Anda di halaman 1dari 3

Kriswanthoro Bayu Triyoga

Kab. Pemalang – Jawa Tengah

MODUL PELATIHAN
PB. PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA (PPD)

1 TUJUAN 1. Peserta dapat menjelaskan kaidah dan prinsip penyusunan RPJM


Desa
2. Peserta dapat menjelaskan tugas dan tanggung jawab tim
penyusun RPJM/RKP Desa
3. Peserta dapat memahami tahapan dalam penyusunan RPJMDesa
dan RKP Desa.
2 BAHAN 1. Permendagri 66/2007
2. Juknis Penyusunan RPJM Desa
3. PERBUP 44/2011 Tentang Tahapan dan Tatacara Penyusunan
Perencanaan Pembangunan Daerah dan Desa
3 WAKTU 120 Menit
4 METODE 1. Ceramah
2. Curah pendapat
3. Diskusi
4. Tanya jawab
5 MEDIA 1. Kertas Plano
2. ATK

PROSES PENYAJIAN
NO LANGKAH-LANGKAH FASILITASI DURASI
1 Fasilitator menjelaskan maksud dan tujuan pokok bahasan serta 5 Menit
ruang lingkup pembahasan materi serta metode yang akan
digunakan dalam proses belajar
2 Proses fasilitasi diawali dengan curah pendapat. Fasilitator dapat 15 Menit
mengajukan pertanyaan penggerak sebagai berikut : Apakah desa-
desa sudah memiliki RPJMDesa? Dan apakah RPJM Desanya memiliki
kekuatan hukum? Apakah RPJMDesa telah disusun sesuai proses
yang benar dan partisipatif? Apakah RPJMDesa telah digunakan
sebagai acuan pelaksanaan pembangunan di desa?
Disusul pertanyaan-pertanyaan lain sesuai dinamika kelas, misalnya :
mengapa demikian?, apa alasannya atau dasar pemikirannya? Dan
sebagainya.
3 Fasilitator menjelaskan kaidah dan prinsip penyusunan RPJM Desa, 10 Menit
tugas dan tanggung jawab tim penyusun RPJMDes.

4 Fasilitator menjelaskan tahapan kegiatan penyusunan RPJM Desa 90 menit


yang paling utama adalah Tahap Pengkajian Keadaan Desa, tahap
penyusunan Rancangan RPJM , tahap pembahasan RPJM
(Musrenbangdes) dan tahap penetapan RPJM Des.
a) Pengkajian Keadaan Desa
 Awali dengan curah pendapat, apa output dari Pengkajian
keadaan desa? Format mana saja yang harus diisi sebagai
output dari pengkajian keadaan desa? Siapa yang harus
memfasilitasi?, bagaimana kemampuan dan kesiapan Tim
Penyusun RPJM Desa? Teknik Apa yang digunakan dalam
mengkaji keadaan desa?
 Bagi peserta menjadi 6 kelompok, kelompok 1-2 diskusi PKD
menggunakan teknik Peta Desa. Kelompok 2-3 diskusi PKD
menggunakan teknik kalender musim. Kelompok 5-6 diskusi
PKD dengan teknik diagram venn.
 Fasilitasi peserta untuk melakukan pengelompokan masalah dan
potensi (sesuai format), kemudian fasilitasi peserta untuk
latihan menyusun peringkat (scoring) masalah, berikan
contohnya.

b) Penyususnan Rancangan RPJM Desa


Penyusunan rancangan RPJM desa merupakan tindak lanjut dari
PKD, Sehingga PKD menjadi tumpuan kualitas pada draft
dokumen RPJM Desa. Penyusunan Rancangan RPJM Desa ini
tinggal menyesuaikan dengan format yang sudah ada sesuai
permendagri 66.

c) Pembahasan Rancangan RPJM Desa (musrenbang)


 Jelaskan bahwa Musrenbang untuk pembahasan draft dokumen
RPJM Desa dilakukan hanya sekali dalam lima tahun, adapun
untuk pembahasan RKP desa dilakukan tiap tahun. Proses
musrenbang harus senantiasa memenuhi prinsip-prinsip sebagai
berikut : (a) Prinsip Kesetaraan, (b) Musyawarah Mufakat, (c)
Anti Dominasi & Diskriminasi, (d) keberpihakan, dan (e)
Pembangunan desa secara Holistik.

 Mintalah kepada peserta untuk membaca proses Musrenbang


Desa pembahasan draft RPJM Desa.

 Tanyakan siapa saja yang menjadi pelaku kunci pada


musrenbang ini?

 Tegaskan supaya Musrenbang ini berjalan dengan baik, maka


pelaku kunci perlu dipersiapkan dengan baik.

 Bagi peserta menjadi beberapa kelompok (sesuai jumlah pelaku


kunci). Tugaskan kepada kelompok untuk mendiskusikan: apa
saja yang harus dipersiapkan kepada Kepala desa, KPMD,
LPMD, dan tim penyusun?

 Plenokan hasilnya dan buat rangkuman hasil diskusi.

 Ajak peserta untuk mengidentifikasi titik-titik kritis dari


pelaksanaan musrenbang pembahasan draft RPJM Desa ini.
Kemudian diskusikan langkah antisipasinya.

 Jelaskan bahwa setelah kegiatan musrenbang ini akan


dilanjutkan dengan memfinalkan dokumen RPJM Des
berdasarkan masukan dari Musrenbang dan menggelar rapat
BPD untuk menetapkan RPJM Desa.

d) Penetapan RPJM Desa


Untuk menjelaskan Proses penetapan RPJM Desa, berikan
pertanyaan stimulan kepada peserta, mengapa penetapan RPJM
Desa di lakukan pada forum rapat BPD? Rangkum jawaban-
jawaban peserta dan jelaskan bahwa hal itu dilakukan BPD karena
output dari kegiatan ini adalah penetapan RPJM Desa sebagai
aturan Desa. Kenapa RPJM Desa perlu diperdeskan karena
dokumen ini merupakan arah pembangunan desa ke masa depan.
6 Fasilitator kemudian menutup sesi