Anda di halaman 1dari 1

Alhamdulillah telah selesai mempelajarai modul 3 pedagogik tentang pembelajran inovatif.

Modul ini
dikemas dengan bahasa yang menarik sehingga saat membaca tidak terasa ternyata sudah duduk lama di
depan laptop.

Dalam modul ini saya belajar banyak hal. Pertama, pembelajaran STEAM yaitu pembelajaran yang
mengintegrasikan IPA, teknologi, teknik, seni, dan matematika dalam pembelejaran, tidak hanya itu saya
juga belajar penerapan pembelajaran STEAM menggunakan model PBL dan BjBL serta tantangan yang
dihadapi saat kita menggunakan pembelajaran STEAM dimana pembelajran STEAM ini merupakan hal
yang baru.

Kedua, saya juga belajar tentang pembelajaran berbasis neorosains, dimana sangat erat kaitannya dengan
sistim kerja otak dan juga bagaimana kita melaksanakan pembelajaran dengan mempertimbangkan
memori jangka pendek memori jangka panjang agar pembelajaran lebih optimal, selain itu juga kita perlu
memperhatikan yang namanya siklus bio-kognitif dimana setiap sekitar 90 menit otak kita mengalami
kondisi sedang lelah/turun, untuk memulihkannya kita perlu melakukan perenggangan otot-otot atau
berhenti sejenak berfikit agar otak menjadi rileks.

Ketiga, saya belajar mengenai pembelajaran digital, tentu saja hal ini sangat menarik karena saat ini
peserta didik yang kita hadapi sangat berbeda dengan zaman kita masih dibangku sekolah, mereka sejak
kecil sudah terbiasa berhadapan denga teknologi, terntunya sebagai guru kita harus bisa menyesuaikan.
Tidak hanya begitu saja melakukan pembelajaran digital, kita dituntut harus memperhatikan prinsip-
prinsip pembelajaran digital itu sendiri seperti personalisasi, partisipasi aktif peserta didik, aksebilitas dan
penilaian. Hal lain yang tidak kalah pentingnya yaitu ragam pembelajaran digital seperti mobile learning,
media sosial, pembelajaran berbasis games dan pembelajaran berbasis cloud.

Keempat atau yang terakhir, saya belajar tentang pembelajaran blended learning, dimana pembelajaran ini
mengkombinasikan beberapa pola pembelajaran seperti pembelajaran onlone, tatap muka, dan praktik.
Hal ini menurut saya adalah salah satu solusi pembelajaran dimasa darurat seperti saat ini dan juga solusi
pembelajaran untuk menghadapi tantangan abad 21 dimana kita harus mampu belajar dimana saja, kapan
saja tanpa terbatas ruang-ruang kelas, tetapi bimbingan guru tetap dibutuhkan.

Menurut saya pribadi, pengalaman terbaik saat mempelajari modul ini adalah saat kegiatan belajar 4 yaitu
tentang pembelajaran blended learning, karena sangat inspiratif dan sangat dibutuhkan sebagai solusi
pembelajaran masa depan.

Alhamdulillah tidak ada hambatan yang begitu besar ketika mempelajari modul ini.
kemungkinan karena saya sudah mulai terbiasa menggunakan LMS untuk belajar dan berdiskusi dengan
rekan-rekan yang lain.

Adapun materi yang menurut saya belum saya kuasai adalah terkait pembelajaran STEAM, saya merasa
perlu untuk mempelajari lebih dalam dan menyeluruh serta mencari referensi lain yang relevan.

Semoga nanti pada akhirnya, dapat menerapkan ilmu yang telah didapatkan pada modul ini dan kegiatan
modul 3 pedagogik secara keseluruhan.

Terimakasih saya ucapkan kepada Ibu Dr. Hj. R. Ati Sukmawati, M. Kom atas bimbingan dan arahannya,
juga kepada teman-temen seperjuangan.

Anda mungkin juga menyukai