Anda di halaman 1dari 15

Contoh Makalah Penelitian "Pengaruh Pemberian Pupuk terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau"

di 07.51 - Diposkan oleh celine dian sitorus -

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Halo boys and girls! Akhirnya setelah sekian lama, aku sempetin juga buat buka blog lagi. Maaf
ya udah jarang ngepost, soalnya aku lagi sibuk - sibuknya sekolah nih, maklumlah anak SMA,
hehe. Dan alhamdulillah nih, nilai UN-ku lumayan memuaskan, dan aku bisa diterima di salah
satu SMA favorit di kota-ku, kali aja kalian ikut ndoain, makasih juga yaa, hehe.

Oke langsung aja, di sekolah aku gaada nih yang namanya santai, setiap hari pasti ada tugas
dan kerja kelompok. Tapi bagaimanapun, aku harus sudah siap kan yaa, soalnya
ini udah pilihanku. Nah, posting-an kali ini ada hubungannya sama salah satu tugas ku beberapa
hari yang lalu. Kayaknya tugas kayak gini sudah jadi momok buat anak sekolah-an yaa. Yak,
siapa sih yang gatau makalah penelitian? Huuh, sebel kan ya, ribet, apalagi buat kita
yang newbie atau baru pertama kali buat makalah. Oleh karena itu, kali ini aku bakal nge-
post contoh makalah penelitian biologi punyaku, semoga bermanfaat yaaa.

Sebelumnya, makalah sederhana itu terdiri dari beberapa bagian, yaitu terdiri dari :

1. Cover 

2. Halaman Judul

3. Kata Pengantar

4. Daftar Isi

5. BAB I Pendahuluan

6. BAB II Isi 

7. BAB III Penutup

8. Daftar Pustaka 

9. Lampiran - lampiran

Nah, makalah sederhana sebenarnya hanya terdiri dari ke-9 bagian di atas, namun karena
semakin meningkatnya tingkat pendidikan, maka bagian isi dapat dikembangkan sedemikian
rupa.

Baiklah selanjutnya, contoh Makalah Penelitian Biologi "Pengaruh Pemberian Pupuk terhadap
Pertumbuhan Kacang Hijau"

1. Cover
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK
TERHADAP PERTUMBUHAN KACANG HIJAU
Makalah Penelitian Biologi
Dibuat untuk memenuhi salah satu tugas Biologi Semester x

Tahun Pelajaran 20xx-20xx

(Logo Sekolah masing - masing)

Disusun Oleh :
1. xxxxxxxxxxxxxxxx (NUK)
  

2. xxxxxxxxxxxxxxxx (NUK)
   

                                               (Kelas)

SMA NEGERI X KOTA X

TAHUN 20XX 

2. Halaman Judul ( Sama seperti cover tetapi di beri judul)

3. Kata Pengantar
KATA PENGANTAR

          Puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas kehendak Allah tugas ini
dapat terselesaikan tepat waktu. Dan senantiasa sholawat serta salam tetap tercurahkan
kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW.

            Tujuan penulisan makalah ini adalah agar pembaca dapat


mengetahui,mempelajari dan dapat menambah wawasan tentang pengaruh pemberian pupuk
terhadap pertumbuhan kacang hijau.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1.        Kepala SMA Negeri x Kota x, Bapak/Ibu Xxx, yang telah memberikan kesempatan dan
fasilitas sehingga makalah ini dapat terselesaikan.

2.        Guru Biologi, Ibu/Bapak Xxxx yang telah membimbing dalam penyelesaian makalah
ini.

3.        Pihak-pihak bersangkutan, yang telah membantu dalam menyelesaikanmakalah ini.

Begitu pula dengan makalah yang telah kami susun ini, masih sangat jauh dari kata
sempurna. Besar harapan kami pembaca dapat memberikan kritik dan saran objektif dan
konstruktif untuk kesempurnaan makalah kami.

