Anda di halaman 1dari 2

1.

Contoh Penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan :


Hadyan memiliki sebidang tanah yang luasnya 900 m2 dengan harga jual Rp. 950.000,00/m2,
di atas tanah tersebut dibangun rumah seluas 250 m2  dengan harga jual Rp. 1.200.000,00,
kolam renang seluas 100 m2 dengan harga jual Rp. 1.000.000,00/m2. Berapakah pajak
terutang dari Hadyan ?

Klasifikasi, Penggolongan Dan Ketentuan Nilai Jual Bumi Kelompok A.

Kela Harga jual objek pajak ( transaksi jual Harga jual dalam
s beli) perhitungan PBB
Permukaan Bumi Kelompok A / m2
14 1.086.000    s/d    1.207.000 1.147.000
15 977.000    s/d    1.086.000 1.032.000
16 855.000    s/d       977.000 916.000
17 748.000    s/d       855.000 802.000

Klasifikasi, Penggolongan dan Ketentuan Nilai Jual Bangunan Kelompok A

Kelas Harga jual objek pajak ( transaksi jual Harga jual dalam
beli) perhitungan PBB
Bangunan Kelompok A / m2
1 1.034.000   s/d   1.366.000        1.200.000
2 902.000   s/d   1.034.000 968.000
3 744.000   s/d      902.000         823.000
4 656.000   s/d      744.000 700.000

Harga jual bumi dalam perhitungan PBB  termasuk dalam kelas 16 A, rumah termasuk dalam
kelas 1 A dan kolam renang termasuk dalam kelas 2 A. Lihat tabel di atas.
NJOP Bumi : 900 m2 x Rp.916.000,00 = Rp. 824.400.000,00
NJOP Rumah : 250 m2 x Rp. 1.200.000,00 = Rp. 300,000.000,00
NJOP Kloam renang : 100 m2 x Rp. 968.000,00 = Rp. 96.800.000,00
Total NJOP Bumi dan Bangunan : Rp. 1.221.200.000,00
NJOPTKP = Rp. 12.000.000,00
NJKP = Rp. 1.221.200.000,00 - Rp. 12.000.000,00 = Rp. 1.209.200.000
Pajak terutang untuk Hadyan = 0,5% x 40% x Rp. 1.209.200.000 = Rp. 2.418.400,00 per
tahun

2. Bapak S di blok C perumahan Pulogebang Kirana mempunyai bangunan 119


m2 diatas tanah 120 m2. Berapa PBB tahun 2015 yang harus dibayar?
Jawabnya:
NJOP tanah tahun 2015 sebesar Rp 4.155.000/m2
NJOP bangunan tahun 2015 sebesar Rp. 2.625.000/m2
Jumlah NJOP tanah 120 x Rp 4.155.000 = Rp. 498.600.000 (A)
Jumlah NJOP bangunan 119 x Rp 2.625.00 = Rp. 312.375.00 (B)
NJOP dasar pengenaan PBB = A + B = Rp. 810.975.000
NJOPTKP = Rp. 15.000.000
NJOP untuk perhitungan PBB = NJOP dasar pengenaan PBB dikurangi
NJOPTKP = Rp. 810.975.000 - Rp.15.000.000 
= Rp.795.975.000.-
NJKP = 20% x (NJOP untuk perhitungan PBB)
          = 20% x Rp. 795.975.000
          = Rp. 159.195.000

PBB yang harus dibayar


0,5 % x Rp. 159.195.000
= Rp.795.975. 
(tujuh ratus sembilan puluh lima ribu sembilan ratus tujuh puluh lima)

Tarif Pajak Dan Cara Menghitung PPN/PPnBM


1. Berapa tarif PPN/PPnBM ?
2. Apa saja yang termasuk DPP ?
3. Bagaimana cara menghitung PPN ?
Tarif Pajak Dan Cara Menghitung PPN/PPnBM
Berapa tarif PPN/PPnBM ?
1. Tarif PPN adalah 10% (sepuluh persen)
2. Tarif PPn BM adalah serendah-rendahnya 10% (sepuluh persen) dan
setinggi-tingginya 50% (lima puluh persen).
Perbedaan kelompok tarif tersebut didasarkan pada pengelompokan
Barang Kena Pajak (BKP) yang tergolong mewah yang atas
penyerahan/impor BKP-nya dikenakan PPn BM.
3. Tarif PPN/ PPn BM atas ekspor BKP adalah 0% (nol persen)