Anda di halaman 1dari 10

LEMBAR KERJA

PESERTA DIDIK

DI SUSUN
OLEH :
FATHLY
HUSNAW
AN,
M.Pd.
Kata Pengantar
Puji syukur kepada Alloh SWT Tuhan Yang Maha Esa yang
telah melimpahkan rahmat- Nya sehingga penulis dapat menyusun
LKPD ini. Penulis juga berterimakasih kepada seluruh pihak yang
telah berpartisipasi dalam proses pembuatan LKPD ini.

LKPD ini dibuat sebagai buku pendamping dan pendukung


kegiatan pembelajaran untuk peserta didik SMP/Mts. Penyusunan
LKPD ini didasari keinginan untuk menyukseskan terwujudnya
tujuan kurikulum 2013 dan untuk memenuhi salah satu syarat
menyelesaikan tugas mengajar. LKPD ini disusun dengan
memperhatikan kesesuaian materi dan tugas dengan kurikulum
yang telah ditetapkan dan berlaku. Dari segi isi dan penyampaian,
penulis berusaha menyajikan dengan berorientasi kepada pesrta
didik.

Penulis menyadari bahwa usaha maksimal tetap


memerlukan partisipasi Anda. Oleh karena itu, penulis menerima
kritik dan saran demi peningkatan kualitas LKPD ini. Semoga
LKPD ini dapat diterima, menjadi sarana belajar, dan memberi
manfaat yang besar bagi peserta didik, pendidik/penulis, dan dunia
pendidikan. Terima kasih.

Penengahan, Agustus 2020

Penulis
Kompetensi Inti

KI1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


KI Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
2 (toleran, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
3 berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, terkait fenomena dan kejadian tampak
mata.
KI Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret
4 (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan
membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
PETUNJUK

Bacalah petunjuk kegiatan yang telah diberikan dengan baik dan cermat

1. Bacalah literature lain untuk memeperkuat pemahamanAnda.


2. Kerjakanlah langkah-langkah kegiatan sesuai dengan
petunjukkerja
3. Kumpulkanlah laporan hasil kerja sesuai dengan jadwal yang
telahdisepakati.
4. Jika mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan,
dapat bertanya kepadaguru Selamat mengerjakan
lembarkegiatan.
A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.3 Mengidentifikasi unsur-unsurcerita 3.3.1 Menjelaskan pengertian teks narasi
fantasiyang dibaca dan didengar. (cerita fantasi).
3.3.2 Menyebutkan unsur-unsur (ciri
umum) cerita fantasi.
3.3.3 Menjelaskan unsur-unsur (ciri
umum)pada cerita fantasi dan
menunjukkan buktinya pada teks
yang dibaca/didengar.
3.3.4 Menentukan jenis teks cerita
fantasi.
4.3 Menceritakan kembali isi teks narasi 4.3.1 Menentukan kembali isi cerita
(cerita fantasi)yang didengar dan dibaca. fantasi yang dibaca dan didengar.
4.3.2 Menceritakan kembali cerita fantasi
secara lisan/tulis.

B. Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran


discovery learning yaitu dengan membaca teks cerita fantasi yang berjudul “Kekuatan
Ekor Biru Nataga,”peserta didik mampu menjelaskan,menentukan jenis cerita fantasi
dengan tepat;pesera didik mampu menyimpulkan,menceritakan kembai cerita fantasi
yang dibaca dan didengar dengan baik.

C. Unsur-unsur Teks Cerita Fantasi

1. Tema adalah sesuatu yang menjadi pokok masalah/pokok pikiran dari pengarang
yang ditampilkan dalam karangannya.
2. Penokohan
Penokohan ialah suatu pemberian watak atau karakter kepada pada tiap-tiap
pelaku dalam sebuah cerita. Para tokoh tersebut bisa diketahui karakternya dari
ciri fisik, lingkungan tempat tinggal, dan juga dengan cara bertindaknya.

3.Alur
Alur ialah suatu rangkaian-rangkaian peristiwa atau kejadian yang membentuk
jalannya cerita dalam. Tahap alur tersebut  meliputi pengenalan, penampilan
masalah, pemunculan konflik, puncak ketegangan, peleraian, serta juga
penyelesaian.
Alur tersebut dibedakan menjadi dua bagian, yaitu alur maju serta alur mundur.
4. Latar atau Setting
Latar merupakan penggambaran terjadinya suatu kejadian atau peristiwa dalam
sebuah cerita itu meliputi waktu, tempat, dan suasananya.

5.Sudut Pandang
Sudut pandang ialah suatu penempatan diri pengarang /penulis dan juga cara
penulis itu dalam melihat berbagai macam peristiwa atau kejadian dalam cerita
yang di paparkannya kepada tiap-tiap pembaca.

6.Amanat
Amanat ialah sebuah pesan yang disampaikan, yang terdapat dalam karya sastra
dalam sebuah novel.

7.Gaya Bahasa
Gaya bahasa ialah alat utama penulis dalam menjelaskan mengilustrasikan
menggambarkan dan juga menghidupkan cerita dengan secara estetika. Jenis-
jenis gaya bahasa antara lainnya ialah sebagai.

