Anda di halaman 1dari 4

AUDIT SIKLUS PEMBIAYAAN

TUGAS MATA KULIAH PENGAUDITAN II

OLEH :

MUH ADNANDA SUWARSYAH FIQRIH (A031171505)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2020
SIKLUS PEMBIAYAAN
Siklus pembiayaan (financing cycle) mencakup dua kelompok transaksi utama sebagai berikut:
 Transaksi utang jangka panjang mencakup peminjaman dari obligasi, hipotek, wesel,
dan utang, serta pembayaran pokok dan bunga yang berkaitan.
 Transaksi ekuitas pemegang saham mencakup penerbitan dan penarikan saham
preferen serta saham biasa, transaksi saham treasuri atau treasury stock, dan pembayaran
dividen.

TUJUAN AUDIT
Untuk masing-masing dari kelima kategori asersi laporan keuangan, Tabel berikut
mencantumkan sejumlah akun-akun yang dipengaruhi oleh transaksi pembiayaan.

Kategori Tujuan Audit atas


Asersi Kelompok Transaksi Tujuan Audit Saldo Akun
Beban bunga yang
dicatat dan transaksi
laporan laba-rugi
lainnya menyajikan Saldo utang jangka panjang yang
pengaruh transaksi dicatat merupakan utang yang ada pada
utang jangka panjang tanggal neraca (EO2).
Keberadaan dan peristiwa yang Saldo ekuitas pemegang saham
atau terjadi selama periode merupakan hak pemilik yang ada pada
Keterjadian berjalan (EO1) tanggal neraca (EO3).
Semua transaksi
beban bunga dan
pendapatan lainnya Saldo utang jangka panjang merupakan
yang berkaitan dengan semua utang kepada kreditor jangka
utang jangka panjang panjang pada tanggal neraca (C2).
yang terjadi selama Saldo ekuitas pemegang saham
periode berjalan telah merupakan klaim pemilik atas aktiva
Kelengkapan dicatat (C1). entitas yang melaporkan (C3).
Hak dan Semua saldo utang jangka panjang
yang tercatat merupakan kewajiban
entitas yang melaporkan (RO1).
Saldo ekuitas pemegang saham
merupakan klaim pemilik atas aktiva
Kewajiban entitas yang melaporkan (RO2).
Transaksi beban
bunga dan pendapatan
lainnya yang
berkaitan dengan
utang jangka panjang
telah dinilai dengan Saldo utang jangka panjang (VA2) dan
Penilaian atau tepat sesuai GAAP ekuitas pemegang saham (VA3) telah
Alokasi (VA1). dinilai dengan tepat sesuai GAAP.
Saldo utang jangka panjang dan ekuitas
pemegang saham telah diidentifikasi
dan diklasifikasikan dengan tepat
dalam laporan keuangan (PD2).
Semua syarat, ketentuan, komitmen,
dan provisi terkait yang bersangkutan
Transaksi utang dengan utang jangka panjang telah
jangka panjang dan diungkapkan secara memadai (PD3).
ekuitas pemegang Semua fakta berkenaan dengan
saham telah penerbitan saham seperti nilai pari atau
diidentifikasi serta nilai ditetapkan saham, saham yang
diklasifikasikan diotorisasi dan diterbitkan, serta jumlah
dengan tepat dalam saham yang ditahan sebagai treasury
Penyajian dan laporan keuangan stock atau terikat opsi telah
Pengungkapan (PD1). diungkapkan (PD4).

PERTIMBANGAN PERENCANAAN AUDIT


Materialitas. Ekuitas pemegang saham jelas merupakan komponen neraca yang material.
Pengaruh transaksi siklus pembiayaan terhadap laporan laba rugi juga sangat bervariasi dalam
hal signifikansinya seperti juga pengaruh dividen terhadap laba ditahan.
Risiko Inheren. Risiko salah saji dalam melaksanakan dan mencatat transaksi siklus
pembiayaan biasanya rendah. Dalam banyak perusahaan, transaksi ini tidak sering terjadi,
kecuali untuk pembayaran dividend an bunga, yang sering ditangani oleh agen-agen dari luar.
Risiko Prosedur Analitis. Prosedur analitis ini memberikan indikator tentang kebutuhan
entitas akan pembiayaan, kemampuannya, untuk melunasi utang, dan kelayakan biaya bunga
(termasuk baik beban bunga maupun bunga yang dikapitalisasi).
Risiko Pengendalian. Aplikabilitas komponen pengendalian internal untuk transaksi dan
saldo siklus pembiayaan serupa dalam banyak hal dengan yang telah diuraikan sebelumnya
untuk siklus investasi.