Anda di halaman 1dari 11

SPESIFIKASI TEKNIK

PEKERJAAN PEMELIHARAAN AIR BERSIH RW. 06


KELURAHAN SUKUN
SPESIFIKASI TEKNIK
Pasal 1
RUANG LINGKUP PEKERJAAN
1.1 Umum
Spesifikasi ini merupakan pelengkap dan harus dibaca bersama-sama dengan gambar-gambar,
yang keduanya secara bersama menguraikan pekerjaan yang harus dilaksanakan. Istilah
pekerjaan mencakup suplai dan instalasi seluruh peralatan dan material yang harus dipadukan
dalam konstruksi-konstruksi yang diperlukan menurut Dokumen Kontrak, serta semua tenaga
kerja yang dibutuhkan untuk memasang dan menjalankan peralatan dan material tersebut yaitu
spesifikasi untuk pekerjaan yang harus dilaksanakan dan material yang harus dipakai, harus
diterapkan baik pada bagian dimana spesifikasi tersebut ditemukan maupun bagian-bagian lain
dari pekerjaan dimana pekerjaan atau material tersebut dijumpai.

1.2 Pekerjaan pompa Submersible


a) Pipa Galvanis Ø 2”
b) Pompa Submersible Q= 3,5 l/ det, h=150 m

Tempat Pekerjaan
Pekerjaan ini bertempat/berlokasi di Kel. LesanpuroKecamatan Kedungkandang Kota Malang

Pasal 2
2.1 SYARAT-SYARAT TEKNIS UMUM
a) Yang dibutuhkan adalah suatu sistem jaringan air bersih perpipaan yang dalam hal ini tidak
terpisahkan dari kebutuhan barang / material pendukungnya antara lain : pipa-pipa, fitting,
gate valve dan material lainnya, dimana akan disediakan dan diantarkan sesuai perjanjian
kontrak;
b) Istilah ”Kontraktor” dianggap sama ( sinonim ) dengan ”Penyedia Barang / Jasa”;
c) Pipa-pipa, fitting dan barang/material dan accessories yang ditawarkan diutamakan produksi
dalam Negeri ;
d) Barang-barang tersebut harus dalam keadaan baik dan 100% (seratus persen) baru;
e) Harus ada penjelasan Spesifikasi Teknis mengenai barang yang ditawarkan secara lengkap
seperti Jenis, Class, Tebal, bahan, kemampuan kerja dan lain-lain;
f) Harus disebutkan merk dan atau pabrik yang membuatnya pada setiap barang/material
yang ditawarkan dan bisa terbaca dengan jelas;
g) Harus dilampirkan brosur yang lengkap dari barang yang ditawarkan, brosur harus asli
berhuruf latin, dapat dibaca dan dimengerti dengan mudah (bila diperlukan kontraktor harus
bisa menjelaskan);
h) Barang yang ditawarkan seperti : pipa, fitting dan gate valve harus dilengkapi dengan Surat
Dukungan Pabrik (POA) Asli ; Adapun POA dapat diterbitkan oleh Distributor Utama/Agen
Utama atau Distributor Cabang/Agen Cabang dari satu produk merk tertentu yang dikuatkan
oleh suatu surat penunjukkan deagenan / distributor dari pabrik negara asal / agen utama.

Pasal 3
PEKERJAAN PERSIAPAN
3.1 Umum
a) Kontraktor harus melaksanakan seluruh pekerjaan persiapan seperti yang tercantum di
bawah ini agar pekerjaan pokok bila terselesaikan dengan baik, dimana seluruh
pekerjaan persiapan tersebut sudah termasuk di dalam penawaran.
b) Kontraktor harus menyediakan los kerja dan gudang bahan dengan luas secukupnya
agar bisa merakit dan menyimpan bahan dengan aman dan terlindung.
c) Kontraktor harus menyediakan direksi keet, yang  dilengkapi dengan:
 1 (satu) set  meja  tamu.
 2 (dua) set meja tulis ½ biro.
 1 (satu) buah papan tulis (white board uk, 90 x 120 cm) untuk keperluan rapat
lapangan.
 1 (satu) buah almari arsip (filling cabinet)
 Sarana penerangan dan sanitasi.
 Kontraktor harus menyediakan bahan termasuk perlengkapan :
 Buku Direksi
 Buku Tamu
 Buku Catatan Penerimaan Barang (bahan)
 Buku Catatan Jumlah Tenaga setiap hari
 Buku Catatan Keadaan Cuaca
 Kalender  tahun pelaksanaan pekerjaan dan Kotak P3K
Meja Kursi tulis
 Membuat Time Schedule / Tata Kala (Curve S) yang disyahkan oleh Konsultan.
 Menyediakan RKS dan Gambar Perencanaan, untuk pedoman pelaksanaan.
 Mengasuransikan tenaga kerja dalam Jamsostek.
 Kontraktor harus melaksanakan pekerjaan pengukuran, pematokan serta
pembersihan pada jalur pipa yang akan digali untuk pemasangan pipa.
 Pembuatan papan nama proyek 1 (satu) buah dengan ukuran dan tulisan seperti
pada gambar.
 Kontraktor harus menyediakan dan memasang rambu-rambu lalu  lintas di lokasi-
lokasi pekerjaan yang sedang dilaksanakan sebagai tanda bagi pemakai jalan agar
berhati-hati.
 Semua buku-buku harus diparaf / tanda tangan oleh penyedia barang/jasa, setelah
kegiatan selesai diserahkan kepada Direksi Pekerjaan beserta perlengkapan lainnya
kecuali meja kursi dan papan tulis milik Kontraktor.
 Kontraktor harus melaksanakan pekerjaan pengukuran, pematokan serta
pembersihan pada jalur pipa yang akan digali untuk pemasangan pipa.
 Pembuatan papan nama proyek 1 (satu) buah dengan ukuran dan tulisan seperti
pada gambar.

