Anda di halaman 1dari 37

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN BERACARA

DI LEMBAGA PENGADILAN NEGERI KUALA TUNGKAL


KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT
PROVINSI JAMBI

OLEH :

LUCY SURYA NOP ELPADIRA

NIM :

020 711 084

UPBJJ-UT JAMBI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS TERBUKA

TAHUN 2018
Surat Pengantar Praktik Pengalaman Beracara

Yth. Ketua Pengadilan Negeri Kuala


Tungkal
Di Tempat

Yang bertanda tangan di bawah ini, menerangkan bahwa:


Nama : LUCY SURYA NOP ELPADIRA
NIM : 020 711 084
Program Studi : S1 Ilmu Hukum FISIP – UT
Alamat : Kuala Tungkal

Bermaksud akan melaksanakan Praktik Pengalaman Beracara (HKUM 4410) di


Pengadilan Negeri Kuala Tungkal yang Bapak/Ibu pimpin.

Atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami sampaikan terima kasih.

Kuala Tungkal, Desember 2018

Kepala UPBJJ-UT Jambi

Drs. MAHYUDIN, M. Pd
Nip. 19590313 198503 1 001

ii
LEMBAR OBSERVASI SIDANG
PERKARA PIDANA

Nama Mahasiswa : Lucy Surya Nop Elpadira


Nim : 020 711 084
Mata Kuliah : HKUM 4410
Pembimbing : Netty, S.H, M.H

No. Perkara 116/Pid.B/2018/PN KLT Hakim :

Penuntut Umum SEFRI HENDRA, S.H


1. RICKY EMARZA BASYIR , S.H
Penasihat Hukum
2. DENIHENDRA St. PANDUKO,
Terdakwa PAHRIANSYAH Als S.H., M.H
PAHEK Bin HAMZAH
3. FERI DELIANSYAH, S.H

Panitera Pengganti :
FEBRI DWI SAPUTRA, S.H

Keterangan/
Sidang Ke Hari/Tanggal Tahan/Acara Isi Sidang
Komentar

Sidang Pertama Kamis, 06 Sep 2018 Pembacaan Dakwaan Sidang Ditunda

Sidang ke Dua Kamis, 13 Sep 2018 Pemeriksaan Saksi Sidang Ditunda

Sidang ke Tiga Kamis, 20 Sep 2018 Pembacaan Tuntutan Sidang Ditunda

Sidang ke Empat Kamis, 27 Sep 2018 Pembacaan Putusan Sidang Selesai

Kuala Tungkal, Desember 2018

Pembimbing,

Netty, S.H, M.H

iii
iv
LEMBAR OBSERVASI SIDANG
PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Lucy Surya Nop Elpadira


Nim : 020 711 084
Mata Kuliah : HKUM 4410
Pembimbing : Netty, S.H, M.H

No. Hakim :
Perkara 109/Pdt.G/2018/PN KLT
Penggugat ISMAIL USMAN 4. ACHMAD PATEN SILI, S.H.,M.H

5. DENNY HENDRA ST. PANDUKO,


S.H
1) M. Zaki
Tergugat 2) Suraji 6. FERI DELIANSYAH, S.H
3) Samsul Wijaya
Panitera Pengganti :
M. NAZMI, SH

Keterangan/
Sidang Ke Hari/Tanggal Tahan/Acara Isi Sidang
Komentar

Pemeriksaan saksi dari Sidang Ditunda


Sidang ke 14 Selasa, 03 Sep 2018
Penggugat dan Tergugat

Sidang ke 15 Selasa, 10 Sep 2018 Saksi dari Tergugat Sidang Ditunda

Kesimpulan dari
Sidang ke 16 Selasa, 17 Sep 2018 Sidang Ditunda
Penggugat dan Tergugat

Sidang Ke 17 Selasa, 24 Sep 2018 Pembacaan Putusan Sidang Selesai

Kuala Tungkal, Desember 2018

Pembimbing,

Netty, S.H, M.H

v
Daftar Isi

Halaman
Lembar Pengesahan ............................................................................................ vi
Kata Pengantar ............................................................................................ vii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang PBB...................................................................................... 1
B. Maksud dan Tujuan PPB................................................................................ 2
C. Tempat PPB ............................................................................................ 2
D. Jadwal PPB ............................................................................................ 2

BAB II TINJAUN UMUM TEMPAT PPB


A. Kegiatan Umum ............................................................................................ 3
B. Proses Persidangan Perkara............................................................................ 3

BAB III PELAKSANAAN PPB


A. Observasi Proses Peradilan Kasus Pidana :
1. Jenis Kasus ............................................................................................ 8
2. Uraian Persidangan.................................................................................... 9
3. Simulasi Beracara Kasusu Pidana :
 Dakwaan ............................................................................................ 13
 Tuntuan ............................................................................................ 14
 Putusan Akhir........................................................................................ 15
 Surat Keputusan.................................................................................... 16
B. Observasi Proses Peradilan Kasus Perdata :
1. Jenis Kasus ............................................................................................ 17
2. Uraian Persidangan.................................................................................... 17
3. Simulasi Beracara Kasusu Pidana :
 Dakwaan ............................................................................................ 18
 Tuntuan ............................................................................................ 19
 Putusan Akhir........................................................................................ 20

BAB IV KESIMPULAN
A. Kesimpulan ............................................................................................ 22
B. Saran – Saran ............................................................................................ 22

DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 23
LAMPIRAN – LAMPIRAN............................................................................... 24

vi
LEMBAR PENGESAHAN

Kepala UPBJJ-UT Jambi Pembimbing,

Drs. MAHYUDIN, M.Pd NETTY, S.H, M.H


Nip. 19590313 198503 1 001 Nip.

Instruktur I

JULIANTO, S. H
Nip. 197101705 199303 1 005

vii
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan Laporan Praktik Pengalaman Beracara di Lembaga Pengadilan
Negeri Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi.
Pada kesempatan kali ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada
Dosen Pembimbing serta instruktur selama Praktik Pengalaman Bercara
berlangsung hingga terselesaikannya Laporan Praktik Pengalaman Beracara ini.
Dan tak lupa pula ucapan terima kasih kepada Kepala UPBJJ-UT Jambi serta
Koodinator pengesahan laporan sebagai Laporan Praktik Pengalaman Beracara
ini.
Untuk itu dalam Program Studi Ilmu Hukum diadakan Praktek Peradilan
Pidana oleh Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Unversitas Terbuka.
Guna menambah Wawasan dan Pengetahuan mahasiswa tentang hukum,
khususnya mengenai Hukum Pidana.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena
itu, dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca
agar kami dapat memperbaiki laporan ini.
Akhir kata kami berharap semoga Laporan Praktik Pengalaman Beracara
Hukum Pidana ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi bagi pembacanya.

