kebiasaan buah dan sayur di Indonesia masih belum memenuhi standar WHO
E. Penjualan buah dan sayur di Indonesia mengalami kenaikan
[Analogi, Litbang 2020, HOTS-Sedang]

3. Berikut adalah jenis buah yang jarang dikonsumsi di Indonesia...


A. Durian, pisang, rambutan D. Rambutan, pepaya, semangka
B. Mangga, salak, papaya E. Apel, durian, salak
C. Stoberi, naga, jambu air
[Analisis, Litbang 2020, Mudah]

4. Jika di Kabupaten Fakfak buah durian jarang ditemukan, maka...


A. Masyarakat Fakfak jarang mengonsumsi buah durian
B. Masyarakat Fakfak tidak mengonsumsi buah durian
C. Masyarakat Fakfak menjadikan durian sebagai buah paling langka
D. Masyarakat Fakfak akan mengonsumsi buah lain
E. Masyarakat Fakfak tidak akan pernah mengonsumsi buah sama sekali
[Analogi, Litbang 2020, Sedang]

5. Berikut adalah fakta berdasarkan bacaan tersebut...


A. Buah durian adalah buah yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia
B. Ekspor tanaman buah di Indonesia mengalami kelesuan mencapai 24%
C. Jeruk adalah buah yang paling banyak ditemukan di Wonosobo
D. Mangga bukan buah utama bagi penduduk di Pulau Jawa
E. Rambutan adalah buah yang memiliki persentase konsumsi tertinggi di Indonesia
[Analisis, Litbang 2020, Mudah]

6. Jika dalam sebulan, konsumsi salak di Wonosobo mengalami peningkatan 25% per orang, maka...
A. Memiliki jumlah konsumsi yang sama dengan pisang di Nusa Tenggara Timur
B. Memiliki jumlah konsumsi yang sama dengan mangga di Banggai Laut
C. Memiliki jumlah konsumsi yang lebih besar dari jeruk di Deli Serdang
D. Memiliki jumlah konsumsi yang lebih besar dari duku di Ogan Komering Ilir
E. Memiliki jumlah konsumsi yang hampir seimbang dengan rambutan di Sinjai
[Analogi, Litbang 2020, HOTS-Sedang]

7. Berikut adalah pernyataan yang benar berdasarkan bacaan tersebut...


A. Konsumsi buah duku terbanyak karena jumlah penduduknya lebih padat dari daerah lain
B. Buah Indonesia cukup diminati oleh masyarakat dunia karena berhasil meningkatkan ekspor
C. Buah dan sayur impor memiliki jumlah lebih banyak daripada buah ekspor
D. Terdapat sepuluh jenis buah di Indonesia yang sangat diminati oleh masyarakat luar negeri
E. Kabutapen Nagekeo adalah daerah penghasil pisang terbesar di Indonesia
[Analisis, Litbang 2020, Sulit]

289
© 2020 PT Kreasi Edulab Indonesia
PENALARAN UMUM MODUL INTENSIF UTBK

Bacalah bacaan berikut untuk menjawab soal 8—14.


Tiongkok Kalahkan AS dalam Publikasi Penelitian Sains
Tiongkok menghasilkan 528,3 ribu artikel ilmiah di bidang science and engineering (S&E) pada
2018, mengalahkan Amerika Serikat (AS) dengan 422,8 ribu artikel ilmiah. Padahal, AS memimpin
Tiongkok pada 2008, yang masing-masing mempublikasikan 395 ribu dan 249 ribu artikel ilmiah.
Posisi berikutnya diisi oleh India dengan 135,8 ribu artikel ilmiah dan Jerman dengan 104,4 ribu
artikel ilmiah. Jepang, Inggris, Rusia, dan Italia juga banyak menghasilkan artikel ilmiah meski
jumlahnya di bawah 100 ribu.
Artikel ilmiah di bidang S&E yang dihasilkan di dunia mencapai 2,6 juta pada 2018. Jumlah ini
meningkat dibandingkan satu dekade sebelumnya yang sebanyak 1,8 juta artikel ilmiah.

