Anda di halaman 1dari 2

Program Pemberdayaan Masyarakat 1

Konsep kebijakan yang dikemukakan oleh Nugroho (2008) pada uraian sub bab
sebelumnya, mengemukakan bahwa implementasi kebijakan publik dapat dimulai dengan
membuat sebuah program. Program kemudian akan dilaksanakan sesuai dengan petunjuk dan
ketentuan pelaksanaannya. Kebijakan dan program merupakan suatu tindakan/ kegiatan yang
disengaja dengan variasi intensitas yang berbeda-beda, dengan memanfaatkan sumberdaya yang
ada pada lokasi tertentu. Kebijakan selalu berhubungan dengan dorongan dan peraturan. Program
membutuhkan baik dorongan, aturan maupun implementasi. Kebijakan memiliki cakupan yang
lebih luas daripada program. Kebijakan biasanya dikeluarkan oleh pemegang kekuasaan, atau
memiliki kekuatan untuk mengatur (pemerintah). Program merupakan cara untuk mencapai suatu
kebijakan yang dikeluarkan. Suatu kebijakan seringkali mencakup sejumlah program, dan sebuah
program terdiri dari sejumlah proyek dan kegiatan. Namun, sebuah kebijakan juga dapat
langsung dilakukan dan diimplementasikan dalam bentuk proyek dan kegiatan.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah meningkatkan keikutsertaan
masyarakat desa dengan membuat program-program nasional yang salah satunya adalah program
pemberdayaan masayarakat desa. Program pemberdayaan masyarakat terutama di pedesaan
berfungsi untuk menggerakkan dan mengubah cara pandang masyarakat perdesaan untuk
mewujudkan kemandirian. Kepedulian Pemerintah terkait pemberdayaan masyarakat desa tidak
hanya melalui Program Dana Desa (DD) tetapi sudah dimulai sejak tahun 19941. Penjelasan
tentang filosofi perkembangan program pemberdayaan masyarakat tersebut adalah sebagai
berikut:
1. IDT (Inpres Desa Tertinggal), tahun 1993 setiap desa diberi bantuan 20 juta/tahun
untuk 20.000 desa tertinggal, di tahun 1994 diberikan bantuan sekitar 200 juta/desa
dengan sisa program seperti sapi bergulir
2. P3DT (Program Pembangunan Prasaranan Pendukung Daerah Tertinggal), tahun
1995/1996 berdasarkan isu bagaimana desa mempunyai akses untuk pembangunan
sarpras maka dibangun prasarana penyediaan air bersih dan penyehatan lingkungan.

1
https://balilatfo.kemendesa.go.id/view/detil/220/perkembangan-program-pemberdayaan-masyarakat-di-
indonesia-yang-mendukung-sdg diakses 23 Juli 2020
Didanai Bank Dunia untuk Jawa-Sumatera dan pendanaan JICA (Jepang) di luar
kedua pulau tersebut, transfer dana langsung ke LKMD
3. PPK (Program Pengembangan Kecamatan) tahun 1998 sampai 2007, pembentukan
UPK (Unit Pelaksana Keuangan) sebagai posisi transit di Kecamatan sebagai dasar
membangun jaringan termasuk infrastruktur. Tahun 2007, Percepatan Pembangunan
Daerah Tertinggal dan Khusus (P2DTK) untuk pengembangan daerah tertinggal,
pasca bencana, dan konflik.
4. PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) tahun 2007 sampai tahun
2014 yang merupakan salah satu program pemerintah dalam upaya mempercepat
penanggulangan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja di wilayah perdesaan.
PNPM Mandiri Perdesaan mengadopsi sepenuhnya mekanisme dan prosedur
Program Pengembangan Kecamatan (PPK) yang telah dilaksanakan sejak 1998.
PNPM merupakan program yang menginspirasi lahirnya Undang-Undang Desa