Kota xxxx, tanggal bulan 20xx

                                                                                                                            Penulis

4.   Daftar Isi

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL...................................................................................................................i

KATAPENGANTAR................................................................................................................ii

DAFTARISI…….....................................................................................................................iii
BAB I.PENDAHULUAN

            1.1 LatarBelakang..........................................................................................................1

            1.2 Rumusan
Masalah.....................................................................................................1

            1.3Hipotesis....................................................................................................................1

            1.4 Tujuan.........................…..........................................................................................2 
     1.5Manfaat.....................................................................................................................2  

BAB II.KAJIAN PUSTAKA   

            2.1 Pertumbuhan Tanaman Kacang


Hijau......................................................................3 2.2 Kacang Hijau….
…....................................................................................................3

            2.3 Pengaruh Pupuk Terhadap Tanaman........................................................................4

            2.4 Aneka Jenis
Pupuk....................................................................................................4

BAB III.METODE PENELITIAN

            3.1 Objek Penelitian.......................................................................................................5

            3.2 Populasi
Penelitian....................................................................................................5

            3.3 Sampel
Penelitian......................................................................................................5

            3.4 Waktu dan Lokasi Penelitian....................................................................................5


            3.5 Alat dan Bahan yang Digunakan..............................................................................5

            3.6 Metode
Kerja.............................................................................................................5

            3.7 Unit
Percobaan..........................................................................................................6

            3.8 Rancangan Percobaan...............................................................................................6

            3.9 Variabel
Penelitian....................................................................................................6

BAB IV.DATA DAN PEMBAHASAN

            4.1 Pengaruh Pemberian Pupuk Organik dan Anorganik terhadap Pertumbuhan


Kacang Hijau...................................................................................................................7

4.2 Jenis Pupuk yang Sesuai dan Tidak Sesuai Terhadap Pertumbuhan Kacang
Hijau................................................................................................................................8

BAB V.PENUTUP

            5.1Simpulan.................................................................................................................10
            5.2
Saran........................................................................................................................10
DAFTAR
PUSTAKA…..........................................................................................................11
LAMPIRAN-LAMPIRAN.....................................................................................................12 

5. BAB I Pendahuluan

BAB I

PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang
Kacang hijau merupakan tumbuhan yang banyak ditemui di Indonesia. Selain karena banyak
digemari dan mudah ditanam tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia, kacang hijau juga
merupakan komoditas potensial yang memiliki kelebihan baik dari  segi agronomis maupun
ekonomis. Indonesia merupakan penghasil kacanghijau terbesar ke  empat di dunia setelah
India, Thailand, dan Cina, dengan luas panen sekitar 300.000 ha/tahun.

Kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan


legum, setelah kedelai dan kacang tanah. Karena sangat pentingnya kacang hijau, kebutuhan
akan kacang hijau pun terus meningkat. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan
kacang hijau di Indonesia, tentunya peningkatan  kuantitasnya pun sangat diharapkan. Maka
dari itu, dibutuhkan inovasi-inovasi baru dalam penanaman kacang hijau agar menghasilkan
bibit unggul yang sesuai dengan selera orang Indonesia.

Dalam laporan hasil penelitian ini, penulis akan menjelaskan pengaruhaneka jenis pupuk,
yakni pupuk kandang dan pupuk urea terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau dan
menarik kesimpulan berdasarkan data-data yang ada.

1.2              Rumusan Masalah

A.    Bagaimana pengaruh pemberian pupuk organik dan anorganik terhadap pertumbuhan


kacang hijau?

B.     Apakah jenis pupuk yang sesuai dan tidak sesuai terhadap pertumbuhan kacang hijau?

1.3              Hipotesis

1.      Hipotesis Alternatif

a.       Jika kacang hijau B diberi pupuk kandang dan kacang hijau C diberi pupuk NPK maka
yang terjadi adalah kacang hijau B tumbuh lebih lambat dibandingkan kacang hijau C, karena
kemungkinan pupuk kompos terbuat dari bahan alami yang biasanya prosesnya lebih lambat.

b.      Jika kacang hijau B diberi pupuk kandang dan kacang hijau C diberi pupuk NPK, maka
kacang hijau B akan tumbuh hijau dan segar, sedangkan kacang hijau C lambat laun akan
layu karena pupuk NPK terbuat dari bahan kimia yang tidak baik untuk tanaman.

