Anda di halaman 1dari 6

Nama: Yoko Wirawan Gion Sastroami Joyo

NIM : 1630913310042
Program Profesi Ners, UNLAM
No Nama Obat Jenis Fungsi Efek samping Indikasi Kontra Indikasi
.
1. Lorazepam Benzodi Obat yang akan 1. Hives atau gatal 1. Penangan jangka 1. Hipersensitivitas
azepin memengaruhi kinerja diikuti kulit kemerahan pendek pada gangguan terhadap benzodiazepin
(anti senyawa tertentu pada 2. Sulit bernapas kecemasan. atau bahan yang
ansietas) sel-sel otak. Fungsi ini 3. Pembengkakan pada digunakan ketika
, akan memberikan efek wajah, bibir, lidah atau 2. Sebagai hipnotik formulasi (benzil alkohol,
antisiolit penenang. Karena itu, tenggorokan untuk menangani polietilen glikol, atau
ik ansiolitik ini juga sering 4. Depresi, ingin insomnia. propilen glikol).
digunakan sebagai menyakiti diri sendiri
sedatif sebelum pasien atau bunuh diri, 3. Sebagai antikonvulsan 2. Pasien glaukoma akut
menjalani operasi hiperaktif, mudah untuk menangani pasien sudut tertutup,
ringan, misalnya marah status epilepsi. kontraindikasi injeksi
operasi gigi, serta 5. Berhalusinasi lorazepam pada pasien
mengatasi kejang- 6. Kepala terasa ringan, 4. Lorazepam juga apnea.
kejang akibat epilepsi. pingsan digunakan untuk
7. Mengantuk, pusing, mengontrol mual dan
lelah muntah pada pasien yang
8. Pandangan kabur menjalani kemoterapi
9. Sulit tidur kanker.
10. Otot lemah, hilang
keseimbangan atau
koordinasi
11. Amnesia atau
pelupa, sulit
berkonsentras
12. Mual, muntah,
konstipasi
13. Perubahan nafsu
makan
2. Trifluoperazin Antipsik Digunakan Untuk 1. Gejala 1. Berbagai macam 1. Pasien pingsan
e osis, mengobati gangguan extrapyramidal pada Gangguan psikiatrik 2. depresi sistem saraf
Antieme mental/mood (seperti dosis yang melebihi 6 termasuk schizophrenia, pusat
tikum. skizofrenia, gangguan mg per hari anxiety disorder. 3.phaeochromocytoma
psikotik). 2. pancytopenia 2. Mengontrol mual dan 4. kehamilan dan
3. thrombocytopenia muntah. menyusui.
4. hyperpyrexia 3. Schizophrenia dan
anorexia psikosis lainnya, agitasi
psikomotor.
3. Trihexepenidil Untuk mengatasi Mulut kering, 1. Parkinson Hipersensitifas terhadap
gangguan gerakan yang penglihatan kabur, 2. Gangguan triheksifenidil atau
tidak normal dan tidak pusing, cemas, ekstrapiramidal yang komponen lain dalam
terkendali akibat konstipasi, retensi urin, disebabkan obat SSP sediaan, glaukoma sudut
penyakit parkinson atau takikardi, dilatasi pupil, tertutup, obstrusksi
efek samping obat TIO meningkat, sakit duodenal atau pyloric,
kepala. Parkinson Gangguan
ekstrapiramidal yang
disebabkan obat SSP
peptik ulcer, obstruksi
saluran urin, achalasia;
myastenia gravis
4. Depakote Antikon Obat ini merupakan 1. Mual; 1. Epilepsi Depakote tidak boleh
vulsan obat anti kejang. 2. Muntah; 2. Maniak dibeirkan pada penderita
Depakote biasa 3. Sakit kepala; 3. Migrain dengan riwayat alergi
dikonsumsi untuk 4. Lemas; terhadap depakote atau
mencegah kemunculan 5. Tangan bergetar sodium divalproat.
kejang. Depakote dapat (tremor); Pemberian depakote juga
diberikan hingga jangka 6. Nyeri perut; perlu pengawasan pada
waktu satu tahun. 7. Diare; penderita dengan
Depakote bekerja 8. Pandangan kabur; gangguan fungsi hati,
dengan cara 9. Gejala seperti flu; fungsi ginjal, dan fungsi
menghambat 10. Demam; pankreas.
neurotransmiter di otak. 11. Penurunan berat
badan, dan sebagainya.
5. Chlorpromazin Antipsik Menangani berbagai1. Hipotensi orthostatic 1. Mengendalikan mania, Ibu menyusui, Depresi
e otik gangguan mental,2. Sindrom Neuroleptik terapi shcizofrenia, SSP berat dan koma,
(CPZ) fenotiazi seperti skizofrenia dan Maligna: Suatu reaksi mengendalikan mual dan hipersensitivitasCPZ
na gangguan psikosis yang idiosinkrasi terhadap muntah, menghilangkan
lainnya, perilaku agresif
antipsikotik (penurunan kegelisahan dan
yang membahayakan kesadaran) ketakutan sebelum
pasien atau orang lain, 3. Parkinsonism operasi, porforia
kecemasan dan4. Reaksi distonia: intermiten akut,
kegelisahan yang parah, muka menyeringai, 2. Terapi tambahan pada
serta autisme pada gerakan tubuh dan tetanus. Cegukan tidak
anak-anak. anggota tubuh tidak terkontrol,
terkontrol 3. Perilaku anak 1-12
5. Akathisia: gelisah. tahun yang ekplosif dan
6. Tardive dyskinesia: mudah tersinggung dan
gerakan involunter yang terapi jangka pendek
berulang pada lidah, untuk anak hiperaktif.
wajah,mulut/ rahang,
anggota gerak seperti
jari dan ibu jari.
