Anda di halaman 1dari 13

LECTURE NOTES

MGMT6146
STRATEGIC MANAGEMENT

Week 5

The Internal Audit

MGMT6146 – Strategic Management-R0


LEARNING OUTCOMES

1. Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasikan faktor-faktor internal perusahaan untuk


mengembangkan kapabilitas dan keunggulan kompetitif perusahaan.

2. Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis faktor-faktor internal ke dalam matriks IFE.

OUTLINE MATERI :

1. The nature of an Internal Audit


2. Integrating Strategy and Culture
3. Management
4. Marketing
5. Finance and Accounting
6. Production/Operations
7. Research and Development
8. Management Information System
9. Value Chain Analysis
10. The Internal Factor Evaluation Matrix
11. Chapter Summary

MGMT6146 – Strategic Management-R0


ISI MATERI

1. Hakikat Audit Internal

Bab 6 ini mereview sumber internal perusahaan seperti pemasaran, keuangan,


manajemen, sistem informasi manajemen, produksi dan operasi; yang memiliki area
seperti layanan pelanggan, garansi, periklanan, pengemasan, harga. Perencanaan
strategi termasuk juga detail dari upaya identifikasi dan evaluasi kekuatan dan
kelemahan suatu perusahaan dalam area fungsional bisnis. Kekuatan/kelemahan
internal, ditambah dengan peluang/ancaman eksternal dan pernyataan misi yang jelas,
memberi landasan untuk menetapkan tujuan dan strategi.

Untuk jenis organisasi yang berbeda, seperti rumah sakit, universitas dan
pemerintah tentu saja area fungsional bisnisnya tentu saja tidak sama. Kekuatan
sebuah perusahaan yang tidak dapat dengan mudah ditandingi atau ditiru oleh pesaing
dinamakan kompetensi khusus (distinctive competencies)

Proses Audit Internal, membutuhkan pengumpulan dan pemaduan informasi


mengenai manajemen, pemasaran, keuangan/akuntansi, produksi, penelitian dan
pengembangan serta system informasi manajemen.

Dengan proses audit internal, memberi manfaat bagi manajer dan karyawan untuk
memiliki kinerja yang lebih baik. Komunikasi merupakan kata terpenting dalam
manajemen. Selain itu dibutuhkan koordinasi dan kesepahaman yang efektif antar
manajer dan karyawan dari seluruh area fungsional perusahaan.

Pandangan Organisasi Berbasis Sumber Daya (Resource Based View_RBV)

Pandangan ini popular tahun 1990-an dan terus berlanjut sampai sekarang,
pendekatan RBV terhadap keunggulan kompetitif meyakini bahwa sumber daya
internal lebih penting bagi perusahaan daripada factor eksternal dalam upaya meraih
serta mempertahankan keunggulan kompetitif.Penganut RBV percaya bahwa kinerja

MGMT6146 – Strategic Management-R0


organisasi ditentukan oleh sumber daya internal dan dikelompokkan dalam tiga
kategori luas, yaitu: sumber daya fisik(berwujud), sumber daya manusia, sumber daya
organisasional.

Kapabilitas adalah kapasitas perusahaan untuk menggunakan sumber daya (baik


sumber daya berwujud maupun sumber daya tidak berwujud) yang diintegrasikan
dengan tujuan untuk mencapai tujuan akhir yang diinginkan. Kapabilitas
memampukan perusahaan untuk menciptakan dan mengeksploitasi peluang eksternal
dan mengembangkan keunggulan yang berdaya tahan ketika digunakan untuk
bersaing. Kritikal bagi pencapaian keunggulan kompetitif dan daya saing strategis,
kapabilitas sering kali didasarkan pada pengembangan, penyimpanan dan pertukaran
informasi dan pengetahuan melalui model sumber daya manusia. Dasar dari banyak
kapabilitas terletak pada keahlian dan pengetahuan karyawan dan seringkali pada
keahlian fungsional karyawan.

2. Integrasi Strategi dan Budaya

Budaya organisasi dapat didefinisikan sebagai pola perilaku yang telah


dikembangkan sebuah organisasi manakala organisasi belajar untuk mengatasi
persoalan adaptasi eksternal dan integrasi internal dan yang telah terbukti cukup
berhasil untuk dianggap sah dan diajarkan kepada para anggota baru sebagai cara
yang benar untuk berpikir.

3. Manajemen

Fungsi manajemen terdiri atas lima aktivitas pokok: Perencanaan,


pengorganisasian, pemotivasian, penempatan staf dan pengontrolan.

