Anda di halaman 1dari 4

Suharto …CIE Provinsi Jawa Tengah

Modul Mengelola Media Warga

1. Peserta mampu menerangkan media komunikasi warga


2. Peserta mampu memilih media komunikasi warga yang efektif
3. Peserta mampu menunjukan bagaimana mengelola media warga

1: Curah Pendapat Makna Media Komunikasi Warga


2: Diskusi Kelompok Efektifitas Media Komunikasi Warga
3: Diskusi Kelompok Pengelolaan Media

4 JPL (180 menit)

Bahan Bacaan:
Ragam dan Fungsi Media
Jenis Pilihan Media Warga

 Kertas Plano, kuda-kuda untuk Flip-chart


 LCD
 Metaplan, spidol, selotip kertas dan jepitan besar
 Papan Tulis dengan perlengkapannya

1
Langkah2..

Curah Pendapat Makna Media Warga


1) Buka pertemuan dengan salam singkat dan uraikan bahwa kita akan memulai Modul Media
Komunikasi Warga dan apa yang akan dicapai melalui modul ini, yaitu:
 Peserta mampu memahami makna media komunikasi warga
 Peserta mampu menilai efektifitas media komunikasi warga yang telah ada dan telah
digunakan
2) Tanyakan kepada peserta, apa yang peserta ketahui tentang media warga, apa perbedaannya
dengan media umum. Tanyakan pula apakah peserta mengetahui manfaat penggunaan media
warga, jenis media warga apa saja yang telah ada dan sering digunakan oleh masyarakat.
Lakukan curah pendapat dan tulis jawaban peserta dalam kertas plano.

3) Simpulkan hasil diskusi dan berikan masukan sebagai berikut:

Media Umum berbeda dengan Media Warga. Media umum dikelola dan diperuntukkan untuk
publik yang lebih luas. Sedangkan media warga adalah media yang dikembangkan oleh, dari
dan untuk masyarakat itu sendiri (sifatnya amat lokal dan spesifik sesuai
kebutuhan/kepentingan komunitas/warga masyarakat di wilayah tersebut)

2
Diskusi Kelompok Efektivitas Media Warga
1) Buka sesi ini dengan penjelasan bahwa kita akan membahas efektifitas media warga yang sudah
ada selama ini.

2) Tanyakan kepada peserta, apa saja media warga yang selama ini pernah mereka temukan di
masyarakat dalam rangka pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan? Untuk membahasnya, bagilah
peserta menjadi beberapa kelompok, kemudian mintalah agar tiap kelompok menuliskan
sebanyak-banyaknya media warga dan menganalisa:
 Bagaimana hasil/dampak penggunaan media warga tersebut pada masyarakat
 Apakah media warga tersebut sudah efektif?
 Bila kurang efektif, apa saja yang menjadi penyebabnya?
 Untuk kebutuhan apakah media warga tersebut dikembangkan?
Tuliskan jawaban kelompok pada kertas plano

3) Kemudian minta tiap kelompok menyajikan hasilnya untuk dibahas dalam diskusi kelas

4) Tutup sesi dengan memberikan penguatan.

Agar efektif, pemilihan media warga yang dikembangkan harus mempertimbangkan misi,
karakteristik kelompok sasaran, baik budaya, bahasa, kebiasaan, tingkat pendidikan dan lain
– lain. Jangan sekali-kali kita memaksakan suatu media yang tidak biasa dilakukan oleh
masyarakat.

3
Diskusi Kelompok Pengelolaan Media

1) Pada sesi ini, bagilah peserta ke dalam dua kelompok. Mintalah kepada Kelompok 1 untuk
mendiskusikan unsur-unsur apa saja yang terdapat dalam pengelolaan media warga. Sedangkan
kelompok 2 mendiskusikan langkah-langkah dalam mengelola media warga. Masing-masing
kelompok ditugaskan untuk mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok yang lain memberikan
masukan ataupun tanggapan

2) Buat rangkuman dari diskusi kedua topik tersebut, dan beri penjelasan hal-hal penting apa saja
yang perlu diperhatikan dalam mengelola media warga.

3) Tutup sesi dengan memberi masukan sebagai berikut:

Pengelolaan media warga yang baik harus dimulai dari perencanaan untuk membuat media
warga yang disepakati bersama, mulai dari misi, bentuk, tim penanggung jawab, sasaran
pemanfaat media, monitoring dan evaluasi efektivitas media warga.
Keberadaan “TIM PENANGGUNG JAWAB MEDIA” merupakan salah satu unsur yang sangat
penting dalam keberlanjutan pengelolaan media warga. Tim ini terdiri dari orang-orang
yang dirasa mampu dan memiliki minat untuk mengembangkan dan mengelola media
warga. Anggota Tim melakukan pengorganisasian diri untuk menjalankan peran dan fungsi
sebagai penanggung jawab media warga.