Anda di halaman 1dari 35

1

PROPOSAL
PROGRAM PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA
KEPADA MASYARAKAT
KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI/ BADAN RISET
DAN INOVASI NASIONAL
TAHUN ANGGARAN 2020

PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK MENJADI


BAHAN BAKAR MINYAK

Yazika Rimbawati, M.Kes

TIM PENGUSUL

KETUA : Yazika Rimbawati, M.Kes NIDN : 0206028902


ANGGOTA :1. Rizka Mulyana, MKM NIDN : 0210079303
2. Muthia Felyanti, MKM NIDN : 0202059301

UNIVERSITAS KADER BANGSA PALEMBANG


JL.MAYJEND H.M.RYACUDU NO.88
TAHUN 2020
2

HALAMAN PENGESAHAN
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK MENJADI
BAHAN BAKAR MINYAK
1. Nama Mitra : 1. Sriwijaya Bersatu
2. Sejahtera
2. Ketua Peneliti
a. Nama Yazika Rimbawati, M.Kes
b. Jabatan/ Golongan : Asisten Ahli/ III.b
c. Bidang Keahlian : Keperawatan
d. Alamat Kantor/ Telp/ : Jl.Mayjend H.M Ryacudu No.88 Telp (0711)
Hp/ Surel : 510173 Palembang /
yazikarimbawati@gmail.com
3. Anggota Tim Pengusul
a. Jumlah Anggota : 2 orang
b. Nama Anggota I/ : Rizka Mulyana, M.KM/ Kesehatan
bidang keahlian
c. Nama Anggota II/ : Muthia Felyanti, MKM/ Kesehatan
bidang keahlian
d. Nidn Anggota I : 0210079303
e. Nidn Anggota II : 0202059301
f. Alamat Kantor/ Telp/ : Jl.Mayjend H.M Ryacudu No.88 Telp (0711)
Hp/ Surel Anggota I : 510173 Palembang / rizkaagra08@gmail.com

g. Alamat Kantor/ Telp/ : Jl.Mayjend H.M Ryacudu No.88 Telp (0711)


Hp/ Surel Anggota II 510173 Palembang /
muthiafaisal@gmail.com
4. Lokasi Kegiatan/Mitra
a. Wilayah Mitra (Desa/ : Kalidoni
Kecamatan)
b. Kabupaten/ Kota : Palembang
c. Propinsi : Sumatera-Selatan
d. Jarak Lembaga litbang : 8,5 Km
Perguruan Tinggi ke
lokasi mitra (Km)
e. Luaran yang dihasilkan : Mengolah Limbah Sampah Plastik menjadi
Bahan Bakar Minyak .

f. Jangka waktu : ≤ 3 bulan


pelaksanaan
Palembang, 8 Agustus 2020

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Pengusul

(Ns.Miftah Apriani,S.Kep, M.Kes ) (Yazika Rimbawati, S.Kep, M.Kes)


NIDN: 0223048803 NIDN: 0206028902
3

DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN SAMPUL .................................................................................. i
HALAMAN PENGESAHAN ....................................................................... ii
DAFTAR ISI................................................................................................... iii
RINGKASAN PROPOSAL .......................................................................... iv

BAB 1 PENDAHULUAN ............................................................................ 5


1.1 Analisis Situasi ........................................................................ 5
1.2 Permasalahan Mitra................................................................... 8

BAB 2 SOLUSI DAN TARGET LUARAN................................................ 9

BAB 3 METODE PELAKSANAAN........................................................... 11


3.1 Pihak-Pihak yang Terlibat......................................................... 11
3.2 Metode dan Tahapan Dalam Penerapan TTG........................... 12
3.3 Diskripsi TTG........................................................................... 17
3.4 Prosedur Kerja........................................................................... 17
3.5 Partisipasi Mitra........................................................................ 19
3.6 Evaluasi Pelaksanaan Program................................................. 19

BAB 4 METODE PELAKSANAAN........................................................... 21


4.1 Uraian Kerja LPPM................................................................... 21
4.2 Jenis Kepakaran........................................................................ 22
4.3 Nama Tim Pengusul dan Uraikan Kepakaran........................... 23

BAB 5 BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN............................................ 23


5.1 Anggaran Biaya......................................................................... 23
5.2 Jadwal Kegiatan ....................................................................... 23

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
4

RINGKASAN PROPOSAL

Produksi sampah merupakan tren dan kebiasaan yang terus meningkat


seiring dengan terjadinya pertumbuhan ekonomi dan peningkatan jumlah
penduduk. Salah satu jenis sampah yang menjadi perhatian adalah sampah plastik.
Pengelolaan sampah plastik menjadi salah satu permasalahan sebab plastik
merupakan material yang tidak bisa terdekomposisi secara alami.
Wilayah Kalidoni Kota Palembang merupakan salah satu kawasan yang
banyak timbunan sampah. Wilayah Kalidoni mempunyai 2 (dua) mitra yang
bergerak di bidang pengelolaan sampah, yaitu “Sriwijaya Bersatu” dan
“Sejahtera”
Organisasi “Sriwijaya Bersatu” ini cukup besar karena pengelolaan limbah
dan daur ulang sampah sudah mempunyai profit tersendiri. Pengelolaan sampah
ini menggunakan sistem 3 R (Reuse, reduce, recxycle). Program instalasi 3 R bisa
menjadi salah satu solusi pengurangan volume sampah di Palembang. Pengelolaan
limbah sampah nonorganik sudah berjalan cukup baik, namun untuk limbah plastik
belum dapat dilakukaan pengelolaan hal ini dikarenakan keterbatasan alat untuk
mengolah limbah plastik.
Organisasi lain yang bergerak di bidang pengelolaan sampah di Palembang
yaitu “Sejahtera”. Organisasi ini jauh berbeda dengan “Sriwijaya Bersatu” karena
kurangnya dana dalam melakukan pengelolaan limbah sampah, mitra “Sejahtera”
hanya menerima limbah plastik untuk menjadi prakarya dan menggunakan alat
seadanya.
Jenis permasalahan yang dialami oleh mitra pengelolaan sampah di
Wilayah Kalidoni Kota Palembang adalah kurang pengetahuan masyarakat dalam
mengelola limbah plastik untuk menjadi bahan bakar minyak, tidak adanya dana
dan alat untuk mengelola limbah plastik menjadi bahan bakar minyak.
Dengan memberikan pengetahuan, serta pelatihan pengelolaan limbah
plastik dapat mengurangi limbah plastik, dan menjadikan limbah plastik daya jual
sehingga dapat membantu perekonomian wargadan dengan terurainya sampah
dengan tepat warga terhindar dari berbagai penyakit dan lingkungan menjadi bersih
dan tidak terjadi polusi udara.
5

