Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN

Karakeristik Bahan Pangan dan Hasil Pertanian


“ Pengamatan Sifat Fisik Buah dan Sayur”
s

          Nama                  : Siti Nursela


          NIM                     : J1A115074
          Kelas                   : THP 4C
          Kelompok          : Dua (2)
          Sift                       : 2

TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN


TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2016
I.                   JUDUL
Pengamatan sifat fisik buah dan sayur

II.                HARI/TANGGAL
Selasa, 07 Maret 2017

III.             TUJUAN
Agar praktikan dapat mengetahui warna, bentuk, berat, ukuran dan bagian bagian yang dapat di
makan atau yang tidak dapat di makan pada sayur dan buah.

IV.             LANDASAN TEORI

Sayur-sayuran dan buah -buahan merupakan sumber serat pangan yang mudah ditemukan
dalam bahan pangan dan hampir selalu terdapat pada hidangan sehari-hari masyarakat Indonesia,
baik dalam keadaan mentah (lalapan segar) atau setelah diolah menjadi berbagai macam bentuk
masakan. Namun akhir-akhir ini terjadi perubahan pola konsumsi pangan yang menyebabkan
menurunnya tingkat konsumsi sayuran dan buah-buahan hampir di seluruh provinsi di Indonesia.
Menurunnya tingkat konsumsi sayur dan buah juga menyebabkan perubahan pola penyakit-
penyakit infeksi menjadi penyakit degeneratif dan metabolik (Santoso, 2011).
 Sayuran merupakan sumber zat besi dan mineral, serta vitamin B kompleks yang baik bagi
tubuh (Behrman dkk., 1996). Serat pangan pada buah dan sayur juga menguntungkan bagi
kesehatan yaitu berfungsi mengontrol berat badan atau kegemukan (obesitas), menanggulangi
penyakit diabetes, mencegah gangguan gastrointestinal, kanker kolon, serta mengurangi tingkat
kolesterol darah dan penyakit kardiovaskuler (Santoso, 2011).
            Sayuran" adalah segala sesuatu yang berasal dari tumbuhan (termasuk jamur) yang
disayur dengan kata lain: segala sesuatu yang dapat atau layak disayur. Apabila dimakan secara
segar bagian tumbuhan itu biasanya disebut lalapan. Istilah "sayuran" tidak bersifat ilmiah.
Kebanyakan sayuran adalah bagian vegetatif dari tumbuhan, terutama daun (juga beserta
tangkainya), tetapi dapat pula batang yang masih muda (misalnya rebung) atau bonggol umbi.
Beberapa sayuran adalah bagian tumbuhan yang tertutup tanah, seperti wortel, kentang,
dan lobak. Terdapat pula sayuran yang berasal dari organ generatif,
seperti bunga (misalnya kecombrang dan turi), buah (misalnya terong, tomat, dan kapri),
dan biji (misalnya buncis dan kacang merah). Bagian tumbuhan lainnya yang juga dianggap
sayuran adalah tongkol jagung, meskipun bukan tumbuhan, bagian jamur yang dapat dimakan
juga digolongkan sebagai sayuran walaupun berkadar air tinggi, buah-buahan tidak dianggap
sebagai sayur-sayuran karena biasanya dikonsumsi karena rasanya yang manis dan tidak cocok
untuk disayur. Beberapa sayuran dapat pula menjadi bagian dari sumber pengobatan, bumbu
masak, atau rempah-rempah. Sayuran dikonsumsi dengan cara yang sangat bermacam-macam,
baik sebagai bagian dari menu utama maupun sebagai makanan sampingan. Kandungan nutrisi
antara sayuran yang satu dan sayuran yang lain pun berbeda-beda, meski umumnya sayuran
mengandung sedikit protein atau lemak, dengan jumlah vitamin, provitamin, mineral, fiber dan
karbohidrat yang bermacam-macam. Beberapa jenis sayuran bahkan telah diklaim mengandung
zat antioksidan, anti bakteri, anti jamur, maupun zat anti racun (Sarwono, B. 2005).
Sayuran adalah bagian tanam an yang dikonsumsi beserta makanan utama. Bagian tanaman
yang  dikonsumsi bisa bagian daun, akar, batang, dan buah muda. Budidaya secara alami akan
menghasilkan bahan pangan tergolong tidak menarik dari sisi permormance. Seperti yang
diutarakan Ali Khomsan, “Bahan pangan organik, terutama sayuran memang mempunyai
performance yang tidak menarik. Banyak yang berlubang dimakan ulat dan serangga. Namun
dari kualitas cita rasa, pangan organik memang lebih baik. Sayuran merupakan kelompok
komoditas pangan yang pada umumnya sangat  banyak dikonsumsi oleh masyarakat, baik
sebagai sayuran mentah (lalapan) ataupun dengan cara dimasak terlebih dahulu. Mengonsumsi
sayuran memberi sumbangan terutama vitamin A dan C, serta serat yang sangat penting bagi
tubuh. Sayuran diklasifikasikan sebagai tanaman hortikultura. Umur panen sayuran pada
umumnya relatif pendek (kurang dari satu tahun ) .Karakteristik ini sedikit berbeda dengan
beberapa jenis buahbuahan seperti mangga, durian dan sebagainya yang hanya dijumpai pada
musim-musim tertentu satu kali dalam satu tahun. Bahan pangan organik dibudidayakan
menggunakan teknologi alami. Kesuburan tanah dipertahankan dengan pupuk alam, seperti
kompos dan pupuk kandang. Dengan pemupukan alami dan tanpa insektisida, populasi cacing
tanah meningkat.Untuk menanggulangi hama, bisa selang-seling setiap jenis tanamannya .
Penyemprotan juga dilakukan menggunakan anti hama (Syarief, rizal dan I. Aniez. 1988).

