Anda di halaman 1dari 3

Nama : Mutiara Rosalina

Angkatan : IV
No.Absen : 19

Evaluasi : Mata Pelatihan Pelayanan Publik


Pelatihan Dasar CPNS

 Berilah tanda (X) pada jawaban yang benar (a, b, c atau d) 
    
1. Undang Undang yang mengatur tentang Pelayanan Publik adalah : 
a.   UU No. 17 Tahun  2014                    c.  UU No. 25 Tahun 2009
b.   UU No. 05 Tahun  2014                    d. UU No. 15 Tahun  2010 
 
2. Segala bentuk kegiatan pelayanan umum yang dilaksanakan oleh Instansi Pemerintahan
di Pusat dan Daerah, dan di lingkungan BUMN/BUMD dalam bentuk barang dan /atau
jasa, baik dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat  disebut ? .
a.   Pelayanan publik                           c. Pekerjaan 
b.   Pengabdian                                   d. Tindakan    
3. Dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat, pemerintah perlu
melibatkan masyarakat dalam  merencanakan, melaksanakan, dan  mengevaluasi
hasilnya, disebut  ?
a.    Partisipatif                                  c. Positif 
b.    Kondusif                                     d. Proaktif    

4. Penyelenggara pelayanan publik harus menyediakan akses bagi warga negara untuk
mengetahui segala hal yang terkait dengan pelayanan publik yang diselenggarakan
tersebut, seperti: persyaratan, prosedur, biaya, dan sejenisnya adalah arti dari ?
a.    Responsif                               c. Akuntabel
b.    Transparanl                            d. Kerjasama     

5. Tanggungjawab organisasi pemerintah untuk mewujudkan pelayanan dan kinerja yang


adil, responsive dan bermartabat adalah wujud akuntabilitas terhadap ?
a.   Kelompok             c. Personal
b.   Organisasi                         d. Stakeholder    

Jawablah pertanyaan dibawah ini !


Tuliskan dan jelaskan beberapa prinsip dari pelayanan publik ?

----GOOD LUCK----
Jawaban

prinsip pelayanan publik yang baik untuk mewujudkan pelayanan prima adalah:

1. Partisipatif. Dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat


pemerintah perlu melibatkan masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan, dan
mengevaluasi hasilnya
2. Transparan. Dalam penyelenggaraan pelayanan publik, pemerintah sebagai
penyelenggara pelayanan publik harus menyediakan akses bagi warga negara untuk
mengetahui segala hal yang terkait dengan pelayanan publik yang diselenggarakan
tersebut, seperti: persyaratan, prosedur, biaya, dan sejenisnya. Masyarakat juga harus
diberi akses yang sebesarbesarnya untuk mempertanyakan dan menyampaikan pengaduan
apabila mereka merasa tidak puas dengan pelayanan publik yang diberikan
3. Responsif. Dalam penyelenggaraan pelayanan publik pemerintah wajib mendengar dan
memenuhi tuntutan kebutuhan warga negaranya. Tidak hanya terkait dengan bentuk dan
jenis pelayanan publik yang mereka butuhkan akan tetapi juga terkait dengan
mekanisme penyelenggaraan layanan, jam pelayanan, prosedur, dan biaya
penyelenggaraan pelayanan. Sebagai klien masyarakat, birokrasi wajib
mendengarkan aspirasi dan keinginan masyarakat
4. Tidak diskriminatif. Pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah tidak boleh
dibedakan antara satu warga negara dengan warga negara yang lain atas dasar
perbedaan identitas warga negara, seperti: status sosial, pandangan politik, enisitas,
agama, profesi, jenis kelamin atau orientasi seksual, difabel, dan sejenisnya
5. Mudah dan Murah. Penyelenggaraan pelayanan publik dimana masyarakat harus
memenuhi berbagai persyaratan dan membayar fee untuk memperoleh layanan yang
mereka butuhkan harus diterapkan prinsip mudah, artinya berbagai persyaratan yang
dibutuhkan tersebut masuk akal dan mudah untuk dipenuhi. Murah dalam arti biaya yang
dibutuhkan oleh masyarakat untuk mendapatkan layanan tersebut terjangkau oleh seluruh
warga negara.
6. Efektif dan Efisien. Penyelenggaraan pelayan publik harus mampu mewujudkan tujuan-
tujuan yang hendak dicapainya (untuk melaksanakan mandat konstitusi dan mencapai
tujuan-tujuan strategis negara dalam jangka panjang) dan cara mewujudkan tujuan
tersebut dilakukan dengan prosedur yang sederhana, tenaga kerja yang sedikit, dan
biaya yang murah;
7. Aksesibel. Pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah harus dapat
dijangkau oleh warga negara yang membutuhkan dalam arti fisik (dekat, terjangkau
dengan kendaraan publik, mudah dilihat, gampang ditemukan, dan lain-lain.) dan dapat
dijangkau dalam arti non-fisik yang terkait dengan biaya dan persyaratan yang harus
dipenuhi oleh masyarakat untuk mendapatkan layanan tersebut.
8. Akuntabel. Penyelenggaraan pelayanan publik dilakukan dengan menggunakan fasilitas
dan sumber daya manusia yang dibiayai oleh warga negara melalui pajak yang mereka
bayar. Oleh karena itu semua bentuk penyelenggaraan pelayanan publik harus dapat
dipertanggung-jawabkan secara terbuka kepada masyarakat. Pertanggungjawaban di sini
tidak hanya secara formal kepada atasan (pejabat atau unit organisasi yang lebih tinggi
secara vertikal) akan tetapi yang lebih penting harus dipertanggungjawabkan secara
terbuka kepada masyarakat luas melalui media publik baik cetak maupun elektronik.
Mekanisme pertanggungjawaban yang demikian sering disebut sebagai social
accountability.
9. Berkeadilan. Penyelenggaraan pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah
memiliki berbagai tujuan. Salah satu tujuan yang penting adalah melindungi warga
negara dari praktik buruk yang dilakukan oleh warga negara yang lain. Oleh karena itu
penyelenggaraan pelayanan publik harus dapat dijadikan sebagai alat melindungi
kelompok rentan dan mampu menghadirkan rasa keadilan bagi kelompok lemah ketika
berhadapan dengan kelompok yang kuat