BAB I
ANALISIS SITUASI

1.1 Analisis Situasi


Kegiatan pengabdian masyarakat dalam Pelaksanaan Program
Teknologi Tepat Guna (PPTTG), ini bekerja sama dengan dua mitra
organisasi dalam pnegelolaan limbah sampah yaitu “Sriwijaya Bersatu” dan
“Sejahtera” yang berlokasi di kecamatan kalidoni Palembang Sumatera-
Selatan.
Organisasi dalam pengelolaan sampah “Sriwijaya Bersatu”, cukup
besar karena pengelolaan limbah dan daur ulang sampah sudah mempunyai
profit tersendiri. Dipengelolaan sampah ini mempunyai 3 R (Reuse, reduce,
recxycle). Mekanisme kerja instalasi 3 R ini, akan diterapkan sistem loket untuk
warga menabung sampah, ketika masyarakat membuang sampah tanpa dipilah,
mereka dikenakan retribusi, namun ketika mereka memilah, tidak dipungut
retribusi, bahkan sampah mereka akan dihitung sebagai tabungan, semua ini
dikelola oleh masyarakat langsung. Program instalasi 3 R bisa menjadi salah
satu solusi pengurangan volume sampah di Palembang. Namun kenyataan yag
terjadi dilapangan masih banyak warga sekitar membuang sampah secara
campur, sehingga di tempat penampungan harus dipilah kembali oleh petugas.
Untuk limbah sampah organik lebih gampang terurai karena bisa menjadi
pupuk dan maggot serta sudah bisa menjadi daya jual sendiri.
Limbah non organik seperti plastik sulit untuk diurai dan belum menjadi
daya jual atau pemanfaatan bagi masyarakat sendiri, hal ini dikarenakan
kurangnya dana, alat dan bahan untuk pengelolaan limbah plastik. Di
pengelolaan ini alat untuk limbah plastik hanya ada 1 alat yakni limbah plastik
diolah ol menjadi biji plastik, ada juga yang tertumpuk di tempat dan ada juga
yang di buang ke TPA. Tetapi sejauh ini sampah plastik masih tertumpuk di
tempat penampungan hal ini dikarenakan kurangnya alat untuk mengelola
sampah plastik. Sehingga tempat pengelolaan terlihat kumuh. Padahal limbah
plastik begitu banyak manfaatnya asalkan diolah secara baik dan benar, salah
6

satu bentuk pemanfaatan sampah plastik adalah bisa dijadikan bahan bakar
yang berguna bagi warga, ataupun bisa menjadi profit untuk dijual.

Gambar 1.1
Dokumentasi Camat Kalidoni, Pembangunan Bank Sampah di
Kelurahan Kalidoni

Gambar 1.2
Pengembangan Divisi Tabulampot

Gambar 1.3
Pembudidayaan Maggot
7

Organisasi dalam pengelolaan sampah “Sejahtera” jauh berbeda


dengan “Sriwijaya Bersatu”, hal ini dikarenakan kurang atau tidak ada dana
untuk melakukan pengelolaan limbah sampah, baik yang organik ataupun
non organik. Hal ini dikarenakan keterbatasan alat dan bahan untuk
pengelolaan limbah secara baik dan benar, tempat ini hanya menerima
limbah plastik, dari limbah plastik dijadikan bahan dasar guna menjadi daya
jual seperti tas, dompet, tempat botol minum, jas hujan itupun mengunakan
alat dan bahan seadanya. Untuk pengelolaah limbah plastik menjadi
prakaya dilakukan minimal 1 minggu sekali, tergantung seberapa banyak
limbah plastik yang didapat dan untuk menjadi prakaya hanya limpah
plastik tertentu seperti, plastik deterjen, plastik kopi instant, plastik gula dsb.
Sehingga profit daya jual belum terlihat keuntungan dari produksi limbah
plastik.

Limbah plastik dapat dijadikan profit yang sangat menguntungkan


bagi warga disekitar karena dari limbah plastik bisa menjadi bahan bakar
untuk keperluan sehari-hari baik digunakan untuk keperluan Rumah Tangga
ataupun untuk dijual.
Dengan memberikan pengetahuan, serta pelatihan pengelolaan limbah
plastik dapat mengurangi limbah plastik, dan menjadikan limbah plastik
8

daya jual sehingga dapat membantu perekonomian wargadan dengan


terurainya sampah dengan tepat warga terhindar dari berbagai penyakit dan
lingkungan menjadi bersih dan tidak terjadi polusi udara.
1.2 Permasalahan Mitra
Berdasarkan hasil observasi dan diskusi langsung dengan mitra
didaptkan beberapa permasalahan yang dihadapi yaitu:
Mitra “Sriwijaya Bersatu” masih kurangnya alat dan bahan dalam
pengelolaan sampah limbah plastik untuk bahan bakan minyak.
Mitra “Sejahtera” tidak adanya dana untuk membeli ataupun membuat
alat dan bahan dalam pengelolaan sampah limbah plastik untuk bahan bakan
minyak.
Oleh karena itu berdasarkan hasil analisis situasi dan diskusi dengan
mitra tersebut dapat dirumuskan beberapa masalah, yaitu :
1. Kurang pengetahuan masyarakat untuk mengelolah limbah plastik
menjadi bahan bakar
2. Tidak adanya ataupun keterbatasan dana untuk membeli ataupun
membuat alat untuk pengelolaan limbah plastik menjadi bahan bakar.
3. Kurangnya alat untuk mengelolah limbah plastik menjadi bahan bakar
minyak
9