MGMT6146 – Strategic Management-R0


Fungsi Penjelasan Tahap proses manajemen
strategi terpenting

Perencanaan Perencanaan terdiri atas Perumusan Strategi


semua aktivitas manajerial
yang terkait dengan
persiapan di masa depan.
Tugas-tugas khususnya
mencakup peramalan,
penetapan tujuan,
penggunaan strategi,
pengembangan kebijakan
dan penentuan sasaran

Pengorganisasian Pengorganisasian Penerapan strategi


mencakup semua aktivitas
manajerial yang
menghasilkan struktur
tugas dan hibungan
otoritas. Tugas-tugas
khususnya mencakup
rancangan organisasional,
spesifikasi kerja, rentang
kendali, kesatuan
komando, koordinasi,
rancangan pekerjaan dan
analisis kerja.

Pemotivasian Pemotivasian mencakup Penerapan strategi

MGMT6146 – Strategic Management-R0


upaya menuju
pembentukan perilaku
manusia. Topik
spesifiknya mencakup
kepemimpinan,
komunikasi, kelompok
kerja, modifikasi perilaku,
delegasi otoritas,
pengayaan pekerjaan,
kepuasan kerja, perubahan
organisasional.

Penempatan staff Aktivitas ini berpusat pada Penerapan strategi


manajemen personalia atau
sumber daya manusia.
Termasuk didalamnya
administrasi gaji dan upah,
tunjangan karyawan,
rekrutmen, pengembangan
manajemen,
pengembangan karier dan
kehumasan

Pengendalian Pengendalian mengacu Pengevaluasian strategi.


pada semua aktivitas
mencakup pengendalian
kualitas, pengendalian
keuangan, pengendalian
persediaan, pengendalian
pengeluaran.

MGMT6146 – Strategic Management-R0


4. Marketing

Pemasaran dapat dideskripsikan sebagai proses pendefinisian, pengantisipasian,


penciptaan serta pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen akan produk barang
dan jasa.

Ada 7 fungsi pemasaran yakni :

(1) Analisis konsumen

(2) Penjualan produk/ Jasa

(3) Perencanaan produk/Jasa

(4) Penetapan harga

(5) Distribusi

(6) Riset pemasaran

(7) Analisis biaya dan manfaat

5. Keuangan/Akuntansi

Menurut James Van Horne, fungsi keuangan/akuntansi terdiri atas tiga keputusan;

(1) keputusan investasi, disebut juga penganggaran modal adalah alokasi dan
realokasi modal dan sumber daya untuk berbagai proyek, produk, asset dan divisi
sebuah organisasi

(2) keputusan pembiayaan, menentukan struktur modal terbaik untuk perusahaan


dan meliputi usaha mencermati beragam metode yang bisa digunakan untuk

MGMT6146 – Strategic Management-R0


mengumpulkan modal (co: saham, menambah utang, menjual asset atau gabungan
dari ketiganya.

(3) keputusan dividen, isu seperti persentase laba yang dibayarkan ke pemegang
saham, stabilitas deviden dari waktu ke waktu, pembelian kembali atas penerbitan
saham.

Jenis Rasio Keuangan Dasar

1. Rasio Likuiditas ; mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi


kewajiban jangka pendek yang akan jatuh tempo.

2. Rasio Pengungkit ; mengukur sejauh mana sebuah perusahaan didanai oleh


utang.

3. Rasio Aktivitas ; mengukur seberapa efektif sebuah perusahaan menggunakan


sumber dayanya.

4. Rasio Profitabilitas ; mengukur keefektifan manajemen secara keseluruhan


sebagaimana ditunjukkan oleh pengembalian (return) yang diperoleh dari
penjualan dan investasi.

5. Rasio Pertumbuhan; mengukur kemampuan perusahaan untuk


mempertahankan posisi ekonominya ditengah pertumbuhan ekonomi dan
industri.

6. Produksi

Fungsi produksi suatu bisnis mencakup semua aktivitas yang mengubah input
menjadi barang atau jasa. Fungsi dasar manajemen produksi meliputi : (1) proses, (2)
kapasitas, (3) persediaan, (4) Angkatan kerja dan (5) kualitas.

MGMT6146 – Strategic Management-R0


7. Riset dan Pengembangan

Para manajer diberbagai perusahaan tersebut secara bersama-sama


mengeksplorasi ; menilai; dan memutuskan apa, kapan, dimana, mengapa dan berapa
biaya untuk litbang. Litbang dalam organisasi memiliki dua bentuk dasar ; (1) litbang
internal, sebuah perusahaan menjalankan departemen litbang sendiri dan (2) litbang
kontrak, dimana perusahaan merekrut para peneliti independen atau lembaga
independen untuk mengembangkan produk tertentu.

