Anda di halaman 1dari 46

PROPOSAL

BANTUAN PEMERINTAH FASILITASI SEKOLAH YANG


MENDAPATKAN PENGUATAN BUDAYA KERJA

SMK : SMK Negeri 1 Pagerwojo


Kecamatan : Pagerwojo
Kabupaten / Kota : Tulungagung
Provinsi : Jawa Timur

TAHUN 2020

SMK NEGERI 1 PAGERWOJO


TULUNGAGUNG
LEMBAR PENGESAHAN PROPOSAL
BANTUAN PEMERINTAH FASILITASI SEKOLAH YANG MENDAPATKAN
PENGUATAN BUDAYA KERJA
SMK NEGERI 1 PAGERWOJO – TULUNGAGUNG
JAWA TIMUR

Mengetahui; Kepala
Kacabdin Pendidikan Provinsi Jawa Timur SMK Negeri 1 Pagerwojo
Wilayah kabupaten tulungagung

SOLIKIN,S.Pd.M.Pd TRISNO WIBOWO, S.Pd, M.M


Pembina Tingkat I
NIP. 19660818 198803 1 018 NIP. 19810115 200312 1 003

ii
IDENTITAS SEKOLAH

IDENTITAS SMK NEGERI 1 PAGERWOJO TAHUN 2020

Nama SMK : SMKN 1 PAGERWOJO TULUNGAGUNG


NSS : 321051619019
NPSN : 20547845
IDUN : 114
Berdiri Tahun / Status : 2007 / Negeri
Alamat : Jl. Raya Pagerwojo Ds. Mulyosari
Kec. Pagerwojo Kab. Tulungagung
No. Telp : 0852 5733 1514
E-mail : smknpagerwojo@gmail.com
Jumlah Siswa : 1215
Program Keahlian : 1. Teknik dan Bisnis Sepeda Motor
2. Teknik Kendaraan Ringan Otomotif
3. Desain Permodelan dan Informasi
Bangunan
4. Perhotelan
5. Kecantikan Kulit dan Rambut
6. Akuntansi dan Keuangan Lembaga
Kepala Sekolah : TRISNO WIBOWO, S.Pd, M.M
NIP : 19810115 200312 1 003
No Telepon : 082143103271
Hasil Akreditasi : A

Menjabat Kepala SMK ini


: Mei 2020
sejak

Tulungagung, 10 Juli 2020


Kepala SMK Negeri 1 Pagerwojo

TRISNO WIBOWO, S.Pd, M.M


NIP. 19810115 200312 1 003

iii
KATA PENGANTAR

Alhamdulilah atas karunia Allah SWT yang telah dilimpahkan kepada kami,
sehingga kami dapat menyelesaikan Proposal Bantuan Pemerintah Fasilitasi
Sekolah Yang Mendapatkan Penguatan Budaya Kerja tahun 2020 ini.
SMK Negeri 1 Pagerwojo berdiri pada tahun 2007 dan perkembangan jumlah
peserta didik yang semakin bertambah pesat. Selain itu, peserta didik kurikulum
SMK saat ini diperlukan budaya kerja disekolah yang menyerupai budaya kerja di
Industri, sehingga perlu adanya penyelarasan kurikulum antara SMK Negeri 1
Pagerwojo dengan Dunia Industri dan Dunia Usaha..
Proposal ini kami buat sebagai pemecahan masalah disekolah kami dengan
harapan untuk mendapatkan perhatian dari Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi,
agar sekolah kami bisa mendapatkan Bantuan tersebut. Mengingat terbatasnya
dana, yang dimiliki oleh SMK Negeri 1 Pagerwojo, maka Bantuan tersebut sangat
kami harapkan untuk bisa terwujud.
Dengan terpenuhinya penguatan Budaya Kerja di SMK, diharapkan akan
meningkatkan kualitas lulusan siswa-siswi SMK Negeri 1 Pagerwojo Tulungagung
nantinya, yang pada akhirnya tujuan untuk menjadikan Masyarakat Indonesia
khususnya Kabupaten Tulungagung Unggul dan sejahtera di Era MEA bisa terwujud.

