Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PRAKTIKUM

DEKOMPOSISI KAIN ANYAMAN POLOS

DESAIN TEKSTIL 1

Disusun oleh

Nama : Wilujeng Chintia Islami

Npm : 17010088

Group : 2T4

Dosen : A. I. Makki, S.ST., M.T.

Asisten :- Nandang, S.,S.T.

- M. Indra P.,S.ST.
-

POLITEKNIK STTT BANDUNG

2018
I. Data Percobaan
I.1 Tetal lusi dan tetal pakan

No Tetal Lusi (helai/inchi) Tetal pakan (helai/inchi)


.
1 86 hl/” 67 hl/”
2 84 hl/” 60 hl/”
3 89 hl/” 64 hl/”
4 84 hl/” 60 hl/”
5 88 hl/” 65 hl/”
∑ = 431 ∑ = 316
431 316
x́= =86,2 helai /inchi x́= =63,2 helai/inchi
5 5

II. Perhitungan
 Sampel Berat Kain contoh uji (20x20) cm
- Berat kain contoh uji (20x20 cm) = 2,75 gram
- Berat 20 helai benang lusi = 0,562 gram
- Berat 20 helai benang pakan = 0,544 gram
Panjang benang lusi dan benang pakan

Panjang benang lusi (cm) Panjang benang pakan (cm)

No. No. No. No.


1. 20,2 11. 20,1 1. 20,2 11. 20,1
2. 20 12. 20 2. 20 12. 20,2
3. 20,3 13. 20,3 3. 20 13. 20
4. 20,1 14. 20 4. 20,1 14. 20
5. 20,3 15. 20 5. 20,2 15. 20
6. 20 16. 20 6. 20,1 16. 20,1
7. 20 17. 20 7. 20 17. 20
8. 20,2 18. 20 8. 20 18. 20
9. 20,1 19. 20,1 9. 20 19. 20,1
10. 20 20. 20,2 10. 20 20. 20,2
∑ = 401,9 cm ∑ = 401,3 cm
401,9 401,3
x́= =20,095 cm x́= =20,065 cm
20 20

- Mengkeret benang lusi


x́ panjang pakan−lebar kain
¿ x 100 %
x́ panjang pakan

20,095−2 0
¿ x 100 % ¿ 0,47 %
20,095

- Mengkeret benang pakan

x́ panjang pakan−lebar kain


¿ x 100 %
x́ panjang pakan

20,06 5−20
¿ x 100 % ¿ 0,32 %
2 0,06 5

 Nomor benang lusi dan benang pakan


- Nomor benang lusi

 Nm=
∑ panjang (m)
∑ berat(g)
401,9
¿ =71,5
0,562
1000 591
 Ne1= =
Nm Ne 1
1000 591 42256,5
¿ = =
71,5 Ne1 1000

Ne1=42,25

1000
 Tex=
Nm
1000
¿ =13,98tex
71,5
9000
 Td=
Nm
9000
¿ =125,8 denier
71,5
- Nomor benang pakan

 Nm=
∑ panjang (m)
∑ berat(g)
401,3
¿ =73,7
0,544
1000 591
 Ne1= =
Nm Ne 1
1000 591 43556,7
¿ = =
73,7 Ne1 1000

Ne1=43,55

1000
 Tex=
Nm
1000
¿ =13,56 tex
73,7
9000
 Td=
Nm
9000
¿ =122,11 denier
73,7
 Gramasi
- Cara penimbangan
berat kain x
¿ =
20x 20 10 0 x 1 0 0
2,75 x
¿ =
20 x 20 100 x 100

¿ 2,75 ( 100 x 100 )=x ( 20 x 20 )

2
2,75
¿ =68,75 g /m
4

Cara perhitungan
 Lusi
100
tetsl lusi x PK x
100−%ML
berat lusi=
Nm
86 x 100 x 100 x 1,004
¿
71,5 x 2,54 x 100
8634,4
¿
181,61
¿ 47,5 4 gram
 Pakan
100
tetsl pakan x PK x
100−% MP
berat pakan=
Nm

63 x 100 x 100 x 1,003


¿
73,7 x 100 x 2,54

6318,9
¿
187,19

= 33,75 gram

 Total berat kain


= berat lusi + berat pakan
= 47,54 + 33,75 = 81,29 gram

 Selisih
BB−BK
¿ x 100 %
BB
81,29−33,01
¿ x 100 %
81,29
¿ 15,4 %
 Anyaman

III. Diskusi
Telah dilakukan praktikum tentang dekomposisi kain anyaman polos. Data diperoleh
presentase selisih berat sebesar 15,4%. Pada praktikum ini sangat dibutuhkan ketelitian
dan fokus yang sangat tinggi supaya presentase dari selisih berat kecil, faktor-faktor
yang dapat mempengaruhi hasil dari presentase selisih berat yaitu :
 Penglihatan mata berkurang jika terlalu lama menghitung tetal lusi dan tetal
pakan walaupun sudah menggunakan loop.
 Kurangnya pencahayaan saat menghitung tetal lusi dan tetal benang .
 Saat menimbang benang lusi maupun benang pakan tangan basah akibat keringat
sehingga beratnya bertambah.
IV. Kesimpulan
Dari hasil praktikum yang diperoleh, kain contoh merupakan anyaman polos.
Hasil yang diporoleh yaitu:
1. Tetal Lusi = 86,2 helai/inchi
Tetal pakan = 63,2 helai/inchi
2. Mengkeret benang lusi = 0,47%
Mengkeret benang pakan = 0,32%
3. No. benang lusi = Nm 71,5 = Ne 42,25 = Td 125,8 = Tex 13,9
No. benang pakan = Nm 73,7 = Ne 43,55 = Td 122,11 = Tex 13,5
4. Berat kain cara penimbangan = 68,75 gram/m2
Berat kain cara perhitungan
- Berat lusi = 47,54 gram/m2
- Berat pakan = 33,75 gram/m2
5. Selisih berat cara perhitungan dan cara penimbangan = 15,4%

Lampiran
Lampiran