Penulis

Lucy Surya Nop Elpadira

viii
BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Pratik Pengalaman Beracara (PPB)


Dalam menegakkan hukum material pidana tentulah memiliki hukum acara
(hukum formilnya). Hukum formil ini berfungsi menyelesaikan masalah yang
memenuhi hukum material melalui sebuah proses yang berpedomankan kepada
peraturan yang dicantumkan dalam hukum acara. Hukum Acara adalah alat penegak
dari hukum material yang tidak membebankan kewajiban sosial dalam kehidupan
manusia.
Pengalaman yang telah diperoleh selama Praktik Peradilan ini dituangkan
dalam sebuah laporanyang selain digunakan untuk memenuhi tugas Mahasiswa,
pelaksanaan Praktik Peradilan juga dimaksudkan untuk menuangkan hasil Praktik
Peradilan dalam bentuk tulisan yang bermanfaat bagi pembacanya. Dari latar belakang
inilah prodi Ilmu Hukum Universitas Terbuka melaksanakan Praktek Peradilan, untuk
menerapkan ilmu yang didapat di bangku kuliah kedalam Kondisi Riil yang ada,
sehingga Mahasiswa dapat menambah wawasan, pengetahuan, danketerampilan kerja
yang diharapkan yang handal di bidang Hukum.
Setiap mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Hukum FISIP-UT diwajibkan
melaksanakan PPB pada pengadilan negeri/peradilan agama/peradilan Tata Usaha
Negara/Badan Arbitrase Nasional Indonesia setempat. PPB dilakukan mahasiswa
dengan cara mengobservasi proses peradilan untuk satu perkara, yaitu : kasus pidana
atau kasus perdata dan membuat berkas-berkas beracara kasus pidana atau kasus
perdata tersebut secara simulatif.
Dengan dilaksanakannya PPB ini, mahasiswa dituntut untuk observasi langsung
kedalam dunia persidangan suatu perkara agar mahasiswa dapat mengetahui langsung
proses jalannya persidangan.
Praktik ini merupakan sebuah jembatan dalam menghubungkan ranah akademis
dengan ranah lapangan. Oleh karena itu kegiatan Praktik Peradilan ini, diharapkan bagi
mahasiswa Universitas Terbuka dapat mengaplikasikan secara praktis serta
membandingkan antara teori yang didapatkan di perkuliahan dengan lapangan secara
riil. Selain itu kegiatan ini juga dapat merangsang mahasiswa yang nantinya akan
berproses di Pengadilan Negeri untuk mengetahui seluk beluk sebuah lembaga
peradilan sebagai modal awal bagi mahasiswa sendiri pasca wisuda, terutama apabila
mahasiswa memutuskan untuk menjadi seorang Jaksa Penuntut Umum, Advokat dan
Hakim.

1
B. Maksud Dan Tujuan Praktik Pengalaman Beracara (PPB)

Melalui pelaksanaan Praktik Pengalaman Beracara Mahasiswa memperoleh


tambahan wawasan tentang kondisi Instansi mitra peradilan yang digunakan sebagai
lokasi Praktek Pengalaman Beracara, sehingga dapat memotivasi, mempersiapkan
Mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja yang sebenarnya dan mencetak ahli Hukum
yang handal dibidangnya.

Tujuan praktik pengalaman beracara ini :


 Mahasiswa mampu menguasai materi yang ada pada mata kuliah ini;
 Mahasiswa dapat memahami jalannya proses persidangan;
 Mahasiswa mampu membedakan tufoksi dari intruktur dalam persidangan.

C. Tempat Praktik Pengalaman Beracara (PPB)

Tempat dilaksanakannya Praktik Pengalaman Beracara ini yaitu di suatu


lembaga Peradilan Pengadilan Negeri sesuai domisili mahasiswa. Penulis memilih
lembaga peradilan sesuai domisilinya yaitu Lembaga Peradilan Pengadilan Negeri
Kuala Tungkal yang beralamat di Jl. Prof. DR. Sri Soedewi MS, SH Kecamatan Bram
Itam Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi.

D. Jadwal Praktik Pengalaman Beracara (PPB)

Jadwal Praktik Pengalaman Beracara Kasus pidana yang dilaksanakan di lembaga


peradilan Pengadilan Negeri Kuala Tungkal yaitu sesuai dengan jadwalnya
persidangan satu kasus perkara Pidana Pencurian yang dilakukan oleh tersangka
PAHRIANSYAH Als PAHEK Bin HAMZAH pada hari selasa 03 September 2018 di
Jl. Bengkinang Ujung Rt. 20 Kel. Tungkal III, Kec. Tungkal Ilir Kab. Tanjung Jabung
Barat Prov. Jambi.

Jadwal Sidang Perkara Pidana:

Keterangan/
Sidang Ke Hari/Tanggal Tahan/Acara Isi Sidang
Komentar

Sidang Pertama Kamis, 06 Sep 2018 Pembacaan Dakwaan Sidang Ditunda

Sidang ke Dua Kamis, 13 Sep 2018 Pemeriksaan Saksi Sidang Ditunda

Sidang ke Tiga Kamis, 20 Sep 2018 Pembacaan Tuntutan Sidang Ditunda

Sidang ke Empat Kamis, 27 Sep 2018 Pembacaan Putusan Sidang Selesai

2
Jadwal Sidang Perkara Perdata:

Keterangan/
Sidang Ke Hari/Tanggal Tahan/Acara Isi Sidang
Komentar

Pemeriksaan saksi dari Sidang Ditunda


Sidang ke 14 Selasa, 03 Sep 2018
Penggugat dan Tergugat

Sidang ke 15 Selasa, 10 Sep 2018 Saksi dari Tergugat Sidang Ditunda

Kesimpulan dari
Sidang ke 16 Selasa, 24 Sep 2018 Sidang Ditunda
Penggugat dan Tergugat

Sidang Ke 17 Selasa, 08 Okt 2018 Pembacaan Putusan Sidang Selesai

3
BAB II TINJAUAN TEMPAT UMUM PPB

A. Kegiatan Umum

Lembaga peradilan Pengadilan Negeri Kuala Tungkal melaksanakan kegiatan


sesuai tupoksi dari masing-masing instruktur organisasi sehingga dapat terwujudnya
visi dan misinya yaitu :
Visi :

“TERWUJUDNYA PENGADILAN NEGERI KUALA TUNGKAL KELAS II YANG


AGUNG”

Misi :

1. Menjaga kemandirian Pengadilan Negeri Kuala Tungkal Kelas II;


2. Memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada pencari keadilan;
3. Meningkatkan kualitas kepemimpinan di Pengadilan Negeri Kuala Tungkal Kelas
II; dan
4. Meningkatkan kredibilitas dan transparansi di Pengadilan Negeri Kuala Tungkal
Kelas II.
 
B. Proses Persidangan Perkara

Tahap-tahap dan tata cara persidangan perkara pidana di pengadilan negeri


secara umum di atur dalam KUHAP (UU.No. 8 tahaun 1981). Dalam garis besarnya
dalam proses persidangan pidana pada peradilan tingkat pertama di pengadilan
Negri untuk memeriksa perkara biasa.

Pembacaan Surat Dakwaan


1. Hakim ketua sidang meminta pada terdakwa untuk mendengarkan dengan
seksama pembacaan surat dekwaan dan selanjutnya mempersilahkan jaksa
pennuntut mum untuk membacaka surat dakwan.
2. Jaksa membacakan surat dakwaan.berdiri/duduk.boleh bergantian dengan rakan
jpu
3. Selanjutnya hakim ketua menayakan kepada ter dakawa apakah ia sudah paham
tentang apa ang didakwaan padanya.apabila terdakwa ternyata tidak mengerti
maka penuntut umum atas permintaan hakim ketua,wajib memberikan
penjelasan seperlunya.

4
Pengajuan Eksepsi(Keberatan)
1. Hakim ketua menanyakan pada terdakwa atau penasehat hukumnya,apakah
mengajukan keberatan(eksepsi) terhadap dakwaan jaksa penuntu umum
2. Eksepsi (keberatan) terdakwa/penasehat hukum meliputi:
a)  Pengadilan tidak berwenang mengadili (berkitan dengan kompetensi
absolute / relative)
b)  Dakwaan tidak dapat diterima ( dakwaan dinilai kabur/obscuar libelli)
c)   Dakwaan harus di batalkan (karena keliru,kadaluwars/nebis in idem.