BAB II
SOLUSI DAN TARGET LUARAN

Pelaksanaan Program Teknologi Tepat Guna (PPTTG) khalayaknya


sasaranya adalah mitra yang aktif khususnya dalam pengelolaah limbah sampah.
Diwilayah kalidoni terdapat 2 mitra yang aktif dalam pengelolaan limbah plasti
antara lain “Sriwijaya Bersatu” dan “Sejahtera” . Jenis permasalahan yang
dialami oleh mitra adalah kurang pengetahuan masyarakat dalam mengelola
limbah plastik untuk menjadi bahan bakar minyak, tidak adanya dana dan alat
untuk mengelolah limbah plastik menjadi bahan bakar minyak. Dengan
memberikan pengetahuan, alat pirolisator dan pelatihan dapat mengurangi limbah
plastik, menjadikan limbah plastik daya jual yang tinggi serta membantu
perekonomian warga . Adapun perubahan Pelaksanaan Program Teknologi Tepat
Guna (PPTTG) yang diharapkan sebagai berikut:
Tabel 2.2
Harapan Perubahan Kondisi
Sebelum dan Setelah Program Teknologi Tepat Guna (PPTTG)

No Unsur Pra PPTTG Pasca PPTTG


1 Kurang pengetahuan Belum mengetahui Mengetahui manfaat
masyarakat untuk mengelolah manfaat ataupun cara limbah plastik
limbah plastik menjadi bahan pengelolaan limbah bahwasanya dapat
bakar plastik limbah plastik dapat
dijadikan bahan bakar
yang digunakan dalam
kehidupan sehari-hari
2 Tidak adanya ataupun Limbah plastik
keterbatasan dana untuk hanya dijadikan
membeli ataupun membuat alat prakarya biasa,
untuk pengelolaan limbah sebagian
10

plastik menjadi bahan bakar. dihancurkan dengan


cara dan selebihnya
tertumpuk dibuang
kepenampungan.
3 Kurangnya alat untuk Sebagian Limbah
mengelolah limbah plastik plastik dijadikan biji
menjadi bahan bakar minyak plastik dan sisanya
tertumpuk di
penampungan
BAB III
METODE PELAKSANAAN

3.1 Khalayak Sasaran

Khalayak sasaran Pelaksanaan Program Teknologi Tepat Guna


(PPTTG) adalah “Sriwijaya Bersatu” dan “Sejahtera”. Pelaksanaan Program
Teknologi Tepat Guna (PPTTG) ini tentu saja melibatkan beberapa pihak
mulai dari mitra antara pihak Kecamatan, Kelurahan, RT setetempat, ketua
mitra beserta anggota dan masyarakat kalidoni. Pihak Perguruan Tinggi
(PT) bagian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dan
Dekan serta narasumber dalam pembuatan alat pirolisator.

Oleh karena itu untuk kelancaran Pelaksanaan Program Teknologi


Tepat Guna (PPTTG), melalui program ini diharapak dapat menambah
pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan limbah plastik khususnya
untuk menjadi bahan bakar minyak serta dengan adanya alat pirolisator serta
pelatihan penggunaan alat, masyarakat dapat mengolah limbah plastik
menjadi bahan bakar minyak.

3.2 Metode Kegiatan

Metode kegiatan pengabdian yang digunakan, antara lain:

1. Ceramah

Metode ceramah dipilih untuk menyampaikan konsep tentang


pengetahuan pengelolaan yang baik dan benar serta pengelolaan
11

limbah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak. Apabila peserta


pelatihan tidak jelas dengan materi yang disampaikan oleh nara
sumber dapat memberikan pertanyaan secara langsung atau tidak
harus menunggu sesi tanya jawab. Penggunaan metode ceramah
dikombinasikan dengan memanfaatkan laptop dan LCD untuk
menayangkan materi powerpoint yang dilengkapi dengan gambar-
gambar, termasuk penayangan video pengolahan sampah plastik
menjadi bahan bakan minyak. Pemanfaatan laptop dan LCD
membantu peserta pelatihan lebih mudah memahami pengelolaan
sampah anorganik, mengingat materi pelatihan relatif banyak dan
waktu pelatihan yang terbatas.

2. Demonstrasi

Metode demonstrasi dipilih untuk menunjukkan suatu proses


kerja sehingga dapat memberikan kemudahan bagi peserta pelatihan.
Pelaksanaan Program Teknologi Tepat Guna (PPTTG).

Narasumber akan melakukan demonstrasi tentang penjelasaan


cara kerja alat pirolosator sampai dapat menghasilkan bahan bakar
minyak. Setelah dilakukan demonstrasi masyarakat diberikan
kesempatan untuk melakukan mengoperasikan penggunaan alat secara
mandiri dan dibantu oleh tim penyuluh.

3.3 Deskripsi Pelaksanaan Program Teknologi Tepat Guna (PPTTG)


3.3.1 Pirolisator
Pirolisis berasal dari kata Pyro (Fire/Api) dan Lyo
(Loosening/Pelepasan) untuk dekomposisi termal dari suatu bahan
organik. Pirolisis merupakan suatu bentuk penguraian bahan organik
secara kimia melalui pemanasan tanpa atau sedikit oksigen atau
reagen lainnya. Proses pirolisis atau devolatilisasi merupakan proses
perengkahan plastik pada suhu tinggi dimulai pada temperature sekitar
230oC. Perengkahan plastik pada suhu tinggi adalah proses paling
12

sederhana untuk daur ulang plastik. Pada senyawa yang berderajat


polimerisasi tinggi, pirolisis merupakan reaksi depolimerisasi dan
pada suhu tinggi mengikuti mekanisme radikal bebas. Reaksi ini
melalui tiga tahap yaitu, tahap memulai, tahap perambatan dan tahap
penghentian. Pada proses ini material polimer atau plastik dipanaskan
pada suhu tinggi. Proses pemanasan ini menyebabkan struktur makro
molekul dari plastik terurai menjadi molekul yang lebih kecil dan
hidrokarbon rantai pendek terbentuk. Produk yang dihasilkan berupa
fraksi gas, residu padat dan fraksi cair yang mengandung parafin,
olefin, napthan, dan aromatis. Hasil proses pirolisis ini dipengaruhi
oleh jenis dan karakteristik bahan baku yang digunakan ,waktu dan
suhu proses.
3.3.2 Plastik
Plastik adalah polimer rantai panjang atom mengikat satu sama
lain. Rantai ini membentuk banyak unit molekul berulang, atau
"monomer".
3.3.3 Jenis-jenis plastik

