Anda di halaman 1dari 15

LECTURE NOTES

MGMT6146
STRATEGIC MANAGEMENT

Week 3

Types of Strategies

MGMT6146 – Strategic Management-R0


LEARNING OUTCOMES

1. Mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan kelompok strategi: intensif, integrasi,


diversifikai dan defensif.

2. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan jenis-jenis strategi dan taktik ke dalam studi
kasus.

OUTLINE MATERI :

1. Long Term Objectives


2. Types of Strategies
3. Integration Strategies
4. Intensive Strategies
5. Diversification Strategies
6. Defensive Strategies
7. Michael Porter’s Five Generic Strategies
8. Means for Achieving Strategies
9. Tactics to facilitate Strategies
10. Strategic Management in Non profit, Government, and Small Firms.
11. Chapter Summary

MGMT6146 – Strategic Management-R0


ISI MATERI

Saat ini ratusan perusahaan memiliki rencana strategis untuk mencapai pendapatan dan
profit perusahaan. Ada 11 jenis strategi korporasi yang akan di jelaskan, termasuk
strategi generic Michael Porter , yaitu strategi Cost leadership, strategi diferensiasi dan
strategi focus sebagai strategi bisnis.
1. Long Term Objectives
Tujuan jangka panjang merepresentasikan hasil-hasil yang diharapkan dari
pelaksanaan strategi tertentu. Kerangka waktu bagi tujuan dan strategi harus konsisten,
biasanya berkisar antara dua sampai lima tahun.
Tujuan harus kuantitatif, dapat diukur, realistis, dapat dimengerti, menantang,
hierarkis, mungkin dapat dicapai dan kongruen antar unit organisasional. Tiap-tiap tujuan
harus terkait dengan garis waktu.
 Tujuan jangka panjang diperlukan di tingkat perusahaan divisional, dan fungsional dari
suatu organisasi. Dua jenis tujuan yang lazim dijumpai di organisasi adalah tujuan
keuangan dan tujuan strategis. Tujuan keuangan mencakup; pertumbuhan pendapatan,
pertumbuhan laba, deviden yang lebih tinggi, margin laba yang lebih besar,
pengembalian atas investasi (ROI) yang lebih besar.
 Tujuan strategis berkaitan dengan pangsa pasar lebih besar, waktu pengiriman produk
lebih cepat disbanding pesaing, kualitas produk yang tinggi dll.
 Tujuan yang dinyatakan secara jelas dan dikomunikasikan dengan baik sangat penting
bagi keberhasilan karena beberapa alasan :
1. Tujuan membantu para pemangku kepentingan memahami peran mereka dalam
masa depan organisasi.
2. Tujuan berperan sebagai standar yang dengannya individu, kelompok,
departemen, divisi dan seluruh organisasi dievaluasi.
3. Tujuan menyediakan landasan untuk merancang pekerjaan-pekerjaan dan
mengatur berbagai aktivitas yang akan dijalankan di suatu organisasi.

MGMT6146 – Strategic Management-R0


2. Types of Strategies
Strategi-strategi alternatif yang dapat dijalankan sebuah perusahaan yang
dikategorikan menjadi 11 strategi (integrasi ke depan, integrasi ke belakang, integrasi
horizontal, penetrasi pasar, pengembangan pasar, pengembangan produk, diversifikasi
yang terkait, diversifikasi tidak terkait, penciutan, divestasi, dan likuidasi).
Tidak ada organisasi yang mampu menjalankan semua strategi yang bisa
menguntungkan perusahaan. Keputusan sulit tetap harus diambil, skala prioritas harus
dibuat. Organisasi tentu mempunyai sumber daya yang terbatas.

MGMT6146 – Strategic Management-R0


Strategi Definisi Contoh tahun 2007
Integrasi ke depan Memperoleh kepemilikan atau Southwest Airlines mulai
kendali yang lebih besar atas menjual tiket melalui
distributor atau peritel Galileo.
Integrasi ke Mengupayakan kepemilikan atau Hilton Hotel membeli
belakang kendali yang lebih besar atas pemasok sebuah perusahaan
perusahaan manufaktur furniture yang
besar
Integrasi Mengupayakan kepemilikan atau Huntington Bancshares dan
horisontal kendali yang lebih besar atas pesaing Sky Financial Group di
ohio merger
Penetrasi pasar Mencari pangsa pasar yang lebih Mc Donald’s menghabiskan
besar untuk produk atau jasa saat ini jutaan dolar untuk promosi
di pasar yang ada sekarang melalui “ Shrek the Third” yang
upaya-upaya pemasaran yang lebih bertujuan meyakinkan
baik konsumen bahwa Mc
Donald’s menawarkan
produk-produk yang sehat.
Pengembangan Memperkenalkan produk atau jasa Burger King membuka
pasar saat ini ke wilayah geografis baru. restoran pertama di Jepang
Pengembangan Mengupayakan peningkatan Google memperkenalkan ‘
produk penjualan melalui perbaikan produk Google Presents” untuk
atau jasa saat ini atau pengembangan bersaing dengan Power
produk atau jasa baru point dari Microsoft.
Diversifikasi Menambah produk atau jasa yang MGM Mirage membuka
terkait baru namun masih berkaitan hotel mewah non kasino
pertamanya.
Diversifikasi tak Menambah produk atau jasa yang Ford Motor Company
terkait baru, namun tdk berkaitan masuk ke bisnis bank

