Anda di halaman 1dari 10

BAB V

MASALAH KESEHATAN

5.1. Identifikasi Masalah


5.1.1 Curah Pendapat (Brainstorming)
Masalah yang ditemukan pada pelaksanaan imunisasi di wilayah kerja
Puskesmas Puskesmas Paal Merah I adalah:
1. Terjadinya pandemi Covid-19 di Indonesia yang mengharuskan adanya
pembatasan sosial berskala besar (INPUT)
2. Ketidaktahuan ibu tentang jadwal pelaksanaan imunisasi di Puskesmas
Paal Merah 1 selama masa pandemi Covid 19 yaitu 45,4 % atau 5 dari 11
responden. (INPUT)
3. Tidak berjalan imunisasi karena adanya regulasi dari pemerintah yang
menunda pelaksanaan imunisasi selama pandemi Covid-19 (PROSES).
4. Ibu bayi dan balita yang takut hadir dalam pelaksanaan imunisasi selama
pandemi Covid 19 yaitu 72,7% atau 8 dari 11 responden (PROSES).
5. Belum semua bayi dan balita di wilayah kerja Puskesmas Paal Merah 1
menerima imunisasi (OUTPUT).
6. Kunjungan bayi dan balita untuk pelaksanaan imunisasi menurun atau
tidak mencapai target hingga bulan Juni 2020 cakupan hanya mencapai
38,4% dari target indikator 50% (OUTPUT)
7. Meningkatnya P3DI (penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi
(OUTCOME).

5.1.2 Pembuktian Masalah dengan Pengumpulan Data


1. Ketidaktahuan ibu tentang jadwal pelaksanaan imunisasi di Puskesmas
Paal Merah 1 selama masa pandemi Covid 19 yaitu 45,4 % atau 5 dari 11
responden. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan pada 11 ibu dari
bayi dan balita yang akan diimunisasi, terdapat 5 orang (45,4%), yang
menjawab tidak tahu tentang pelaksanaan imunisasi di Puskesmas Paal Merah
I yang telah berlangsung selama pandemi Covid 19. Sehingga disimpulkan
kurangnya informasi yang didapat oleh ibu tentang pelaksanan imunisasi.
2. Kekhawatiran dan rasa takut dari ibu bayi dan balita untuk hadir dalam
pelaksanaan imunisasi selama pandemi Covid 19 yaitu 72,7% atau 8 dari 11
responden. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan pada 11 ibu dari bayi dan
balita yang akan diimunisasi, terdapat 8 orang (72,7%) yang merasa takut untuk
hadir imunisasi. Sehingga disimpulkan ibu bayi dan balita banyak takut dan khawatir
untuk hadir pelaksanaan imunisasi.
3. 38,4% Kunjungan bayi dan balita untuk pelaksanaan imunisasi menurun
atau tidak mencapai target hingga bulan Juni 2020.

5.1.3 Pernyataan Masalah


1. Pengetahuan ibu bayi dan balita mengenai adanya pelaksanaan imunisasi
kurang yaitu 5 dari 11 (45,4%) tidak mengetahui adanya kegiatan imunisasi
selama masa pandemi Covid-19.
2. Kekhawatiran dari ibu bayi dan balita sebanyak 8 dari 11 (72,7%) takut
untuk hadir dalam pelaksanaan imunisasi selama pandemi Covid 19.
5.2. Menentukan Prioritas Masalah
Menentukan prioritas masalah menggunakan metode MCUA (Multiple
Criteria Utility Assessment) atau teknik scoring USG. Penentuan nilai
prioritas masalah dengan tabel MCUA dapat dilihat pada Tabel 5.
No Pengaruh Pengaruh
Kriteria
Besarnya Keseriusan terhadap kesehatan
Jmh
Bobot masalah masalah kesehatan terhadap
Masalah
masyarakat Pasien
1 Ketidaktahuan ibu (45,4%) N 6 7 5 8
tentang jadwal pelaksanaan 3 90
imunisasi selama masa B.N 1 2 15 14
pandemi Covid 19 8 1
2 Ibu bayi dan balita yang N 7 6 4 8
takut hadir (72,7%) dalam 4 100
pelaksanaan imunisasi B.N 2 2 16 32
selama pandemi Covid 19 8 4
3 Target pencapaian N 7 9 6 8
pelayanan imunisasi tidak 5 150
tercapai (38,4%) B.N 3 4 30 40
5 5

Tabel 5.1 Tabel Penentuan Prioritas Masalah (MCUA)

Keterangan:
B= Bobot N= Nilai
BN = Bobot x Nilai = Skor (S),
Bobot ditentukan 1-5, Nilai ditentukan 1-10.