D. Ciri-Ciri Teks Fantasi

1. Ada keajaiban, keanehan, dan kemisteriusan

Cerita mengungkapkan hal-hal supranatural, kemisteriusan, dan keghaiban yang tidak


ditemui dalam dunia nyata. Cerita fantasi adalah cerita fiksi berjenis fantasi (dunia imajinatif
yang diciptakan penulis). Pada cerita fantasi hal yang tidak mungkin dijadikan biasa. Tokoh
dan latar yang diciptakan penulis tidak ada di dunia nyata atau modifikasi dunia nyata.

2. Ide cerita

Ide cerita terbuka terhadap daya hayal penulis, tidak dibatasi oleh realitas atau kehidupan
nyata. Ide juga berupa irisan dunia nyata dan dunia khayal yang diciptakan pengarang.
Ide cerita terkadang bersifat sederhana tapi mampu menitipkan pesan yang menarik.
Tema cerita fantasi adalah gaib, supernatural atau futuristik.

3. Menggunakan berbagai latar (lintas ruang dan waktu)

Peristiwa yang dialami tokoh terjadi pada dua latar yaitu latar yang masih ada dalam
kehidupan sehari-hari dan latar yang tidak tidak ada pada kehidupan sehari-hari. Alur dan
latar cerita fantasi memiliki kekhasan. Rangkaian peristiwa cerita fantasi menggunakan
berbagai latar yang menerobos dimensi ruang dan waktu. Jalinan peristiwa pada cerita fantasi
berpindah-pindah dari berbagai latar yang melintasi ruang dan waktu.

4. Tokoh unik (memiliki kesaktian)

Tokoh dalam cerita fantasi bisa diberi watak dan ciri yang unik yang tidak ada dalam
kehidupan sehari-hari. Tokoh memiliki kesaktian-kesaktian tertentu. Tokoh mengalami
peristiwa misterius yang tidak terjadi pada kehidupan sehari-hari . Tokoh mengalami
kejadian dalam berbagai latar waktu. Tokoh dapat ada pada waktu dan tempat yang berbeda
zaman (bisa waktu lampau atau waktu yang akan datang atau futuristik).

5. Bersifat fiksi

Cerita fantasi bersifat fiktif (bukan kejadian nyata). Cerita fantasi bisa diilhami oleh latar
nyata atau objek nyata dalam kehidupan tetapi diberi fantasi.

6. Bahasa

Penggunaan sinonim dengan emosi yang kuat dan variasi kata cukup menonjol. Bahasa yang
digunakan variatif, ekspresif, dan menggunakan ragam percakapan (bukan bahasa formal).

II. Bacalah cerita fantasi Berikut Ini !

KEKUATAN EKOR BIRU NATAGA oleh Ugi Agustono


Seluruh pasukan Nataga sudah siap hari itu. Nataga membagi tugas kepada seluruh panglima
dan pasukannya di titik-titik yang sudah ditentukan. Seluruh binatang di Tana Modo tampak
gagah dengan keyakinan di dalam hati, mempertahankan milik mereka. Hari itu, sejarah besar
Tana modo akan terukir di hati seluruh binatang.. Mereka akan berjuang hingga titik darah
penghabisan untuk membela tanah air tercinta.

Saat yang ditunggu pun tiba. Mulai terlihat bayangan serigala-serigala yang hendak keluar
dari kabut. Jumlah pasukan cukup banyak. Nataga dan seluruh panglima memberi isyarat
untuk tidak panik.

Pasukan siluman serigala mulai menginjak Pulau Tana Modo, susulmenyusul bagai air.
Tubuh mereka besar-besar dengan sorot mata tajam. Raut wajah mereka penuh dengan
angkara murka dan kesombongan, disertai lolongan panjang saling bersahutan di bawah air
hujan. Mereka tidak menyadari bahaya yang sudah mengepung. Semua binatang tetap tenang
menunggu aba-aba dari Nataga.

“Serbuuuu …!” teriak Nataga sambung-menyambung dengan seluruh panglima.

Pasukan terdepan dari binatang-binatang hutan segera mengepung para serigala dengan
lemparan bola api. Pasukan serigala sempat kaget, tak percaya. Cukup banyak korban yang
jatuh di pihak serigala karena lemparan bola api. Namun, pemimpin pasukan tiap kelompok
serigala langsung mengatur kembali anak buahnya pada posisi siap menyerang.  Mereka
tertawa mengejek binatang-binatang ketika banyak bola api yang padam sebelum mengenai
tubuh mereka. Bahkan dengan kekuatan mereka, mereka meniup bola api yang terbang
menuju arah mereka.

“Hai ….! Tak ada gunanya kalian melempar bola api kepada kami!” Seru serigala dengan
sorot mata merah penuh amarah.

Binatang-binatang tidak putus asa. Namun, pasukan serigala dalam jumlah dua kali lipat
bahkan lebih dari pasukan binatang, mulai bergerak maju, seolah hendak menelan binatang-
binatang yang mengepung. Binatang-binatang yang pantang menyerah juga tidak takut
dengan gertakan para serigala.