Pembacaan/Pengucapan Putusan
1. Setelah hakim mencabut skorsing atau membuka sidang kembali,hakim ketua
menjelaskan kepad para pihak yang hdir dipersidangsn bahwa acara
selanjutnya pembacaan putusan sela.
2. Model putusan sela ada dua macam:
i. Tidak dibuat secara khusus,biasnya untuk putusan sela pertimbangannya
sederhana,hakim/majelis hakim cukup menjatuhkan putusan sela secara
lisan,selanjutnya putusan tersebut di catat dalam berita acara persidangan
dan nantinya akan di muat dalam putusan akhir.
ii. Dibuat secara khusus dalam suatu naskah putusan.

 Sidang pembuktian
Apabila hakim/majellis hakim menetapkan bahwa sidang pemeriksaan
perkara harus diteruskan maka acara persidangan memasuki tahap pembuktian yaitu
pemeriksaan terhadap alat bukti-bukti dan barang bukti yang di ajukan.
Sebelum memasuki acara pembuktian, hakim ketua mempersilahkan
terdakwa supaya duduknya berpindah dari kursi pemeriksaan ke kursi terdakwa
yang terletak disamping kanan penasehat hukum :
1)      Pengajuan saksi yang memberatkan (saksi A charge)
a. Hakim ketua bertanya kepada penuntut umum apakah sudah siap menghadirkan
saksi-saksi pada sidang hari ini.
b. Apabila penuntut umum telah siap,maka hakim segera memerintahkan pada
jaksa penuntut umum untuk menghadirkan saksi seorang demi seorang kedaam
ruang sidang.
c. Saksi yang pertama kali diperiksa adalah saksi korban setelah itu baru saksi
yang lain yyang di pandang relevan dengan tujuan mengenai tindak piadana
yang di dakwakan.
2)      Pengajuan alat bukti lainnya guna mendukun argumentasi penuntut umum.

5
a. Hakim ketua menanyakan apakah penuntut umum masih mengajukan bukti-
bukti lainnya seperti:keterangan ahli dan surat serta tambahan barang bukti
yang ditemukan selama proses persidagan.
b. Apabila terdakwa/penasehat hukummengatakan masih.maka tata cara
pengajuan bukti-bukti sama dengan yang dikatakan oleh penunttut umum.
c. Apabila terdakwa/penasehat hukum mengatakan bahwa semua bukti-bukti telah
di ajukan,maka hakim ketua menyatakan bahwa acara selanjutnya adalah
pemeriksaan terdakwa.

Pemeriksaan Terdakwa
1. Hakim ketua memperrsilahkan pada terdakwa agar duduk di kursi
pemeriksaan
2. Terdakwa berpindah tempat dari kursi terdakwa menuju ursi pemeriksaan.
3. Hakim bertanya kepada terdakwa apakahterdakwa dalam keadaan sehat dan
siap menjalani pemeriksaan.
4. Hakim mengingatkan pada terdakwa agar menjawab semua pertanyaan
dengan jelas dan tidak berbelit-beit sehingga tidak mempersulit jalannya
persidangan.
5. Hakim ketua mulai mengajukan pertanyaan-perrtanyaan pada terdakwa di
ikuti hakm anggota,penuntut umu dan penasehat hukum,majelis hakim
menunjukkan segala barang bukti dan menanyakan pada terdakwa apakah ia
mengenal benda tersebut.
6. Selanjutnya tata cara pemeriksaan pada terdakwa sama pada tata cara
pemeriksaan saksi kecuali dalam hal sumpah.
7. Apa bila terdakwa lebih dari satu dan di periksa secara brsama sama dlam satu
perkara,maka pemeriksaan dilakukan satu perssatu secara bergiliran.apa bila
terdapat ketidak sesuaian jawaban di antara terdakwa maka hakim dapat meng
cross-check-kan antara jawaban terdakwa yang satu dengan jawaban terdakwa
lain.
8. Setelah terdakwa telah selesai dipeiksa maka hakim ketua menyatakan bahwa
seluruh rangkaian sidang pembuktian telah selesai dan selanjutnya hakim
ketua member kesempatan pada penuntut umum untuk mempersiapkan surat
tuntutan pidana untuk di ajukan pada hari sidang berikutnya.
 
 Sidang Pembacaan Tuntutan Pidana
 a. Pembacaan tuntutan pidana (requisitor)
1) Setelah membuka sidang,hakim ketua menjelaskan bahwa acar sidang hari
ini adalah pengajuan tuntutan pidana.selanjutnya hakim ketua bertanya pada

6
jaksa penuntut umum apakah siap mengajukan tuntutan pidana pada sidang
hari ini.
2) Apabila penuntut umum sudah siap mengajukan tuntutan pidana .maka
hhakim ketua memperilahkannya untuk membacakannya.tata cara
pembacaannya sama dengan pembacaan tata cara pembacaan dakwaan.
3) Stelah selesai,penuntut umum menyerahkan naskah tuntuta pidana(asli)pada
hakim ketua dan salinannya diserahkan pada terdakwa dan penasehat
hukum.
4) Hakim ketua bertanya kepada terdakwa apakah terdakwa paham dengan isi
tuntutan pidana yang telah dibacakan oleh penuntut umum tadi.
5) Hakim ketua bertanya pada terdakwa/penasehat hukum apakah akan
mengajukan pembelan(pleidoo)
6) Apabila terdakwa/penasehat hukum menyatakan akan mengajukan
pembelaan maka hakim ketua memberikan kesempatan pada
terdakwa/penasehat hukum untuk mempersiapkan pembelaan.

Sidang Pembacaan Putusan


         Sebelum menjatuhkan putusan hakim mempertimbangkan berdasarkan atas
surat dakwa,segala sesuatu yang terbukti dipersidangann,tuntutan pidana,pembelaan
dan tanggapan-tanggapan.apabila perkara ditangani oleh majelis haki.maka dasar –
dasar pertimbangan tersebut harus dimusywarahkan oleh majelis haki.setelah
naskah putusan siap di bacakan ,maka langkah selanjutnya adalah:
1. Hakim ketua menjelaskan bahwa acara sidang hari ini adalah pembcaan
putusan,sebelum putusan dibacakan hakimketua meminta agar para pihak yang
hadir supaya memperhatikan isi putusan dengan seksama..
2. Hakim ketua mulai membaca isi putusan.tata caranya sama dengan pembacaan
putusan sela.apabila naskah putusan terlalu pajang maka bolehh di bacakan ole
hakim anggota secara bergantian.
3. Pada saat hakim akan membaca amar putusan (sebelum memulai
membaca/mengucapkan kata”mengadili”)hakim ketua memerintahkan agar
terdakwa berdiri di tempat.
4. Setelah amar putusan dibacakan seluuhny,hakim ketua mengetuk palu(1x)dan
mempersilahkan terdakwa untuk duduk kembali
5. Hakim ketua menjelaskan isi putusan secara singkat terutama yang berkaitan
dengan amar putusan hingga terdakwa paham terhadap putusan yang di
jatuhkan padanya.
6. Hakim ketua menjelaskan hak-hak para pihak terhadap putusan
tersebut,selanjutnya hakim ketua menawarkam kepada terdakwa untuk