2.      Hipotesis Nol

a.       Tidak ada perbedaan antara kacang hijau A dengan kacang hijauB dalam gerakan batang,
karena batangnya sama – sama menuju arah sumber datangnya cahaya ( Fototropisme ).
b.      Tidak ada pengaruh antara kecambah A dan kacang hijau B terhadap kondisi tanah, tanah
dari kedua kecambah tetap subur.

1.4              Tujuan

A.    Mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik dan anorganik terhadap kacang hijau.

B.     Mengetahui jenis pupuk yang sesuai dan tidak sesuai terhadap pertumbuhan kacang
hijau.

1.5              Manfaat

A. Dapat mengetahui, mempelajari dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari pengaruh


pemberian pupuk organik dan anorganik terhadap kacang hijau.

B. Dapat mengetahui dan menambah wawasan tentang jenis-jenis pupk yang sesuai dan tidak
sesuai terhadap pertumbuhan kacang hijau.

6. BAB II Isi

BAB II

KAJIAN PUSTAKA

2.1       Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau

1.      Perkecambahan

Perkecambahan biji adalah kulminasi dari serangkaian kompleks proses-proses metabolik,


yang masing-masing harus berlangsung tanpa gangguan. Perkecambahan diawali dengan
penyerapan air dari lingkungan sekitar biji, baik tanah, udara, maupun media lainnya.
Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut tahap imbibisi
(berarti "minum"). Biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya, baik dari tanah maupun
udara (dalam bentuk embun atau uap air. Efek yang terjadi adalah membesarnya ukuran biji
karena sel-sel embrio membesar) dan biji melunak. Proses ini murni fisik.Kacang hijau
biasanya berkecambah dalam waktu empat sampai lima hari. Namun, tingkat aktual
perkecambahan bervariasi sesuai dengan jumlah kelembaban diperkenalkan selama tahap
perkecambahan.

2.    Pasca-Perkecambahan
Tahap berikutnya tahap pertumbuhan kacang hijau yang banyak dipanen sebagai tauge
dimana benih terpecah-pecah dan akar tumbuh lembut keputih-putihan. Jika kacang tidak
dipanen setelah pertumbuhan awal, kacang hijau mengembangkan sistem akar, dan sebagai
tanaman terus siklus pertumbuhannya, sebuah tunas batang hijau naik dari tanah. Batang ini
biasanya berisi dua daun.

3.    Pematangan                                             

Setelah 60 hari, tanaman kacang hijau dapat mencapai hingga 30 inci tinggi dan mengandung
beberapa cabang dengan polong. Polong matang bervariasi dalam warna dari hitam menjadi
coklat kekuningan, dan biji aktual bervariasi dari kuning, hitam ke hijau. Sementara sebagian
besar polong berubah menjadi warna gelap, beberapa polong tetap hijau.

2.2              Kacang hijau

Kacang hijau (Vigna radiata) adalah sejenis palawija yang dikenal luas di daerah tropika.


Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat
dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi.
kacang hijau merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsium dan fosfor. Sedangkan
kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh. Kandungan kalsium dan fosfor pada
kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang. Kacang hijau juga mengandung rendah
lemak yang sangat baik bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi.