Tulungagung, 10 Juli 2020


Kepala SMK Negeri 1 Pagerwojo

TRISNO WIBOWO, S.Pd, M.M


NIP. 19810115 200312 1 003

iv
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ............................................................................................................. i


HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................................. ii
IDENTITAS SEKOLAH ......................................................................................................... iii
KATA PENGANTAR .............................................................................................................. iv
DAFTAR ISI .............................................................................................................................. v

BAB I : PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ........................................................................................................ 1
B. Tujuan dan Sasaran .............................................................................................. 2

BAB II : PAKET KEAHLIAN DAN DATA SISWA


A. Kompetensi Keahlian yang dibuka ................................................................ 4
B. Program Pelaksanaan Kegiatan ....................................................................... 4
C. Data Siswa dan Data Penerimaan Siswa ..................................................... 5

BAB III : RENCANA KEGIATAN


A. Pentingnya Penguatan Budaya Kerja di SMKN 1 Pagerwojo ........... 6
B. Program Pelaksanaan Kegiatan ...................................................................... 7

BAB IV : PENDANAAN
Rencana pembiayaan Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sekolah Yang
Mendapatkan Penguatan Budaya Kerja ...................................................... 9

BAB V : PENUTUP ............................................................................................................... 10

LAMPIRAN
1. Fotokopi SK sebagai Kepala sekolah (dilegalisasi dinas pendidikan);

2. Lokakarya Kepala Sekolah dengan Terobosan Inovatif


3. Dokumentasi Kegiatan Benchmark ke SMK yang sudah melaksanakan
Budaya industri dan ke Dunia Usaha / Dunia Industri
4. MOU dengan DUDI
5. Proses Kerjasama dengan DAIHATSU

v
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Era Revolusi industri 4.0 diperlukan tenaga kerja yang ahli, trampil, serta
profesional sangatlah dibutuhkan bagi dunia kerja pada saat ini. Penerapan Budaya
industri di sekolah menengah kejuruan (SMK) bertujuan untuk menciptakan
lulusan yang mampu menghilangkan pemborosaan saat berkerja. Budaya kerja
industri mementingkan keselamatan kerja dan menciptakan Kesadaran
keselamatan kerja dalam melakukan pekerjaan termasuk standar proses yang
dilaksanakan sebagai upaya untuk menghindari kecelakaan kerja maupun kerugian
yang dapat dihindari. Kesadaran mengenai pendidikan dan kesalamatan kerja
dapat dilakukan dengan upaya pendidikan, pengarahan, serta pelatihan. Kesehatan
dan keselamatan kerja (K3) merupakan upaya untuk melindungi tenaga kerja dan
orang lainnya di tempat kerja/perusahaan selalu dalam keadaan selamat dan
sehat, agar setiap produksi dapat digunakan secara aman dan efisien (Kepmenaker
Nomor 463/MEN/2014)
Kegiatan belajar bekerja di SMK cenderung menjadi kegiatan pemborosan,
barang hasil praktek kerja tidak dapat dijual, tidak dapat digunakan, karena belum
mengutamakan kualitas hasil kerja praktik. SMK sering menyimpan barang secara
berlebihan, yang sebenarnya tidak berguna, serta tidak dalam kondisi teratur rapi.
Ketidakrapian dalam penataan, membuat terjadinya pemborosan waktu dalam
pencarian alat, akan terjadi penggunaan alat yang tidak sesuai fungsinya, yang
berujung kepada kecelakaan kerja, dan kualitas produksi yang rendah. Mengatasi
hal pemborosan tersebut maka dibutuhkan budaya kerja industri dengan

menggunakan atau menerapkan budaya 5S. Budaya 5S merupakan salah satu


budaya kerja yang mengurangi pemborosan dalam bekerja. Budaya 5S merupakan
suatu istilah dari jepang; Seiri (Pemilahan), Seiton (Penataan), Seiso (Pembersihan),
Seiketsu (Kebersihan), dan Shitsuke (Disiplin). Istilah 5S di adaptasi Indonesia
dari Jepang dengan istilah 5R yaitu Resik, Rapi, Ringkas, Rawat, dan Rajin. 5R
merupakan salah satu pembudaya dimana seseorang menata tempat kerjanya