Plastik dapat dikelompokkan menjadi dua macam yaitu


thermoplastic dan termosetting. Thermoplastic adalah bahan plastik
yang jika dipanaskan sampai temperatur tertentu, akan mencair dan
dapat dibentuk kembali menjadi bentuk yang diinginkan. Jenis plastik
yang dapat didaur ulang diberi kode berupa nomor untuk
memudahkan dalam mengidentifikasi dan penggunaannya.
Tabel 3.1
Jenis plastik, kode, dan penggunaanya
No Jenis Penggunaan
Plastik
1 PET (polyethylene Botol kemasan air mineral, botol minyak goreng, jus,
terephthalate) botol
sambal, botol obat dan botol kosmetik
2 HDPE (High Density Botol obat,botol susu cair, jerigen pelumas, dan botol
Polyethylene) kosmetik
3 Pipa selang air, pipa bangunan, mainan, taplak meja dari
PVC (Polyvinyl Chloride) plastik, botol shampo, dan botol sambal
13

4 Kantong kresek, tutup plastik, plastik pembungkus


LDPE (Low Density daging beku, dan berbagai macam plastik tipis lainnya.
Polyethylene)
5 Cup plastik, tutup botol dari plastik, mainan anak, dan
PP (Polypropylene) margarine
6 Kotak CD, sendok dan garpu plastik, gelas plastik, atau
PS (Polystyrene) tempat makanan dari styrofoam, dan tempat makan
plastik.
7 Other (O), jenis plastik Botol susu bayi,plastik kemasan, gallon air minum,
lainnya selain dari no.1 suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer,
hingga 6 alat-alat elektronik, sikat gigi, dan mainan lego

3.3.4 Sifat thermal bahan plastik

Pengetahuan sifat thermal dari berbagai jenis plastik sangat


penting dalam proses pembuatan dan daur ulang plastik. Sifat-sifat
thermal yang penting adalah titik lebur (Tm), temperatur transisi
(Tg) dan temperatur dekomposisi. Temperatur transisi adalah
temperatur di mana plastik mengalami perengganan struktur
sehingga terjadi perubahan dari kondisi kaku menjadi lebih
fleksibel. Di atas titik lebur, plastik mengalami pembesaran volume
sehingga molekul bergerak lebih bebas yang ditandai dengan
peningkatan kelenturannya. Temperatur lebur adalah temperatur di
mana plastik mulai melunak dan berubah menjadi cair. Temperatur
dekomposisi merupakan batasan dari proses pencairan. Jika suhu
dinaikkan di atas temperatur lebur, plastik akan mudah mengalir dan
struktur akan mengalami dekomposisi. Dekomposisi terjadi karena
energi thermal melampaui energi yang mengikat rantai molekul.
Secara umum polimer akan mengalami dekomposisi padabsuhu di
atas 1,5 kali dari temperaturntransisinya .Data sifat termal yang
penting pada proses daur ulang plastik bisa dilihat pada Tabel 3.2
sebagai berikut:
Tabel 3.2.
Data temperatur transisi dan temperatur lebur plastik
Jenis Bahan Tm (oC) Tg (oC) Temperatur
Proses Maks (oC)
PP 168 5 8
0
14

HDP 134 - 8
E 110 2
LDP 330 - 2
E 115 6
0
PA 260 50 1
0
0
PET 250 70 1
0
0
ABS - 110 8
5
PS - 90 7
0
PM - 100 8
MA 5
PC - 150 2
4
6
PVC - 90 7
1

Gambar : 4.1
Rancangan alat pengolah sampah plastic
Perancangan alat pada Gambar 4.1 disesuaikan dengan fungsi,

karakteristik dan lingkungan dimana proses berlangsung. Alat pengolah


sampah plastik ini terdiri dari reaktor utama yang terbuat dari plat besi
berbentuk persegi panjang, kondensat sebagai pendingin uap, kompor gas
sebagai alat pembakaran tempat penampungan sebagai penampung minyak
hasil pirolisis. Tabung utama merupakan tabung pemanas tempat sampah
15

plastik di bakar. hidrokarbon. Uap yang dihasilkan dari pembakaran diambil


dan didinginkan melalui kondensat sampai cair dan menjadi minyak plastik
yang kemudian ditampung di wadah penampungan.
Bahan yang digunakan adalah sampah plastik jenis LDPE (Low
Density Polyethylene) berupa kantong kresek, plastik pembungkus
daging,dan jenis plastik tipis lainnya, yang berasal dari TPA..Sebelum
dipergunakan, sampah plastik dijemur terlebih dahulu pada panas matahari.
Gambar 4.2
Hasil pirolisator
Selanjutnya dipilah dari pengotor tanah lalu dipotong-potong dalam

ukuran tertentu dan ditimbang. Sampah plastik yang telah dikeringkan dan
dipilah dari zat pengotor, dipotong kecil-kecil . Kemudian ditimbang dengan
berat awal 1000 gram. Masukkan sampah plastik kering seberat 1000 gram
ke dalam reaktor.
Pemanas reaktor dijalankan dan dengan variasi suhu 300oC,500oC,dan
700oC. Setelah mencapai suhu yang ditentukan, maka saat itu waktu mulai
dihitung dan setelah mencapai waktu satu jam, minyak hasil proses pirolisis
ditimbang dan diuji hasilnya.

3.4 Prosedur Kerja Pelaksanaan Program Teknologi Tepat Guna (PPTTG)

Alat dan bahan :

1. Limbah Plastik

2. Stainlees steel 304 tebal 2 mm

3. Stainlees 3070 tebal 3 mm


16

4. Pipa stainlees 304 ukuran 5/8

5. Pipa stainless 2 inch

6. Pipa stainlees 8 inch

7. Strip plate 4 mm 3

8. Stainlees cover ss 201, tebal 1,5 mm

9. Stainlees 430 tebal 0,5mm

10. Rock woll

11. Kompor Gas

Cara kerja alat pirolisator :

Pengolahan sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak


(BBM) dengan menggunakan metode pirolisis, yaitu memanaskan
plastik pada suhu di atas 400oC tanpa oksigen. Pada suhu tersebut,
plastik akan meleleh dan kemudian berubah menjadi gas. Pada saat
proses tersebut, rantai panjang hidrokarbon akan terpotong menjadi
rantai pendek.

