Anda di halaman 1dari 15

KEPERAWATAN KOMUNITAS

“PKMD (Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa)”

DisusunOleh :

Annisa Ratu Salma (183110164)

Fadhly Hidayat (183110172)

Laura Quratu’ain (183110179)

Nicky Patricia(183110185)

Rizka Nadhira (183110192)

Yara Namira (183110199)

Kelas III. A

DosenPembimbing :

Tasman,S.Kp.M.Kep.Sp.Kom

PRODI D-III KEPERAWATAN PADANG

POLTEKKES KEMENKES RI PADANG

2019/2020

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan Rahmat dan
Hidayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “PKMD
(Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa)””. Makalah ini dibuat dengan tujuan
menambah pengetahuan penulis dan untuk memenuhi tugas mata kuliah Keperawatan
Komunitas Poltekkes Kemenkes Padang.

Dalam penulisan makalah ini kami masih merasa banyak kekurangan baik pada teknis
penulisan maupun materi, mengingat kemampuan yang kami miliki. Untuk itu kritik dan
saran dari semua pihak sangat kami harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.

Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada
pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada Dosen
kami, Ibuk Tasman,S.Kp.M.Kep.Sp.Kom yang telah memberikan tugas dan petunjuk
kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas ini. Semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi pembaca.

Padang, Agustus 2020

Kelompok 4

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang……………………………………………………………………. 4
B. Rumusan Masalah………………………………………………………………… 4
C. Tujuan…………………………………………………………………………….. 5

BAB II TINJAUAN TEORI

1. Pengertian PKMD……………………………………………………………….. 6
2. Konsep masyarakat dan konsep sehat…………………………………………… 6
3. Latar belakang PKMD…………………………………………………………… 6
4. Ciri-Ciri pembangunan kesehatan masyarakat desa dan masyarakat sehat……… 7
5. Tujuan PKMD…………………………………………………………………… 8
6. Prinsip-prinsip PKMD…………………………………………………………… 9
7. Wadah kegiatan PKMD………………………………………………………….. 10
8. Strategi pembinaan pembangunan kesehatan masyarakat……………………...... 10
9. Pengembangan pembinaan dan mekanisme pembinaan dan pembangunan kesehatan
masyarakat desa………………………………………………………………….. 11
10. Peran perawat komunitas dalam pembangunan kesehatan masyarakat…………. 13

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan…………………………………………………………………….. 14

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………. 15

3
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pembangunan kesehatan adalah bagian integral dari pembangunan nasional. Konsep
pembangunan nasional harus berwawasan kesehatan, yaitu yang telah memperhitungkan
dengan seksama berbagai dampak positif maupun negatif terhadap kegiatan kesehatan
masyarakat.tujuan pembangunan kesehatan menuju indonesia sehat 2010 adalah
meningkatkan kesehatan yang optimal melalui terciptanya masyarakat, bangsa dan negara
indonesia yang ditandai oleh penduduknya yang hidup dengan prilaku dan dalam
lingkungan yang sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan yang optimal
diseluruh wilayah Republik Indonesia. (Depkes, RI 1989).
Pembangunan kesehatan masyarakat adalah rangkaian kegiatan masyarakat yang
dilaksanakan atas dasar gotong royong dan swadaya dalam rangka menolong diri sendiri
dalam memecahkan masalah untuk memenuhi kebutuhannya dibidang kesehatan dan
dibidang lain yang berkaitan agar mampu mencapai kehidupan sehat sejahtera.

1.2 RumusanMasalah
1.2.1 Apakah yang dimaksud dengan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa?
1.2.2 Apa Konsep Masyarakat dan Konsep Sehat?
1.2.3 Apa latar belakang Pembangunan Masyarakat Desa?
1.2.4 Apa ciri-ciri dari Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa?
1.2.5 Apa tujuan dari Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa dan Masyarakat Sehat?
1.2.6 Apa prinsip-prinsip yang berhubungan dengan Pembangunan Kesehatan Masyarakat
Desa?
1.2.7 Apakah Wadah Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa?
1.2.8 Bagaimana strategi pembinaan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa?
1.2.9 Bagaimana pengembangan pembinaan dan mekanisme pembinaan pada
Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa?
1.2.10 Bagaimana peran perawat komunitas dalam Pembangunan Kesehatan Masyarakat
Desa?