Tabel 5.2 Tabel Tehnik Scoring USG Penentuan Prioritas Masalah


No Masalah U S G Total Peringkat
Ketidaktahuan ibu (45,4%) tentang
1 2 4 3 9 III
jadwal pelaksanaan imunisasi selama
masa pandemi Covid 19

Ibu bayi dan balita yang takut hadir


2 3 4 3 10 II
(72,7%) dalam pelaksanaan imunisasi
selama pandemi Covid 19

3 Target pencapaian pelayanan imunisasi


4 5 4 13 I
tidak tercapai (38,4%)

Keterangan :
5= Sangat Besar, 4=Besar, 3=Sedang, 2= Kecil, 1 = Sangat kecil
U ( urgency ) : tingkat urgensi
S (seriousness) : keseriusan
G (growth) : potensi perkembangan
Dari hasil penentuan masalah menggunakan teknik MCUA dan scoring
USG, maka masalah yang menjadi prioritas berdasarkan skor penilaian adalah
“Target pencapaian pelayanan imunisasi tidak tercapai (38,4%)”.

5.3 Identifikasi Faktor Penyebab Masalah dan Penyebab Masalah


Dominan
5.3.1 Diagram Alur (Flow Chart)
Diagram alur ini dibuat untuk mengkaji kembali tahapan kegiatan yang
dilakukan selama ini dalam melakukan kegiatan yang menjadi masalah. Berikut
alur kegiatan dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan Imunisasi di Puskesmas
Paal Merah I.

Pasien Pendaftaran
Poli Imunisasi
datang di Loket

Pemeriksaan
Fisik

Suntika
Imunisasi

Pencatatan
Kunjungan

Konseling Pulang

Gambar 5.1 Diagram Alur Kegiatan Imunisasi


Sebelum membuat bagan tulang ikan, berdasarkan simpul kegiatan yang rawan
diatas dapat dicari siapa-siapa yang terkait pada kegiatan tersebut. Tujuannya
yaitu mencari hal-hal yang terkait dengan menurunnya kegiatan imunisasi pada
bayi dan lansia di wilayah kerja Puskesmas Paal Merah I untuk
mengungkapkannya dan selanjutnya ikut memecahkan masalah, selanjutnya
dilakukan curah pendapat untuk menggali penyebab masalah.
5.3.2 Curah Pendapat Untuk Mengenali Penyebab
Pada curah pendapat ini bertujuan untuk menyusun kemungkinan penyebab
masalah pada faktor manusia, faktor metode/proses, faktor sarana, faktor dana dan
faktor lingkungan untuk dianalisis lebih lanjut pada diagram tulang ikan untuk
dicari penyebab yang paling mungkin dari prioritas masalah “Target pencapaian
pelayanan imunisasi tidak tercapai”.
a. Manusia

1. Pengetahuan ibu tentang pentingnya imunisasi cukup rendah sehingga ibu


hanya datang membawa anaknya tanpa mengetahui tujuan dan manfaat
pemberian vaksin pada anaknya. Selain itu kurangnya pengetahuan
mengenai jadwal pemberian imunisasi berdasarkan usia pada anaknya
sehingga imunisasi menjadi tidak terkontrol dan diberikan terlambat.
b. Metode/proses
1. Penyuluhan atau edukasi mengenai jadwal imunisasi tidak selalu dilakukan
yang mengakibatkan ibu tidak menerima informasi tentang pelaksanaan
imunisasi yang telah dibuka pada masa pandemi covid-19 ini.
2. Adanya pandemi Covid-19 juga menambah kekhawatiran ibu untuk datang
membawa anaknya imunisasi, sehingga semakin tidak terkontrol lagi
pemberian imunisasinya.
3. Adanya regulasi dari pemerintah untuk menunda sementara pelaksanaan
imunisasi di Puskesmas pada Bulan April-Mei dan baru dibuka kembali
pada bulan Juni 2020
c. Material/sarana
1. Kurangnya media promosi seperti dibuatnya grup WA untuk para ibu bayi
dan balita di wilayah Puskesmas Paal Merah 1 mengakibatkan kurangnya
pengetahuan ibu mengenai adanya kegiatan imunisasi selama masa
pandemi ini. Akhirnya, banyak bayi dan balita yang terlambat dapat
imunisasi.
d. Lingkungan
1. Peserta imunisasi di Puskesmas Paal Merah I berasal dari berbagai RT
yang jaraknya cukup jauh dari Puskesmas. Sehingga, pasien lebih
mengandalkan posyandu setempat dalam pemberian imunisasi ini, hanya
posyandu ditutup sementara selama masa pandemi Covid-19 ini