Proses selanjutnya adalah pendinginan yang dilakukan pada gas


tersebut sehingga gas akan mengalami kondensasi dan membentuk
cairan. Cairan inilah yang nantinya menjadi bahan bakar.

Mesin yang digunakan untuk mengelola plastik menjadi BBM


terbagi menjadi dua bagian yang dihubungkan dengan sebuah pipa di
tengahnya. Untuk mengoperasikan mesin yang dinamakan MD Plast
itu, diperlukan 15 kilogram sampah plastik padat atau 20 kilogram
yang diletakkan di dalam tabung reaktor. ampak tabung reaktor
semacam wadah besi berbentuk kotak yang bisa langsung diisikan
oleh sampah plastik. Setelah sampah plastik siap, tabung reaktor
ditaruh di atas kompor yang berada di ujung sebelah kanan mesin.
Proses pembakaran sampah plastik berlangsung kurang lebih empat
17

jam. Setelah itu, uap hasil pembakaran sampah plastik akan diteruskan
melalui pipa pendingin dan uap mengalami proses penyubliman
sehingga berubah menjadi zat cair. Zat cair itulah yang menjadi
minyak mentah, cikal bakal dari bahan bakar minyak.

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memahami dan


mengetahui cara pengelolaan limbah plastik maka akan berkurang
pula limbah plastik di lingkungan.

3.5 Partisipasi Mitra Dalam Pelaksanaan Program

Partisipasi mitra dalam pelaksanaan Program Teknologi Tepat Guna


(PPTTG) ini adalah

1. Memberikan profil mitra pengelolaan limbah sampah

2. Menyediakan tempat pelatihan

3. Mengikuti dan kesediaan bekerjasama dalam kegiatan program


kemitraan masyarakat dari awal kegiatan sampai akhir kegiatan

4. Menyediakan waktu pelatihan untuk mendengar, mencatat,


menghitung, dan mengadministrasikan kegiatan pelatihan berlangsung

5. Menjadikan kegiatan Pelaksanaan Program Teknologi Tepat Guna


(PPTTG) dengan menggunakan mesin pirolisis untuk meningkatkan
nilai jual sampah plastik dengan memproduksi bahan bakar minyak.

3.6 Evaluasi Pelaksanaan Program Dan Keberlanjutan Program

Program evaluasi tentang Pelaksanaan Program Teknologi Tepat


Guna (PPTTG) akan dilakukan secara berkerlanjutan yang dilakukan secara
continue dalam waktu kunjungan 1 minggu sekali, kunjungan dilakukan
pada setiap mitra dengan cara mengunjungi mitra dan menilai kegiatannya.
Kunjungan untuk menilai kegiatan yang telah dilakukan dan rencana
kegiatan berikutnya, sehingga bila ditemukan penurunan kegiatan dapat
dimonitor dan dicarikan jalan keluarnya berupa penguatan sosialisasi dan
penguatan pelatihan baik untuk manajemen pengelola, pelaksanaan produksi
18

dan pemasaran produksi. Diharapkan terjadi peningkatan manajemen dalam


Pelaksanaan Program Teknologi Tepat Guna (PPTTG) tentang pengelolaan
limbah sampah plastik, serta munculnya kelompok-kelompok baru untuk
membuat pengelolaan limbah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak
sehingga akan mengurangi limbah plastik serta meningkatkan perekonomian
warga.
19

BAB IV
KELAYAKAN LEMBAGA LITBANG PERGURUAN TINGGI

4.1 Kinerja Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM)


Universitas Kader Bangsa Palembang
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
menyelenggarakan fungsi:
1. Pelaksanaan penelitian ilmiah murni dan terapan
2. Pelaksanaan penelitian ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni
tertentu untuk menunjang pembangunan
3. Pelaksanaan penelitian untuk pendidikan dan pengembangan institusi
4. Pelaksanaan penelitian ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni
serta pengembangan konsepsi pembangunan nasional, wilayah,
dan/atau daerah melalui kerjasama antar perguruan tinggi dan/atau
badan lainnya baik di dalam negeri maupun dengan luar negeri
5. Pelaksanaan publikasi hasil penelitian
6. Pelaksanaan urusan tata usaha Lembaga Penelitian dan Pengabdian
Kepada Masyarakat, pelaksanaan pengamalan ilmu pengetahuan,
teknologi dan/atau seni
7. Meningkatkan relevansi program Universitas sesuai dengan kebutuhan
masyrakat
8. Pelaksanaan pemberian bantuan kepada masyrakat untuk
melaksanakan pembangunan
20

4.1 Jenis Kepakaran


Kegiatan PPTTG yang telah ditetapkan ini, memerlukan
beberapa jenis kepakaran atau keahlian. Jenis kepakaran yang
dibutuhkan untuk menyelesaikan kebutuhan mitra oleh tim pengusul
yaitu tentang keperawatan dan kesehatan lingkungan.

4.3 Nama Tim Pengusul


No Nama/ Instalasi Bidang Alokasi Uraian tugas
NIDN Asal Ilmu Waktu
(Jam/Min
ggu)
1 Yazika Universitas Kepera 8 Jam / 1. Membuat
Rimbawati, Kader watan Minggu proposal
M.Kes/ Bangsa penelitian
020602890 Palembang 2. Pengelolah
2 PPTTG
3. Membuat
Laporan Hasil
2 Rizka Universitas Keseha 8 Jam / 1. Melakukan
Mulyani/ Kader tan Minggu kunjungan ke
021007930 Bangsa mitra
3 Palembang 2. Mengumpulka
n materi
PPTTG
3. Membuat
laporan hasil
3 Muthia Universitas Keseha 8 Jam / 1. Melakukan
Felyanti/ Kader tan Minggu kunjungan ke
020205930 Bangsa mitra
1 Palembang 2. Mengumpulka
n materi
PPTTG
3. Membuat
laporan hasil
21

BAB V
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

5.1 Anggaran Biaya

Tabel 5.1
Ringkasan Anggaran Biaya Program yang diajukan

No. Uraian Jumlah (Rp)