Dikutip dari http://databoks.katadata.com

8. Berdasarkan paragraf pertama, simpulan yang tepat adalah...


A. Tiongkok mengalami perkembangan pesat dalam menghasilkan artikel ilmiah
B. Banyak profesor hebat di Tiongkok
C. Tiongkok memiliki banyak cendekiawan
D. Amerika Serikat mengalami kemunduran dalam menghasilkan artikel ilmiah
E. Kurangnya cendekiawan di Amerika Serikat
[Simpulan, Litbang 2020, Mudah]

9. Jika Amerika Serikat masih mengungguli Tiongkok dalam menghasilkan artikel ilmiah dalam
bidang science and engineering pada tahun 2018, maka...
A. Amerika Serikat masih menjadi mercusuar dunia dalam bidang science and engineering
B. Amerika Serikat tidak kekurangan cendekiawan
C. Tiongkok tidak fokus pada bidang science and engineering
D. Tiongkok adalah mercusuar dunia dalam bidang selain science and engineering
E. Artikel ilmiah di Amerika Serikat lebih berkualitas daripada Tiongkok
[Analogi, Litbang 2020, HOTS-Sedang]

290
© 2020 PT Kreasi Edulab Indonesia
MODUL INTENSIF UTBK PENALARAN UMUM

10. Berikut adalah pernyataan yang kurang tepat berdasarkan paragraf pertama...
A. Selisih artikel ilmiah Tiongkok dengan Amerika Serikat adalah 146 ribu artikel tentang
science and engineering pada 2008
B. Dalam delapan tahun, Tiongkok berhasil meningkatkan lebih dari 270 ribu artikel ilmiah
tentang science and engineering
C. Artikel Tiongkok lebih tinggi 105,5 ribu artikel tentang science and engineering daripada
Amerika Serikat
D. Terjadi peningkatan publikasi artikel ilmiah tentang science and engineering di Amerika
Serikat sebanyak lebih dari 27 ribu dibandingkan sepuluh tahun lalu
E. Terjadi peningkatan publikasi artikel ilmiah tentang science and engineering di Tiongkok
lebih dari 100% dibandingkan sepuluh tahun lalu
[Analisis, Litbang 2020, HOTS-Sedang]

11. Jika India lebih rendah daripada Jerman dalam mempublikasi artikel ilmiah tentang science and
engineering, maka pernyataan yang benar adalah...
A. Jerman membutuhkan banyak cendekiawan dalam bidang science and engineering
B. India menempati posisi ketiga terbanyak dalam publikasi artikel ilmiah bidang S&E
C. Artikel ilmiah tentang science and engineering di India berkualitas buruk
D. Jumlah cendekiawan di India mengalami penurunan
E. Publikasikan artikel ilmiah bidang S&E di Jerman bertambah sebesar 32 ribu artikel
[Analogi, Litbang 2020, HOTS-Sulit]

12. Berikut adalah pernyataan yang benar berdasarkan data...


A. India memiliki kesempatan paling besar untuk menjadi negara pertama dengan jumlah
publikasi artikel ilmiah tentang science and engineering, merebut posisi Tiongkok
B. Jika Jerman memiliki dua kali lipat jumlah artikel ilmiah tentang science and engineering yang
sudah dipublikasi, maka akan mengalahkan Amerika Serikat
C. Amerika Serikat pasti memiliki jumlah cendekiawan lebih tinggi daripada India dan Jerman
D. Inggris adalah satu-satunya negara di benua Eropa yang memiliki jumlah publikasi artikel
tentang science and engineering kurang dari 100.000
E. Dengan jumlah artikelnya, Tiongkok adalah salah satu negara yang melek tentang science and
engineering
[Analogi, Litbang 2020, HOTS-Sulit]

13. Jika Jepang memiliki jumlah publikasi artikel science and engineering tiga kali lipat dari data
sebenarnya, maka...
A. Jepang adalah negara berkembang
B. Jepang adalah negara maju
C. Jepang adalah negara dengan jumlah artikel terbanyak di dunia
D. Jepang memiliki jumlah cendekiawan lebih banyak daripada India
E. Jepang berada di posisi ketiga dengan jumlah artikel lebih dari 200.000
[Analogi, Litbang 2020, HOTS-Sedang]

14. Berikut adalah jumlah rerata selisih dari data tersebut...


A. 65.289 artikel D. 670 artikel
B. 6.529 artikel E. 652 artikel
C. 67.000 artikel
[Analisis, Litbang 2020, HOTS-Sedang]

291
© 2020 PT Kreasi Edulab Indonesia
PENALARAN UMUM MODUL INTENSIF UTBK

Bacalah bacaan berikut untuk menjawab soal 15—20.