7
memnentukan sikapnya, apakah akan menyatakan menerima putusan
tersebut,menatakan menerima dan mengajukan grasi,menyatakan naik banding
atau menyatakan pikir-pikir,dalam hal ini terdakwa dapat diberi waktu sejenak
untuk berkonsultasi dengan penasehat hukumnya atau terdakwa
mempercayakan haknya kepada penasehat hukumnya,hal yang sama juga di
tawarkan kepada penuntut umumjika terddakwa/penasehat hukum menyatakan
sikap menerima,maka hakim ketua meminta terdakwa agar segera menanda
tangani berita cara pernyataan menerima putusan yang telah disiapkan oleh
panitra pengganti..jika terdakwa menyatakan banding maka terdakwaa segera
diminta untuk menanda tangani akta permohonan banding,jika
terdakwa/penasehat hukum pikir-pikir dulu,maka hakim ketua menjelaskan
bahwa masa pikir-pikir diberika selama tujuh hari,apabila setelah tujuh hari
terdakwa tidak menyatakan sikap maka terdakwa di anggap menerima putusan.
Hal sama juga dilakukan terhadap penuntut umum.
7. Apabila tidak da hal-hal yang akan di sampaikan lagi maka hakim ketua
menyatakan seluruh rangkaian acara persidangan perkara pidana yang
bersangkutan telah selesai dan menyatakan sidang di tutup.tata caranya
adalah:setelah mengucapkan kata kata “....sidang dinyatakan di tutup”hakim
ketua mengtuk palu sebanyak tiga kali.
8. Panitra penggan ti mengumumkan bahwa majelis hakim akan meninggalkan
ruangan sidang dengan kata-kata(kurang lebih)segai berikut”hakim/majelis
hakim akan meninggalkan ruang sidang,hadirin dimohon untuk berdiri”.
9. Semua yang hadir di ruangan sidang tersebut berdiri terpasuk JPU,
terdakwa/penasehat hukum .
10. Hakim/majelis hakim meninggalkan ruang sidang melalui pintu khusus,
11. Para pengunjung sidang ,penuntut umum penasehat hukum dan terdakwa
berangsur-angsur meninggalkan ruang sidang.apabila putusan menyatakan
terdakwa tetap di tahan,maka pertama-tama keluar adalah terdakwadengan
dikawal oleh petugas.

8
BAB III PELAKSANAAN PRAKTIK PENGALAMAN BERACARA

A. Observasi Peradilan Kasus Pidana

1. Jenis Kasus

Kasus dalam Praktik Pengalaman Beracara ini yaitu Kasus Pidana Pencurian
dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan yang dilakukan oleh Terdakwa
PAHRIANSYAH Als PAHEK Bin HAMZAH. Terdakwa Ditangkap oleh penyidik
kepolisian pada tanggal : 21 Juli Agustus 2017 dan telah terbukti bersalah
melakukan Tindak Pidana Pencurian dengan kekerasan dalam keadaan
memberatkan sebagaimana diatur dalam Pasal 365 Ayat (2) Ke-1 dan Ke-2
KHUPidana.

Pasal 365 KUHP:


(1)  Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun pencurian
yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman
kekerasan, terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau
mempermudah pencurian, atau dalam hal tertangkap tangan, untuk
memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya, atau untuk tetap
menguasai barang yang dicuri.
(2)  Diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun:
1.     jika perbuatan dilakukan pada waktu malam dalam sebuah rumah
atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, di jalan umum, atau
dalam kereta api atau trem yang sedang berjalan;
2.     jika perbuatan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan
bersekutu;
3.     jika masuk ke tempat melakukan kejahatan dengan merusak atau
memanjat atau dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau
pakaian jabatan palsu;
4.     jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat.
(3)  Jika perbuatan mengakibatkan kematian, maka diancam dengan pidana
penjara paling lama lima belas tahun.
(4)  Diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama
waktu tertentu paling lama dua puluh tahun, jika perbuatan mengakibatkan
luka berat atau kematian dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan
bersekutu, disertai pula oleh salah satu hal yang diterangkan dalam no. 1 dan
3

9
2. Uraian Persidangan

 Sidang Pertama
Setelah dilakukan penetapan, Sidang Pertama dilaksanakan pada hari
Selasa, 03 Sep 2018 bertempat diruang sidang 3 Pengadilan Negri Kuala Tungkal
dengan Agenda Pembacaan Dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum.
Inti dari Dakwaan tersebut ialah Perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur
dan diancam pidana dalam Pasal 365 Ayat (2) Ke-1 dan Ke-2 KHUPidana.
Pada sidang Pertama tersebut terdakwa PAHRIANSYAH Als PAHEK Bin
HAMZAH menyatakan akan menghadapi sendiri perkaranya tanpa didampingi
oleh penasehat hukum. Dan terdakwa juga tidak ada merasa keberatan dalam
persidangan (EKSEPSI). Setelah pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penutut Umum
dan Pernyataan Terdakwa tanpa didampingi penasehat hukum bahwa tidak adanya
eksepsi yang didengar oleh semua pihak, Majelis Hakim memutuskan menunda
sidang seminggu kemudian dikarenakan pemeriksaan saksi yang belum bisa
dihadirkan pada sidang pertama.

 Sidang Ke Dua

Sidang keDua dilaksanakan seminggu kemudian pada hari kamis 13


September 2018 bertempat diruang sidang 3 Pengadilan Negeri Kuala Tungkal
dengan Agenda Pemeriksaan Saksi. Dalam sidang kedua ini dihadirkannya 3
orang saksi yang bersedia bersumpah bahwa memberikan keterangan yang
sejujur-jujurnya sesuai kenyataannya.
3 orang saksi tersebut yaitu :

1. Saksi Aditia Als A’A Bin Samsudin


 Bahwa benar pada hari Sabtu 14 April 2018 pukul 21.00 WIB di Jalan
Lintas Semau Desa Bram Itam Raya Kecamatan Bram Itam Kabupaten
Tanjung Jabung Barat saksi bersama terdakwa melakukan pencurian
dengan kekerasan terhadap saksi safrizal dan saksi miskiah dengan
mengambil 1 (satu) unit HP Nokia X2-00, 1 (satu) unit HP Samsung
GT-B3310 serta mengambil dompet milik saksi SAFRIZAL yang
berisikan uang sebesar Rp 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) dan KTP
milik saksi SAFRIZAL.
 Bahwa benar terdakwa mengajak saksi ADITIA (telah menjalankan
hukuman dalam perkara ini) untuk melakukan perampokan sambal
berkata “A’a yuk kito pergi ke Sungai Saren” lalu saksi ADITIA
menerima ajakan tersebut, kemudian terdakwa dan ADITIA pergi

10
dengan menggunakan sepeda motor jenis matik merk Honda VARIO
warna hitam yang dikendarai oleh saksi ADITIA dan terdakwa
membawa sebilah pisau menuju Kuala Tungkal melalui jalan lintas
Semau, lalu ada orang yang berpacaran yang bias dirampok, dan
setibanya di jalan lintas Semau Desa Bram Itam terdakwa melihat dari
kejauhan kurang lebih 100 meter ada orang yang sedang berhenti
dengan menggunakan sepeda motor sedang bermain Handphone, lalu
terdakwa berkata kepada ADITIA “A’a itu ada yang berpacaran”
kemudian terdakwa langsung mengarahkan dan memberhentikan sepeda
motornya didekat orang berpacaran tersebut lalu saksi ADITIA turun
dari motor dengan berpura-pura bertanya kepada saksi SAFRIZAL yang
sedang duduk diatas sepeda motor bersama dengan saksi MISKIAH
“Dimana ada bengkel motor” lalu dijawab saksi SAFRIZAL “Disemau”
lalu ADITIA langsung mengeluarkan sebilah pisau dan menodongkan
keleher saksi SAFRIZAL sambil berkata “serahkan barang-barang mu”
lalu saksi SAFRIZAL berusaha mengelakkan pisau yang mengarah
kelehernya sedangkan terdakwa mendorong motor lalu saksi
SAFRIZAL dan MISKIAH terjatuh serta sepeda motor menghimpit
saksi SAFRIZAL lalu ADITIA langsung menusukan pisau tersebut
kebagian dada lalu pantat dan arah jidat saksi SAFRIZAL sedangkan
terdakwa menindih saksi MISKIAH dan mengambil 1 (satu) unit HP
Nokia X2-00, 1 (satu) unit HP Samsung GT-B3310 serta mengambil
dompet milik saksi SAFRIZAL yang berisikan uang sebesar Rp
300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) dan KTP milik saksi SAFRIZAL tanpa
seijin dari pemiliknya;
2. Saksi Safrizal bin Sabraan
Memberikan keterangan yang mana pada pokoknya sebagai berikut:
 Bahwa benar pada hari Sabtu 14 April 2018 pukul 21.00 WIB di Jalan
Lintas Semau Desa Bram Itam Raya Kecamatan Bram Itam Kabupaten
Tanjung Jabung Barat saksi Aditia Als A’A Bin Samsudin bersama
terdakwa melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap saksi safrizal
dan saksi miskiah dengan mengambil 1 (satu) unit HP Nokia X2-00, 1
(satu) unit HP Samsung GT-B3310 serta mengambil dompet milik saksi
SAFRIZAL yang berisikan uang sebesar Rp 300.000,- (tiga ratus ribu
rupiah) dan KTP milik saksi SAFRIZAL.
 Bahwa benar lalu saksi ADITIA turun dari motor dengan berpura-pura
bertanya kepada saksi SAFRIZAL yang sedang duduk diatas sepeda
motor bersama dengan saksi MISKIAH “Dimana ada bengkel motor”