MGMT6146 – Strategic Management-R0


industry.
Penciutan Pengelompokan ulang melalui Discovery Channel
pengurangan biaya dan asset untuk menutup 103 tokonya yang
memperbaiki penjualan dan laba yang berada dalam mal dan yang
menurun berdiri sendiri untuk
berfokus di internet dan
merumahkan 25% angkatan
kerjanya.

Divestasi Penjualan suatu divisi atau bagian Whirlpool menjual bisnis


dari sebuah organisasi pemeliharaan lantai
Hoover-nya yang
bermasalah di Techtronic
Industries
Likuidasi Penjualan seluruh asset perusahaan, Follow Me Charters
secara terpisah-pisah untuk kekayaan menjual seluruh asetnya dan
berwujudnya berhenti berbisnis

Membuat strategi bukan hanya tugas manajer puncak (CEO, CFO, CIO, CMO),
manajer menengah (tingkat fungsional) dan manajer tingkat bawah (tingkat operasional)
juga terlibat dalam proses perencanaan strategi..

3. Integration Strategies
Strategi integrase terdiri atas 3 jenis strategi, yaitu strategi integrasi vertikal ke belakang,
strategi integrasi vertikal ke depan dan strategi horizontal.
Strategi inregrasi vertikkal ke depan berusaha untuk mengakuisisi atau meningkatkan
kontrol atas distributor atau retailer., Meningkatnya jumlah kontrol ke pemasok berarti

MGMT6146 – Strategic Management-R0


mencapai strategi integrasi dengan menetapkan website untuk menjual produk secara
langsung dari pemasok ke konsumen. Contoh : Coca-Cola, Amazon.com

Sebaliknya strategi vertikal ke belakang berusaha mengakuisisi atau meningkatkan


kontrol atas perusahaan pemasok (supplier). Strategi ini dapat dilakukan terutama ketika
biaya bahan baku dari pemasok terlalu tinggi.

Selanjutnya strategi integrasi horizontal akan berusaha meningkatkan kontrol atas


kegiatan pesaing. Strategi ini secara umum di kenal sebagai strategi tumbuh (Growth
strategy). Melalui merger, akuisisi atau takeovers diantara perusahan. Umumnya strategi
ini dilakukan untuk meningkatkan skala ekonomi, transfer sumber daya dan
berkompetisi.

4. Intensive Strategies
Strategi penetrasi pasar, strategi pengembangan pasar dan strategi pengembangan produk
merupakan jenis strategi dalam strategi intensif, karena strategi ini mensyaratkan hasil
kerja yang intens, jika sebuah perusahaan dalam posisi persaingan dengan mengutamakan
produk yang sudah ada untuk di tingkatkan.

Strategi penetrasi pasar berusaha meningkatkan market share dari produk atau jasa yang
sudah ada di pasar (konsumen) yang sudah ada, melalui hasil kegiatan pemasaran yang
lebih besar atau lebih intensif. Strategi ini dapat dilakukan dengan meningkatkan jumlah
tenaga pemasaran, meningkatkan pengeluaran periklanan, promosi untuk tiap item
produk atau meningkatkan publikasi.

Strategi pengembangan pasar termasuk memperkenalkan produk yang sudah ada ke area
geografis yang baru.kegiatan ini dengan cara mencari distributor di area yang baru

MGMT6146 – Strategic Management-R0


5. Diversification Strategies
Ada 2 jenis strategi yang termasuk dalam strategi diversifikasi, yaitu strategi diversifikasi
yang terkait dan strategi diversifikasi tidak terkait.

6. Defensive Strategies
Ada 3 jenis strategi dalam kategori strategi defensive, yaitu strategi penghematan
(Retrenchment), strategi divestasi (divestiture) dan strategi likuidasi (liquidation).

Strategi Retrenchment terjadi ketika sebuah organisasi melakukan pengurangan biaya


atau asset untuk menanggulangi penurunan penjualan atau profit. Selama terjadi kondisi
ini, maka secara strategis, perusahaan akan berusaha menggunakan sumber daya secara
terbatas. Retrenchment dapat juga di lakukan dengan menjual tanah atau bangunan
untuk meningkatkan jumlah uang /modal perusahan, mengurangi jumlah karyawan.