1
dengan benar, sehingga tempat kerja tertata resik, rapi, ringkas, terrawat,dan
rajin, maka kemudahan dalam berkerja dapat diciptakan. Melaksanakan 5S maka
sudah memiliki 4 bidang sasaran pokok industri yaitu efisiensi, produktivitas,
kualitas, dan keselamatan kerja.
SMK Negeri 1 Pagerwojo berdiri pada tahun 2007, terletak 17 km disebelah
barat dari pusat kota Tulungagung, beralamatkan di Jl Raya Pagerwojo Ds.
Mulyosari Kec. Pagerwojo Kab. Tulungagng Jawa Timur. SMKNegeri 1 Pagerwojo
ditinjau dari segi geografis terletak di daerah pegunungan. Sebagian besar
masyarakatnya berprofesi sebagai petani/buruh tani penggarap sawah dan
beternak sapi susu perah, sedang kondisi ekonomi masyarakat sebagian besar
masih di bawah garis kemiskinan. Kondisi tersebut diperparah dengan tiadanya
sarana transportasi angkutan pedesaan untuk para peserta didik untuk pergi ke
sekolah.
Namun demikian, semangat yang tinggi untuk bersekolah tampak terwujud
dari meningkatnya jumlah peserta didik yang berasal dari SMP-SMP yang ada di
Kecamatan Pagerwojo setiap tahunnya. Hingga saat ini SMKN 1 Pagerwojo memiliki
jumlah siswa sebanyak 1215 siswa dengan 6 jurusan (program keahlian) meliputi
Desain Permodelan dan Informasi Bangunan , Teknik Kendaraan Ringan Otomotif,
Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Perhotelan, Kecantikan Rambut dan Akuntansi dan
Keuangan Lembaga. Dalam kesehariannya peserta didik sangat antusias dan
bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah, meski dengan
fasilitas yang masih sangat terbatas pelaksanaan pengenalan budaya kerja kami
berikan kepada siswa.
Untuk lebih meningkatnya kualitas budaya kerja di Industri, berbagai macam
cara kami lakukan untuk mewujudkannya salah upaya yang kami lakukan adalah
secara aktif melakukan pengajuan Proposal Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sekolah
Yang Mendapatkan Penguatan Budaya Kerja kepada Direktur Jenderal Pendidikan
Vokasi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

B. TUJUAN DAN SASARAN


1. Tujuan
a. Tujuan jangka pendek

2
1. Memberikan pemahaman kepada siswa tentang budaya kerja oleh
Dunia Usaha dan Industri
2. Menerapkan budaya kerja dalam proses pembelajaran dan praktek
sesuai dengan program keahlian yang sesuai dengan kebutuhan Dunia
Usaha dan Industri
b. Tujuan jangka panjang
Dapat terpenuhinya standar minimal sarana dan prasarana sekolah untuk
mendukung program peningkatan budaya kerja yang nantinya akan
menghasilkan tamatan / lulusan yang mampu bersaing baik tingkat
Nasional maupun tingkat Internasional, terutama menghadapi persaingan
pasar bebas tenaga kerja.

2. Sasaran
Sedangkan yang menjadi sasaran dari program ini adalah:
a. Siswa dan siswi SMK Negeri 1 Pagerwojo yang jumlahnya cukup besar,
diharapkan semua akan menerima manfaat dari budaya kerja ini.
b. Guru dan karyawan SMKN 1 Pagerwojo
c. Pelajar (siswa dan siswi ) tingkat SD dan SMP di sekitar lingkungan SMK
Negeri 1 Pagerwojo
d. Masyarakat Kabupaten Tulungagung pada umumnya