5.3.3 Analisis Penyebab Masalah dengan Diagram Tulang Ikan (Fish Bone)
Untuk menanggulangi suatu masalah, harus diketahui terlebih dahulu
sebab terjadinya masalah tersebut. Salah satu caranya dengan menggunakan
diagram tulang ikan (Fish Bone) atau diagram sebab akibat. Dalam mencari
faktor-faktor penyebab masalah dominan dalam permasalahan ini, maka
digunakan diagram Fish Bone:

Gambar 5.2 Diagram Fish Bone


5.3.4 Menentukan Pemecahan Masalah yang terpilih

Tabel 5.3 Cara Pemecahan Masalah

Prioritas Masalah Penyebab Masalah Alternatif Pemecahan Pemecahan Masalah Ket


Masalah Terpilih
1 Manusia
a. Pengetahuan Ibu dari bayi a. Pengetahuan ibu tentang pentingnya a.Penyuluhan/konseling kepada Pembentukan tim
dan balita hanya membawa imunisasi cukup rendah sehingga ibu ibu dari bayi dan balita penanggungjawab
anaknya untuk imunisasi hanya datang membawa anaknya mengenai pentingnya imunisasi promosi pada
saja tanpa tau tujuan tanpa mengetahui tujuan dan manfaat dalam pencegahan terjadinya pelayanan
manfaa dan efek samping pemberian vaksin pada anaknya. penyakit imunisasi
yang didapat setelah Selain itu kurangnya pengetahuan b Dibentuk tim penanggungjawab
imunisasi mengenai jadwal pemberian promosi pada pelayanan
b. Pengetahuan Ibu tentang imunisasi berdasarkan usia pada imunisasi
jadwal imunisasi pada bayi anaknya sehingga imunisasi menjadi
dan balita tidak terkontrol dan diberikan
terlambat.
2 Metode
a. Ibu dari bayi dan balita
a. Penyuluhan atau edukasi mengenai a. Menyiapkan media informasi Menyiapkan media
tidak mengetahui adanya
jadwal imunisasi tidak selalu terkini seperti grup WA untuk informasi terkini seperti
imunisasi pada masa pandemi
dilakukan yang mengakibatkan ibu ibu dari bayi dan balita untuk grup WA untuk
Covid-19
tidak menerima informasi tentang mendapatkan informasi terbaru mempermudah
b. Ibu dari bayi dan balita
pelaksanaan imunisasi yang telah dan terupdate tentang jadwal pemberian informasi
takut dan khawatir untuk
dibuka pada masa pandemi covid-19 imunisasi beserta alat pelindung
hadir membawa anaknya
ini. b. Menyiapkan alat pelindung diri diri selama pelaksanaan
imunisasi ke Puskesmas
b. Adanya pandemi Covid-19 juga lengkap dan membuka imunisasi
selama masa pandemi ini
menambah kekhawatiran ibu untuk imunisasi sesuai dengan
datang membawa anaknya protokol kesehatan agar ibu
imunisasi, sehingga semakin tidak merasa lebih aman
terkontrol lagi pemberian
imunisasinya.
c. Adanya regulasi dari pemerintah
untuk menunda sementara
pelaksanaan imunisasi di Puskesmas
pada Bulan April-Mei dan baru
dibuka kembali pada bulan Juni
2020
3 Lingkungan a. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai a. Menyelenggarakan kegiatan a. Menyelenggarakan
a. Terjadinya pandemi pentingnya imunisasi meskipun masa imunisasi dengan protokol kegiatan imunisasi
covid 19 membuat ibu pandemi ini. Akhirnya, banyak bayi kesehatan yang berlaku dengan protokol
enggan untuk membawa dan balita yang terlambat dapat selama masa pandemi kesehatan
anaknya imunisasi imunisasi. covid-19 untuk mengurangi
rasa kekhawatiran ibu
datang imunisasi.

Sarana
4. a. Tidak ada yang a. Peserta imunisasi di Puskesmas Paal a. Berikan penyuluhan a. Membuat media
mengantar pasien ke Merah I berasal dari berbagai RT yang kepada ibu dari bayi dan informasi / leaflet
puskesmas jaraknya cukup jauh dari Puskesmas. balita terkait pentingnya mengenai tujuan
b. Posyandu yang ditutup sementara selama imunisasi untuk bayi dan dan manfaat
masa pandemi Covid-19 balita meski sedang masa imunisasi terhadap
pandemi Covid -19 kesehatan bayi dan
balita