Anda di halaman 1dari 6

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN (SMK/MAK)

MATA PELAJARAN
TENUN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
JAKARTA, 2016

MATA PELAJARAN : TENUN (C3)


KELAS : XI
JAM PELAJARAN : 6 JAM PELAJARAN/MINGGU

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2)
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menerima dan menjalankan ajaran agama
yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu, “Menghayati dan
mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran,
damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi
tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung ( indirect teaching) yaitu keteladanan,
pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses
pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam
mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)


3. Memahami, menerapkan, dan 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam
menganalisis pengetahuan faktual, ranah konkret dan ranah abstrak terkait
konseptual, prosedural, dan metakognitif dengan pengembangan dari yang
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, bertindak secara efektif dan kreatif, dan
budaya, dan humaniora dengan mampu melaksanakan tugas spesifik di
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, bawah pengawasan langsung.
kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural
pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah..

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami teknik tenun polos, proses, 4.1 Mencoba teknik tenun polos, proses,
alat dan bahan pembuatan tenun polos alat dan bahan pembuatan tenun polos
dengan ATBM dengan ATBM
3.2 Menganalisis teknik tenun polos dengan 4.2 Mengasosiasi teknik tenun polos dengan
ATBM ATBM
3.3 Menentukan motif tenun polos dengan 4.3 Membuat motif tenun polos dengan
ATBM ATBM
3.4 Memproses tenun polos dengan ATBM 4.4 Membuat tenun polos dengan ATBM

3.5 Menentukan penyelesaian akhir tenun 4.5 Menyempurnakan tenun polos dengan
polos dengan teknik makrame teknik makrame

3.6 Mengkomunikasikan hasil produk tenun 4.6 Memajang hasil produk tenun kepar
kepar dengan ATBM dengan ATBM
3.7 Memahami teknik tenun kepar, proses, 4.7 Mencoba teknik tenun kepar, proses,
alat dan bahan pembuatan tenun kepar alat dan bahan pembuatan tenun kepar
dengan ATBM dengan ATBM
3.8 Menganalisis teknik tenun kepar dengan 4.8 Mengasosiasi teknik tenun kepar dengan
ATBM ATBM
3.9 Menentukan motif tenun kepar dengan 4.9 Membuat motif tenun kepar dengan
ATBM ATBM

3.10 Memproses tenun kepar dengan ATBM 4.10 Membuat tenun kepar dengan ATBM

3.11 Menentukan penyelesaian akhir tenun 4.11 Menyempurnakan tenun kepar dengan
kepar dengan teknik makrame teknik makrame

3.12 Mengkomunikasikan tenun kepar dengan 4.12 Memajang tenun kepar dengan ATBM
ATBM
MATA PELAJARAN : TENUN (C3)
KELAS : XII
JAM PELAJARAN : 7 JAM PELAJARAN/MINGGU

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2)
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menerima dan menjalankan ajaran agama
yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu, “Menghayati dan
mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran,
damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi
tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung ( indirect teaching) yaitu keteladanan,
pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses
pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam
mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)


3. Memahami, menerapkan, menganalisis, 4. Mengolah, menalar, menyaji dan mencipta
dan mengevaluasi pengetahuan faktual, dalam ranah konkret dan ranah abstrak
konseptual, prosedural, dan metakognitif terkait dengan pengembangan dari yang
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, mampu melaksanakan tugas spesifik di
budaya, dan humaniora dengan bawah pengawasan langsung
wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural
pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami teknik tenun satin, proses, 4.1 Mendemonstrasikan teknik tenun satin,
alat dan bahan pembuatan tenun satin proses, alat dan bahan pembuatan
dengan ATBM tenun satin dengan ATBM
3.2 Menganalisis teknik tenun satin dengan 4.2 Mengasosiasi teknik tenun satin dengan
ATBM ATBM
3.3 Menentukan motif tenun satin dengan 4.3 Membuat motif tenun satin dengan
ATBM ATBM
3.4 Memodifikasi produk karya tenun satin 4.4 Membuat produk karya tenun satin
dengan ATBM dengan ATBM
3.5 Menyelesaikan akhir produk tenun satin 4.5 Menyempurnakan akhir produk tenun
dengan ATBM satin dengan ATBM
3.6 Mengevaluasi produk tenun satin 4.6 Mengontrol produk tenun satin dengan
dengan ATBM ATBM
3.7 Mengkomunikasikan hasil produk tenun 4.7 Memajang hasil produk tenun satin
satin dengan ATBM dengan ATBM
3.8 Memahami teknik , proses, alat dan 4.8 Mendemonstrasikan teknik, proses, alat
bahan pembuatan tapestri dan bahan pembuatan tapestri
3.9 Menentukan motif tapestri 4.9 Membuat motif tapestri
3.10 Menganalisis produk karya tapestri 4.10 Membuat produk dengan teknik tapestri
3.11 Memproses produk tapestri 4.11 Menyempurnakan akhir produk tapestri
3.12 Mengevaluasi produk tapestri 4.12 Mengontrol produk tapestri
3.13 Mengkomunikasikan hasil produk 4.13 Memajang hasil produk tapestri
tapestri