Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN HARIAN KEPALA RUANGAN

Nama Ka.Ru : Tika Devi Irawati


Ruangan : lantai 3 RS Adhyaksa
Tanggal :
Jumlah Perawat : 4
Jumlah Pasien :2

No Waktu Kegiatan Keterangan


1. 07.00 Ronde Keperawatan/Operan :
Konference : Pre/Post
1. Menjelaskan mengenai jumlah pasien saat ini
kepada ketua tim dan pelaksana
 Jumlah pasien yang dirawat pada kamar 7
berjumlah 1 orang dan pada kamar 8
berjumlah 1 orang
 Jumlah keseluruhan pasien berjumlah 2
orang

2. Menjelaskan BOR pasien


 BOR pasien untuk saat ini adalah 100 %
dengan perhitungan : jumlah pasien saat ini
(8 orang) dibagi jumlah tempat tidur (8 bed)
dikali 100 % = 100% dimana delapan bed
diisi oleh pasien

3. Menjelaskan kondisi klien


 Tingkat ketergantungan klien dan kebutuhan

1
perawatan pada tanggal 17 Agustus 2020 di
lantai 3 pada kamar 7 dan 8 adalah:

Jumlah perawat pelaksana (4 orang) sudah


cukup untuk jumlah 2 pasien, dimana 1 orang
pasien parsial care dan 1 pasien minimal care
Pagi
Sore
Malam
Jumlah ketenagaan adalah 4 orang

4. Mengidentifikasi tingkat ketergantungan pasien


Menjelaskan pada perawat baik ketua tim
maupun perawat pelaksana. Total pasien hari ini
adalah 2 orang pasien, dimana berdasarkan
tingkat ketergantungan 1 orang dengan parsial
care dan 1 orang dengan minimal care

5. Menjelaskan analisa SWOT


 Strenghts (kekuatan)
a. Sistem penugasan diruangan lantai 3
menggunakan model keperawatan tim
yang dimana dapat memungkinkan
pelayanan keperawatan yang
menyeluruh, dapat mendukung
pelaksanaan proses keperawatan dan
memungkinkan komunikasi antar tim.
b. 16 kamar dipegang oleh 1 katim dan 4
perawat pelaksana (jumlah perawat
mencukupi)

2
c. Fasilitas penunjang cukup memadai
d. Ketenagaan yang ada sudah sesuai
dengan tingkat ketergantungan pasien
diharapakan dapat memberikan asuhan
keperawatan yang optimal.

 Weekness (kelemahan)
a. Dalam sistem penugasan/system
keperawatan tim, komunikasi antar
anggota tim terbentuk terutama dalam
bentuk konferensi tim, hal ini biasanya
membutuhkan waktu karena sulit untuk
melaksanakannya.
 Opportunity (peluang)
Dengan system keperawatan tim, setiap
perawat katim dan perawat pelaksana,
masing-masing dapat mengenal/mengetahui
kondisi klien dan dapat menilai tingkat
kebutuhan yang pasien perlukan.

 Threats (Ancaman)
a. Adanya tuntutan masyarakat akan
pelayanan yang maksimal dan lebih
professional.
b. Makin tingginya kesadaran masyarakat
akan pentingnya kesehatan.

6. Melakukan pembagian tugas kepada kepala tim.


Pembagian tugas ini didasarkan pada
kompetensi ketua tim masing-masing.

3
 Katim I (Sri Wulandari) mengelola pasien
Ny. B, dan Tn. K
2. 09.00 Pengorganisasian

1. Menetapkan sistem penugasan tim dalam


memberikan asuhan keperawatan pada pasien
dengan rentang kendali
 Kepala ruangan membawahi 1 ketua tim
 Katim membawahi 4 dan 6 bidan perawat
pelaksana

KARU
Tika Devi Irawati

KATIM I
Sri Wulandari

Pelaksana Pelaksana
Nita Nurmalasari Cherly

3. 10.00 Supervisi
1. Ketua Tim
 KATIM I sudah melakukan pengkajian
sampai menentukan intervensi keperawatan
pada pasien yang menjadi tanggung jawabnya

2. Perawat Pelaksana
 Jumlah perawat pelaksana (4 orang) sudah

4
cukup untuk jumlah 2 pasien.
 Perawat pelaksana sudah melakukan
intervensi sesuai dengan yang ditetapkan oleh
ketua tim masing-masing
 Perawat pelaksana sudah melakukan
pendokumentasian tindakan dan evaluasi
keperawatan
3. Pelaksanaan SOP/SAK
 Intervensi keperawatan yang ditetapkan oleh
KATIM I sesuai dengan SAK Rumah Sakit
 Perawat pelaksana mempersiapkan peralatan
untuk melakukan tindakan keperawatan
sesuai dengan SOP rumah sakit
 Perawat pelaksana melaksanakan prosedur
tindakan sesuai dengan SOP
4. 13.00 Evaluasi Kegiatan

 Jumlah ketenagaan yang diperlukan untuk


ruangan lantai 3 pada kamar 7 dan 8 dengan
total pasien 2 orang dimana berdasarkan tingkat
ketergantungan terdapat 1 orang pasien parsial
care dan 1 pasien minimal care
 Asuhan keperawatan mulai dari pengkajian
sampai intervensi keperawatan yang dilakukan
oleh ketua tim I sudah sesuai dengan standar
asuhan keperawatan.
 Peralatan yang digunakan untuk melakukan
tindakan keperawatan sesuai dengan SOP yang
ada di rumah sakit.

5
Perencanaan :
a. Mengidentifikasi tingkat ketergantungan klien
1) Ny. B dengan diagnosa Tumor Mamae pasien Dr. linda : tingkat
ketergantungan minimal care
2) Tn. K dengan diagnose Selulitis pasien Dr. Amin : tingkat ketergantungan
parsial care
Total :
Minimal care : 1
Parsial care :1

b. Menghitung Jumlah Ketenagaan


Menurut Dauglas

Shift Parsial Jumlah


Pagi 0,17 x 8 2,16
Sore 0,14 x 8 1,2
Malam 0,10 x 8 0,8
Jumlah 4
Jumlah perawat secara keseluruhan adalah 4 orang

c. Threat (Ancaman)
- Adanya tuntutan masyarakat akan pelayanan yang maksimal dan lebih
professional.
- Makin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan
POA : Kegiatannya
- Menjelaskan dan menginformasikan peran dan fungsi perawat
Tujuan
- Perawat dapat memahami peran dan fungsinya
Metode : Diskusi
Sasaran : Perawat yang bertugas di lantai 3 pada kamar 7 dan 8
Waktu : 17 Agustus 2020
Tempat : Lantai 3

6
Penanggung jawab : Kepala Ruangan

d. Sistem Penugasan
Ka. Tim : Sri Wulandari
- Mengkaji pasien
- Menentukan diagnosa keperawatan
- Menentukan prioritas masalah diagnosa
- Menyusun tujuan dan kriteria hasil
- Menyusun intervensi

Pelaksana : Nita Nurmala dan Cherly


- Menerima rencana asuhan keperawatan
- Mengidentifikasikan tindakan yang akan dilakukan
- Mengidentifikasikan alat-alat yang digunakan

e. Menentukan fasilitas penunjang


- Kebersihan ruang pasien dan lingkungan
- Kelengkapan fasilitas penunjang : alat kesehatan