V.                ALAT DAN BAHAN


         Alat :         - penggaris
- jangka sorong
- mikrometer skrup
- timbangan

         Bahan :      - buah naga


-daun singkong

VI.             PROSEDUR KERJA

  Warna, aroma dan rasa


Amati :
-          Warna, aroma dan penampakan umum semua bahan yang disediakan.
-          Khusus untuk buah lakukan pencicipan untuk mengetahui rasanya.
-          Catat semua hasil pengamatan dan pencicipan termasuk adanya cacat atau penyimpangan.

  Bentuk
Gambar semua bahan yang tersedia dan beri keterangan secukupnya pada gambar.

  Berat
Timbang masing-masing 3 buah dan sayur lalu catat berat masing masing.

  Ukuran
Ukur panjang, lebar dan tinggi ( tebal masing-masing bahan diukur dengan menggunakan
penggaris, jangka sorong dan mikrometer skrup ).

VII.          HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil
         Buah Naga

Pengamatan Buah Naga 1 Buah Naga 2


Aroma Sedikit menyengat Sedikit menyengat
Diameter 9,492 cm 7,94 cm
Berat buah 690 gr 400 gr
Tinggi 12,2 cm 10,4 cm
Warna Merah muda Merah muda
Rasa Agak manis Agak manis

         Daun Singkong

Pengamatan Daun Singkong 1 Daun Singkong 2 Daun Singkong 3


Berat tangkai 0,4 gr 0,4 gr 0,4 gr
Panjang tangkai 13,6 cm 13,2 cm 10,8 cm
Panjang daun 16,7 cm 16,3 cm 15,7 cm
Ketebalan 0,11 mm 0,11 mm 0,11 mm
Berat daun 1 gr 1,1 gr 0,9 gr