2.3       Pengaruh Pupuk Terhadap Tanaman

Tanaman kacang-kacangan biasanya tidak tanggap terhadap pupuk nitrogen (N), terutama
apabila ditanam di tanah yang subur dan ada bakteri bintil akar yang aktif. Hal ini disebabkan
karena kacang-kacangan pada umumnya dapat mengikat N dari udara bebas dengan
menggunakan bintil akar. Tetapi, pengikatan N ini mulai aktif pada waktu daun pertama
muncul sehingga perlu di beri pupuk N untuk digunakan selama bintil akar belum aktif
mengikat N dari udara. Kebutuhan pupuk N ini sebanyak 10-25 kg/ha. Tanah yang miskin
fosfor (P) dan kalium (K) memerlukan pemupukan lengkap dengan jumlah kira-kira sama
dengan pupuk N tadi.

Pupuk ini di berikan pada saat tanam mengingat umur kacang hijau yang relative pendek.
Pemupukan tanaman kacang hijau dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya pupuk
disebar dan di campur dalam tanah dengan baik sebelum tanam atau pupuk diletakkan
sedalam biji yang ditanam dengan jarak antara 3-5 cm dari biji tadi.

Penempatan pupuk dalam tanah dapat mempengaruhi perkecambahan benih, pertumbuhan


tanaman, dan efisiensi penggunaan pupuk oleh tanaman. Pemberian pupuk secara local pada
sisi dan bawah benih dengan jarak dan kedalaman tertentu merupakan cara yang paling
efisien dari pada diberikan dengan cara disebar. Perlu dijaga agar pupuk yang diberikan tidak
kontak langsung dengan benih karena dapat mengakibatkan kerusakan benih dan
menghambat perkecambahan. Pemberian pupuk pada jalur tempat benih sedalam 5 cm
kemudian ditutup dengan tanah sampai rata.

2.4       Aneka Jenis Pupuk

1.                  Pupuk Kandang

Pupuk kandang ialah zat organik yang digunakan sebagi pupuk organik dalam pertanian yang
berperan dalam kesuburan tanah dengan menambahkan zat nutrien, seperti nitrogen yang
ditangkap bakteri dalam tanah. Organisme yang lebih tinggi kemudian hidup dari jamur dan
bakteri dalam rantai kehidupan yang membantu jaring makanan tanah. Dalam pengelolaan
tanah, pupuk kandang dapat dikelompokkan menjadi 3 macam, yakni pupuk hewan,kompos,
dan pupuk hijau.

2.                  Pupuk NPK

Pupuk NPK adalah pupuk buatan yang berbentuk cair atau padat yang mengandung unsur
hara utama nitrogen, fosfor, dan kalium. Ketiga unsur dalam pupuk NPK membantu
pertumbuhan tanaman. Yaitu Nitrogen membantu pertumbuhan vegetatif , terutama daun.
Fosfor membantu pertumbuhan akar dan tunas. Kalium membantu pembungaan dan
pembuahan.

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1       Objek Penelitian                               

            Objek dari penelitian ini adalah biji kacang hijau.

3.2       Populasi Penelitian               

            Populasi dari penelitian ini adalah populasi biji kacang hijau.

3.3       Sampel Penelitian                 

            Sampel dari penelitian ini adalah 12 biji kacang hijau.


3.4       Waktu dan Lokasi Penelitian

            Penelitian ini dilaksanakan pada :

            Waktu  : Kamis, 13 Agustus 2015

            Lokasi  : Di halaman rumah

3.5       Alat dan Bahan yang Digunakan

-            3 buah gelas aqua bekas

-            Sendok teh

-            12 butir biji kacang hijau

-            6 helai kapas

-            1 sdt pupuk NPK

-            1 sdt pupuk Kandang

-            Air secukupnya

-            Label

-            Penggaris

-            Alat tulis

3.6       Metode kerja

            1.      Bersihkan gelas aqua dari kotoran dengan air.

2.      Buatlah label A, B, C pada masing-masing gelas aqua.

3.      Letakkan dua helai kapas pada masing-masing gelas aqua yang telah siap.

4.      Basahi kapas dengan air secukupnya.

5.      Tambahakan empat butir kacang hijau pada masing-masing gelas.

6.      Tambahkan satu sendok teh pupuk dengan ketentuan:

      A  tanpa pupuk

      B  pupuk kandang

      C  pupuk NPK


7.      Basahi lagi gelas dengan air secukupnya.

8.      Letakkan gelas di tempat yang cukup terkena sinar matahari.

3.7       Unit Percobaan

-            Ditumbuhkan pada gelas aqua dengan media kapas tanpa diberi pupuk

-            Ditumbuhkan pada gelas aqua dengan media kapas dan diberi pupuk kandang

