Anda di halaman 1dari 3

Nasruddin, RMC 6

POKOK BAHASAN : Evaluasi Pelaksanaan PNPM MPd Tahun Anggaran


Sebelumnya
SUB POKOK : Perencanaan (Kualitas Usulan)
BAHASAN
TUJUAN SPB : 1.Peserta mampu mengidentifikasi kelebihan dan
kekurangan proses perencanaan yang telah
dilakukan
2.Peserta mampu menjelaskan perencanaan yang baik
dalam menghasilkan usulan yang baik sesuai dengan
indicator dalam program
3.Peserta mampu merumuskan langkah-langkah untuk
peningkatan kualitas perencanaan
RINGKASAN : Keberhasilan pelaksanaan kegiatan sangat tergantung
MATERI kepada proses perencanaan yang ada. Proses
perencanaan yang dilakukan secara partisipatif dengan
melibatkan masyarakat bukan hanya sebagai objek
tetapi juga sebagai subjek pembangunan. Dokumen
perencanaan yang telah disusun secara partisipatif
dengan menggunakan alat kaji minimal sketsa desa,
kalender musim dan diagram kelembagaan akan dapat
memberikan gambaran tentang potensi dan masalah
yang ada di desa. Dengan demikian seluruh kegiatan
yang direncanakan adalah sebuah proses yang
partisipatif untuk mengatasi masalah atau persoalan
yang ada dimasyarakat dengan memanfaatkan potensi
yang ada, sehingga kegiatan masyarakat adalah hasil
perencanaan partisipatif yang merupakan kebutuhan
masyarakat bukan keinginan masyarakat dan intervensi
dari elit masyarakat. Usulan kegiatan sesuai dengan
kebutuhan masyarakat yang sesuai dengan indicator
dalam PNPM MP yaitu mendesak untuk dilaksanakan,
bisa dikerjakan oleh masyarakat, didukung oleh
swadaya dan berkelanjutan.
METODE : 1. Sharing pengalaman
2. Curah pendapat
3. Diskusi
ALAT DAN MEDIA : 1. Bahan Bacaan
2. Proposal
3. Dokumen RPJM Des/RKP Des
4. Kertas Plano
5. Spidol
WAKTU : 45 Menit
PROSES PENYAJIAN
SPB. 1.1. Perencanaan (Kualitas Usulan)

N WAKTU
LANGKAH-LANGKAH MEDIA
o (MENIT)

1. PENGANTAR 2’  Slide penyajian


Fasilitator menjelaskan: PB
 Judul PB, tujuan dan waktu
 Judul SPB, yang meliputi tujuan,
metode, dan proses penyajian serta
waktu yang tersedia.

2. Fasilitator mengajak peserta sharing 10’  Spidol


pengalaman tentang proses perencanaan  Kertas Plano
tahun sebelumnya, dengan mengajukan
beberapa pertanyaan kunci :
1. Apa itu perencanaan? apa itu
perencanaan yang partisipatif?
2. Apakah proses perencanaan partisipatif
itu dilakukan di desa masing-masing?
Bagaimana proses perencanaan
partisipatif yang ada di desa masing-
masing?
3. Bagaimana kelebihan dan kekurangan
proses perencanaan yang ada di desa
masing-masing?

Fasilitator menulis seluruh hasil sharing


peserta dalam kertas plano

4. DISKUSI KELOMPOK 25’  Kertas Plano


1. Fasilitator membagi peserta menjadi  Spidol
beberapa kelompok (sesuai dengan  Dokumen RPJM
desa masing-masing) Des/RKP Des
2. Fasilitator menugaskan kepada
masing-masing kelompok untuk
membuka dokumen RPJM Des/RKP
Des dan melakukan diskusi :
Identifikasi usulan baik
 Melakukan identifikasi usulan baik
 Sesuai dengan indicator program
 Alasan usulan baik dan sesuai
dengan indicator program
3. Fasilitator meminta kepada kelompok
untuk melakukan pleno hasil diskusi
N WAKTU
LANGKAH-LANGKAH MEDIA
o (MENIT)

kelompok
4. Fasilitator melakukan pembulatan dan
penegasan hasil diskusi pleno

5. CURAH PENDAPAT 10 ‘  Spidol


Fasilitator melakukan curah pendapat  Kertas Plano
dengan peserta yaitu :
1. Apakah ada hubungan antara
perencanaan yang berkualitas dengan
usulan yang baik?Kenapa?
2. Bagaimana langkah-langkah yang
dilakukan untuk meningkatkan kualitas
perencanaan?

Fasilitator menuliskan seluruh pendapat


peserta dalam kertas plano kemudian
melakukan pembulatan dan penegasan
hasil curah pendapat peserta

6. PENEGASAN 3’
Fasilitator melakukan pembulatan dan
penegasan bahwa usulan yang baik akan
diperoleh dari perencanaan yang
partisipatif yang melibatkan seluruh
eleman masyarakat sesuai dengan
indicator dalam program.