Penjualan Mobil Astra 2019 Turun 7,9%
Grup Astra hanya mampu menjual 536,4 ribu unit mobil di pasar dalam negeri sepanjang 2019.
Jumlah itu merosot sebesar 7,9% dari penjualan tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan penjualan
mobil dari setiap merek Astra juga mengalami penurunan.
Toyota yang mencatatkan penjualan sebesar 333,2 ribu unit mobil, masih menjadi merek terlaris
di Indonesia. Meski begitu, jumlahnya menurun dibandingkan 2018 yang sebesar 353,5 ribu unit
mobil. Penjualan mobil Daihatsu juga berkurang 12,6%; Isuzu 3,2%; dan Peugeot 7,2%. Adapun,
sebanyak 497 unit UD Trucks berhasil terjual pada tahun ini, dari sebelumnya yang tidak
membukukan penjualan.

Dikutip dari http://databoks.katadata.com

15. Berikut adalah simpulan dari paragraf pertama...


A. Penjualan mobil di Indonesia sedang lesu
B. Penjualan Grup Astra sedang lesu
C. Grup Astra mengalami kurangnya pelanggan mobil
D. Penjualan mobil Astra sedang tidak bergairah
E. Merek Astra tidak laku di pasaran
[Analisis, Litbang 2020, Sedang]

16. Berikut adalah jumlah penjualan Grup Astra tahun 2018...


A. 582,3 ribu unit D. 682,2 ribu unit
B. 58 ribu unit E. 59 ribu unit
C. 600 ribu unit
[Analisis, Litbang 2020, HOTS-Sedang]

17. Berikut adalah selisih yang salah berdasarkan teks...


A. Tahun 2019, Toyota dan Daihatsu memiliki selisih penjualan 155.938 unit mobil
B. Tahun 2018, Isuzu dan Toyota memiliki selisih penjualan 327.373 unit mobil
C. Dalam setahun, penjualan Isuzu menyusut hingga lebih dari 800 unit mobil
D. Toyota memiliki selisih penjualan sebanyak kurang dari 20 ribu unit mobil di tahun 2018
E. UD Trucks memiliki peningkatan penjualan dalam setahun sebanyak 497 mobil
[Analisis, Litbang 2020, HOTS-Sedang]
292
© 2020 PT Kreasi Edulab Indonesia
MODUL INTENSIF UTBK PENALARAN UMUM

18. Berikut adalah simpulan dari teks kedua...


A. Mobil Toyota terus mengalami penurunan penjualan setiap tahun
B. Meski menurun, Toyota tetap menjadi merek terlaris 2019
C. Seluruh merek mobil mengalami penurunan
D. Hanya merek UD Trucks yang mengalami peningkatan penjualan
E. Penjualan mobil Astra lesu di tahun 2019
[Analisis, Litbang 2020, Sedang]

19. Berdasarkan data di tahun 2019, berikut adalah rerata dari seluruh penjualan mobil Astra...
A. 134 ribu D. 136 ribu
B. 13,4 ribu E. 13,6 ribu
C. 135 ribu
[Analisis, Litbang 2020, HOTS-Mudah]

20. Jika Isuzu mampu menjual lima kali lipat di tahun 2019 dari tahun sebelumnya, maka...
A. Tahun 2019, Isuzu lebih unggul daripada Daihatsu
B. Tahun 2019, Toyota mengalami pengurangan penjualan mobil
C. Tahun 2019, Isuzu menjadi merek terlaris
D. Tahun 2019, data penjualan mobil Astra mengalami pengingkatan dari tahun sebelumnya
E. Isuzu mengalami kenaikan penjualan mencapai 130 ribu unit
[Analisis, Litbang 2020, HOTS-Sedang]

293
© 2020 PT Kreasi Edulab Indonesia