Pasal 4
PEKERJAAN PIPA

4.1 UMUM
a) Perkerjaan yang dimaksud disini adalah pemasangan jaringan pipa bermacam- macam
ukuran dan bahannya termasuk pemasangan katup ( valves ), benda khusus  ( specials ),
benda sambungan ( fittings) meteran air dan benda- benda lainnya, dipasang atau dibangun
sesuai dengan gambar dan persyaratan disini. Peralatan bangunan untuk galian tanah,
penggurugan kembali, pengujian serta bahan- bahan untuk pembangunan bak katub blok
bantalan, bak meteran air yang tidak disediakan oleh pemberi tugas menyelesaikan
pekerjaan pemasangan seperti tertera pada gambar dan persyaratan ini harus diselesaikan
oleh kontraktor.
b) Kontraktor menyediakan bahan/ peralatan
Kontraktor bertanggung jawab untuk menentukan dan menyediakan peralatan serta bahan
tambahan yang dibutuhkan untuk pekerjaan pemasangan sesuai persyaratan ini dan tertera
dalam gambar ini. Akhirnya ia harus mempertimbangkan gambar dan daftar peralatan/
bahan , pemberitugas penetapan bahan- bahan tersebut untuk diadakan, dibangun dan di
pasang membentuk susunan yang lengkap. Kontraktor bertanggung jawab atas
pengangkutan dan penanganan bahan/ peralatan dari tempat penampungan.