4
1.3 Tujuan
1.3.1 Tujuan Umum

Mahasiswa dapat mengetahui tentang konsep pembangunan kesehatan masyarakat desa .

5
BAB II

TINJAUAN TEORI

1. Pengertian Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD)


Pembangunan kesehatan masyarakat adalah rangkaian kegiatan masyarakat
yang dilaksanakan atas dasar gotong royong dan swadaya dalam rangka menolong
diri sendiri dalam memecahkan masalah untuk memenuhi kebutuhannya dibidang
kesehatan dan dibidang lain yang berkaitan agar mampu mencapai kehidupan sehat
sejahtera.
PKMD (Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa) merupakan kegiatan
masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan peningkatan
berbagai pelayanan yang diperlukan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan
masyarakat yang lebih baik. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan program PKMD
sebagai bagian dari pembangunan desa perlu didukung dan dilaksanakan bersama-
sama secara terpadu oleh pemerintah dan seluruh masyarakat.

2. Konsep Masyarakat dan Konsep Sehat


Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang bergaul, atau dengan istilah lain
saling berintereaksi. Kesatuan hidup manusia berintereaksi menurut suatu sistm adat
istiadat tertentu yang bersifat kontinu dan terkait oleh suatu rasa identitas bersama.
Sehat adalah suatau keadaan yang lengkap, meliputi : kesejahteraan fisik, mental, dan
sosia, bukan hanya bebas dari penyakit dan kecacatan/ kelemahan.
Lembaga Sosial Desa atau Lembaga Kerja Pembangunan Masyarakat Desa
(LKPMD) adalah suatu wadah kegiatan antar disiplin di tingkat desa, tiap kelurahan
atau desa mempunyai lembaga semaca mini. Tugas utama lembaga ini adalah
merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan pembangunan di
desanya, termasuk juga pembangunan di bidang kesehatan. Oleh karena itu, tenaga
kesehatan dari puskesmas dapat memanfaatkan lembaga ini untuk menjual idenya,
dengan memasukkan ide-idenya kedalam program LKPMD.

3. LatarBelakang PKMD
Suatu pendekatan yang diharapkan dapat mengatasi latar belakang permasalahan
terhadap :

6
a. Merajalelany apenyakit-penyakit menular yang banyak menimpa rakyat kecil
di pedusunan
b. keadaan under-nurishment yang menyangkut terutama bayi dan balita maupun
ibu-ibu dalam masa reproduktif
c. keadaan sanitasi lingkungan jelek ditambah ekses dari perumbuhan industry
alisasi
d. pertambahan penduduk secara alamiah yang masih tinggi
e. tingkat pendapat perkapita yang rendah.

Perbaikan tingkat kesehatan rakyat dengan skala prioritas program kesehatan antara
lain :
a) pemulihan kesehatan
b) pembinaan hidup sehat
c) pemberantasan penyakit menular
d) farmasi
e) pengembangan infrastruktu
f) penelitian kesehatan
g) training

4. Ciri – ciri Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa dan masyarakat Sehat

Ciri – ciri Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa

 Kegiatan dilaksanakan atas dasar kesadaran, kemampuan dan prakarsa


masyarakat sendiri, dalam arti bahwa kegiatan dimulai dengan kegiatan untuk
mengatasi masalah kesehatan yang memang dirasakan oleh masyarakat
sendiri sebagai kebutuhan.
 Perencanaan kegiatan ditetapkan oleh masyarakat secara musyawarah dan
mufakat.
 Pelaksanaan kegiatan berlandaskan pada peran serta aktif dan swadaya
masyarakat dalam arti memanfaatkan secara optimal kemampuan dan sumber
daya yang dimiliki masyarakat.
 Masukan dari luar hanya bersifat memacu, melengkapi dan menunjang, tidak
mengakibatkan ketergantungan.

7
 Kegiatan dilakukan oleh tenaga-tenaga masyarakat setempat.
 Memanfaatkan teknologi tepat guna.
 Kegiatan yang dilakukan sekurang-kurangnya mencakup salah satu dari 8
unsur PHC.