1. Honorarium (15%) Rp. 25.200.000
2. Pembelian bahan habis pakai (60%) Rp. 102.000.000
3. Belanja Perjalanan Lainnya (15%) Rp. 25.500.000
4. Belanja Lain-lain. (10%) Rp. 17.000.000
Jumlah Biaya Rp. 170.000.000

5.2 Jadwal Kegiatan

No Jenis Kegiatan Bulan


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 12
1
1. Pengajuan Proposal
2. Proposal diterima
3. Kunjungan Mitra
4. Pembuatan Alat
Pirolisator
5. Pelatihan
penggunaan alat
pirolisator
6. Produksi minyak
menggunakan alat
pirolisator
4. Monitoring dan
evaluasi
5. Menyusun
Penulisan Laporan
hasil
6. Penyerahan
Laporan Penelitian
22

DAFTAR PUSTAKA

Adly, 2017 “ pelatihan penggunaan teknologi pengering tenaga surya, mesin roll
press dan cetakan mekanis untuk meningkatkan produktivitas dan
pendapatan usaha kerupuk ubi di kecamatan kamang magek kabupaten”,
http://repo.unand.ac.id/13463/1/laporan_akhirpengabdian.pdf/ diakes pada
tanggal 08 agustus 2020.

Erna, dkk (2019) “pelatihan peningkatan kapasitas bank sampah melalui


pemanfaatan sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif”
file:///c:/users/yazika/downloads/1912-3907-1-sm.pdf / diakses pada tanggal
8 agustus 2020.

Profil Singkat Satuan Kerja (Satker) Kecamatan Kalidoni Kota Palembang 2019

Kadir, 2012, “Kajian Pemanfaatan Sampah Plastik Sebagai Sumber Bahan Bakar
Cair”, Kendari,Dinamika Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, ISSN 2085-8817

Surono, U.B., 2013, “Berbagai Metode Konversi Sampah Plastik Menjadi Bahan
Bakar Minyak”, Yogyakarta, Jurnal Teknik Vol.3 No.1, ISSN 2088-3676.

Mulyadi, E., 2010, “ Kinetika Reaksi Katalitik Dekomposisi Gambut”, Semnas


Hasil Penelitian Balitbang prov Jatim, ISBN 978-979-10-8

Ramadhan, A., 2012, “Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Minyak


Menggunakan Proses Pirolisis”,Jawa Timur,Prodi Teknik Lingkungan,
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan,Universitas Pembangunan Nasional.

Syukur,A., 2009, “Penelitian Rancang Bangun Alat Cetak Plastik Limah Untuk
Pembuatan Biji Tasbih”,
Semarang, DIPA Polines.
23

RENCANA ANGGARAN BIAYA


REKAPITULASI BIAYA YANG DIUSULKAN
No. Uraian Jumlah (Rp)
1. Honorarium Rp. 25.200.000
2. Pembelian bahan habis pakai Rp. 102.000.000
3. Belanja Perjalanan Lainnya Rp. 25.500.000
4. Belanja Lain-lain. Rp. 17.000.000
Jumlah Biaya Rp. 170.000.000

1. Honorarium

Honor Honor/ jam Waktu Minggu Total


(Rp) (jam/Mingg
u)

Koor Rp. 80.000 10 jam/ Mgg 12 Mgg Rp. 9.600.000

Anggota I Rp. 50.000 13 jam/ Mgg 12 Mgg Rp. 7.800.000

Anggota II Rp. 50.000 13 jam/ Mgg 12 Mgg Rp. 7.800.000

Total Rp. 25.200.000

2. BIAYA NONPERSONIL
1) BelanjaBahan
No. Bahan Volume Biaya Satuan Biaya (Rp)
(Rp)
Alat Pengaman Pembakaran
1. Masker untuk 2 Set Rp. 150.000 Rp. 300.000
menghindari asap
2. Sarung tangan anti 2 Set Rp. 150.000 Rp. 300.000
api
3. Sepatu boot 2 Set Rp . 130.000 Rp. 260.000

4. Kaca mata 2 Set Rp. 130.000 Rp. 260.000

5. Helm 2 Set Rp. 100.000 Rp. 200.000

6. Baju anti api 2 Set Rp. 4.150.000 Rp. 8.300.000


7. Drum besi 200 Liter 4 Buah Rp. 250.000 Rp. 1.000.000
24

penampung sampah
plastik
Jumlah Rp. 10.620.000

Pembuatan alat pirolisator muatan 100 kg plastik sebanyak 2 unit:


8. Stainlees steel 304 4 Set Rp. 3.000.000 Rp. 12.000.000
tebal 2 mm
9. Stainlees 3070 2 Set Rp. 4.000.000 Rp. 8.000.000
tebal 3 mm
10. Pipa stainlees 304 20 Buah Rp. 1.250.000 Rp. 25.000.000
ukuran 5/8
11. Pipa stainless 2 inch 2 Buah Rp. 2.000.000 Rp. 4.000.000
12. Pipa stainlees 8 inch2 Bantang Rp. 4.000.000 Rp. 8.000.000
13. Strip plate 4 mm 3 4 Buah Rp. 1.500.000 Rp. 6.000.000
14. Stainlees cover ss 4 Buah Rp. 2.000.000 Rp. 8.000.000
201, tebal 1,5 mm
15. Stainlees 430 tebal 4 Buah Rp. 1.200.000 Rp. 4.800.000
0,5mm
16. Rock woll Rp. 1.500.000 Rp. 1.500.000
17. Upah Pengerjaan RP. 6.500.000 Rp. 6.500.000
18. Biaya Pengiriman Rp. 8.000.000 Rp. 7.580.000
Jumlah Biaya Rp. 91.380.000