4.2 Pemasangan Pipa Galvanis


a) Bila tidak ditentukan lain kontraktor harus memasang semua pipa, benda khusus,
sambungan, penutup, katub, penyangga baut, mur, paking, bahan penyambungan dan
perlengkapan lainnya sesuai dengan gambar dan persyaratan ini guna menghasilkan
pemasangan yang mudah dilakukan serta menyeluruh. Pada waktu pekerjaan pemasangan
pipa terhenti, maka semua lubang pipa dan ujung pipa harus ditutup rapat- rapat guna
menghindari dimasuki oleh binatang atau benda- benda asing. Bila terjadi kerusakan pada
pipa benda sambungan valve atau perlengkapan lainnya selama penanganan, cepat- cepat
kerusakan tersebut ditunjukkan kepada Direksi. Direksi akan menerangkan cara
perbaikannya atau menolak sama sekali bahan yang rusak tersebut.
b) perlengkapan penyangga ada atau tidak tergambar secara khusus. Harus dipasang pula
dimana ditentukan balok bantalan dan penyambungan yang memakai pengekang. Bahan
penyangga tersebut dari beton bertulang yang bagian atasnya disisipkan baut untuk klaim
pipa, ukuran dari penyangga sesuai dengan gambar atau ditentukan lain oleh Direksi.
c) Pemotongan Pipa Galvanis
 Pemotongan pipa yang akan dimasukkan ke dalam sambungan cabang (tee) atau katup.,
harus dilakukan dengan cara yang rapi dan mahir tanpa merusak pipa dan kelurusannya,
serta ujungnya rata bersudut siku-siku terhadap sambungan pipa.
d) Penyambungan Pipa Galvanis
 Sambungan “ push-on-joint”
Istilah “bell end” atau “ socket” pada pipa Galvanis yang digunakan di sini harus
dianggap sebagai ujung-ujung dari pipa “push – on – joint”.
Jika pipa diletakkan pada sudut 10 derajat atau lebih besar, pemasangan harus dimulai
pada bagian atas dan harus mendahului bagian atas dengan ujung bell dari pipa yang
bersudut.
 Akhiran spigot dari pipa harus dimasukkan ke dalam socket dengan berhati-hati agar
tidak terjadi persentuhan dengan tanah. Sambungan harus diselesaikan dengan
menekan bagian akhiran yang dasar ke dasar socket, dengan alat coupling pusher atau
peralatan lain yang disetujui Direktur.
 Bagian dalam akhiran bell dan bagian luar ujung spigot, harus dibersihkan dari minyak,
pasir dan benda-benda asing lainnya. Jika dipakai gelang karet untuk sambungan, maka
gelang karet yang melingkar harus dipasang dan dimasukkan ke dalam gasket pada bell
socket.
 Lapisan tipis minyak gelang harus dilapiskan baik pada permukaan bagian dalam dari
gasket ataupada akhiran dari pipa atau keduanya. Minyak gelang harus beasal dari
persediaan yang diberikan pabrik dan disetujui oleh Direksi/Tenaga Ahli. Tidak
diperkenankan mempergunakan bahan yang tidak disetujui.
 Pada waktu peletekan pipa dalam galian, letak ujung spigot – on – joint untuk
membentuk belahan berjari-jari panjang, maka jumlah defleksi harus dengan persyaratan
Direksi/ Tenaga Ahli dan petunjuk-petunjuk dari pabrik harus diikuti. Adalah penting untuk
membuat sambungan pipa pada lintasan yang lurus dan defleksi dibuat setelah
sambungan selesaikan.
 Sambungan “solven cement” (lem)Jika dipakai sambungan dengan solven cement, maka
bagian yang akan disambung harus dibersihkan dari debu, kotoran dan air. Oleskan
solvent cement dengan sikat yang tipis sampai merata pada ujung pipa sedala socket
atau bagian dalam dari fitting yang akan disambung, sesuai dengan yang diinstruksikan
oleh pabrik pipa yang bersangkutan.
 Solvent cemen, pelumas dan serat nenas yang diperlukan untuk penyambungan
perpipaan harus disediakan oleh Pemborong dengan bahan yang disetujui oleh
Direksi/Tenaga Ahli. Biaya untuk keperluan ini sudah termasuk dalam harga penawaran
Pemborong.
e) Pemasangan Katup dan Benda Sambungan
 Persyaratan Umum
Katup, sambungan, sumbatan dan tutup dipasang dan dijadikan satu dengan pipa
dengan cara yang disyaratkan diatas, membersihkan, memasang dan menyambung
pipa. Kontraktor harus mengadakan semua komponen yang diperlukan dalam
pembuatan ruang katup dan jalan masuk untuk memeriksa katup. Guna menutupi katup,
dibuatkab katup dari besi cor, seperti tertera dalam gambar.
 Letakan Katup Dijalan harus disetujui Direksi
 Permukaan Bak Katup dan Ruang Katup
Permukaan bak katup tidak akan merasakan sentakan atau tegangan ke katup dan mur
putar katup harus di tengah-tengah dan tegak lurus vertikal. Tutup bak katup harus sama
rata dengan permukaan pengerasan yang telah jadi atau dengan ketinggian lain menurut
petunjuk Direksi.
 Ruang Katup Harus dibuat seperti yang tertera dalam gambar
Mur katup harus dapat mudah dicapai waktu digunakan  (operasi) melalui lubang masuk
(manhole), yang harus terpasang rat atau dengan ketinggian lain yang ditentukan Direksi.
 Saluran Pipa Induk
Jaringan saluran pipa air bersih tidak boleh bergabung dengan saluran air kotor.,
tersembul di aliran sungai atau terpasang dengan cara lain sehingga kemungkinan
tersedot masuk ke dalam jaringan distribusi air bersih
PASAL 5
PEKERJAAN POMPA
5.1 Pompa yang diperlukan adalah pompa submersible bertingkat(multistage)dengan poros
tegak yang dikopel langsung dengan motorlistrik3phase,380–415volt,50
Hz.

Pompa submersibleakan terpasang pada konstruksis umur dalam(pipajambang)


dengan digantung pada pipa penyalur. Air mengalir ke dalam pompa melalui saringan
(strainer) yang terdapat diantara motor dan pompa. Selanjutnya air dialirkan ke
atas melalui pipa penyalur yang berfungsi juga sebagai pengantung
unitpompasubmersible.