Ciri-ciri masyarakat sehat adalah sebagai berikut:

 Adanya peningkaatan kemampuan dari masyarakat untuk hidup sehat


 Mampu mengatasi masalah kesehatan sederhana melalui upaya peningkatan
kesehatan (healt promotion), pencegahan penyakit (healt prevention),
penyembuhan penyakit (curative), dan pemulihan kesehatan (healt
rrehabilitation) tertama ibu dan anak
 Berupaya selalau meningkaatkan kesehatan lingkungan , terutama penyediaan
sanitasi dasar yang dikembangkan dan dimanfaatan oleh masyarakat
untukeningkatkan mutu lingkungan hidup.
 Selalu meningkatkan status gizi masyarakat berkaitan dengan peningkatan
status sosial ekonomi masyarkat.
 Berrupaya selalu menurunkan angka kesakitan dan kematian dari berbagai
sebab dan penyakit.

5. Tujuan PKMD
a) Tujuan umum
Untuk meningkatkan kemampuan masyarakat menolong diri sendiri dibidang
kesehatan dalam rangka meningkatkan mutu hidup.
b) Tujuan khusus
a. Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan potensi yang dimilikinya untuk
menolong diri mereka sendiri dalam meningkatkan mutu hidup mereka
b. Mengembangkan kemampuan dan prakarsa masyarakat untuk berperan
secara aktif dan berswadaya dalam meningkatkan kesejahteraan mereka
sendiri
c. Menghasilkan lebih banyak tenaga-tenaga masyarakat setempat yang
mampu, terampil serta mau berperan aktif dalam pembangunandesa

8
d. Meningkatnya kesehatan masyarakat dalam arti memenuhi beberapa
indikator :
- Angka kesakitan menurun
- Angka kematian menurun, terutama angka kematian bayi dan anak
- Angka kelahiran menurun
-   Menurunnya angka kekurangan gizi pada anak balita

6. Prinsip-Prinsip PKMD
Adapun prinsip-prinsip dari PKMD itu sendiri adalah :
a. Kegiatan masyarakat sebaiknya dimulai dengan kegiatan yang memenuhi
kebutuhan masyarakat setempat walaupun kegiatan tersebut buka nmerupakan
kegiatan kesehatan secara langsung. Ini berarti bahwa kegiatan tidak hanya
terbatas pada aspek kesehatan saja, melainkan juga mencakup aspek-aspek
kehidupan lainnya yang secara tidak langsung menunjang peningkatan taraf
kesehatan.
b. Dalam hal masyarakat tidak dapat memecahkan masalah atau kebutuhannya
sendiri, maka pelayanan langsung diberikan oleh sektor-sektor yang
bersangkutan
c. PKMD merupakan upaya swadaya masyarakat yang pembinaannya oleh
Puskesmas
d. Operasionalisasinya oleh pos-pos kesehatan yang didirikan dan dilaksanakan
oleh tenaga masyarakat sendiri (kader kesehatan yang dilatih dan dibina oleh
puskesmas
e. Tugas-tugas Puskesmas dapat didelegasikan kepada pos-pos kesehatan antara
lain :
- Penyuluhan kesehatan
- Mengawasi adanya penyakit menular dan segera melaporkan
kePuskesmas
- Upaya dalam perbaikan sanitasi lingkungan umpamanya jamban,
kebersihan halaman, pembuangan limbah, dll.
- Pengobatan ringan dalam rangka P3K sebelum dirujuk ke Puskesmas.
- Upaya perbaikan gizi keluarga umpamanya penimbangan balita,
kurang gizi, dll.

9
- Diskusi-diskusi dengan ibu hamil melalui arisan / PKK.

Pembinaan yang dilakukan PKMD antara lain :

i. Pembinaan peran serta masyrakat dalam kesehatan, baik secarai ndividu,


kelompok atau masyarakat luas
ii. Dalam pembinaan PKMD menggunakan pendekatan lintas sector dan lintas
program
iii. Pelayanan langsung dapat diberi oleh petugas kesehatan apabila masyarakat
tidak mampu melaksanakannya
iv. Type penyelenggaraan disesuaikan dengan budaya dan kemampuan
masyarakat

7. Wadah Kegiatan PKMD


Karena kegiatan PKMD merupakan bagian integral dari pembangunan desa,
sedangkan wadah partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa adalah LKMD
(Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa), maka dengan sendirinya wadah kegiatan
PKMD adalah LKMD.
Pembangunan PKMD yang bersifat lintas sektoral dengan sendirinya
merupakan bagian dari tugas Tim Pembina LKMD.
Mikkelsen dalam Soetomo, mengatakan bahwa pembangunan pada dasarnya
merupakan proses perubahan, dan salah satu bentuk perubahan yang diharapkan
adalah perubahan sikap dan perilaku. Partisipasi masyarakat yang semakin meningkat
baik secara kualitatif maupun kuantitatif merupakan salah satu perwujudan dari
perubahan sikap dan perilaku tersebut.