Total Biaya Rp. 102.000.000


2) Belanja PerjalananLainnya
No Tujuan Volume Biaya Satuan Biaya (Rp)
. (Rp)
1. Perjalanan ke Mitra 16 kali Rp. 75.000 Rp. 3.600.000
untuk 3 orang
2. Konsumsi Snack 16 kali Rp. 15.000 Rp. 7.200.000
untuk 30 orang
3. Konsumsi makan 8 kali Rp. 25.000 Rp. 4.000.000
untuk 20 orang
4. Aqua botol 600 ml 16 dus Rp. 50.000 Rp. 800.000
5. Sosialisasi 3 hari Rp 400.000 Rp. 2.400.000
narasumber dalam
bentuk pelatihan
untuk 2 orang
6. Akomodasi 2 PP Rp. 3.000.000 Rp. 6.000.000
narasumber
perjalanan PP untuk
2 orang
7. Hotel untuk 2 orang 3 hari Rp. 500.000 Rp. 1.500.000
25

Jumlah Biaya Rp. 25.500.000

3) BelanjaLain-lain
No Jenis Volume Biaya Satuan Biaya (Rp)
(Rp)
1. Pembelian Kertas 10 Rim Rp. 50.000 Rp. 500.000
2 Printer pixma 1 Buah Rp 2.250.000 Rp. 2.250.000
ts5370
3 Tinta printer 10 Botol Rp. 85.000 Rp. 850.000
4 Cadtrige Hitam 3 Buah Rp. 280.000 Rp. 840.000
5 Pembelian CD RW 10 Buah Rp. 15.000 Rp. 150.000
6 Pembelian Flasdish 5 Buah Rp. 100.000 Rp. 500.000
2 Gb
7 Snowman 3 box Rp. 120.000 Rp. 360.000
Spidol White Board
Bisa Di Hapus
8 Kertas Flipchart 8 Rol Rp. 15.000 Rp. 120.000
9 Flip Chard White 2 Buah Rp. 850.000 Rp. 1.700.000
Board 80x120 cm
10 Banner 2x1 6 Buah Rp. 200.000 Rp. 1.200.000
11 Foto copy 1000 Rp. 200 Rp. 200.000
Lembar
12 Cetak Leafleat 200 Lembar Rp . 20.000 Rp. 4.000.000
13 Cetak penjilitan 15 Buah Rp. 8.000 Rp. 120.000
14 Materai 10 Buah Rp 6.000 Rp. 60.000
15 Mistar besi 2 Buah Rp. 75.000 Rp. 150.000
16 Sewa Infocus + 2 Buah Rp. 1.500.000 Rp. 3.000.000
layar
17 Sewa Tenda 2 Unit Rp. 350.000 Rp. 700.000
18 Sewa Kursi 100 buah Rp. 3.000 Rp. 300.000
Jumlah Biaya Rp. 17.000.000
26

Lampiran 1. Biodata ketua dan anggota

1. Ketua Penelitian
A. Biodata
Nama Lengkap Yazika Rimbawati, S.Kep, M.Kes
Jenis Kelamin Perempuan
Jabtan Fungsional Asistan Ahli / III.b / Penata Tk.1
NIDN 0206028902
Tempat Tanggal Lahir Palembang, 06 Februari 1989
E-mail yazikarimbawati@gmail.com
Nomor Telepon/HP 081271655206
Alamat Kantor Jl. Hm.azhari No 72 Rt 46
Kelurahan Kalidoni Kecamatan
Kalidoni Palembang 30118

B. Riawayat Pendidikan
S1 S2 S3
Nama Perguruan Universitas Universitas Kader -
Tinggi Khatolik Musi Bangsa
Charitas Palembang
Palembang
Bidang Ilmu Keperawatan Kesehatan -
Tahun Masuk- 2006-2010 2010-2012 -
Lulus
Judul Hubungan Faktor-faktor -
Skripsi/Thesis/Dise Pengetahuan, yang
rtasi Sikap Anak berhubungan
SD kelas V dengan kinerja
terhadap perawat di RSIA
Tindakan Widianti
Mencuci Palembang
Tangan di SD
N 265 Kota
Palembang
27

C. Publikasi Artikel Ilmiah Dalam Jurnal alam 5 Tahun Terakhir


No Judul Artikel Ilmiah Nama Jurnal Volume /Nomor/
Tahun
1. Hubungan Sanitasi Aisyiyah Volume 4 nomor 2
Lingkungan dengan Medika Agustus 2019
Kejadian Diare pada
Balita
2. Hubungan Aisyiyah Volume 4 nomor 2
Kebiasaan Olahraga, Medika Agustus 2019
Status Gizi dan
Anemia dengan
Kejadian Disminore
pada Remaja Putri

D. Serifikat / Seminar Pelatihan dalam 5 tahun terakhir


No Nama Seminar/ pelatihan Tahun
1. Pelatihan “Kaji Etik Dasar dan Kaji Etik 2020
Lanjut”
2 Seminar berjudul “Update Evidence 2019
Based Practice In Cardiovascular
Nursing “
3 Seminar “ Sinkronisasi Akreditasi 2019
Perguruan Tinggi & Akreditasi Program
Studi dengan SPMI”
4. Pelatihan “Pengajaran dasar dan 2018
pembelajaran Lanjutan (Materi Applied
Approach) “

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah
benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di
kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya
sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi
salah satu Program Penerapan Teknologi Tepat Guna Kepada Masyarakat.

Palembang, 07 Agustus 2020


28

Pengusul,

(Yazika Rimbawati, S.Kep, M.Kes)

Anggota I
A. Biodata Diri
Nama Lengkap Rizka Muliani, SKM., M.K.M
Jenis Kelamin Perempuan
Jabatan Fungsional Tenaga Pengajar
NIDN 0210079303
Tempat Tanggal Lahir Oku Timur, 10 Juli 1993
E-mail Rizkaagra08@gmail.com
Nomor Telepon/HP 081368864554
Alamat Kantor Jalan H.M Ryacudu No. 88, & Ulu
Kecamatan Seberang Ulu I Kota Palembang,
Sumatera Selatan

B. Riawayat Pendidikan
S1 S2 S3
Nama Perguruan STIKes Bina Husada Universitas Sriwijaya -
Tinggi Palembang
Bidang Ilmu Kesehatan Kesehatan -
Masyarakat Masyarakat
Tahun Masuk-Lulus 2011-2015 2016-2018 -
Judul Efektivitas Analisis Profil Zat -
Skripsi/Thesis/Disertasi Penggunaan Gambar Besi dengan
Bahaya Merokok Kejadian Anemia
Pada Bungkus Rokok Defisiensi Besi Pada
Terhadap Perilaku Ibu Hamil di Daerah
Merokok Siswa di Ko-Endemik Malaria
SMA N 19 Kota Bengkulu
Palembang