Strategi divestasi merupakan strategi dengan menjual sebuah atau bagian organisasi. Hal
ini dilakukan untuk meningkatkan modal yang akan digunakan untuk investasi atau
melakukan kegiatan akuisisi.ke depannya.

Strategi likuidasi dilakukan dengan menjual seluruh asset perusahaan. Strategi likuidasi
merupakan upaya strategi yang tersulit dilakukan oleh pengelola perusahaan.

7. Michael’s Porter Generic Strategies


Menurut Porter, strategi memungkinkan organisasi untuk memperoleh
keunggulan kompetitif dari tiga landasan yang berbeda: Kepemimpinan biaya,
diferensiasi dan fokus. Porter menamakan landasan ini strategi generic.

MGMT6146 – Strategic Management-R0


Keunggulan biaya menekankan pemroduksian produk-produk yang distandarisasi
dengan biaya perunit yang sangat rendah untuk para konsumen yang peka terhadap harga.
Terdapat 2 alternatif kepemimpinan biaya yaitu : tipe 1 adalah strategi biaya rendah (low
cost) yang menwarkan produk kepada konsumen pada harga terendah yang tersedia di
pasar. Tipe 2 strategi nilai terbaik (best value) yang menawarkan produk pada harga
terbaik yang tersedia dipasar (harga serendah mungkin dibandingkan pesaing dengan
atribut serupa)
Diferensiasi adalah sebuah strategi yang bertujuan menghasilkan produk yang
dianggap unik di industri dan diarahkan ke konsumen yang relatif peka terhadap haga.
Fokus memproduksi produk untuk memenuhi sekelompok kecil konsumen. Dua
alternatif strategi fokus yaitu tipe 4 strategi fokus biaya rendah dan tipe 5 strategi fokus
nilai terbaik.

MGMT6146 – Strategic Management-R0


Lima strategi Porter tersebut menyiratkan pengaturan organisasional, prosedur
pengendalian dan system insentif yang berbeda. Perusahaan-perusahaan yang lebih besar
dengan akses ke sumber daya yang juga lebih besar umumnya bersaing dengan strategi
kepemimpinan biaya dan atau diferensiasi.
Sementara perusahaan kecil seringkali berkompetisi dengan menggunakan
strategi focus.
Porter menekankan perlunya para penyusun strategi agar melakukan analisis
biaya-manfaat guna mengevaluasi “peluang bersama” antara unit-unit bisnis perusahaan
yang telah ada dan yang potensial. Selain itu Porter juga menekankan pentingnya
perusahaan untuk secara efektif mentransfer keterampilan dan keahlian diantara unit-unit
bisnis yang otonom guna mencapai keunggulan kompetitif.

8. Sarana- Sarana untuk Mencapai Strategi.

1. Usaha Patungan

Usaha patungan adalah strategi popular yang dijalankan manakala dua atau lebih
perusahaan membentuk sebuah persekutuan atau perkongsian sementara untuk
menindaklanjuti peluang tertentu.

Contoh : Burger King membangun “kesepakatan konseptual” dengan pesaing


beratnya, Hungry Jacks, di Australia dimana kedua perusahaan tersebut akan
menggabungkan kekuatan untuk melawan pemimpin pasar, Mc Donald’s. Semua
Burger King di Australia dinamai ulang menjadi Hungry Jacks. Dengan kesepakatan
ini, Australia menjadi pasar Negara terbesar ke empat Burger King.

Usaha patungan dan hubungan kerja sama semakin banyak digunakan karena
cara-cara ini memungkinkan perusahaan untuk memperbaiki komunikasi dan
jaringan, mengglobalkan operasi dan meminimalkan risiko.

MGMT6146 – Strategic Management-R0


Dalam pasar global yang terhubung satu sama lain berkat internet, usaha patungan
dan persekutuan, aliansi terbukti sebagai cara yang lebih efektif untuk mendorong
pertumbuhan perusahaan daripada merger dan akuisisi. Kemitraan strategis bisa
memiliki banyak bentuk, termasuk outsourcing, penyebaran informasi, pemasaran
bersama serta penelitian dan pengembangan bersama.

Contoh : usaha patungan Starbucks dan President Coffee dari China untuk membuka
ratusan kedai kopi baru Starbucks di China. Hal ini merupakan keberhasilan yang
nyata, karena selama 4.500 tahun, China merupakan Negara dimana penduduknya
lebih dikenal sebagai peminum teh

2. Merger/Akuisisi

Merger dan Akuisisi merupakan dua cara yang lazim dipakai untuk menjalankan
strategi. Merger terjadi manakala dua organisasi yang berukuran kurang lebih sama
bersatu untuk membangun satu unit usaha.