8. Strategi Pembinaan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa


1) Tim Pembina PKMD di masing-masing tingkat sekaligus dijadikan sebagai
forum koordinasi dimasing-masing tingkat.
2) Setiap kegiatan partipasi masyarakat yang akan dipromosikan oleh salah satu
sektor, terlebih dahulu dibahas dalam forum koordinasi, untuk memungkinkan
bantuan dari sekto-sektor lain untuk menghindari tumpang tindih.
3) Jenis bantuan apapun yang akan dijalankan harus selalu berdasarkan pada
proporsi kebutuhan masyarakat setempat.

10
4) Seluruh tahap kegiatan, mulai dari persiapan, perencanaan, pelaksanaan,
penilaian, pembinaan sampai perluasan, dilakukan oleh masyarakat sendiri dan
di mana perlu dibantu oleh Pemerintah secara lintas progam dan lintas
sektoral.
5) Wadah kegiatan PKMD adalah Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa
(LKMD) sesuai Surat Keputusan Presiden Nomor. 28 tentang
“Penyempurnaan dan penempatan fungsi Lembaga Swadaya Desa menjadi
LKMD. Maka pada dasarnya LKMD merupakan wadah partisipasi masyarakat
dalam pembangunan desa.
6) PKMD adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat dari masyarakat
untuk masyarakat. Pengembangan dan pembinaan yang dilakukan oleh
pemerintah adalah suatu pendekatan, bukan progam yang berdiri sendiri.
9. Pengembangan Pembinaan dan Mekanisme Pembinaan pada Pembangunan
Kesehatan Masyarakat Desa

9.1 Pengembangan dan Pembinaan

a. Penegembangan dan pembinaan PKMD berpedoman kepada GBHN


b. Pengembangan dan pembinaan PKMD dilaksanakan dengan kerja sama lintas
progam dan lintas sektoral melalui pendekatan edukatif.
c. Koordinasi pembinaan melalui jalur fungsional pada tiap tingkatan, tingkat
provinsi oleh gubernur, tingkat kabupaten oleh bupati, tingkat kecamatan oleh
camat.
d. PKMD mrupakan bagian dari integral dari pembangunan desa secara
keseluruhan.
e. Kegiatan dilaksanakan dengan membentuk mekanisme kerja yang efektif
antara instansi yang berkepentingan dalam pembinaan masyarakat desa.
f. Puskesmas sebagai pusat pengembangan dan pembangunan kesehatan
berfungsi sebagai dinamisator.

9.2 Mekanisme Pembinaan Peran serta Masyarakat dalam PKMD

Untuk mengenal masalah dan kebutuhan mreka sendiri, masyarakat


mendapatkan bimbingan dan motivasi dari puskesmas yang bekerja sama dengan
sektor – sektor yang bersangkutan. Pemuka masyarakat diarahkan untuk membahas
masalah dan kebutuhan yang dirasakan oleh merekan dan membimbing untuk

11
memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhannya dengan menggunakan sumber
daya setempat yang tersedia. Dalam hal masalah atau kebutuhan hanya sebagian dapat
diatasi sendiri, maka puskesmas bersama dengan sektor yang bersangkutan memberi
bantuan teknis atau materi yang dibutuhkan dengan catatan bantuan tersebut tidak
menimbulkan ketergantungan.

Dalam hal masalah dan kebutuhan masyarakat tidak mungkin diatasi sendiri,
maka pelayanan langsung diberikan oleh puskesmas dan atau sektor yang
bersangkutan.