C. Publikasi Artikel Ilmiah Dalam Jurnal alam 5 Tahun Terakhir


No Judul Artikel Ilmiah Nama Jurnal Volume
/Nomor/
Tahun
29

1. Analysis Of Iron Profile and Journal Of Public Health in Vol.10 No


The Incidence of Iron Africa 1s (2019)
Deficiency Anemia in the
Third Trimester Pregnant
Women in the Co-Endemic
Areas of Bengkulu City,
Indonesia

D. Serifikat / Seminar Pelatihan dalam 5 tahun terakhir

No Nama Seminar/ pelatihan Tahun


1. Pelatihan “Kaji Etik Dasar dan Kaji Etik Lanjut” 2020

2 Seminar online seri 22 kerjasama FKM UI dengan 2020


IAKMI “Peluncuran dan Bedah Buku Desa Tangguh
Bencana Lawan Covid-19
3 International Public Health Sriwijaya Webinar 2020
“Response To Covid Pandemic Experience From
Several Countries
4 Short Course “Health Promoting Program” Faculty of 2018
Public Health Mahidol University
5 The 3rd Symposium of Public Health “Challenging 2018
Public Health Roles Towards Global Health Issues
6 Sriwijaya International Conference On Public Health 2017
2017 “Public Health Responses to Health Systems
Strengthening at Palembang, Sumatera Selatan
7 SELF Total Solution Training 2015

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah
benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi
salah satu Program Penerapan Teknologi Tepat Guna Kepada Masyarakat.

Palembang, 07 Agustus 2020


Anggota
30

Rizka Muliani, SKM., M.K.M

Anggota 2
A. Biodata Diri
Nama Lengkap Muthia Felyanti, SKM., M.K.M
Jenis Kelamin Perempuan
Jabatan Fungsional Tenaga Pengajar
NIDN 0202059301
Tempat Tanggal Lahir Palembang, 05 Mei 1993
E-mail muthiafaisal@gmail.com
Nomor Telepon/HP 081273246069
Alamat Kantor Jalan H.M Ryacudu No. 88, & Ulu Kecamatan
Seberang Ulu I Kota Palembang, Sumatera
Selatan
B. Riawayat Pendidikan
S1 S2 S3
Nama Perguruan Universitas Sriwijaya Universitas Sriwijaya -
Tinggi
Bidang Ilmu Kesehatan Kesehatan -
Masyarakat Masyarakat
Tahun Masuk-Lulus 2015-2017 2018-2019 -
Judul Penggunaan alat Analisis Aktifitas -
Skripsi/Thesis/Disertasi pelindung diri Fisik terhadap
(Earplug) pada Kwalitas Hidup Ibu
pekerja di Area Stock Hamil di Puskesmas
File Batubara PT Plaju Kota
Bukit Asam Palembang
Palembang Persero
Tbk

C. Serifikat / Seminar Pelatihan dalam 5 tahun terakhir


No Nama Seminar/ pelatihan Tahun
1. Pelatihan “Kaji Etik Dasar dan Kaji Etik Lanjut” 2020

2 Seminar online seri 22 kerjasama FKM UI dengan 2020


IAKMI “Peluncuran dan Bedah Buku Desa Tangguh
31

Bencana Lawan Covid-19


3 International Public Health Sriwijaya Webinar 2020
“Response To Covid Pandemic Experience From
Several Countries
4 Short Course “Health Promoting Program” Faculty of 2018
Public Health Mahidol University
5 The 3rd Symposium of Public Health “Challenging 2018
Public Health Roles Towards Global Health Issues
6 Sriwijaya International Conference On Public Health 2017
2017 “Public Health Responses to Health Systems
Strengthening at Palembang, Sumatera Selatan
7 SELF Total Solution Training 2015

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi
salah satu Program Penerapan Teknologi Tepat Guna Kepada Masyarakat.

Palembang, 07 Agustus 2020


Anggota

Muthia Felyanti, SKM., M.K.M


32

Lampiran 2

GAMBARAN TTG YANG AKAN DITERAPKAN KEPADA


MASYARAKAT.

Pengolahan sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan


menggunakan metode pirolisis, yaitu memanaskan plastik pada suhu di atas
400oC tanpa oksigen. Pada suhu tersebut, plastik akan meleleh dan kemudian
berubah menjadi gas. Pada saat proses tersebut, rantai panjang hidrokarbon akan
terpotong menjadi rantai pendek.

Proses selanjutnya adalah pendinginan yang dilakukan pada gas tersebut


sehingga gas akan mengalami kondensasi dan membentuk cairan. Cairan inilah
yang nantinya menjadi bahan bakar.

Mesin yang digunakan untuk mengelola plastik menjadi BBM terbagi


menjadi dua bagian yang dihubungkan dengan sebuah pipa di tengahnya. Untuk
mengoperasikan mesin yang dinamakan MD Plast itu, diperlukan 15 kilogram
sampah plastik padat atau 20 kilogram yang diletakkan di dalam tabung reaktor.
ampak tabung reaktor semacam wadah besi berbentuk kotak yang bisa langsung
diisikan oleh sampah plastik. Setelah sampah plastik siap, tabung reaktor ditaruh
di atas kompor yang berada di ujung sebelah kanan mesin. Proses pembakaran
sampah plastik berlangsung kurang lebih empat jam. Setelah itu, uap hasil
pembakaran sampah plastik akan diteruskan melalui pipa pendingin dan uap
mengalami proses penyubliman sehingga berubah menjadi zat cair. Zat cair itulah
yang menjadi minyak mentah, cikal bakal dari bahan bakar minyak.
33

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memahami dan mengetahui


cara pengelolaan limbah plastik maka akan berkurang pula limbah plastik di
lingkungan.

Lampiran 3 Peta Lokasi kegiatan

Lampiran 3 Peta Lokasi kegiatan


(Instalasi TPS 3R Terletak Kira-kira 750m dari PDAM Tirta Musi Booster
Kalidoni)
34

Lampiran 4
Surat Pernyataan Kesediaan bekerjasama dari mitra bermeterai Rp 6.000,-
35