7. Insomnia, sakit
kepala, agitasi, pusing,
mual, kelelahan,
gangguan penglihatan,
nyeri abdomen, cemas,
mengantuk, mulut
kering.
6. Haloperidol Antipsik Meredakan gejala 1. Hipotensi orthostatic 1. Skizoprenia Penyakit parkinson,
(HLP) otik skizofrenia dan masalah 2. Sindrom Neuroleptik 2. Psychoses gangguan hati atau ginjal,
perilaku, atau Maligna: Suatu reaksi 3. Touret syndrome tekanan darah rendah, dan
emosional, idiosinkrasi terhadap 4. Kecemasan yang adanya riwayat alergi
mengobati gangguan antipsikotik (penurunan parah terhadap haloperidol.
mental/mood, dapat kesadaran) 5. Gangguan tingkah
mencegah ide bunuh 3. Parkinsonism laku yang parah
diri 4. Reaksi distonia: 6. Kegugupan
pada orang yang ingin muka menyeringai, 7. Gangguan
melukai dirinya, gerakan tubuh dan emosionaldan mental
mengurangi agresi dan anggota tubuh tidak 8. Mual dan muntah
keinginan untuk terkontrol
melukai 5. Akathisia: gelisah.
orang lain, dapat 6. Tardive dyskinesia:
mengurangi pikiran gerakan involunter yang
negatif dan halusinasi, berulang pada lidah,
mengobati pergerakan wajah,mulut/ rahang,
tak terkontrol dan kata- anggota gerak seperti
kata/suara semburan jari dan ibu jari.
berkaitan dengan 7. Insomnia, sakit
gangguan Tourette. kepala, agitasi, pusing,
mual, kelelahan,
gangguan penglihatan,
nyeri abdomen, cemas,
mengantuk, mulut
kering.
7. Amitripiline Anti- Trisiklik (TCA) antikolinergik(mulut penderita depresi dan Penyakit jantung koroner,
depresan memblokade reuptake kering, retensi urin, kadang berguna juga Glaucoma, retensi urin,
dari noradrenalin dan penglihatan kabur, pada penderita ansietas hipertensi prostat,
serotonin yang konstipasi, sinus fobia, obsesif-kompulsif, gangguan fungsi hati,
menuju neuron takikardi) dan dan mencegah epilepsy
presinaps. SSRI hanya antiadrenergik kekambuhan depresi.
memblokade reuptake (perubahan EKG,
dari serotonin. MAOI hipotensi
menghambat
pengrusakan serotonin
padasinaps. Mianserin
dan mirtazapin
memblokade reseptor
alfa 2 presinaps. Setiap
mekanisme kerja dari
antidepresan
melibatkan modulasi
pre atau post sinaps
atau disebut respon
elektrofisiologis.
8. Resperidone Antipsik Obat ini bekerja 1. Reaksi distonia: Terapi pada skizofrenia Hipersensitivitas
otik membantu muka menyeringai, akut dan kronik serta Resperidone
memperbaiki 2. gerakan tubuh dan pada kondisi psikosis
keseimbangan substansi anggota tubuh tidak yang lain, dengan gejala-
alami tertentu pada terkontrol gejala tambahan (seperti;
otak, mengatasi 3. Akathisia: gelisah. halusinasi, delusi,
gangguan mental/mood 4. Tardive dyskinesia: gangguan pola pikir,
tertentu, seperti gerakan involunter yang kecurigaan dan rasa
schizophrenia, berulang pada lidah, permusuhan) dan atau
gangguan bipolar, dan wajah,mulut/ rahang, dengan gejala-gejala
iritabilitas yang anggota gerak seperti negatif yang terlihat
berhubungan dengan jari dan ibu jari. nyata (seperti; blunted
gangguan autis, sebagai 5. Insomnia, sakit affect, menarik diri dari
penenang, menurunkan kepala, agitasi, pusing, lingkungan sosial dan
aktivitas motorik, mual, kelelahan, emosional, sulit
mengurangi insomnia, gangguan penglihatan, berbicara). Juga
sangat efektif untuk nyeri abdomen, cemas, mengurangi gejala
mengatasi: delusi, mengantuk, mulut afektif (seperti; depresi,
halusinasi, ilusi dan kering. perasaan bersalah dan
gangguan proses cemas) yang
berpikir. berhubungan dengan
skizofrenia.
9. Clozapine Antipsik 1. Mengobati 1. Pusing saat sedang 1. Wanita hamil 1. penderita skizofrenia
otik penderita duduk atau berdiri 2. penyakit jantung 2. penderita parkinson
skizofrenia yang 2. Mual 3. gangguan usus
tidak bereaksi pada 3. Merasa panas dan 4. gangguan pernapasan
obat antipsikotik berkeringat 5. tumor kelenjar adrenal
lain. 4. Berat badan
2. Mengurangi gejala bertambah namun nafsu
psikosis pada makan berkurang
penyakit parkinson 5. Mulut kering disertai
meningkatnya produksi
air liur
6. Sulit buang air
7. Perubahan pada hasil
tes darah dan EKG