11
lalu dijawab saksi SAFRIZAL “Disemau” lalu ADITIA langsung
mengeluarkan sebilah pisau dan menodongkan keleher saksi
SAFRIZAL sambil berkata “serahkan barang-barang mu” lalu saksi
SAFRIZAL berusaha mengelakkan pisau yang mengarah kelehernya
sedangkan terdakwa mendorong motor lalu saksi SAFRIZAL dan
MISKIAH terjatuh serta sepeda motor menghimpit saksi SAFRIZAL
lalu ADITIA langsung menusukan pisau tersebut kebagian dada lalu
pantat dan arah jidat saksi SAFRIZAL sedangkan terdakwa menindih
saksi MISKIAH dan mengambil 1 (satu) unit HP Nokia X2-00, 1 (satu)
unit HP Samsung GT-B3310 serta mengambil dompet milik saksi
SAFRIZAL yang berisikan uang sebesar Rp 300.000,- (tiga ratus ribu
rupiah) dan KTP milik saksi SAFRIZAL tanpa seijin dari pemiliknya;
 Bahwa terdakwa mengambil 1 (satu) unit HP Nokia X2-00, 1 (satu) unit
HP Samsung GT-B3310 serta mengambil dompet milik saksi
SAFRIZAL yang berisikan uang sebesar Rp 300.000,- (tiga ratus ribu
rupiah) dan KTP milik saksi SAFRIZAL tanpa seijin saksi SAFRIZAL.

3. Saksi Muslim Bin Aan


 Bahwa benar pada hari Sabtu 14 April 2018 pukul 21.00 WIB di Jalan
Lintas Semau Desa Bram Itam Raya Kecamatan Bram Itam Kabupaten
Tanjung Jabung Barat saksi Aditia Als A’A Bin Samsudin bersama
terdakwa melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap saksi safrizal
dan saksi miskiah dengan mengambil 1 (satu) unit HP Nokia X2-00, 1
(satu) unit HP Samsung GT-B3310 serta mengambil dompet milik saksi
SAFRIZAL yang berisikan uang sebesar Rp 300.000,- (tiga ratus ribu
rupiah) dan KTP milik saksi SAFRIZAL;
 Bahwa terdakwa mengambil 1 (satu) unit HP Nokia X2-00, 1 (satu) unit
HP Samsung GT-B3310 serta mengambil dompet milik saksi
SAFRIZAL yang berisikan uang sebesar Rp 300.000,- (tiga ratus ribu
rupiah) dan KTP milik saksi SAFRIZAL tanpa seijin saksi SAFRIZAL.
 Bahwa benar saksi SAFRIZAL mengalami luka-luka

Dari Keterangan ketiga saksi tersebut lalu dibenarkan oleh Terdakwa dan
menyatakan Tidak Keberatan (Tidak Ada Eksepsi).

 Sidang Ke Tiga

12
Sidang keTiga dilaksanakan pada hari kamis 20 September 2017
diruang sidang 3 Pengadilan Negri Kuala Tungkal dengan agenda pembacaan
Surat Tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum. Surat tuntutan itu berisi :

MENUNTUT

            Agar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kuala Tungkal yang memeriksa dan
mengadili perkara ini, memutuskan :

1. Menyatakan terdakwa PAHRIANSYAH Als PAHEK Bin HAMZAH terbukti


secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Pencurian dengan
kekerasan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 356 Ayat (2) KE-
1 dan Ke-2 KUHP sebagaimana Dakwaan Tunggal;
2. Menjatuhkan Pidana terhadap terdakwa yakni terdakwa PAHRIANSYAH Als
PAHEK Bin HAMZAH, dengan pidana penjara selama 2 (dua) Tahun dan 6
(enam) Bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan  dengan perintah
agar terdakwa tetap ditahan;
3. Menyatakan Barang Bukti berupa :
 1 (satu) lembar baju kaos corak kunig, putih, abu-abu merk CLS-91 yang
belumuran darah;
 1 (satu) lembar celana Jeans levis warna biru;
 1 (satu) unit handphone merk Nokia type X2-00 warna hitam les merah;
 1 (satu) unit handphone merk Samsung type GT-B3310;
Tetap menjadi barang bukti perkara atas nama Aditia Als A’A Bin SYAMSUDIN;
4. Menetapkan agar Terdakwa dibebani membayar biaya perkara sebesar Rp 5.000,-
(Lima Ribu Rupiah);

 Sidang ke Empat
Sidang keEmpat dilaksanakan pada hari kamis pada tanggal 27
September 2018 dengan agenda pembacaan putusan oleh majelis hakim.
Setelah majelis hakim bermusyawarah, hakim membacakan hasil putusan akhir
yang mana terdakwa PAHRIANSYAH Als PAHEK Bin HAMZAH terbukti
bersalah melakukan tindak pidana PENCURIAN DENGAN
KEKERAASAN dan Menjatuhkan pidana penjara selama : 2 (dua) tahun
3 (tiga) bulan. Serta menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang
telah dijalani dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.
Dengan selesainya pembacaan putusan akhir oleh hakim dan didengar oleh
semua pihak tidak ada yang merasa keberatan maka proses persidangan telah
resmi selesai.

13
14
Simulasi Beracara Kasus Pidana

 Dakwaan

Kamis, 16 Februari 2017 Pembacaan Dakwaan yang berisi :

Nama lengkap : PAHRIANSYAH Als PAHEK Bin HAMZAH


Tempat lahir : Kuala Tungkal
Umur/Tanggal Lahir : 31 Tahun/ 05 Mei 1986
Jenis Kelamin : Laki-laki
Kebangsaan : Indonesia
Tempat Tinggal : Jalan Panglima H. Saman Kel. Tungkal III Kec. Tungkal Ilir
Kab. Tanjab Barat
Agama : Islam
Pekerjaan : Swasta
Pekerjaan : SD Kelas 3

---------Bahwa ia terdakwa PAHRIANSYAH Als PAHEK Bin HAMZAH, bersama saksi


Aditia Als A’A Bin SYAMSUDIN pada hari Sabtu tanggal 14 April 2018 sekira pukul
21.00 Wib, atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan April 2018 di Jalan Lintas
Semau Desa Bram Itam Raya Kecamatan Bram Itam Kabupaten Tanjung Jabung Barat,
atau setidak-tidaknya ditempat lain yang masih dalam daerah Hukum Pengadilan Negeri
Kuala Tungkal telah mengambil barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian
kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, yang
didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan dengan
maksud untuk menyiapkan, mempermudah pencurian atau dalam hal tertangkap
tangan untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya untuk tetap
menguasai barang yang dicurinya, yang dilakukan pada waktu malam di jalan
umum, dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, perbuatan tersebut
dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut : ---------------------------------------