3
BAB II
PAKET KEAHLIAN DAN DATA SISWA

A. KOMPETENSI KEAHLIAN YANG DIBUKA

Hingga saat ini, SMK Negeri 1 Pagerwojo pada tahun pelajaran 2020/2021
memiliki 6 program keahlian yaitu:
1. Program Keahlian Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB)
2. Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO)
3. Program Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM)
4. Program Keahlian Perhotelan (P)
5. Program Keahlian Kecantikan Kulit dan Rambut (KKR)
6. Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL)

B. KOMPETENSI KEAHLIAN YANG AKAN DIKEMBANGKAN

Ditahun ajaran 2021 ini, SMK Negeri 1 Pagerwojo Tulungagung akan


mengembangkan kompetensi keahlian yaitu Teknik Kendaraan Ringan Otomotif
(TKRO). Kompetensi keahlian tersebut dirasa mempunyai perkembangan pesat
dalam hal perolehan siswa dari tahun ke tahun.
Kenapa dipilih Teknik Kendaraan Ringan Otomotif karena saat ini SMK
Negeri 1 Pagerwojo sedang melaksanakan proses kerjasama dengan DAIHATSU,
yang mana terkenal dengan kelas Pintar Bersama Daihatsu. Untuk proses
penyiapan menjadi kelas Daihatsu sangatlah panjang dan dibutuhkan beberapa
kelengkapan, salah satunya aplikasi 5S / 5R di lingkungan SMK Negeri 1 Pagerwojo.

C. DATA SISWA DAN DATA PENERIMAAN SISWA

Adapun data siswa dan data penerimaan siswa selama tiga tahun terakhir
adalah sebagai berikut ;
1) Data siswa per Juli 2020

