Anda di halaman 1dari 8

BAB II

PENYAJIAN DATA

Data yang telah dikumpulkan, baik berasal dari populasi ataupun dari
sample, untuk keperluan laporan dan atau analisis, selanjutnya perlu
diatur, disusun, disajikan dalam bentuk yang jelas dan baik. Ada dua
cara penyajiandata yang sering dipakai, yaitu ; daftar atau tabel dan
grafik atau diagram.
Macam-macam daftar yang dikenal :
1. Daftar baris dan kolom
2. Daftar kontingensi
3. Daftar distribusi frekuensi
Macam-macam diagram
1. Diagram batang
2. Diagram garis
3. Diagram lambang atau simbol
4. Diagram pastel dan diagram lingkaran
5. Diagram peta atau kartogram
6. Diagram pencar atau diagram titik

Contoh macam-macam daftar/tabel :

1. Daftar Baris dan Kolom

JUMLAH KENDARAAN PT “ABC”


TAHUN 2005 MENURUT JENIS
Jenis Banyaknya
(buah)
Sedan 50
Jeep 25
Pick-up 100
Mini Bus 10
Truck 15
Jumlah 200

6
2. Daftar Kontingensi
Daftar kontingensi dibawah adalah merupakan daftar
kontingensi 2 x 3, karena terdiri dari 2 baris dan 3 kolom.

BANYAKNYA MAHASISWA STMIK ”BS”


MENURUT JURUSAN DAN JENIS KELAMIN TAHUN 2005
Jenis Kelamin MI SI TI Jumlah
Laki-laki 1.758 1.795 1.055 4.608
Perempuan 1.032 1.116 556 2.704
Jumlah 2.790 2.911 1.611 7.312

3. Daftar Distribusi Frekuensi


Jika data kuantitatif dibuat menjadi beberapa kelompok maka
akan diperoleh daftar distribusi frekuensi.

UMUR MAHASISWA UNIVERSITAS “ABC”


TAHUN 2005 (S/D AKHIR TAHUN)
Umur Jumlah Mahasiswa
17 - 20 1.111
21 - 24 2.352
25 - 28 2.726
29 - 32 987
33 - 36 201
Jumlah 7.377

Contoh macam-macam diagram/grafik :

1. Diagram Batang
Untuk menggambarkan diagram batang diperlukan sumbu
datar dan sumbu tegak yang berpotongan tegak lurus. Sumbu
datar dibagi menjadi beberapa skala bagian yang sama, demikian
juga sumbu tegaknya. Skala pada sumbu tegak dengan skala pada
sumbu datar tidak perlu sama. Kalau diagram dibuat tegak, maka
sumbu datar dipakai untuk menyatakan atribut atau waktu.
Kuantum atau nilai data digambar pada sumbu tegak.

7
BANYAKNYA MURID DI DAERAH ”A” MENURUT
TINGKAT SEKOLAH DAN JENIS KELAMIN
Tingkat Banyak Murid
Jumlah
Sekolah Laki-laki Perempuan
1,5
SD 875 687 62
1,0
SMP 512 507 19
4
ST 347 85 32
5,1
SMA 4,765 342 07
7
SMEA 316 427 43
8,8
Jumlah 6,815 2,048 63

Dari daftar diatas dapat digambarkan diagram batangnya


sebagai berikut:

1,800
1,562
1,600
1,400
1,200
1,019
1,000
818
743
800
600
432
400
200
-
SD SMP ST SMA SMEA

8
SMEA 743

SMA 818

ST 432

SMP 1,019

SD 1,562

- 500 1,000 1,500 2,000

Jika jenis kelamin juga diperhatikan dan digambarkan


diagramnya, maka didapat diagram batang dua komponen. Bentuk
yang tegak adalah sebagai berikut :

1,000
875
900
800
687
700
600 512 507
476
500 427
400 347 342 316
300
200
85
100
-
SD SMP ST SMA SMEA

2. Diagram Garis
Untuk menggambarkan keadaan yang berkesinambungan,
misalnya produksi barang setiap bulan atau tahun, perkembangan
harga setiap bulan, dan lain-lain.

9
PERKEMBANGAN HARGA BESI BETON
DI JAKARTA SELAMA TAHUN 1995
(dalam Rp)
Bulan Harga/Kg
Januari 810
Pebruari 720
Maret 715
April 720
Mei 715
Juni 715
Juli 700
Agustus 700
September 700
Oktober 810
Nopember 820
Desember 830

Dari data pada daftar diatas, dapat digambarkan diagram garisnya


sebagai berikut :

850

800

750

700

650

600
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec

Dengan memperhatikan gerak garis, dapat dipelajari bagaimana


fluktuasi atau naik turunnya harga , penggunaan barang dari bulan
ke bulan atau dari tahun ketahun.

10
3. Diagram Lambang/Simbol
Diagram ini sering dipakai untuk mendapatkan gambaran kasar
sesuatu hal dan sebagai alat visual bagi orang awam . Setiap
satuan jumlah tertentu dibuat sebuah lambing sesuai dengan
macam datanya. Kesulitan yang dihadapi ketika menggambakan
bagian lambang untuk satuan yang tidak penuh. Contoh dibawah
adalah diagram yang melukiskan jumlah mahasiswa pada
semester V di sebuah perguruan tinggi :

Jurusan Jumlah Mhs

S1/SI 64

S1/TI 54

S1/EM 30

4. Diagram Lingkaran dan Diagram Pastel


Diagram ini adalah merupakan lingkaran yang dibagi-bagi
menjadi beberapa sektor, tiap sektor melukiskan kategori data
yang terlebih dahulu dirubah kedalam derajat. Diagram ini sering
digunakan untuk melukiskan data atribut. Cara membuatnya yaitu;
harga tiap sektor dalam % dikalikan 360. Gambar dibawah adalah
contoh diagram lingkaran dan diagram pastel yang
menggambarkan Negara eksportir minyak sawit dunia tahun 1992.

11
Lain-lain, 7%

Papua Nugini, 2%

Singapura, 8%

Indonesia, 18%

Malaysia, 65%

Gambar Diagram Lingkaran

Lain-lain, 7%

Papua Nugini, 2%

Singapura, 8%

Indonesia, 18%
Malaysia, 65%

Gambar Diagram Pastel

5. Diagram Peta/Kartogram
Dalam pembuatannya digunakan peta geografis tempat data
terjadi, diagram ini melukiskan keadaan dihubungkan dengan
tempat kejadiannya. Pada gambar dibawah adalah contoh diagram
peta.

12
6. Diagram Titik/Pencar
Untuk kumpulan data yang terdiri atas dua variable, dengan
nilai kuantitatif, diagramnya dapat dibuat dalam system sumbu
koordinat dan gambarnya akan merupakan titik-titik yang
terpencar.

1,000
900
800
700
600
500
400
300
200
100
-
680 700 720 740 760 780 800 820 840

13