Anda di halaman 1dari 1

Sekali lagi, TUHAN Allah dengan sengaja (= atas kehendak-Nya) memilih jarak & waktu

yang panjang bagi umat-Nya untuk mencapai Kanaan dengan maksud UNTUK
MERENDAHKAN HATI umat-Nya, menguji ketaatan umat-Nya, & untuk membuat umat-Nya
mengerti bahwa manusia hidup oleh firman-Nya.

Tanah Kanaan oleh Tuhan Yesus bagi kita adalah Kerajaan Sorga, negeri yang dijanjikan
TUHAN Allah bagi orang-orang yang percaya kepada karya keselamatan-Nya di dalam Anak-
Nya yang tunggal, Tuhan kita Yesus Kristus (Yoh 3:16; 14:1-4). Dan di sanalah tujuan
perjalanan hidup kita orang-orang percaya. Apapun pencapaian yang ingin kita raih di
“padang gurun” dunia ini semua itu harus menuntun kita ke “tanah Kanaan” itu sendiri.
Maka seluruh penderitaan yang kita alami di dalam dunia ini adalah PROSES TUHAN pada
akar segala pikiran, ucapan, perbuatan kita, yaitu HATI KITA (Mat 15:19; Ams 27:19), yakni
UNTUK MERENDAHKAN HATI KITA. Sebab, orang-orang yang rendah hati-lah yang akan
mewarisi negeri sentosa yang dijanjikan TUHAN! (Mzm 37:11 Orang-orang yang rendah hati
akan mewarisi negeri dan bergembira karena kesejahteraan yang berlimpah-limpah.).

Allah Bapa & Yesus Kristus adalah Pribadi yang rendah hati (Mat 11:29). Kasih TUHAN Allah
yang mau menyelamatkan kita oleh pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib adalah kerja
kerendahan hati TUHAN Allah & Yesus Kristus. TUHAN Allah Yang Mahatinggi dari tempat-
Nya yang mahatinggi mau ke turun ke dunia ini menjadi sama dengan manusia di dalam
Yesus Kristus demi keselamatan umat manusia (Luk 1:35). Dan Kristus Yesus, “(6) yang
walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik
yang harus dipertahankan, (7) melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan
mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. (8) Dan dalam
keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan
sampai mati di kayu salib. (Flp 2:6-8). KASIH YANG SEJATI MENGALIR DARI HATI YANG
RENDAH. Tanpa kerendahan hati TUHAN Allah, tidak ada Anak Manusia, Yesus Kristus.
Tanpa kerendahan hati Yesus Kristus tidak ada penebusan dosa manusia di kayu salib &
dengan demikian tidak ada kebangkitan atau tidak ada pengampunan Allah bagi kita.
Akhirnya, tanpa salib & kebangkitan Yesus Kristus tidak ada keselamatan bagi kita.

Kerendahan hati inilah yang terus dibentuk Tuhan di dalam diri anak-anak Allah yang
percaya akan Yesus Kristus. Inilah yang Tuhan sedang kerjakan di dalam waktu-Nya yang
menurut ukuran waktu dunia adalah waktu yang lama bagi kita, sebab bukan saja apa yang
kita inginkan yang harus berkenan kepada-Nya (Yes 49:8 Pada waktu Aku berkenan, Aku
akan menjawab engkau.), tetapi Tuhan MEMBENTUK HATI kita supaya diri kita sendiri juga
berkenan kepada-Nya. (Mrk 8:36 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi
ia kehilangan nyawanya?).