  Buah naga 1

% berat dapat dimakan (bdd)  = 


=

=
=  61,76 %

   Buah naga 2

% berat dapat dimakan (bdd)  = 

=
= 48,15 %

Pembahasan

Sayur-sayuran dan buah buahan merupakan sumber serat pangan yang mudah ditemukan
dalam bahan pangan. Sayuran merupakan sumber zat besi dan mineral, serta vitamin B kompleks
yang baik bagi tubuh. Serat pangan pada buah dan sayur juga menguntungkan bagi kesehatan
yaitu berfungsi mengontrol berat badan atau kegemukan (obesitas), menanggulangi penyakit
diabetes, mencegah gangguan gastrointestinal, kanker kolon, serta mengurangi tingkat kolesterol
darah dan penyakit kardiovaskuler.
Sayuran adalah bagian tanaman yang dikonsumsi beserta makanan utama. Bagian
tanaman yang  dikonsumsi bisa bagian daun, akar, batang, dan buah muda. Buah yang dipetik
sebelum masak, perkembangannya belum penuh. Buah seperti ini tidak mampu mengembangkan
rasa manis atau lezatnya dan aromanya dengan penuh. Oleh karena itu, petani yang baik akan
memetik buah-buahannya pada waktu yang paling tepat dan baik untuk dimakan. Sayuran dan
buah-buahan mempunyai kadar air yang tinggi yaitu sekitar 75-95%, umumnya rendah kadar
protein dan lemak. Sifat fisik buah dan sayur yang sering diamati meliputi parameter antara lain :
warna,aroma, rasa, bentuk, ukuran, dan kekerasan, umumnya diamati secara subyektif.
Karakteristik sayur daun singkong yaitu berwarna hijau, ada yang berbentuk lonjong dan
ada yang menjari serta memiliki garis pada setiap daun dengan tepi yang rata. Sedangkan pada
bagian ujung daun singkong terlihat seperti sangat tajam. Batangnya berbentuk bulat panjang,
berbuku-buku, berkayu dan tumbuh dengan memanjang. Daun ini akan mengalami cacat atau
penyimpangan apabila diserang oleh hama/serangga. Bagian yang dapat dimakan pada sayur
daun singkong ini adalah daunnya.
Karakteristik dari buah naga yaitu bentuknya hampir sama dengan buah nenas. Namun
ukurannya lebih kecil dan mempunyai sirip. Sedangkan bentuk kulitnya akan berwarna merah
dan memiliki sisik berwarna hijau. Bentuk sisik inilah yang dikatakan seperti sisik naga. Daging
buahnya ada yang berwarna putih dan ada yang berwarna merah. Pada praktikum ini kelompok
kami menggunakan buah naga yang daging buahnya berwarna merah disertai taburan biji-biji
kecil berwarna hitam dan biji inilh yng dapat dijadikan benih untuk membuah bibit secara
generatif. Daging buah naga ini rasanya manis dan sedikit asam. Buah ini mengalami cacat atau
penyimpangan apabila terkena benturan.  Bagian buah ini yang dapat dimakan yaitu bagian
daging buahnya.
VIII.       KESIMPULAN

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan dapat disimpilkan bahwa :


1.      Sayur-sayuran dan buah buahan merupakan sumber serat pangan yang mudah ditemukan dalam
bahan pangan.
2.      Bagian tanaman yang  dikonsumsi bisa bagian daun, akar, batang, dan buah muda.
3.      Buah yang dipetik sebelum masak, perkembangannya belum penuh. Buah seperti ini tidak
mampu mengembangkan rasa manis atau lezatnya dan aromanya dengan penuh.
4.      Karakteristik sayur daun singkong yaitu berwarna hijau, ada yang berbentuk lonjong dan ada
yang menjari serta memiliki garis pada setiap daun dengan tepi yang rata. Bagian yang dapat
dimakan pada sayur daun singkong ini adalah daunnya.
5.      Karakteristik dari buah naga yaitu bentuknya hampir sama dengan buah nenas. Namun
ukurannya lebih kecil dan mempunyai sirip. Sedangkan bentuk kulitnya akan berwarna merah
dan memiliki sisik berwarna hijau. Daging buahnya ada yang berwarna putih dan ada yang
berwarna merah. Pada praktikum ini kelompok kami menggunakan buah naga yang daging
buahnya berwarna merah disertai taburan biji-biji kecil berwarna hitam. Daging buah naga ini
rasanya manis dan sedikit asam. Buah ini mengalami cacat atau penyimpangan apabila terkena
benturan. Bagian buah ini yang dapat dimakan yaitu bagian daging buahnya.

