Anda di halaman 1dari 4

UKAI OSCE

Pada OSCE UKAI tahun ini, dibagi atas 10 station, sudah termasuk 1 station
istirahat, dengan waktu 110 menit, pembagian waktunya begini:
– 1 menit: membaca soal (di depan pintu)
– 9 menit: mengerjakan soal (di dalam ruangan)
– 1 menit: pindah ke station berikutnya
10 station tadi mencakup:
a. 3 station pembuatan obat
– perancangan
– produksi
– QC/QA
b. 2 station distribusi
– perencanaan/pengadaan/penerimaan
– penyimpanan/penyaluran/pemusnahan
c. 4 station pelayanan kefarmasian
– swamedikasi
– skrining resep/analisa DRP
– compounding
– dispensing/monev/ESO
d. 1 station istirahat
berikut soal-soal TO yang berhasil bikin kepala panas selama 110 menit:
Station 1
Diketahui rancangan formula bromhexin HCl sirup sbb :
tiap 5ml mengandung
bromhexin 4 mg
glicerol 1000 mg
zat warna 0,1 mg
na cmc 1,7 mg
aquadest ad 5 ml
Instruksi:
a. rancang dan tulis bahan2 untuk 10 L
(Lembar 1: buat jumlah bahan yg digunakan, satuan g/L)
b. ukurlah ph larutan sirup bromhexin HCl dengan menggunakan pH meter (pH
yg diharapkan 4,5 -5)
c. buat hasil pengukuran pH di lembar 2, ambil keputusan apakah hasil memenuhi
syarat (MS) atau tidak memenuhi syarat (TMS)
Penting! Sebelum pengukuran pH sediaan sirup, lakukan kalibrasi alat terlebih
dahulu dengan mencelupkan pH meter ke larutan asam dan basa

Station 2
Resep
R/ allopurinol 100mg X
sbdd pc 1
R/ Na.diklofenak 50mg X
sbdd pc 1
pasien hanya mampu menebus setengah dari obat.
Instruksi;
a. buat copy resepnya
b. masukkan dalam kemasan dan serahkan pada penguji
Penting! Cek kekuatan sediaan sebelum dimasukkan ke plastik obat, dan beri
stempel apotek di copy resep
Station 3
Sebuah klinik A mengirim kembali barang ke PBF B. Barang yang akan diretur
yaitu sediaan ceftriaxone injeksi, Cendo LFX, Lasal syr.
Instruksi:
a. Sebagai seorang Apoteker di PBF B, apakah barang tersebut bisa diretur atau
tidak?
Buat alasan kenapa tidak bisa diretur, dan bukti dokumen serta solusinya
Penting! Cek data-data yang tersedia, seperti faktur, no. faktur, no. batch, ED,
surat pesanan (apakah sesuai obat yang dipesan dengan yang dikirim)
b. Letakkan obat pada tempat yang disediakan (retur diterima, retur ditolak, obat
harus dikirim)

Station 4
Sebuah Industri akan melakukan uji kerapuhan pada tablet amlodipin 10 mg,
Instruksi:
Sebagai seorang Apoteker di Industri tersebut saudara diminta untuk :
a. Membuat rancangan uji kerapuhan
Lembar 1 :
– alat yang digunakan :
– berapa lama :
– berapa tablet yang digunakan :
– data analisis :
– pedoman :
Setelah itu berikan lembar 1 ke pengawas di ruangan
b. Lakukan pengujian kerapuhan tablet
Penting! Lakukan prosedur pengujian dengan baik dan benar, termasuk
menimbang tablet di awal dan di akhir pengujian, jangan lupa menggunakan
masker dan handskun
c. Buat hasil dari uji kerapuhan tablet di lembar 2, dan ambil keputusan apakah
hasil memenuhi syarat (MS) atau tidak memenuhi syarat (TMS)
Station 5
Istirahat
Station 6
Sebuah PBF akan melakukan pengiriman barang ke apotek, bagaimana cara anda
sebagai seorang apoteker dalam menerima barang tersebut.
Instruksi:
a. Lakukan tata cara penerimaan barang: jika diterima, tulis di kertas penerimaan
barang, jika tidak, tulis di kertas pengembalian barang
Penting! cek no. bets, nama produk, ED, jumlah barang
b. Simpan barang di tempat penyimpanan obat yang sesuai (untuk barang yang
diterima)
Station 7
Seorang pasien di diagnosa pneumonia komonitas dan diberikan antibiotik
Levofloxasin 750 mg secara iv. Dari data labor yang didapatkan ternyata pasien
juga menderita gagal ginjal akut, disertai infeksi saluran kemih, dokter yang
meresepkan obat meminta saran kepada anda sebagai apoteker tentang saran yang
diberikan.
Instruksi:
Buat rekomendasi tentang pengobatan tsb dan sampaikan kepada dokter tentang
saran yang diberikan.
Station 8
Sebuah industri akan melakukan uji disolusi vitamin C 100 mg
Instruksi:
Anda sebagai QC pada industri tersebut diminta untuk
a. di lembar pertama, buat rancangan untuk pengujian uji disolusi (seperti alatnya
apa, mediumnya apa, berapa ml mediumnya dll) dan serahkan ke penguji
b. ambil 10 ml sampel uji disolusi ( gunakan pipet gondok, gelar ukur, atau spuit
c. di lembar kedua, isi persentase obat terdisolusi (memenuhi persyaratan atau
tidak )
Station 9
Seorang pasien didiagnosa TB, pasien menemui Apoteker di Pukesmas karena
belakangan ini mengalami keluhan-keluhan sehubungan dengan konsumsi obat
TB.
Instruksi
a. lakukan pengumpulan data pada pasien terkait keluhan yang dialami (pasien
mengalami kesemutan, kram, dan urin berwarna merah), dan isi di lembar 1
kenapa pasien mengalami keluhan tsb
b. di lembar 2 isi solusi apa yang diberikan terkait keluhan pasien dan lakukan
komunikasi efektif untuk mengatasi keluhan tsb pada pasien
Station 10
Seorang pasien datang ke apotek dgn keluhan konstipasi. (Susah buang air sudah
2 hari, sering makan fastfood, jarang makan serat buah dan sayur)
Instruksi:
a. anda sbg apoteker berikan saran obat yg sesuai dgn kondisi pasien dan lakukan
komunikasi dengan pasien.
b. sampaikan cara cara penggunaan obat (obat yang tersedia dulcolac supp dan
microlac rectal)
Note: di setiap station sudah disediakan material yang dibutuhkan untuk setiap
kasusnya, misalnya di station 7, ada buku AHFS tapi juga disediakan print
out yang bagian dosis levofloxacinnya jangan lupa pakai masker dan hanskun di
station yang membutuhkan -misalnya di station uji kerapuhan, uji disolusi, uji pH-