SyaratTeknisPompa

Datapompasubmersibleyangdiperlukanadalahsebagaiberikut:

KinerjaPompa
Kapasitas Head DayaPompa
Item Jumlah (l/dt) (m) Maximum

1 3 25 62 18,5

Penyediabarangdalampenawarannya harusmenyertakan brosur/katalog asliyang dapat


memberikan informasi tentang kinerja pompa dengan menunjukkan
performance curve berupa : kapasitas/debit, head, efisiensi dan daya yang
diperlukan untuk pemasangan/instalasiserta operasi dan pemeliharaan
pompa.Keseluruhan komponen pompa harus terbuat dari baja tahan karat atau
stainless steel serta memiliki rubber bearing yang dilubrikasi (dilumasi) dengan air.
Pompa submersible harus telah dilengkapi dengan built in non return valve untuk
menjaga terjadinya aliran balik yang akan merusak pompa. Putaran pompa tidak boleh
lebih dari2900 rpm, dengan efisiensi pompa tidak boleh kurang dari
79%(padakinerjapompayangtermuatdalamperformancecurve).
Enclosureclass(IEC34-5)
JenisPompa
Insulationclass(IEC85)
Merk
Thermalprotection
Type
Builtintemperature transmitter
DataTeknis
Speedforpumpdata
Kapasitas(rated
)
Tekanan(rated)
Toleransi
kurva Jumlah
Tingkat
NRVbuiltin

Material
Materialpompa
Materialimpeller
Materialmotor

Instalasi
Ukuranoutletpompa
Diametermotor
Maks.Tekananoperasi
Cairan
Maks.Cairan(°C)pada0.15m/sec.

DataElektrikal
Tipemotor
Motoraplikasi
Dayamotor
Frekwensi
Voltase(rated)
Metodestarting
Ratedcurrent
Cosphi-powerfactor
Putaranmotor(rated)
: Submersible DeepWell
:
:

: 2900rpm
:
:
:
:
: Yes

: StainlessSteel
: StainlessSteel
: StainlessSteel

: Rp5
: 6inch
: 100bar

: 40°C

:
:
:
: 50Hz
: 3x400V
: StarDelta
: 30A
: 0.81
: 2870rpm
: IP58
: F
: External
: Yes
6.1 Kualitas dan Keaslian
7.1 pompa
Untuk menjamin keaslian pompa Penyedia barang harus melampirkan
Surat Dukungan dari Pabrik atau Agen Tunggal Pemegang Merk. Untuk
menjamin kualitasdanmutupompa,pabrikharusmemilikisertifikatISO 9001dan
14001dan dilampirkanpadadokumenpenawaran.

Pabrikan harus mempunyai service center di Jawa Tengah untuk


menunjang layanan purna jual, dan mempunyai tenaga ahli bersertifikat dari
pabrikan, foto copy suratservicecenterdanfotocopy sertifikattenaga ahlidi
sertakandalam penawaran.

6.1 Bahan/MaterialP
ompa
Pompadibuatdenganbahan/materialsebagaiberi
kut:

- Porospompa
- Impeller
- Valvecasing
- Valvecone
- Intermediatechamber
- Neckring
- Intermediatebearing
- Suctioninterconnector
- Strainer
- Strap
- Cableguard
SyaratTeknisKontrolPanelPompa

Kontrol panel pompa berfungsi untuk mengalirkan daya listrik dari generator
ke motorpompasubmersibledan proteksidari
motorpompaapabilaterjadikesalahan- kesalahan dalam pemasangan dan
pengoperasian pompa. Kontrol panel harus memilikisatu
komponenyangterintegrasidenganmotorpompasertadapat mengindikasikan
secara visual dan secara otomatis pula akan
langsung menghentikankerjapompaapabilaterjadihal-
halsebagaiberikut:
• Kesalahan pada sistim tahanan isolasi ke grounding sebelum
pompa dioperasikan, perubahan kwalitas kabel
(penurunan tahanan kabel) harus termonitor dan sampai batas tertentu
± 20 kohm pompa secara otomatis berhenti,
• Konsumsi kerja ampere motor apabila terjadi beban yang berlebihan
dan kekurangan,
• Temperatur motor yang lebih dari yang diisyaratkan dikarenakan pipa outlet
yang tersumbat, aliran yang melewati motor kurang, pergerakan/deposit
pada badanmotor,sumberairyangpanas,dll,
• Ketidakseimbangan amperepadamasing-
masingphasa,

Kelebihandankekurangantegangan(tidakstabil)
,

PASAL 7
PEKERJAAN LAIN-LAIN

7.1 PEMBERSIHAN LOKASI


(a) Penumpukan sisa-sisa pekerjaan ke suatu tempat yang ditentukan oleh
pengelolaan proyek/Direksi.
(b) Pengangkutan sisa pekerjaan dan kotoran-kotoran atau bekas pembersihan
halaman site.

7.2 Bahan-bahan
Dalam hal ini tidak dijelaskan, karena merupakan peralatan kerja.
7.3 Syarat-syarat Pelaksanaan
(a) Kebersihan dalam bangunan harus dijaga dan dipelihara sampai habis masa
pemeliharaan sehingga penghuni bangunan betul-betul nyaman dan sehat.
(c) Seluruh saluran harus dibersihkan dari kotoran atau sampah-sampah sehingga
jalannya air lancar dan tidak terjadi genangan-genangan air yang mengganggu
kesehatan.