Program Tingkat I Tingkat II Tingkat III Total


No
Keahlian L P JML L P JML L P JML L+P

1 AKL 12 116 128 10 90 100 10 74 84 312

4
2 DPIB 39 10 49 31 22 53 50 20 70 172

3 TKRO 180 1 181 124 2 126 86 - 86 393

4 TBSM 120 - 120 63 1 64 58 - 58 242

5 Perhotelan 34 53 87 31 37 68 23 22 49 204

6 KKR - 34 34 - 39 39 - 23 23 96

Jumlah 385 214 599 259 191 450 227 143 370 1419

2) Data Penerimaan Siswa 3 tahun terakhir

Thn 2018/2019 Thn 2019/2020 Thn 2020/2021


NO Program Keahlian
Pendft Ditrma Pendft Ditrma Pendft Ditrma

1 AKL 94 94 101 101 128 128

2 DPIB 74 74 64 64 49 49

3 TKRO 100 100 127 127 181 181

4 TBSM 80 80 65 65 120 120

5 Perhotelan 55 55 68 68 87 87

6 KKR 26 26 40 40 34 34

Jumlah 429 429 466 466 599 599

5
BAB III
RENCANA KEGIATAN

A. PENTINGNYA PENGUATAN BUDAYA KERJA DI SMKN 1 PAGERWOJO


Program budaya kerja industri bertujuan mengimplementasikan standar
sikap kerja tidak hanya sebatas mengerti jelas, tetapi juga memahami maksud-
maksud yang terkandung di setiap sikap kerja antara lain; keselamatan & keamanan,
kualitas, kuantitas, biaya dan manusia. Sasaran budaya kerja industri di SMK adalah
siswa, tenaga pendidik, tenaga non kependidikan, lingkungan kerja, dan lingkungan
belajar.
Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif yang sampai saat ini masih
menjadi jurusan favorit di SMK Negeri 1 Pagerwojo, tidak dapat terlepas
dari hubungan kerjasama dengan dunia usaha/ dunia industri (DU/DI) DAIHATSU.
Keterikatan dari sisi input/masukan, tentang materi dan bahan ajar yang sesuai
tuntutan DU/DI, dari sisi proses pelaksanaan pembelajaran teori dan praktek serta
praktek kerja industri, dan dari sisi output dalam rangka memasarkan tamatan yang
cakap dan kompeten (hard skill dan soft skill) untuk dapat diterima dunia kerja.
Konsep program budaya kerja di jurusan akuntansi SMK meliputi
pengembangan soft skill dan hard skill. Pengembangan soft skill diwujudkan dalam
pengembangan budaya industri di sekolah dimulai dari peningkatan wawasan
melalui seminar atau workshop akuntansi, kemudian diikuti penerapan sikap dalam
kegiatan sehari – hari baik dalam komunikasi / tata pergaulan maupun dalam
kegiatan praktik di laboratorium akuntansi. Melalui cara ini budaya kerja
diharapkan akan terinternalisasi sampai pada tataran afektif dan psikomotorik
peserta didik. Sedangkan pengembangan hard skill diwujudkan dalam peningkatan
keterampilan dalam menciptakan produk sesuai kompetensi kejuruannya, di mana
produk-produk yang dihasilkan selalu diupayakan memenuhi standar industri.
Sasaran dari program budaya kerja ini adalah perubahan sikap kerja yang
berdasarkan standar kerja di industri, yakni 1)Work Habit (Kebiasaan kerja), 2)
Basic Mentality (Dasar Mental), 3) 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) yaitu
proses perubahan sikap dengan menerapkan penataan dan kebersihan tempat
kerja, 4) KYT (K=Kikin=Bahaya, Y=Yoshi=Duga, Training=Latihan) yaitu tindakan
keselamatan dalam bekerja, 5) APD (A=Alat, P=Pelindung; D=Diri) yaitu alat

6
keamanan dalam bekerja, 6) JI ( Job Instruction ), SOP (Standart Operational
Prosedure) yaitu standar/ pedoman pokok dalam bekerja yang merupakan aturan
secara tertulis untuk menjalankan pekerjaan, 7) QCC (Qualiti Control Circle) atau
GKM (Gugus Kendali Mutu) yaitu sistem pengawasan dan evaluasi dalam kerja, 8)
One Sheet Report yaitu kertas kerja sebagai acuan kerja, 9) Horenso
(Hokoku=Melapor, Renraku=Menghubungi, Sodan=Meminta Nasehat), yaitu
prosedur kerja dalam setiap pekerjaan yang diberikan atasan, 10) KAIZEN (KAI=
Perubahan, ZEN=Baik), yaitu harapan/ tujuan kerja, 11) Presentation Skill
(pelaporan dalam pekerjaan) yaitu penyajian laporan keuangan sebagai produk
akuntansi. Program Budaya Industri diperlukan karena adanya tuntutan dunia
industri terhadap mutu lulusan SMK Negeri 1 Pagerwojo yang kompeten baik dari
aspek hard skill maupun soft sklill sehingga situasi industri sudah terpola/
membudaya di lingkungan sekolah.
Program budaya industri terbukti mampu menjawab kebutuhan akan
perlunya suatu program yang menjembatani kesenjangan antar budaya kerja di
industri dengan budaya kerja di SMK Negeri 1 Pagerwojo terhadap standar kerja
yang dibutuhkan oleh industri.
B. PROGRAM PELAKSANAAN KEGIATAN
a. Perencanaan
Pelaksanaan Pengenalan Budaya Kerja di Industri berawal dari keinginan SMK
Negeri 1 Pagerwojo bekerjasama dengan Kelas DAIHATSU (Pintar Bersama
Daihatsu), sehingga beberapa guru melaksanakan Benchmark / kunjungan ke
sekolah yang sudah melaksanakan Budaya Industri diantaranya, SMK
Muhammadiyah 7 Gondanglegi, SMK PGRI 3 Malang SMK Islam Blitar.
Kerjasama dengan Daihatsu sangatlah penting karena didalam visitasi terdapat
poin tentang Budaya Kerja, salah satunya adalah pelaksanaan 5S untuk sekolah.
Pelaksanaan 5S wajib dilaksanakan oleh seluruh civitas yang ada di lingkungan
sekolah. Pelaksanaan kegiatan pengenalan budaya kerja di industri awalnya
akan dimulai saat kegiatan belajar mengajar tahun pelajaran 2020/2021 ,
karena waktu yang tidak memungkinkan maka pelaksanaan pengenalan
dilakukan lewat daring sedangkan pelaksanaan prakteknya direncanakan pada
akhir bulan September 2020 / awal masuk sekolah.