 Berawal saat terdakwa mengajak saksi ADITIA (telah menjalankan hukuman dalam
perkara ini) untuk melakukan perampokan sambil berkata “A’a yuk kito pergi ke
Sungai Saren” lalu saksi ADITIA menerima ajakan tersebut, kemudian terdakwa dan
ADITIA pergi dengan menggunakan sepeda motor jenis matik merk Honda VARIO
warna hitam yang dikendarai oleh saksi ADITIA dan terdakwa membawa sebilah pisau
menuju Kuala Tungkal melalui jalan lintas Semau, lalu ada orang yang berpacaran
yang bias dirampok, dan setibanya di jalan lintas Semau Desa Bram Itam terdakwa
melihat dari kejauhan kurang lebih 100 meter ada orang yang sedang berhenti dengan
menggunakan sepeda motor sedang bermain Handphone, lalu terdakwa berkata kepada
ADITIA “A’a itu ada yang berpacaran” kemudian terdakwa langsung mengarahkan
dan memberhentikan sepeda motornya didekat orang berpacaran tersebut lalu saksi
ADITIA turun dari motor dengan berpura-pura bertanya kepada saksi SAFRIZAL yang
sedang duduk diatas sepeda motor bersama dengan saksi MISKIAH “Dimana ada
bengkel motor” lalu dijawab saksi SAFRIZAL “Disemau” lalu ADITIA langsung
mengeluarkan sebilah pisau dan menodongkan keleher saksi SAFRIZAL sambil
berkata “serahkan barang-barang mu” lalu saksi SAFRIZAL berusaha mengelakkan
pisau yang mengarah kelehernya sedangkan terdakwa mendorong motor lalu saksi
SAFRIZAL dan MISKIAH terjatuh serta sepeda motor menghimpit saksi SAFRIZAL
lalu ADITIA langsung menusukan pisau tersebut kebagian dada lalu pantat dan arah
jidat saksi SAFRIZAL sedangkan terdakwa menindih saksi MISKIAH dan mengambil
1 (satu) unit HP Nokia X2-00, 1 (satu) unit HP Samsung GT-B3310 serta mengambil
dompet milik saksi SAFRIZAL yang berisikan uang sebesar Rp 300.000,- (tiga ratus
ribu rupiah) dan KTP milik saksi SAFRIZAL tanpa seijin dari pemiliknya;

15
 Bahwa hasil dari kejahatan tersebut terdakwa mendapat bagian sebesar Rp 150.000,-
(seratus lima puluh ribu rupiah);

 Akibat perbuatan terdakwa, saksi SAFRIZAL mengalami kerugian sebesar Rp


1.000.000,- (satu juta rupiah) atau setidak-tidaknya lebih dari Rp 250,- (dua ratus lima
puluh rupiah). Dan luka berdasarkan dengan hasil Vissum Et Repertum Rumah Sakit
Umum Daerah KH. Daud Arif Nomor : 793/RSD/2013 tertanggal 10 Juni 2013 yang
ditandatangani oleh dr. Rezky Amelia dilakukan pemeriksaan atas nama Syafrizal pada
tanggal 27 April dimana dengan hasil :
Pemeriksaan fisik
Kepala : dalam batas normal.
Badan : tampak luka yang sudah dijahit panjang dua centimeter,
lima jahitan sebelah iga ke lima sebelah kanan.
Anggota gerak atas : dalam batas normal.
Anggota gerak bawah : tampak luka yang sudah dijahit panjang satu senti meter,
tiga jahitan di pantat kanan bagian samping.

Kesimpulan :
Dari hasil pemeriksaan ditemukan tanda-tanda kekerasan di dada sebelah kanan dan
pada pantat kanan bagian samping.

--------- Perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam
pasal 365 ayat (2) ke-1 dan ke-2 KUHP. --------------------------------------------------------

 Tuntutan

Kamis, 20 September 2018 Pembacaan Tuntutan Oleh Jaksa Penuntun Umum yang Berisi :

MENUNTUT

            Agar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kuala Tungkal yang memeriksa dan
mengadili perkara ini, memutuskan :

5. Menyatakan terdakwa PAHRIANSYAH Als PAHEK Bin HAMZAH terbukti


secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Pencurian dengan
kekerasan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 356 Ayat (2) KE-
1 dan Ke-2 KUHP sebagaimana Dakwaan Tunggal;
6. Menjatuhkan Pidana terhadap terdakwa yakni terdakwa PAHRIANSYAH Als
PAHEK Bin HAMZAH, dengan pidana penjara selama 2 (dua) Tahun dan 6
(enam) Bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan  dengan perintah
agar terdakwa tetap ditahan;
7. Menyatakan Barang Bukti berupa :
 1 (satu) lembar baju kaos corak kunig, putih, abu-abu merk CLS-91 yang
belumuran darah;
 1 (satu) lembar celana Jeans levis warna biru;
 1 (satu) unit handphone merk Nokia type X2-00 warna hitam les merah;

16
 1 (satu) unit handphone merk Samsung type GT-B3310;
Tetap menjadi barang bukti perkara atas nama Aditia Als A’A Bin SYAMSUDIN;
8. Menetapkan agar Terdakwa dibebani membayar biaya perkara sebesar Rp 5.000,-
(Lima Ribu Rupiah);

 Putusan Akhir

Memperhatikan pasal 365 ayat (2) ke-1 dan ke-2 KUHPidana dan Undang-undang Nomor 8
Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana serta peraturan perundang-undangan lain yang
bersangkutan

MENGADILI

9. Menyatakan Terdakwa PAHRIANSYAH Als PAHEK Bin HAMZAH, telah


terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Pencurian
dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan”
10. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara
selama 2 (dua) tahun dan 3 (tiga) bulan;
11. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Terdakwa
dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;
12. Menetapkan Terdakwa tetap berada dalam tahanan;
13. Menetapkan barang bukti berupa :
 1 (satu) lembar baju kaos corak kuning, putih, abu-abu merek CLS-91 yang
berlumuran darah;
 1 (satu) lembar celana Jeans levis warna biru;
 1 (satu) unit handphone merk Nokia type X2-00 warna hitam les merah;
 1 (satu) unit handphone merk Samsung type GT-B3310;
Tetap menjadi barang bukti perkara atas nama Aditia Als A’A Bin Syamsudin;

14. Membebankan kepada Terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 2.000,- (Dua
Ribu Rupiah);

 Surat Putusan Resmi No : 116/Pid.B/2018/PN KLT

17
B. Observasi Peradilan Kasus Perdata
1. Jenis Kasus
Jenis kasus perdata ini termasuk dalam kasus perkara Perdata Perbuatan
Melawan Hukum. Yang mana penggugat bernama ISMAIL USMAN melawan pihak
tergugat yaitu :
1) M. Zaki
2) Suraji
3) Samsul Wijaya

Dengan Petitium :