-            Ditumbuhkan pada gelas aqua media kapas dan diberi pupuk NPK

3.8       Rancangan Percobaan

-            Kelompok perlakuan  A  kacang hijau tanpa pupuk

-            Kelompok perlakuan  B  kacang hijau +  1 sdt pupuk kandang

-            Kelompok perlakuan  C  kacang hijau + 1 sdt pupuk NPK

3.9       Variabel Penelitian

3.6.1    Variabel Bebas

Variabel bebas adalah variabel yang menyebabkan atau yang mempengaruhi, yaitu faktor-
faktor yang diukur, dimanipulasi atau dipilih oleh peneliti untuk menentukan hubungan
antara fenomena yang diobservasi atau diamati. Adapun yang merupakan variabel bebas pada
penelitian ini adalah aneka jenis pupuk yang digunakan dalam penelitian (Pupuk kandang dan
Pupuk NPK).

3.3.2    Variabel Terikat

Variabel terikat adalah faktor-faktor yang diobservasi dan diukur untuk menentukan adanya
pengaruh variabel bebas, yaitu faktor yang muncul, tidak muncul, berubah sesuai dengan
yang diperkenalkan peneliti. Adapun yang merupakan variabel bebas pada penelitian ini
adalah kecepatan pertumbuhan tanaman kacang hijau.

3.3.3    Variabel Kontrol

Variabel yang dinetralisasi atau yang di identifikasi sebagai variabel kontrol atau kendali atau
variabel terkontrol adalah variabel yang di usahakan untuk di netralisasi peneliti. Adapun
yang merupakan variabel bebas pada penelitian ini adalah kacang hijau, air, sinar matahari,
kapas, gelas aqua, lokasi penelitian, suhu, kelembapan.
BAB IV

DATA DAN PEMBAHASAN

4.1       Pengaruh Pemberian Pupuk Organik dan Anorganik terhadap Pertumbuhan


Kacang Hijau

Pupuk organik adalah pupuk yang tersusun dari materimakhluk hidup,


seperti pelapukan sisa -sisa tanaman, hewan, danmanusia. Kebetulan, jenis pupuk organik
yang digunakan pada percobaan kali ini yaitu pupuk kandang. Pupuk kandang adalah jenis
pupuk organik  yang berasal dari kotoran hewan. Selain berbentuk padat, pupuk kandang
juga bisa berupa cair yang berasal dari air kencing (urine) hewan.

Sedangkan pupuk anorganik adalah pupuk yang dibuat oleh pabrik-pabrik dengan meramu
bahan-bahan kimia anorganik berkadar hara tinggi. Pada percobaan kali ini, juga digunakan
pupuk anorganik dengan jenis pupuk NPK. Pupuk NPK adalah pupuk buatan yang berbentuk
cair atau padat yang mengandung unsur hara utama nitrogen, fosfor, dan kalium. Pupuk NPK
merupakan salah satu jenis pupuk majemuk yang paling umum digunakan.

Pengaruh pemberian pupuk organik dan anorganik terhadap pertumbuhan kacang hijau dapat
dilihat melalui tabel hasil percobaan berikut :

                        Kacang Hijau A ( Tanpa Pupuk )

Tanggal Panjang Batang

13/08/201 0 cm
5

14/08/201 1,5 cm
5

15/08/201 2 cm
5

16/08/201 4,5 cm
5

17/08/201 7 cm
5

                        Kacang Hijau B ( Dengan Pupuk Kandang )