“Gunakan kekuatan ekormu, Nataga!” bisik Dewi Kabut di telinga Nataga.

Nataga sempat bingung dengan kata-kata Dewi Kabut. Karena banyak bola api yang padam,
Nataga segera memberi aba-aba berhenti melempar dan mundur kepada seluruh pasukan.

Tiba-tiba, Nataga, pemimpin perang seluruh binatang di Tana Modo, segera melesat
menyeret ekor birunya. Mendadak, ekor Nataga mengeluarkan api besar.Nataga mengibaskan
api pada ekornya yang keras, membentuk lingkaran sesuai tanda yang dibuat oleh semut,
rayap, dan para tikus. Lalu, ia melompat bagai kilat dan mengepung serigala dalam api
panas.  Kepungan api semakin luas.  Serigala-serigala tak berdaya menghadapi kekuatan si
ekor biru. Teriakan panik dan kesakitan terdengar dari serigala-serigala yang terbakar. Nataga
tidak memberi ampun kepada para serigala licik itu.

Selesai pertempuran Nataga segera menuju ke atas bukit, bergabung dengan seluruh
panglima. Levo, Goros, Lamia, Sikka, dan Mora memandang Nataga dengan haru dan
tersenyum mengisyaratkan hormat dan bahagia.  (Ugi Agustono The Little Dragon).
1. Bacalah Teks fantasi di atas!

2. Cermati unsur pembangun teks fantasi pada teks diatas!

3. Tuliskan hasil diskusi kalian pada tabeldi bawah ini!

N Unsur Cerita Fantasi Bukti kalimat pada teks


O
1. Keajaiban,keanehan,kemisteriusa
n
2. Ide cerita

3. Latar (lintas ruang dan waktu)

4. Tokoh unik(memiliki kesaktian)

5. Bersifat fiksi

6. Bahasa

Untuk memahami materi Teks Fantasi,Kerjakan soal-soal berikut ini!

Bacalah kutipan dongeng fantasi berikut ini!

Anika menemukan tiga kotak berwarna ungu, biru, dan kuning di kamar ibunya. Kata
ibunya kalau ada tiga teman yang menyukai warna menyerupai pada kotak itu akan
mendapat petualangan indah dan sekaligus mendapat berlian itu. Tapi waktu yang diberikan
untuk ber pe renta lang hanya satu jam. Anika menyukai warna ungu. Tamika, teman erat
Anika, menyukai warna biru. Dan Chika menyukai warna kuning.
“Saya ingin mencoba petualangan indah itu Bu. Saya punya teman yang menyukai warna
itu,” Anika meyakinkan ibunya.
Dengan janji ketiga teman itu berkumpul di rumah Anika. Minggu  pukul 6 mereka semua
masuk ke kamar Anika yang serba Biru. Di kamar Anika serasa ada di langit.

1. Latar waktu dalam kutipan dongeng di atas terjadi pada....


a. pagi hari
b. sore hari
c. siang hari
d. malam hari

2.Latar kawasan insiden gila terjadi di ....


a. di langit
b. di kamar ibu
c. di kamar Anika
d. Di dalam kotak

3.Kutipan dongeng di atas merupakan bab resolusi karena....


a. memperkenalkan tokoh, watak, dan latar insiden secara umum.
b. menjelaskan secara detail tabiat tokoh.
c. ada permasalahan yang muncul dalam insiden tersebut.
d. permasalahan yang ada dalam dongeng di atas sudah diselesaikan.

Bacalah Kutipan Cerita Fantasi Berikut ini!

Cimun yakni seorang anak yang suka membaca, tak pernah ia melewatkan seharipun
waktunya untuk membaca. Maka dari itu, setiap istirahat, ia selalu berkunjung ke
perpustakaan. Buku yang paling suka ia baca yakni sejarah. Terutama wacana sejarah
nasional Indonesia, baik sejarah raja-raja dan kerajaan nusantara sampai sejarah sekitar
perang kemerdekaan.
Kali ini ia membaca wacana buku teks sejarah wacana pemberontakan PKI di Madiun.
Ketika membaca halaman ke-9, Cimun merasa ada yang memanggil, "Bung! Ayo
sembunyi!" begitu menoleh ke belakang ternyata di tidak ada di perpustakaan sekolah. Dia
melihat sekeliling sedang terjadi pertempuran sengit antara pemberontak PKI dan Tentara
Republik Indonesia.

4.Watak tokoh di atas mempunyai tabiat yang suka membaca dengan alasan....
a. Tidak suka ke kantin.
b. Bisa pergi ke zaman pemberontakan PKI.
c. Selalu membaca setiap hari.
d. Sedang membaca buku sejarah

5.Hal aneh (fantasi) yang terdapat dalam kutipan dongeng di atas adalah....
a. Bisa ke kantin.
b. Bisa kembali ke zaman dahulu.
c. Bisa membaca buku.
d. Bisa dipanggil 'Bung'

LEMBAR JAWABAN

NO JAWABAN

1. A B C D

2. A B C D

3. A B C D

4. A B C D

5. A B C D

Anda mungkin juga menyukai