MENGADILI

1. Mengabulkan gugatan PENGGUGAT untuk seluruhnya ;


2. Menyatakan bahwa Penggugat adalah pemilik sah obyek sengketa berdasarkan
Sertifikat Hak Milik No. 1753 tanggal 25 Oktober 2015;
3. Menyatakan perbuatan TERGUGAT I, II, dan TERGUGAT III yang menguasai
sebahagian obyek sengketa yang  Bersertifikat Hak Milik No. 1753 tanggal 25
Oktober 2015 adalah merupakan Perbuatan Melawan Hukum (Onrechtmatige
Daad);
4. Menyatakan Surat Keterangan Penguasaan Fisik (Sporadik) tertanggal 16 Maret
2005 dan Surat Keterangan Jual Beli tertanggal 22 Agustus 2013 tidak mempunyai
kekuatan hukum mengikat;
5. Memerintahkan PARA TERGUGAT untuk membongkar 2 (dua) bangunan bedeng
yang berdiri diatas tanah milik PENGGUGAT berdasarkan SHM No. 1753 atas
nama Ismail Usman;
6. Menghukum PARA TERGUGAT secara tanggung-renteng untuk menganti
kerugian materil kepada PENGGUGAT sebesar Rp. 10.000.000.000,- (Sepuluh
 milyar rupiah);
7. Menyatakan sah dan berharga sita jaminan (conservatoir beslag) dalam perkara ini;
8. Menyatakan Putusan dalam perkara ini dapat dijalankan serta merta (uit voerbaar bij
voorad) meskipun ada upaya hukum verzet, banding dan kasasi;
9. Menghukum PARA TERGUGAT membayar seluruh biaya yang timbul dalam
perkara ini ;

18
Dasar Hukum Perbuatan Melawan Hukum :

Perbuatan Melawan Hukum (onrechtmatige daad) dalam konteks perdata diatur


dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata atau Burgerlijk Wetboek
(“BW”), dalam Buku III BW, pada bagian “Tentang perikatan-perikatan yang
dilahirkan demi Undang-Undang”, yang berbunyi:

“Tiap perbuatan melanggar hukum, yang membawa kerugian kepada orang


lain, mewajibkan orang yang karena salahnya menerbitkan kerugian itu,
mengganti kerugian tersebut.”
 
Menurut Rosa Agustina, dalam bukunya Perbuatan Melawan Hukum, terbitan Pasca
Sarjana FH Universitas Indonesia (2003), hal. 117, dalam menentukan suatu perbuatan
dapat dikualifisir sebagai melawan hukum, diperlukan 4 syarat:
1) Bertentangan dengan kewajiban hukum si pelaku;
2) Bertentangan dengan hak subjektif orang lain;
3) Bertentangan dengan kesusilaan;
4) Bertentangan dengan kepatutan, ketelitian dan kehati-hatian.

Mencermati perluasan dari unsur “melanggar hukum” dari Pasal 1365 BW


tersebut di atas, dalam praktek, Pasal 1365 BW sering disebut sebagai pasal “keranjang
sampah”. Demikian menurut Rosa Agustina.
 
1. Uraian Persidangan

N Tanggal
Jam Agenda Ruangan Alasan Ditunda
o Sidang
Selasa, 10:10:00 RUANG Tergugat II dan
29 Mei SIDANG SIDANG 1
1 s/d Tergugat IV tidak
2018 PERTAMA (Semua Pihak)
10:30:00 hadir
Selasa, 10:30:00 Menghadirkan RUANG
2 05 Juni s/d Tergugat II dan SIDANG 1 Mediasi para pihak
2018 11:25:00 Tergugat IV (Semua Pihak)

RUANG Tergugat belum siap


Selasa, 11:00:00 SIDANG 1 dengan surat
19 Juni Pembacaan surat
3 s/d (Semua Pihak) jawaban dan mohon
2018 gugatan
11:30:00 waktu kepada
Majelis Hakim
Selasa, RUANG Kuasa Hukum Para
11:00:00
26 Juni Jawaban dari Para SIDANG 1 Tergugat belum siap
4 s/d
2018 Tergugat (Semua Pihak) dengan surat
11:20:00
jawaban
5 Kamis, 11:00:00 Jawaban dari RUANG Replik dari Kuasa
05 Jul s/d Kuasa Hukum SIDANG 1 Hukum Penggugat

19
2018 11:20:00 Para Tergugat (Semua Pihak) belum siap
Selasa, 10:00:00 RUANG Duplik dari Kuasa
10 Jul Replik dari Kuasa SIDANG 1
6 s/d Hukum Para
2018 Hukum Penggugat (Semua Pihak)
10:30:00 Tergugat belum siap
Selasa, 10:00:00 Duplik dari Kuasa RUANG Ketua Majelis
7 17 Jul s/d Hukum Para SIDANG 1 Hakim pelatihan
2018 10:10:00 Tergugat (Semua Pihak) bintek di Jambi
Selasa, 10:00:00 Duplik dari Kuasa RUANG
24 Jul SIDANG 1 Pemeriksaan
8 s/d Hukum Para
2018 (Semua Pihak) setempat
10:25:00 Tergugat
Selasa, 09:00:00 RUANG Bukti surat dari
31 Jul Pemeriksaan SIDANG 1
9 s/d Penggugat belum
2018 setempat (Semua Pihak)
10:40:00 siap
Selasa, 10:00:00 RUANG
03 Sep Bukti surat dari SIDANG 1 Tergugat belum siap
10 s/d
2018 Penggugat (Semua Pihak) dengan bukti surat
10:40:00
Tambahan bukti RUANG
Selasa, 10:00:00 surat dari SIDANG 1 Tergugat belum
11 07 Ags s/d Penggugat dan (Semua Pihak) belum siap dengan
2018 11:25:00 bukti surat dari bukti surat
Tergugat
Selasa, Bukti surat dari RUANG
10:00:00 Ketua Majelis tidak
21 Ags Tergugat dan SIDANG 1
12 s/d bisa hadir lagi dinas
2018 pemeriksaan saksi (Semua Pihak)
10:10:00 luar ke Jakarta
dari Penggugat
Selasa, Bukti surat dari RUANG
10:00:00
28 Ags Tergugat dan SIDANG 1 Tergugat belum bisa
13 s/d
2018 pemeriksaan saksi (Semua Pihak) menghadirkan saksi
11:15:00
dari Penggugat
Selasa, 10:00:00 Pemeriksaan saksi RUANG Tergugat mau
14 03 Sep s/d dari Penggugat SIDANG 1 mengajukan
2018 12:05:00 dan Tergugat (Semua Pihak) tambahan saksi
Selasa, 11:00:00 RUANG Kesimpulan dari
10 Sep Saksi dari SIDANG 1
15 s/d Penggugat dan
2018 Tergugat (Semua Pihak)
13:00:00 Tergugat
Selasa, 09:00:00 Kesimpulan dari RUANG
16 24 Sep s/d Penggugat dan SIDANG 1 Putusan belum siap
2018 10:20:00 Tergugat (Semua Pihak)

Selasa, 10:20:00
08 Okt Pembacaan RUANG
17 s/d Sidang Selesai
2018 putusan SIDANG 1
Selesai

2. Simulasi Beracara Kasus Perdata

 Tuntutan

Tuntutan Tergugat ialah :

20
MENGADILI

1. Mengabulkan gugatan PENGGUGAT untuk seluruhnya ;


2. Menyatakan bahwa Penggugat adalah pemilik sah obyek sengketa berdasarkan
Sertifikat Hak Milik No. 1753 tanggal 25 Oktober 2015;
3. Menyatakan perbuatan TERGUGAT I, II, dan TERGUGAT III yang menguasai
sebahagian obyek sengketa yang  Bersertifikat Hak Milik No. 1753 tanggal 25
Oktober 2015 adalah merupakan Perbuatan Melawan Hukum (Onrechtmatige
Daad);
4. Menyatakan Surat Keterangan Penguasaan Fisik (Sporadik) tertanggal 16 Maret
2005 dan Surat Keterangan Jual Beli tertanggal 22 Agustus 2013 tidak mempunyai
kekuatan hukum mengikat;
5. Memerintahkan PARA TERGUGAT untuk membongkar 2 (dua) bangunan bedeng
yang berdiri diatas tanah milik PENGGUGAT berdasarkan SHM No. 1753 atas
nama Ismail Usman;
6. Menghukum PARA TERGUGAT secara tanggung-renteng untuk menganti
kerugian materil kepada PENGGUGAT sebesar Rp. 10.000.000.000,- (Sepuluh
 milyar rupiah);
7. Menyatakan sah dan berharga sita jaminan (conservatoir beslag) dalam perkara ini;
8. Menyatakan Putusan dalam perkara ini dapat dijalankan serta merta (uit voerbaar bij
voorad) meskipun ada upaya hukum verzet, banding dan kasasi;
9. Menghukum PARA TERGUGAT membayar seluruh biaya yang timbul dalam
perkara ini ;