IX.             DAFTAR PUSTAKA

Sarwono, B. 2005.tanaman hortikultura. Penebar Swadaya : Jakarta

Syarief, rizal dan I. Aniez. 1988. Pengetahuan Bahan Untuk Industri Pertanian.     Mediyatama
Sarana Perkasa: Jakarta.

Santoso, 2011.. Enzimologi. Seri Buku Kuliah Biokimia Kedokteran I. Semarang.


Lampiran tabel hasil
Data Semua Kelompok
1.Kangkung dan Mangga
            *Kangkung
Bagian Ketebalan(cm) Panjang(cm) Berat(gram)
kangkung 1 2 3 1 2 3 1 2 3
Daun 0,015 0,018 0,019 9,2x3,4 9,9x3,2 10x1.8 0,2 0,3 0,3
Batang 0,77 0,75 0,79 38 34 35,5 8,2 6,75 7,2
Akar 11,5 10,8 11,3 11,5 10,5 10,5 1,4 1,15 1,2
Tangkai 0,37 0,32 0,39 - - - 0,1 0,1 0,1
           
            -Berat yang dapat dimakan                 :7,75 gram
            -Berat yang tidak dapat dimakan       :1,25 gram

% Berat dapat dimakan(BDD) 

%(BDD) x100%
%BDD=86%
            *Mangga
No Mangga
Lebar(cm) Ketebalan(cm)
1 8,58 12,25
2 8,10 12,58
3 8,63 12,34

            -Berat awal buah mangga                   :490 gram


            -Berat yang tidak dapat dimakan       : 170 gram

%Berat dapat dimakan(BDD)

%(BDD)
%BDD=65,30%

2.Jeruk dan Bayam


            *Jeruk
Jeruk 1 Diameter Batang 7,06 cm
Berat 186,45 gr
Tinggi 5,43 cm
Jeruk 2 Diameter Batang 7 cm
Berat 152,1 gr
Tinggi 5,31 cm
Jeruk 3 Diameter Batang 6,93 cm
Berat 162 gr
Tinggi 5,61 cm

            *Bayam
Bagian Pengukuran Bayam I Bayam II Bayam III
Daun Tebal 0,12 mm 0,12 mm 0,13 mm
Berat 0,58 gr 1 gr 0,8 gr
Tinggi 6,56 cm 5,68 cm 6,56 cm
Tangkai Panjang 2,48 cm 3,07 cm 1,57 cm
Berat 0,2 gr 0,3 gr 0,2 gr
Batang Berat 3 gr 2,6 gr 4,4 gr
Panjang 15,13 cm 14,99 cm 17,15 cm

3.Buah Naga dan Daun Singkong


*Buah Naga
Pengamatan Hasil Pengamatan I Hasil Pengamatan II
Sampel Buah Naga Buah Naga
Aroma Sedikit Menyengat Sedikit Menyengat
Diameter 9,492 cm 7,94 cm
Berat 690 gr 400 gr
Tinggi 12,2 cm 10,4 cm
Warna Merah Muda Merah Muda
Rasa Sedikit Manis Sedikit Manis

            *Daun Singkong
Pengamatan Hasil Pengamatan
Sampel Daun Singkong I Daun Singkong II Daun Singkong III
Panjang Tangkai 13,6 cm 13,2 cm 10,8 cm
Panjang Daun 16,7 cm 16,3 cm 15,7 cm
Ketebalan Daun 0,11 mm 0,11 mm 0,11 mm
Berat Daun 1 gr 1,1 gr 0,9 gr
Berat Tangkai 0,4 gr 0,4 gr 0,4 gr

Lampiran Gambar

Buah Naga                                                     Buah naga dan daun singkong


        
       
Daun dan tangkai kangkung                           Buah mangga
           
Bayam                                                             daun dan tangkai bayam