Anda di halaman 1dari 3

POKOK BAHASAN : PENGADAAN BARANG DAN JASA

Tujuan : 1. Peserta dapat menyebutkan nilai-nilai yang diharapkan


melalui prosers pengadaan barang dan jasa dalam PNPM-
MPd
2. Peserta dapat memfasilitasi proses pengadaan barang dan
jasa
Metode :  Curah pendapat
 Ceramah
 Simulasi
Bahan Bacaan/Referensi :  PTO Penjelasan XII
Media :  Power poin
 Form-form penawaran
Waktu : 60 menit

Pengantar :
Pengadaan barang dan jasa kerap terjadi disebagian lokasi tidak lebih sebagai pelengkap
ketentuan semata. Bahwa benar pesertanya 3 suplayer sesuai ketentuan minimal. Bahwa
terdapat banyak tempat yang tidak dapat melibatkan suplayer local hanya karena suplater
tersebut hanya dapat memasok satu atau beberapa material saja (tidak seluruh material yang
dibutuhkan TPK, sementara pengadaan dipaketkan menjadi satu paket pengadaan, semua
suplayer harus menawar semua material. Dengan demikian maka proses pengadaan ternyata
belum tentu mendapatkan harga terrendah, tidak juga dapat melibatkan masyarakat yang
memiliki usaha kecil hanya memasok satu jenis material saja, oleh karenanya penting
melakukan inovasi sehingga masud dari pengadaan barang dan jasa dapat terpenuhi.

Proses Penyajian :
DURASI
NO. LANGKAH-LANGKAH FASILITASI
WAKTU
1 Buka sesi dengan salam, dan jelaskan latar belakang kenapa materi ini penting 5’
disampaikan, dan jelaskan juga tujuan yang ingin dicapai dari materi ini materi
2  Melalui curah pendapat, tanyakan kepada peserta bagaimana proses 15’
pengadaan barang dan jasa yang selama ini dilakukan diwilayahnya,
menyangkut jumlah penawar (suplayer), nilai penawaran, administrasi
penawaran, transparansinya.
 Catat poin-poin penting yang disampaikan oleh peserta.
 Berikan penegasan/pembulatan bahwa dalam pengadaan barang dan jasa
setidaknya nilai-nilai yang diharapkan dapat tercapai :
o Masyarakat mendapatkan nilai terendah dengan kualitas yang sama
o Melibatkan semua masyarakat yang mempunyai kemampuan mensuplay
kebutuhan TPK, yang dipercaya oleh masyarakat melalui musyawarah.
o Proses pengadaan menjadi ruang untuk meyakinkan semua pihak bahwa
masyarakat/pelaku telah mengelola kegiatan dan keuangan dengan
transparan
o Proses pengadaan sekaligus menjadi arena belajar bagi masyarakat
dalam mengelola kegiatan dan keuangan
3 Simulasi proses pengadaan barang dan jasa : 20’
 Fasilitasi peserta sehingga berbagi menjadi 4 kelompok, simulasi akan dibagi
dua group
 Group I di Desa A :
o Kelompok satu sebagai penyelenggara pengadaan desa A
o Kelompok dua sebagai suplayer di desa A
o Group ini semua peserta kelompok dua sebagai suplayer, dimana tidak
semua suplayer dapat memasok semua material yang dibutuhkan
o Masing-masing suplayer akan menawar material yang dia mampu suplay
saja
o Panitia akan menetapkan suplayer yang menawar paling rendah
dimasing-masing material yang dibutuhkan, bukan terendah dalam paket
pengadaan
o Atatan : sebelumnya untuk bersimulasi pelatih menyiapkan harga
material-material dibeberapa suplayer, nantinya diambil acak oleh
peserta untuk bahan menawarnya.
 Group II di Desa B :
o Kelompok tiga sebagai penyelenggara pengadaan desa B
o Kelompok empat sebagai suplayer di desa B
o Group ini melakukan pelelangan secara paket, jadi semua suplayer harus
menawar semua material yang diadakan suplayer
o Pemenangnya adalah suplayer yang menawar secara total paling murah
o Atatan : sebelumnya untuk bersimulasi pelatih menyiapkan harga
material-material dibeberapa suplayer, nantinya diambil acak oleh
peserta untuk bahan menawarnya.
4 Presentasi : 10’
 Panitia pengadaan dari masing-masing Group diminta untuk
mempresentasikan hasil pelelangannya :
 Berikan kesempatan masing-masing kelompok untuk menaggapinya
5  Pembulatan : 10’
o Proses mana yang memberikan masyarakat nilai terendah dengan
kualitas yang sama
o Proses mana yang melibatkan lebih banyak suplayer?
o Proses mana yang lebih dapat dinikmati oleh masyarakat yang lebih luas
(tidak hanya pengusaha besar)?
 Tutup sesi dengan ucapan terimakasih

Nama : I Wayan Suartika Provinsi : Bali