 Putusan

Putusan Akhir Majelis Hakim berdasarkan sumber KUH Perdata (BW) yaitu
mengabulkan Tuntutan Penggugat yang berisi :

MENGADILI:

DALAM EKSEPSI:
- Menolak eksepsi dari Para Tergugat untuk keseluruhanya;

DALAM POKOK PERKARA :


1. Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk sebagian;
2. Menyatakan bahwa Penggugat adalah pemilik sah obyek sengketa berdasarkan
Sertifikat hak milik No. 1753 tanggal 25 Oktober 2015;

21
3. Menyatakan perbuatan TERGUGAT I, II, dan TERGUGAT III yang menguasai
sebahagian obyek sengketa yang bersertifikat Hak Milik No. 1753 tanggal 25 Oktober
2015 adalah merupakan Perbuatan Melawan Hukum (Onrechtmatige Daad);
4. Menyatakan Surat Keterangan Penguasaan Fisik (Sporadik) tertanggal 16 Maret 2005
dan Surat Keterangan Jual Beli tertanggal 22 Agustus 2013 tidak mempunyai kekuatan
Hukum Mengikat;
5. Memerintahkan PARA TERGUGAT untuk membongkar 2 (dua) bangunan bedeng
yang berdiri diatas tanah milik PENGGUGAT berdasarkan SHM No. 1753 atas nama
Ismail Usman;
6. Menolak Gugatan Penggugat untuk selain dan selebihnya;
DALAM KONVENSI: 
- Menolak Gugatan Para Penggugat dalam Rekonvensi/ Para Tergugat dalam   Konvensi;

DALAM KONVENSI DAN REKONVENSI:


-  Menghukum Para Tergugat Konvensi / Para Penggugat Rekonvensi untuk membayar
ongkos perkara yang hingga kini di taksir sebesar Rp.3.240.000,- (tiga juta dua ratus empat
puluh ribu rupiah);

22
BAB IV PENUTUP

A. KESIMPULAN

Hukum acara pidana yaitu keseluruhan peraturan hukum yang mengatur


bagaimana caranya alat-alat penegak hukum melaksanakan dan mempertahankan
hukum pidana. Proses penyelesaian perkara pidana tujuannya ialah agar pelanggar
peraturan hukum atau pelaku tindak pidana oleh badan peradilan dijatuhi pidana sesuai
dengan kesalahannya. Adapun tata cara praktek persidangan dalam perkara pidana
meliputi : sidang pembukaan, sidang pembuktian, sidang pembacaan tuntutan,
pembelaan, dan tanggapan-tanggapan, dan sidang pembacaan putusan.

Putusan sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kuala


Tungkal pada Kamis tanggal 27 September 2018 menjatuhkan terdakwa
PAHRIANSYAH Als PAHEK Bin HAMZAH telah melakukan tindak pidana
“Pencurian dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan” dengan pidana penjara
selama 2 (dua) tahun dan 3 (tiga) bulan.

Putusan sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kuala


Tungkal pada Kamis tanggal 08 Oktober 2018 Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk
sebagian, menyatakan bahwa Penggugat adalah pemilik sah obyek sengketa
berdasarkan Sertifikat hak milik No. 1753 tanggal 25 Oktober 2015 dan menghukum
Para Tergugat Konvensi / Para Penggugat Rekonvensi untuk membayar ongkos
perkara yang hingga kini di taksir sebesar Rp.3.240.000,- (tiga juta dua ratus empat
puluh ribu rupiah).

B. SARAN

Mahasiswa dituntut untuk dapat memahami setiap tugas dari masing-masing


struktur yang ada dalam peradilan, dari mulai ketua dan wakil ketua, majelis hakim,
organisasi kepaniteraan, kesekretariatan, dan lain-lain. Memahami bagaimana proses
berperkara dalam pengadilan agama, dan perjalanan perkara tersebut, dari mulai
masuknya perkara tersebut yang diajukan oleh para pencari keadilan sampai
dipersidangkan dan diputuskan serta di eksekusi.

23
DAFTAR PUSTAKA

Daryono dkk (2015). Praktik Pengalaman Beracara. Tangerang Selatan: Universitas

Terbuka.

Sidang Putusan Nomor : 116/Pid.B/2018/PN KLT.

http://www.pustaka.ut.ac.id/lib/2016/08/08/hkum4410-praktik-pengalaman-beracara/

http://repository.ut.ac.id/4134/2/HKUM4410-TM.pdf.

www.pn-kualatungkal.go.id .

http://sipp.pn-kualatungkal.go.id/index.php/detil_perkara.

http://www.pn-nganjuk.go.id/index.php/kepaniteraan/kepaniteraan-pidana/proses-

persidangan.

https://www.hukumonline.com/klinik/detail/cl6944/perbedaan-unsur-bersekutu-dalam-

pasal-365-kuhp-dengan-penyertaan-dalam-pasal-55-kuhp.

24
LAMPIRAN – LAMPIRAN

LAMPIRAN I : Dokumentasi Pada Saat Persidangan

* Mendengarkan Dakwaan * Saksi bersedia bersumpah

* Mendengarkan Tuntutan * Hakim Memberikan Putusan

* Foto Bersama Bapak Majelis Hakim setelah sidang selesai

25
Lampiran II :
DAFTAR NILAI BERACARA KASUS PIDANA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS TERBUKA

Program Studi / Jurusan : Ilmu Hukum


UPBJJ-UT : Prov. Jambi

Nilai Keterangan
Nama
No. Nim Dakwaa Putusan Surat
Mahasiswa BAP Eksepsi Tuntutan
n Akhir Putusan
1. LUCY SURYA 020 711 084
NOP
ELPADIRA

Kuala Tungkal, Desember 2018

Instruktur I,

JULIANTO, S.H
Nip.19710705 199303 1 005
Lampiran III :

DAFTAR NILAI OBSERVASI PROSES PERADILAN


FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS TERBUKA

Program Stusi/Jurusan : Ilmu Hukum


UPBJJ-UT : Jambi
Tempat Praktik : Pengadilan Negri Kuala Tungkal

Nama Nilai Observasi


Nim Keterangan
Mahasiswa Subtansi Laporan Sikap Dan Prilaku Rata-rata
LUCY SURYA 020 711 084
NOP
ELPADIRA

Jambi, Desember 2018

Pembimbing,

NETTY, S.H, M. H
Nip.
Lampiran IV :

DAFTAR NILAI PRAKTIK PENGALAMAN BERACARA


(HKUM4410)
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS TERBUKA

Program Studi/Jurusan : Ilmu Hukum


UPBJJ – UT : Jambi

Nilai
Keterangan
Nama Nim
Simulasi Simulasi Rata-rata
Mahasiswa
Observasi Beracara Beracara
Kasus Pidana Kasus Perdata
LUCY 020 711
SURYA 084
NOP
ELPADIRA

Jambi, Desember 2018

Pembimbing *,

NETTY, S.H, M.H


Nip.

Mengetahui,

Kepala UPBJJ-UT Jambi Koodinator BBLBA

Drs. MAHYUDIN, M.Pd Drs. H. Jon Rizal


Nip. 19590313 198503 1 001 Nip. 19621005 199010 1 001