7
b. Implementasi
Kegiatan pengenalan budaya kerja di Industri sangat berperan penting untuk
guru dan siswa. Terutama pelaksanaan pembelajaran selama di Industri bisa
diterapkan di lingkungan sekolah, terutama jalur hijau, parkir, 5S/5R, Evakuasi
bahaya. Sehingga ini sangat penting bagi siswa karena saat mereka sudah lulus
dari SMK bisa langsung bekerja dan menempatkan dirinya sesuai dengan dunia
kerja yang telah dilakukan selama di sekolah.
c. Evaluasi
Sekolah akan menyusun kegiatan dan prasarana pendukung sesuai dengan
budaya kerja di industri untuk diaplikasikan pada kegiatan belajar mengajar
tahun pelajaran 2020/2021.

8
BAB IV
PENDANAAN

Rencana Pembiayaan Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sekolah Yang


Mendapatkan Penguatan Budaya Kerja yang diajukan bersumber dari Pemerintah
melalui Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi tahun 2020 sejumlah Rp.
100.000.000,00 (Seratus Juta Rupiah). Adapun rincian pembiayaan sebagai berikut;

JUMLAH
NO. KEGIATAN JUMLAH HARGA SATUAN
HARGA
Workshop Budaya Kerja (5S)
1 1 Unit 10,000,000 10.000,000
oleh DUDI
Aplikasi Budaya Kerja dalam
2 pembelajaran di kelas, pkl, 1 unit 20.000.000 20.000.000
ekstra
Kegiatan Persiapan, Visitasi dan
3 1 Unit 20,000,000 20,000,000
Asesmen
Peralatan dan Perlengkapan
4 pendukung budaya kerja di 1 Unit 50.000.000 50.000.000
sekolah

JUMLAH 100.000.000

9
BAB V
PENUTUP

Demikian Proposal Permohonan Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sekolah yang


Mendapatkan Penguatan Budaya Kerja Tahun 2020 dalam rangka:
1. Meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan latihan untuk siswa SMK
Negeri 1 Pagerwojo.
2. Menindaklanjuti usulan instansi pemerintah di wilayah Pagerwojo
supaya SMK Negeri 1 Pagerwojo menjadi sentral kegiatan dan
pengembangan sumber daya manusia.
3. Mengoptimalkan sumber daya dan fasilitas yang dimiliki SMK Negeri 1
Pagerwojo.
4. Mengembangkan SMK Negeri 1 Pagerwojo menjadi lembaga unggulan di
tingkat Kabupaten.
5. Memberikan kenyamanan dan kelanacaran dalam melaksanakan
pembelajaran.
Besar harapan kami agar proposal ini bisa diterima dan disetujui demi
tercapainya tujuan tersebut.
Atas perhatian dan dukungan dari semua pihak untuk tercapainya program
ini, kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya

10
LAMPIRAN - LAMPIRAN

11
LAMPIRAN 1; Fotokopi SK sebagai Kepala sekolah (dilegalisasi dinas pendidikan);

12
13
14
LAMPIRAN 2. Lokakarya Kepala Sekolah dengan Terobosan Inovatif

15
LAMPIRAN 3. Dokumentasi Kegiatan Benchmark ke SMK yang sudah
melaksanakan Budaya industri dan ke Dunia Usaha / Dunia Industri

Kegiatan Benchmark Budaya Kerja Industri di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi

Penyelarasan Kurikulum dan Benchmark kelas YAMAHA di SMK Kartanegara


Kediri yang sudah Level A

16
Kegiatan Benchmark Budaya Kerja Industri di SMK PGRI 3 Malang

DUDI Mengajar dari PT. MGM Hotel Horison Pasuruan

17
Benchmark Budaya Kerja di Hotel Horison Pasuruan

Kegiatan Kelas Industri Pintar Bersama Daihatsu

18
LAMPIRAN 4. MOU dengan DU/DI

19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41