Hal – hal yang Diperlukan dalam Pelaksanaan Kegiatan PKMD

1. Masyarakat perlu dikembangkan pengertiannya yang benar tentang kesehatan


dan tentang program-program yang dilaksanakan pemerintah.
2. Masyarakat perlu dikembangkan kesadarannya akan potensi dan sumber daya
yang dimiliki serta harus dikembangkan dan dibina kemampuan dan
keberaniannya, untuk berpran secara aktif dan berswadaya dalam
meningkatkan mutu hidup dan kesejahteraan mereka.
3. Sikap mental pihak penyelenggara pelayanan perlu dipersiap terlebih dahulu
agar dapat menyadari bahwa masyarakat mempunyai hak dan potensi untuk
menolong diri mereka sendiri, dalam meningkatkan mutu hidup dan
kesejahteraan mereka.
4. Harus ada kepekaan dari pada para pembina untuk memahami aspirasi yang
tumbuh dimasyarakat dan dapat berperan secara wajardan tepat.
5. Harus ada keterbukaan dan interaksi yang dinamis dan berkesinambungan
baik antara para pembina maupun antara pembina dengan masyarakat,
sehingga muncul arus pemikiran yang mendukung kegiatan PKMD.

Persiapan bagi Pelaksana

Persiapan bagi pelaksana dari masyarakat sangat penting artinya. Persiapan yang
dimaksud dapat dilakukan melalui :

1. Pelatihan kader
2. Kunjungan kerja
3. Studi perbandingan

12
Pengadaan Fasilitas

Kelestarian PKMD akan lebih terjamin bila fasilitas yang disediakan dari swadaya
masyarakat melalui potensi dan sumberdaya yang ada dimasyarakat yang dapat digali
dan dimanfaatkan. Bila masyarakat tidak memilikinya barulah para penyelenggara
pembinaan PKMD berusaha untuk memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan
masyarakat. Dengan ketentuan tidak menimbulkan ketergantungan bagi masyarakat.

10. Peran Perawat Komunitas dalam Pembangunan Kesehatan Masyarakar Desa


a. Care provider / Pemberi asuhan Keperawatan kepada klien secara individu,
keluarga, kelompok dan komunitas (masyarakat)
b. Manager / Pengelola
c. Peneliti
d. Pendidik / Educator
e. Pembela / Advocat
f. Pembaharu / Change Agent

13
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan

Pembangunan kesehatan masyarakat adalah rangkaian kegiatan masyarakat yang


dilaksanakan atas dasar gotong royong dan swadaya dalam rangka menolong diri sendiri
dalam memecahkan masalah untuk memenuhi kebutuhannya dibidang kesehatan dan
dibidang lain yang berkaitan agar mampu mencapai kehidupan sehat sejahtera.

Pembangunan kesehatan adalah bagian integral dari pembangunan nasional. Konsep


pembangunan nasional harus berwawasan kesehatan, yaitu yang telah memperhitungkan
dengan seksama berbagai dampak positif maupun negatif terhadap kegiatan kesehatan
masyarakat.tujuan pembangunan kesehatan menuju indonesia sehat 2010 adalah
meningkatkan kesehatan yang optimal melalui terciptanya masyarakat, bangsa dan negara
indonesia yang ditandai oleh penduduknya yang hidup dengan prilaku dan dalam lingkungan
yang sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan yang optimal diseluruh
wilayah Republik Indonesia.

14
DAFTAR PUSTAKA

Efendi, ferry. Dkk.2010.Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori Dan Peraktek Dalam


Keperawatan :Jakarta.salemba medika.

Calundu, Rasidin. 2018. ManajemenKesehatan. Makassar :Sah Media.

Swarjana, I Ketut. 2016. KeperawatanKesehatanKomunitas Ed I. Yogyakarta : ANDI.

Swarjana, I Ketut. 2017. IlmuKesehatanMasyarakat, Konsep, StrategidanPraktik. Yogyakarta


: ANDI.

Ryadi, Alexander Lucas Slamet. 2016. IlmuKesehatanMasyarakat Ed I. Yogyakarta :ANDI.

Syafrudin, dkk. 2011. IlmuKesehatanMasyarakat. TIM. Jakarta

Sumampouw, OksfrianiJufri. 2019. Buku Ajar KesehatanMasyarakat. Yogyakarta :


DEEPUBLISH.

Sianturi, Efendidkk. 2019. Kesehatanmasyarakat. Sidoarjo :ZifatamaJawara.

Handayani, Rezqi. 2019. Buku Ajar KesehatanMasyarakat. Malang : CV IRDH.

Akbar, Agung. 2019. Buku Ajar Konsep-KonsepDasarDalamKeperawatanKomunitas.


Yogyakarta. DEEPUBLISH

Harnilawati. 2013. PengantarIlmuKeperawatanKomunitas. Sulawesi :Pustaka As Salam.

15