Tanggal Panjang Batang

13/08/201 0 cm
5

14/08/201 1,5 cm
5

15/08/201 3 cm
5

16/08/201 6,5 cm
5

17/08/201 9 cm
5

                        Kacang Hijau C ( Dengan Pupuk NPK )

Tanggal Panjang Batang

13/08/201 0 cm
5

14/08/201 1 cm
5

15/08/201 1 cm
5

16/08/201 1 cm
5

17/08/201 1 cm
5

4.2       Jenis Pupuk yang Sesuai dan Tidak Sesuai terhadapPertumbuhan Kacang Hijau

            Jenis pupuk organik dan anorganik sejatinya dapat diterima tumbuhan kacang hijau
dengan baik. Namun, ada perbedaan dari setiap tunas yang tumbuh, dikarenakan kandungan
dari masing-masing pupuk. Jenis pupuk yang sesuai dan tidak sesuai terhadap pertumbuhan
kacang hijau dapat dilihat dari tabel hasil pengamatan berikut :

Ciri-Ciri Tumbuhan Kacang Hijau


Tanggal
A ( Tanpa pupuk ) B ( Pupuk Kandang ) C ( Pupuk NPK )

13/08/2015 Kulit mulai mengelupas Kulit mulai mengelupas Kulit belum mengelupas

14/08/2015 - Tumbuh batang - Tumbuh batang Belum ada perkembangan

- Akar mulai tumbuh - Akar mulai tumbuh

- Pertumbuhan kecambah
mulai banyak

15/08/2015 - Akar mulai melekat Akar mulai melekat pada Kulit biji mulai mengelupas
pada kapas kapas

- Pertumbuhan kecambah
mulai banyak

16/08/2015 - Pertumbuhan batang - Pertumbuhan batang Belum ada perkembangan


mulai meninggi paling tinggi

- Tumbuh daun - Tumbuh daun

17/08/2015 - Pertumbuhan batang - pertumbuhan batang Belum ada perkembangan


lurus lurus

- Daun mulai mekar -Daun hijau segar

- Daun mulai mekar

Dari tabel hasil pengamatan di atas, dapat diketahui bahwa pupuk yang paling sesuai untuk
pertumbuhan kacang hijau adalah pupuk kandang, karena kacang hijau B mengalami
pertumbuhan paling cepat dan tumbuh subur dan segar. Sedangkan pupuk yang tidak sesuai
untuk pertumbuhan kacang hijau adalah pupuk NPK karena pertumbuhannya lambat atau
bahkan tidak ada pertumbuhan. 
7. BAB III Penutup

BAB V

PENUTUP

5.1       Simpulan

Dari hasil penelitian kami , dapat disimpulkan bahwa :

1.         Pemberian jenis pupuk yang berbeda mengakibatkan perbedaan pertumbuhan dan


perkembang tanaman kacang hijau. Terbukti dari data yang diperoleh, rata-rata tinggi
tanaman yang paling baik terdapat pada gelas yang memakai pupuk kandang, kemudian tanpa
pupuk  dan memakai pupuk NPK.

2.         Usia tanda-tanda perkembangan tanaman kacang hijau yang paling cepat terdapat
pada gelas yang tidak diberi pupuk dan diberi pupuk kandang, sedangkan yang paling lambat
terdapat pada gelas yang diberi pupuk NPK. Sehingga pupuk yang paling sesuai untuk
pertumbuhan kacang hijau adalah pupuk kandang.

                

5.2       Saran

-                      Dalam melakukan suatu percobaan, lebih baik melakukan percobaan di tempat yang
sekiranya tidak ada sesuatu yang mengganggu seperti hama tanaman, hewan, sehingga percobaan
akan aman dan berhasil.

-                      Dalam mengukur tinggi kecambah, harus dilakukan secara teliti.

-                      Dalam melakukan percobaan, hendaknya memperhatikan kualitas kacang hijau yang akan
ditanam dan memperhatikan kondisi lingkungan yang sesuai dengan apa yang ingin diteliti sehingga
hasil percobaan itu baik dan valid