Akuisisi terjadi ketika sebuah organisasi yang besar membeli suatu perusahaan yang
lebih kecil. Ketika merger atau akuisisi tidak diinginkan kedua belah pihak, maka
dapat disebut pengambilalihan (takeover) atau pengambilalihan secara
paksa/sepihak (hostile takeover), sebaliknya juka diinginkan oleh kedua pihak,
akuisisi diistilahkan sebagai merger yang bersahabat (friendly merger).

9. Tactics to facilitate Strategies

(1) Keuntungan Pelaku Pertama (First Mover Advantages)

Berupa strategi perusahaan dengan masuk ke pasar baru atau mengembangkan suatu
produk atau jasa baru sebelum perusahaan pesaing melakukannya.

Beberapa keuntungan menjadi yang “pertama” :

MGMT6146 – Strategic Management-R0


(1) Kemampuan untuk mengamankan akses ke berbagai sumber daya yang langka

(2) Memperoleh pengetahuan baru mengenai berbagai faktor dan isu penting

(3) Menguasai pangsa pasar dan posisi yang mudah, untuk dipertahankan.

Menjadi pelaku utama sangat bagus, ketika terjadi hal dibawah ini :

(1) Membangun citra dan reputasi perusahaan dengan pembeli,

(2) Menghasilkan keunggulan biaya atas pesaing dalam hal teknologi baru,
komponen baru, saluran distribusi baru,

(3) Menciptakan konsumen yang loyal,

(4) Menyebabkan peniruan atau duplikasi oleh pesaing sulit atau tidak
dimungkinkan.

(2) Pengalihkontrakan

Alih kontrak proses bisnis adalah bisnis baru yang berkembang pesat yang
melibatkan tindakan suatu perusahaan untuk mengambil alih operasi-operasi
fungsional, seperti sumber daya manusia, sistem informasi, penggajian, akuntansi,
layanan konsumen bahkan pemasaran dari perusahaan lain.

Banyak perusahaan melakukan pengalihkontrakan karena alasan :

(1) Lebih murah

(2) Memungkinkan perusahaan untuk berfokus pada bisnis intinya,

(3) Memampukan perusahaan untuk menyediakan layanan yang lebih baik,

MGMT6146 – Strategic Management-R0


10. Strategic Management in Non profit, Government, and Small Firms
Organisasi non profit secara umum sama seperti perusahaan yang berorientasi profit,
kecuali dalam 2 perbedaan utama, yaitu (1). Organisasi non profit tidak dikenakan pajak
dan (2) organisasi non profit tidak mempunyai shareholders untuk menyediakan modal.
Organisasi non profit juga memiliki karyawan, konsumen, kreditor dan distributor seperti
untuk budget keuangan, neraca, laporan laba rugi.

Organisasi Kesehatan.
Menurunnya tingkat accupancy, deregulasi dan pertumbuhan akselerasi dari organisasi
kesehatan, membuat organisasi menfokuskan pada layanan care centers, center pasien
rawat jalan, center diagnostic dan spesialis klinik sebagai ancaman utama untuk
keberadaan rumah sakit. Institusi pendukung kesehatan seperti layanan pribadi juga
banyak bermunculan. Strategi integrase vertical ke belakang dimana banyak rumah sakit
lakukan termasuk mengakuisisi atau meningkatkan kendali atas perusahaan layanan
ambulance, layanan pembuangan limbah atau layanan diagnostic.

MGMT6146 – Strategic Management-R0


SIMPULAN

Melalui partisipasi dalam aktivitas manajemen strategis, para manajer dan


karyawan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai prioritas dan operasi
organisasi. Manajemen strategis memungkinkan organisasi menjadi lebih efisien, dan
efektif.
Manajemen strategis bisa jadi menunjukkan suatu perubahan yang radikal dalam
filosofi beberapa organisasi, sehingga para penyusun strategi harus dilatih untuk
mengantisipasi dan secara konstruktif merespons berbagai pertanyaan dan isu yang
muncul.

MGMT6146 – Strategic Management-R0


DAFTAR PUSTAKA

Wajib :
Fred R. David and Forest R. David. (2016). Strategic Management: A Competitive
Advantage Approach. 16. Pearson Education Limited. England. ISBN: 978-1-292-
14849-6.

Pendukung :

Thomas L. Wheelen, J. David Hunger, Alan N. Hoffman and Charles E. Bamford.


(2015). Strategic Management and Business Policy: Globalization, Innovation, and
Sustainability. 14. Pearson Education Limited. England. ISBN: 978-1-292-06794-0

MGMT6146 – Strategic Management-R0