8. Sistem Informasi Manajemen

Tujuan Sistem informasi manajemen adalah meningkatkan kinerja sebuah bisnis


dengan cara meningkatkan kualitas keputusan manajerial.

9. Value Chain Analysis

Rantai nilai adalah pola yang digunakan perusahaan untuk memahami posisi biayanya
dan untuk mengidentifikasi cara-cara yang dapat digunakan untuk memfasilitasi
implementasi dari strategi tingkat bisnisnya. Analisis Rantai Nilai mengacu pada
proses dimana perusahaan menentukan biaya yang terkait dengan kegiatan organisasi
mulai dari pembelian bahan baku sampai menjadi produk manufaktur dan untuk
memasarkan produk-produk tersebut. Analisis Value Chain bertujuan untuk
mengidentifikasi di mana keuntungan atau kerugian berbiaya rendah ada di mana saja
di sepanjang rantai nilai dari bahan baku hingga kegiatan layanan pelanggan.

Rantai nilai perusahaan dibagi-bagi ke dalam aktivitas primer dan aktivitas


pendukung. Aktivitas primer berkaitan dengan penciptaan fisik produk, penjualan dan
distribusinya ke pembeli dan layanan setelah penjualan. Aktivitas pendukung
menyediakan dukungan yang diperlukan bagi berlangsungnya aktivitas primer.

MGMT6146 – Strategic Management-R0


Benchmarking
Merupakan alat analitis yang digunakan untuk menentukan apakah aktivitas rantai
nilai perusahaan tetap kompetitif dibandingkan dengan pesaing dan dengan demikian
kondusif untuk menang di pasar. Benchmarking memerlukan mengukur biaya
kegiatan rantai nilai di seluruh industri untuk menentukan "praktik terbaik"

10. Matriks Evaluasi Faktor Internal

Matriks Evaluasi Factor Internal dikembangkan dalam lima langkah :

(1) Buat daftar factor internal utama dalam proses audit internal (10-20 faktor)
yang mempengaruhi perusahaan dan industrinya. Buat sespesifik mungkin
dengan menggunakan persentase, rasio atau perbandingan jika
dimungkinkan.

MGMT6146 – Strategic Management-R0


(2) Berilah setiap factor tersebut bobot yang berkisar dari 0,0 (tidak penting)
sampai 1,0 (sangat penting). Bobot mengindikasikan signifikan relatif dari
suatu faktor terhadap keberhasilan industri perusahaan. Jumlah seluruh bobot
harus sama dengan 1.

(3) Berilah peringkat antara 1 sampai 4 pada setiap factor untuk menunjukkan
seberapa efektif strategi perusahaan saat ini dalam merespon faktor tersebut.
Dimana 4 = faktor sangat kuat, 3 = faktor kuat, 2 = faktor lemah dan 1=
respon faktor sangat lemah. Perhatikan bahwa kekuatan harus mendapat
peringkat 3 atau 4 dan kelemahan mendapat peringkat 1 atau 2. Oleh
karena itu peringkat berbasis perusahaan, sementara bobot di langkah 2
berbasis industri

(4) Kalikan bobot dengan peringkat setiap faktor untuk menentukan skor bobot
bagi masing-masing variable.

(5) Jumlahkan skor rata-rata untuk setiap variable untuk menentukan skor bobot
total organisasi

MGMT6146 – Strategic Management-R0


SIMPULAN

Manajemen, pemasaran, keuangan, produksi, riset, sistem informasi manajemen


merepresentasikan operasi inti dari sebagian besar bisnis. Audit manjemen strategi operasi
internal suatu perusahaan penting bagi kesehatan organisasional.
Metodologi yang sistematis untuk melakukan penilaian kekuatan-kelemahan belum
dikembangkan secara baik, namun para penyusun strategi harus mengidentifikasikan serta
mengevaluasi kekuatan kelemahan internal untuk secara efektif merumuskan dan memilih
diantara strategi-strategi alternatif.

MGMT6146 – Strategic Management-R0


DAFTAR PUSTAKA

Wajib :

Fred R. David and Forest R. David. (2016). Strategic Management: A


Competitive Advantage Approach. 16. Pearson Education Limited. England.
ISBN: 978-1-292-14849-6.

Pendukung :

Thomas L. Wheelen, J. David Hunger, Alan N. Hoffman and Charles E. Bamford.


(2015). Strategic Management and Business Policy: Globalization, Innovation,
and Sustainability. 14. Pearson Education Limited. England. ISBN: 978-1-292-
06794-0

MGMT6146 – Strategic Management-R0